English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Surabaya, 19 November 2014 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 20 Oktober 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:6-7
4:6 Dan di hadapan takhta itu...

Ibadah Raya Malang, 30 Agustus 2015 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:7-13 adalah tentang sidang jemaat di...

Ibadah Raya Surabaya, 01 Desember 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Paskah Persekutuan II Surabaya, 15 Mei 2014 (Kamis Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang-Nya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat mendengarkan firman Tuhan, biarlah damai sejahtera, kasih...

Ibadah Doa Surabaya, 30 Januari 2013 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sandatoding
Matius 10 : 37
10:37 Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 26 Maret 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:37-43a
9:37 Pada keesokan harinya ketika mereka...

Ibadah Doa Malang, 16 Desember 2008 (Selasa Sore)
Matius 24: 29 -> "Keadaan Pada Masa Kedatangan Yesus Ke 2x"
tandanya: 2. Bulan tidak...

Ibadah Persekutuan Tubuh Kristus di Kartika Graha III, 17 Juli 2013 (Rabu Sore)
Tema:
Matius 25:6
25: 6 Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia!

Satu-satunya kabar...

Ibadah Jumat Agung Surabaya, 30 Maret 2018 (Jumat Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 17 Februari 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 11 November 2008 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdp. Yakub Hr

Matius 24: 28 -> Sikap gereja Tuhan dalam...

Ibadah Raya Malang, 15 November 2015 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:14-22 tentang sidang jemaat di...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 19 April 2010 (Senin Sore)
Matius 25: 1, 13
ay. 1= Yesus tampil dalam kemuliaan sebagai Mempelai Pria Surga yang akan...

Ibadah Doa Surabaya, 21 September 2011 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdt. Dadang
Markus 6: 17-20, 27
6:17. Sebab memang Herodeslah yang menyuruh orang menangkap Yohanes dan membelenggunya di penjara berhubung...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 14 September 2014)
Tayang: 24 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 September 2014)
Tayang: 06 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 03 September 2014)
Tayang: 16 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 01 September 2014)
Tayang: 16 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 31 Agustus 2014)
Tayang: 04 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 25 Agustus 2014)
Tayang: 13 Desember 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Malang, 05 November 2017 (Minggu Pagi)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 6:9-11
6:9 Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kelima, aku melihat di bawah mezbah jiwa-jiwa mereka yang telah dibunuh oleh karena firman Allah dan oleh karena kesaksian yang mereka miliki.
6:10 Dan mereka berseru dengan suara nyaring, katanya: "Berapa lamakah lagi, ya Penguasa yang kudus dan benar, Engkau tidak menghakimi dan tidak membalaskan darah kami kepada mereka yang diam di bumi?"
6:11 Dan kepada mereka masing-masing diberikan sehelai jubah putih, dan kepada mereka dikatakan, bahwa mereka harus beristirahat sedikit waktu lagi hingga genap jumlah kawan-kawan pelayan dan saudara-saudara mereka, yang akan dibunuh sama seperti mereka.

Pembukaan meterai kelima = hukuman Allah Roh Kudus yang kelima atas dunia, yaitu pembalasan Tuhan kepada orang-orang di dunia karena sudah membunuh hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yang tidak bersalah (mati syahid). Sekarang, membunuh juga lewat perkataan, gosip, dll.

Mati syahid sudah terjadi dari jaman ke jaman:
  1. Jaman permulaan/ jaman Allah Bapa (dari Adam sampai Abraham), diwakili oleh Habel yang dibunuh oleh Kain.
    Habel dibunuh karena mempertahankan ibadah pelayanan yang benar, yang berkenan kepada Tuhan. Sedangkan ibadah pelayanan Kain tidak berkenan kepada Tuhan.

  2. Jaman pertengahan/ jaman Anak Allah (dari Abraham sampai kedatangan Yesus pertama kali), diwakili oleh Zakharia yang dibunuh oleh Raja Yoas.
    Zakharia dibunuh karena mempertahankan firman pengajaran yang benar. Zakharia menegor kesalahan Raja Yoas.

