gereja pantekosta tabernakel kristus kasih malang surabaya
English Language
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Kaum Muda Remaja, 23 April 2011 (Sabtu Sore)
Markus 15:20b-47 adalah tentang 7 hal yang kena mengena dengan sengsara Yesus di...

Ibadah Raya Malang, 21 Agustus 2011 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Musa berarti diangkat dari air.
Zipora berarti burung kecil.

Keduanya menunjukkan...

Ibadah Doa Surabaya, 22 April 2009 (Rabu Sore)
Matius 24: 31
Imamat 25: 9-10
= sangkakala juga ditiup pada tahun Yobel= tahun pembebasan. Pada tahun...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 Juni 2010 (Senin Sore)
Matius 25: 1, 13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 31 Januari 2011 (Senin Sore)
Matius 26= terkena pada buli-buli emas berisi manna.
Matius 26: 1-5
26:1. Setelah Yesus selesai dengan segala pengajaran-Nya itu, berkatalah Ia kepada...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 10 September 2011 (Sabtu Sore)
Markus 16:19-20
16:19. Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 03 Oktober 2011 (Senin Sore)
Matius 26: 36-46= GETSEMANE.
'Getsemane'= tempat pemerasan.
Di Getsemane, Yesus mengalami pemerasan daging (sengsara daging tanpa dosa= percikan darah).
Di akhir jaman, gereja Tuhan juga harus mengalami pemerasan daging (sengsara...

Ibadah Doa Malang, 10 Agustus 2010 (Selasa Sore)
bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Matius 25:14-15

Ibadah Doa Surabaya, 21 Januari 2009 (Rabu Sore)
Matius 24: 29-31
= keadaan pada  waktu kedatangan Tuhan Yesus yang kedua.
ay. 29 dan ay. 30...

Ibadah Raya Malang, 21 Februari 2010 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK
1 Korintus 6:19-20, penyerahan anak adalah supaya...

Ibadah Kaum Muda Malang, 04 April 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13:3-37 adalah tentang 7 nubuatan di akhir jaman.
Markus 13:7-8...

Ibadah Persekutuan Papua V, 04 Maret 2010 (Kamis Sore)
Ibrani 4: 12
Firman Allah, itu adalah makanan rohani.
Hidup kita dari buli-buli tanah liat...

Ibadah Raya Surabaya, 02 Mei 2010 (Minggu Sore)
Matius 25: 1, 13
25:1 "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 15 Desember 2008 (Senin Sore)
Matius 24: 29 = keadaan pada masa kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali, yaitu terjadi kegoncangan-kegoncangan...

Ibadah Doa Puasa Session II Malang, 19 Juli 2011 (Selasa Siang)
Keluaran 25:10b menunjuk ukuran Tabut Perjanjian.

Keluaran 25:10
25:10. "Haruslah mereka...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Malang, 09 Januari 2011 (Minggu Pagi)

Matius 25:31-34
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya.
25:32 Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing,
25:33 dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya.
25:34 Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.

Ayat 31-32: Pada saat kedatangan Yesus kedua kali, Yesus tampil sebagai Raja segala raja dan Gembala Agung untuk memisahkan domba dari kambing.

Tahun 2011 adalah tahun pemisahan.
Pemisahan terjadi di antara sesama orang Kristen, bahkan dalam nikah.
Kita harus sungguh-sungguh dan saling menasihati, kita tergembala dengan baik, supaya jangan terpisah tetapi tetap menyatu sampai Tuhan datang kedua kali.

Dasar pemisahan: ad. 2. Tabiat/Karakter
Matius 25:35, 39-40
25:35 Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan;
25:39 Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau?
25:40 Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.

Domba berada di sebelah kanan Tuhan karena bertabiat kasih, yaitu mengasihi/memberi dan mengunjungi sesama yang membutuhkan = mengasihi Tuhan.
Seperti kasih itu kekal, domba yang bertabiat kasih boleh masuk dalam Kerajaan Surga yang kekal.

I Yohanes 4:21
4:21 Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya.

Matius 25:41-42, 44-45
25:41 Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.
25:42 Sebab ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu tidak memberi Aku minum;
25:44 Lalu merekapun akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar, atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang atau sakit, atau dalam penjara dan kami tidak melayani Engkau?
25:45 Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku.

Kambing berada di sebelah kiri karena bertabiat egois/tanpa kasih, yaitu tidak memberi dan mengunjugi sesama yang membutuhkan (secara jasmani maupun rohani).

Kita perhatikan dalam berkat Tuhan yang kita terima, kita harus memperhatikan sesama yang membutuhkan.
Demikian pula kita harus perhatikan pelayanan pembangunan Tubuh Kristus lewat ibadah-ibadah kunjungan antar penggembalaan.