  3. Jaman akhir/ jaman Allah Roh Kudus (dari kedatangan Yesus pertama kali sampai kedatangan Yesus kedua kali), diwakili oleh hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yang akan dibunuh oleh antikris yang berkuasa di bumi selama 3,5 tahun.
    Siapa yang dibunuh antikris? Yaitu hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yang memiliki firman (Meja Roti Sajian) dan kesaksian Yesus (Pelita Emas), tetapi tidak memiliki Mezbah Dupa Emas. Artinya tidak mau menyembah Tuhan sekarang. Nanti akan dipaksa menyembah antikris. Jika menolak, sehingga tetap menyembah Yesus, maka akan dibunuh oleh antikris.

Oleh sebab itu, lebih baik sekarang kita mengalami mati daging dengan segala keinginan dan hawa nafsunya, untuk mempertahankan firman pengajaran yang benar, ibadah pelayanan yang benar, dan penyembahan yang benar. Sehingga kita tidak perlu mati syahid, tetapi mengalami penyaliban daging dengan segala keinginan dan hawa nafsunya.

Kita juga harus berjaga-jaga supaya tidak dibunuh oleh antikris, juga supaya tidak menjadi sama dengan antikris. Jika menyembah antikris, secara daging enak, semua perkara jasmani diperbolehkan, tetapi akan dibinasakan di neraka saat kedatangan Tuhan kedua kali.

Siapa antikris?
1 Yohanes 2:22
2:22 Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak.

Antikris adalah pendusta.
Ada 3 macam pengertian pendusta?
  1. Hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yang tidak mengasihi sesama, merugikan sesama, bahkan membenci sesama tanpa alasan.
    1 Yohanes 4:20
    4:20 Jikalau seorang berkata: "Aku mengasihi Allah," dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.

    Jika tidak mengasihi sesama, maka pasti tidak mengasihi Tuhan. Ini berarti kosong dari kasih Allah, kehilangan gambar Allah Bapa.

  2. Hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yang menyangkal Allah Tritunggal lewat perkataan dan perbuatan.
    1 Yohanes 2:22
    2:22 Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak.

    Contohnya adalah Petrus, hamba Tuhan yang hebat. Dalam keadaan terjepit, Petrus bisa menyangkal Yesus lewat perkataan.

    Titus 1:15-16
    1:15 Bagi orang suci semuanya suci; tetapi bagi orang najis dan bagi orang tidak beriman suatupun tidak ada yang suci, karena baik akal maupun suara hati mereka najis.
    1:16 Mereka mengaku mengenal Allah, tetapi dengan perbuatan mereka, mereka menyangkal Dia. Mereka keji dan durhaka dan tidak sanggup berbuat sesuatu yang baik.


    Menyangkal Yesus juga lewat perbuatan jahat dan najis, serta perbuatan durhaka.

    Ibrani 10:25-27
    10:25 Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.
    10:26 Sebab jika kita sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu.
    10:27 Tetapi yang ada ialah kematian yang mengerikan akan penghakiman dan api yang dahsyat yang akan menghanguskan semua orang durhaka.

    Salah satu perbuatan durhaka adalah tidak setia dalam ibadah pelayanan, menjauhkan diri dari ibadah pelayanan kepada Tuhan.

    Pendusta adalah antikristus [1 Yohanes 2:22], artinya tanpa urapan Roh Kudus, kehilangan gambar Allah Roh Kudus.

  3. Hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yang perkataannya tidak benar, yang tidak sesuai dengan firman Allah, tanpa kebenaran.
    Efesus 4:25
    4:25 Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota.

    Ini berarti tidak ada kaitan dengan firman Allah, kehilangan gambar Anak Allah.

Jadi, antikris adalah hamba Tuhan/ pelayan yang kehilangan gambar Allah Tritunggal. Manusia diciptakan sesuai dengan gambar Allah Tritunggal. Jika kehilangan gambar Allah Tritunggal, berarti yang ada hanya gambar setan tritunggal/ binatang buas.

Wahyu 21:27
21:27 Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu.

Wahyu 21:8
21:8 Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."

Akibatnya adalah tidak boleh masuk Yerusalem Baru, melainkan masuk lautan api dan belerang, neraka selamanya.

Lebih baik sekarang kita berjuang untuk mengalami penyaliban daging sehingga tidak berdusta. Ini supaya kita tidak menjadi sama dengan antikris, dan tidak dibunuh oleh antikris.

Kehilangan gambar Allah Tritunggal = memiliki gambar setan tritunggal/ binatang buas, menimpa bangsa Israel dan bangsa Kafir.
Bangsa Israel diwakili oleh Petrus yang menyangkal Yesus tiga kali.
Bangsa Israel juga diwakili oleh ahli Taurat dan orang Farisi dari keturunan Abraham menjadi keturunan ular beludak.

Matius 3:7
3:7 Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: "Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang?

Matius 3:9
3:9 Dan janganlah mengira, bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini!

Bangsa Kafir memang batu hitam keras yang sekarang tenggelam dalam lumpur dosa, dan nanti akan tenggelam dalam lautan api dan belerang selamanya. Bangsa Kafir adalah keturunan ular beludak yang tidak bisa lurus dalam perkataan, perbuatan.

Oleh sebab itu, Tuhan berusaha mengembalikan kita pada gambar Allah Tritunggal, sampai kita menjadi sama mulia dengan Dia dan layak menyambut kedatanganNya kedua kali di awan-awan yang permai.
Prosesnya:
  1. Yesus harus taat sampai mati di kayu salib, sehingga mendapatkan nama yang berkuasa untuk mengalahkan setan tritunggal.
    Filipi 2:8-10
    2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
    2:9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
    2:10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,


    Jika Yesus tidak mati, maka setan tritunggal tetap berkuasa atas hidup kita.

  2. Lewat baptisan air yang benar.
    Matius 3:7-9
    3:7 Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: "Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang?
    3:8 Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.
    3:9 Dan janganlah mengira, bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini!

    Baptisan air yang benar adalah:
    • Baptisan menurut Alkitab, menurut kehendak Allah.
    • Seperti Yesus dibaptis, maka kita dibaptis.
    Sebenarnya Yesus tidak perlu dibabtis. Tetapi jika Yesus dibaptis, itu adalah untuk menggenapkan kehendak Allah dan untuk memberi teladan baptisan air yang benar.

    Syarat baptisan air yang benar adalah percaya Yesus dan bertobat.

    Wahyu 21:8
    21:8 Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."

    Kita bertobat mulai dari 8 dosa yang langsung membawa ke neraka:
    • Penakut, yaitu takut akan sesuatu sampai tidak takut akan Tuhan.
    • Tidak percaya, bimbang, ragu.
    • Keji, jahat.
    • Pembunuh, kebencian.
    • Orang sundal, nikah yang salah.
    • Tukang sihir.
    • Penyembah berhala.
    • Pendusta.
    Dusta adalah penutup dosa. Artinya jika orang berdusta, maka 7 dosa yang lain pasti masih ada.

    Matius 3:15-16
    3:15 Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah." Dan Yohanespun menuruti-Nya.
    3:16 Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,


    Kolose 2:12
    2:12 karena dengan Dia kamu dikuburkan dalam baptisan, dan di dalam Dia kamu turut dibangkitkan juga oleh kepercayaanmu kepada kerja kuasa Allah, yang telah membangkitkan Dia dari orang mati.