Tidak mengasihi sesama yang membutuhkan = tidak mengasihi Tuhan.

I Yohanes 4:20-21
4:20 Jikalau seorang berkata: "Aku mengasihi Allah," dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.
4:21 Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya.

Kambing yang bertabiat egois, tidak mengasihi Tuhan dan sesama = tanpa kasih = pendusta.

I Yohanes 2:22
2:22 Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak.

Pendusta mengarah menjadi sama dengan antikris, yang akan dibinasakan oleh Tuhan.


Ada 3 pengertian pendusta:

  1. Tanpa kasih = Tidak mengasihi sesama yang membutuhkan, tidak mengasihi Tuhan.

    Dalam Tabernakel, kasih menunjuk pada 2 loh batu dalam Tabut Perjanjian.
    Jadi, tanpa kasih = tanpa 2 loh batu.

    Tabernakel tanpa 2 loh batu, kehidupan tanpa kasih, adalah kosong. Artinya:
    • Tidak bahagia.
    • Tidak kekal.

    Manusia darah-daging memang tidak memiliki kasih, yang ada hanya keinginan, emosi, ambisi daging, dsb. Namun, biarlah pagi ini kita mohon kasih Allah dari kayu salib untuk memenuhi kehidupan kita, sehingga;
    • Kita bisa mengasihi Tuhan lebih dari segala sesuatu (vertikal).
    • Kita bisa mengasihi sesama seperti diri sendiri (horizontal).
    (Vertikal dan horizontal membentuk salib.)

    Hasilnya:

    Markus 12:31-34
    12:31 Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini."
    12:32 Lalu kata ahli Taurat itu kepada Yesus: "Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia.
    12:33 Memang mengasihi Dia dengan segenap hati dan dengan segenap pengertian dan dengan segenap kekuatan, dan juga mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri adalah jauh lebih utama dari pada semua korban bakaran dan korban sembelihan."
    12:34 Yesus melihat, bagaimana bijaksananya jawab orang itu, dan Ia berkata kepadanya: "Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah!" Dan seorangpun tidak berani lagi menanyakan sesuatu kepada Yesus.

    Kalau kita hidup dalam kasih, maka hasilnya adalah tidak ada lagi pertanyaan = tidak ada lagi masalah, tidak ada lagi air mata.
    Semakin banyak kasih dalam kita, semakin tidak ada lagi masalah dan air mata. Kita mengalami suasana Surga sampai suatu waktu betul-betul masuk Kerajaan Surga yang kekal.

    Banyak permohonan kita tetapi pagi ini biar kita mohon kasih Allah, sehingga kita bisa hidup dalam kasih kepada Tuhan dan sesama, mengalami kebahagiaan Surga sampai sungguh-sungguh masuk Kerajaan Surga.


  2. Berkata tidak benar, dipenggal-penggal untuk menutupi sesuatu.

    Yeremia 9:5-6
    9:5 Yang seorang menipu yang lain, dan tidak seorangpun berkata benar; mereka sudah membiasakan lidahnya untuk berkata dusta; mereka melakukan kesalahan dan malas untuk bertobat.
    9:6 Penindasan ditimbuni penindasan, tipu ditimbuni tipu! Mereka enggan mengenal TUHAN.

    Berdusta = malas bertobat, tidak mau bertobat, sampai suatu waktu tidak bisa lagi bertobat - sama seperti setan/antikris yang hanya untuk dibinasakan dalam api yang kekal.

    Kehidupan pendusta tidak mau bertobat, mempertahankan dosa, sekalipun sudah dinasehati/ditegor Firman.

    Kalau setan bisa bertobat, sudah dari dulu setan bertobat, sebab ia tahu dahsyatnya api neraka. Setan hanya terdiri dari roh, tanpa tubuh, tidak bisa bertobat. Setan adalah bapak pendusta, tidak bisa bertobat.

    Matius 5:37
    5:37 Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.

    Sebaliknya, domba adalah kehidupan yang jujur, apapun resiko yang harus ditanggung.
    Kejujuran mulai dalam hal Pengajaran benar, juga jujur dalam segala hal.

    Kalau kita jujur (ya di atas ya, tidak di atas tidak), setan tidak bisa menjamah apalagi menjatuhkan kita, Tuhan yang menjamah kita.

    Hasilnya:

    1. Tuhan menjawab doa kita, menyelesaikan segala masalah.

      Amsal 15:8
      15:8. Korban orang fasik adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi doa orang jujur dikenan-Nya.

      Kalau kita berdusta, sepertinya masalah selesai, namun sesungguhnya sedang dijamah dan dipermainkan setan. Masalah hanya selesai sementara, tetapi kemudian muncul lagi.