    Pelaksanaan baptisan air yang benar adalah orang yang sudah bertobat dan mati terhadap dosa, harus dikuburkan dalam air bersama Yesus, di dalam nama Bapa, Anak Laki-laki, dan Roh Kudus, yaitu Tuhan Yesus Kristus.
    Tinggal kita memilih, batu ditenggelamkan di lautan api dan belerang, atau batu ditenggelamkan dalam baptisan air.
    Lewat baptisan air, kita bangkit dari kuburan air bersama Yesus untuk mendapatkan hidup baru, hidup Sorgawi, yaitu hidup dalam kebenaran.

    Galatia 3:7
    3:7 Jadi kamu lihat, bahwa mereka yang hidup dari iman, mereka itulah anak-anak Abraham.

    Jika hidup benar dan hidup dari iman, maka kita menjadi keturunan Abraham secara rohani. Kita kembali pada gambar Allah Tritunggal.

    Galatia 3:13-14
    3:13 Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!"
    3:14 Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.


    Jika kita sudah hidup benar, menjadi keturunan Abraham, maka segala kutuk sudah ditanggung Yesus di kayu salib dan diubah menjadi berkat Abraham. Ada berkat jasmani, berkat rohani, dan berkat rumah tangga. Kita menjadi berkat bagi orang lain sampai hidup kekal selamanya.

  3. Lewat penggembalaan yang benar dan baik.
    Yesus rela menyerahkan nyawaNya untuk menjadi Gembala yang Baik, untuk menggembalakan kita semua.

    Yohanes 21:15-17
    21:15 Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."
    21:16 Kata Yesus pula kepadanya untuk kedua kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."
    21:17 Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku.

    Firman penggembalaan adalah firman pengajaran yang benar yang dipercayakan Tuhan kepada seorang gembala untuk disampaikan dengan setia dan diulang-ulang, untuk menjadi makanan bagi sidang jemaat, menumbuhkan kerohanian sidang jemaat, serta tuntungan tangan Tuhan bagi sidang jemaat untuk masuk kandang penggembalaan.

    Kandang penggembalaan sekarang menunjuk pada Ruangan Suci. Di dalamnya terdapat 3 macam alat yang menunjuk pada ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok.
    • Pelita Emas menunjuk ketekunan dalam Ibadah Raya, persekutuan dengan Allah Roh Kudus dalam urapan dan karunia-karunia Roh Kudus.
    • Meja Roti Sajian menunjuk ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci, persekutuan dengan Anak Allah dalam firman pengajaran yang benar dan Perjamuan Suci.
    • Mezbah Dupa Emas menunjuk ketekunan dalam Ibadah Doa, persekutuan dengan Allah Bapa dalam kasihNya.
    Dalam kandang penggembalaan, tubuh jiwa roh kita melekat pada Allah Tritunggal sehingga setan tritunggal tidak bisa menjamah. Kita bisa kembali pada gambar Allah Tritunggal.
    Buktinya adalah jujur. Jika "ya" katakan "ya", jika "tidak" katakan "tidak". Jika "benar" katakan "benar", jika "tidak benar" katakan "tidak benar". Sampai bisa jujur dalam mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama. Jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi. Saat kita jujur mengaku dosa, itu sama dengan memberi minum Yesus anggur asam di kayu salib.

    Yohanes 19:28-30
    19:28 Sesudah itu, karena Yesus tahu, bahwa segala sesuatu telah selesai, berkatalah Ia--supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci--:"Aku haus!"
    19:29 Di situ ada suatu bekas penuh anggur asam. Maka mereka mencucukkan bunga karang, yang telah dicelupkan dalam anggur asam, pada sebatang hisop lalu mengunjukkannya ke mulut Yesus.
    19:30 Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.


    Sampai Yesus berseru "Sudah selesai." Semua sudah ditanggung Yesus di kayu salib, dan Yesus akan memberikan anggur baru.

    Perempuan Samaria (gambaran bangsa Kafir) sudah lima kali kawin-cerai, sama dengan melawan korban Kristus dengan lima luka.
    Yohanes 4:7
    4:7 Maka datanglah seorang perempuan Samaria hendak menimba air. Kata Yesus kepadanya: "Berilah Aku minum."

    Yohanes 4:10
    4:10 Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup."

    Biar kita memberi minum Yesus di kayu salib, mengaku dosa sejujur-jujurnya. Maka Yesus akan memberi kita minum air hidup, anggur yang baru. Roh Kudus akan dicurahkan atas hidup kita.

    Yohanes 7:37-39
    7:37 Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: "Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!
    7:38 Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup."
    7:39 Yang dimaksudkan-Nya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya; sebab Roh itu belum datang, karena Yesus belum dimuliakan.


    Kegunaan Roh Kudus:
    • Roh Kudus adalah air kehidupan yang mengalir dari dalam hidup kita, supaya tidak kering rohani, tidak menjadi tulang kering. Buktinya adalah bersaksi.
      Yohanes 4:39
      4:39 Dan banyak orang Samaria dari kota itu telah menjadi percaya kepada-Nya karena perkataan perempuan itu, yang bersaksi: "Ia mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat."

      Tidak apa-apa bersaksi saat sakit menjadi sembuh. Tetapi lebih dari itu, kita harus bersaksi saat dosa-dosa sudah disucikan dan diampuni, saat kehidupan kita diubahkan.

      Roh Kudus juga adalah air kehidupan yang memancar ke atas, sehingga kita bisa menyembah Tuhan.
      Yohanes 4:14
      4:14 tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal."

      Yehezkiel 37:10
      37:10 Lalu aku bernubuat seperti diperintahkan-Nya kepadaku. Dan nafas hidup itu masuk di dalam mereka, sehingga mereka hidup kembali. Mereka menjejakkan kakinya, suatu tentara yang sangat besar.

      Mazmur 68:12
      68:12 Tuhan menyampaikan sabda; orang-orang yang membawa kabar baik itu merupakan tentara yang besar:

      Kehidupan yang bersaksi dan menyembah Tuhan akan menjadi tentara besar yang dipelihara oleh Tuhan.

    • Roh Kudus bagaikan tiupan angin keras, untuk membuka Laut Kolsom.
      Keluaran 14:21-22
      14:21 Lalu Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, dan semalam-malaman itu TUHAN menguakkan air laut dengan perantaraan angin timur yang keras, membuat laut itu menjadi tanah kering; maka terbelahlah air itu.
      14:22 Demikianlah orang Israel berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering; sedang di kiri dan di kanan mereka air itu sebagai tembok bagi mereka.

      Artinya memberi jalan keluar dari semua masalah, menyelesaikan semua masalah yang mustahil. Semua diselesaikan sehingga ada masa depan yang berhasil dan indah.

    • Roh Kudus bagaikan lidah seperti nyala api untuk menyucikan bangsa Kafir, membakar anjing dan babi.
      Kisah Rasul 2:3
      2:3 dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.

      Roma 15:16
      15:16 yaitu bahwa aku boleh menjadi pelayan Kristus Yesus bagi bangsa-bangsa bukan Yahudi dalam pelayanan pemberitaan Injil Allah, supaya bangsa-bangsa bukan Yahudi dapat diterima oleh Allah sebagai persembahan yang berkenan kepada-Nya, yang disucikan oleh Roh Kudus.

      Roh Kudus membakar anjing dan babi, yaitu perbuatan dan perkataan yang busuk, kehidupan yang busuk, nikah yang busuk. Yang busuk diubahkan menjadi berbau harum. Yang gagal diubahkan menjadi berhasil. Yang hancur diubahkan menjadi baik.
      Sampai jika Tuhan datang kedua kali, kita diubahkan menjadi sama sempurna seperti Dia. Kita menyambut Yesus di awan-awan yang permai dengan "Haleluya".


Tuhan memberkati.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:50 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 28-29 Juni 2018
    (Ibadah Kunjungan dI Semarang)

  • 17-19 Juli 2018
    (Ibadah Kunjungan dI Tentena, Poso)

  • September 2018
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top