      Kalau kita jujur, Tuhan yang menjamah kita, Tuhan menjawab doa kita dan menyelesaikan segala masalah.

    2. Kita tidak berbuat dosa lagi = bertobat.

      Kehidupan yang berdusta tidak bisa bertobat sampai jadi sama seperti setan dan dibinasakan.

      Kalau tidak berdusta, bisa mengaku dosa dan bertobat, makin hari makin kita dilepaskan dari dosa, sampai sempurna seperti Yesus.


  3. Tidak taat dengar-dengaran pada Firman Tuhan.

    Sekalipun kita sudah berkorban segala sesuatu, namun kalau sudah tahu Firman yang benar dan tidak taat, itu sama dengan pendusta.

    Matius 7:21-22
    7:21. Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
    7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?

    Waspada! Banyak orang yang terkecoh.
    Ukuran masuk Surga bukan banyaknya/hebatnya pelayanan atau banyaknya pengorbanan kita, tetapi bagaimana ketaatan terhadap Firman dalam ibadah-pelayanan, nikah, dan dalam segala hal (pekerjaan, studi, dll.).

    Lebih banyak kambing yang egois daripada domba yang bertabiat kasih.
    Ingat pemisahan yang terjadi di antara orang Israel; di antara 12 pengintai, 10 kambing dan hanya 2 domba; di antara 603.550 jemaat, 603.548 kambing dan hanya 2 domba.

    Musa yang hebat, pernah 1 kali tidak taat, memukul gunung batu sementara Tuhan perintahkan untuk berkata pada gunung batu, akibatnya tidak masuk Kanaan. Siapa kita?
    Kalau kita tidak taat, akibatnya tidak masuk Kerajaan Surga.

    Kita mohon pada Tuhan supaya kita bisa tergembala dengan baik dan taat dengar-dengaran.

    Langkah-langkah ketaatan:

    1. Mendengar Firman dalam urapan Roh Kudus, dengan sungguh-sungguh sampai mengerti.

    2. Percaya/yakin pada Firman sehingga Firman menjadi iman dalam hati. Iman dalam hati adalah landasan yang kuat untuk kita menerima keselamatan dan segala berkat Tuhan.

    3. Taat dengar-dengaran/praktek Firman.
      Iman tanpa perbuatan = mati.

    Dalam setiap pemberitaan Firman Allah, Tuhan sedang mengulurkan tangan pada kita.
    Kalau kita taat = kita juga mengulurkan tangan pada Tuhan, dan kita hidup di dalam tangan Tuhan.

    Kalau tidak sesuai Firman, jangan dipaksakan! Sekalipun menguntungkan bagi daging.
    Tidak perlu berdebat, Firman itu sederhana, kehidupan yang sederhana tidak akan sulit untuk taat.

    Tidak taat pada Firman = di luar Firman = di luar tangan Tuhan = berada di dalam tangan setan.
    Pemisahan akan terjadi, domba di tangan Tuhan, kambing di tangan setan.

    Kita periksa dalam setiap aspek kehidupan kita: menggunakan HP sesuai Firman, bekerja, bergaul, menikah, dll. semua harus sesuai Firman.
    Kembali pada Firman! Tanpa Firman, yang ada hanya kasih palsu. Kalau taat pada Firman, di situ ada kasih Allah.

    Hasilnya:

    • Ulangan 28:1-2, 8
      28:1. "Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi.
      28:2 Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu:
      28:8 TUHAN akan memerintahkan berkat ke atasmu di dalam lumbungmu dan di dalam segala usahamu; Ia akan memberkati engkau di negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.

      Tuhan memerintahkan berkat = tangan Tuhan memelihara kita secara ajaib di tengah dunia yang sudah sulit ini.

      Empat puluh (40) tahun sudah dibuktikan pemeliharaan Tuhan secara ajaib kepada bangsa Israel di padang gurun.

    • Yeremia 29:11
      29:11 Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

      Kita berada dalam rencana/rancangan Tuhan, yaitu:
      • rancangan damai sejahtera/kebahagiaan Surga,
      • rancangan hidup dan masa depan yang indah, sampai yang terindah kita menjadi mempelai wanita yang sama mulia dengan Tuhan, siap menyambut kedatangan Tuhan kedua kali, terangkat di awan-awan permai.

      Kalau pagi ini hidup kita belum indah, periksa:
      • Kalau ada dusta, buang!
      • Kalau tidak ada dusta dan hidup masih belum indah: Tunggu waktu Tuhan.

      Pengkhotbah 3:11
      3:11. Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.

      Yesaya 52:13-14
      52:13. Sesungguhnya, hamba-Ku akan berhasil, ia akan ditinggikan, disanjung dan dimuliakan.
      52:14 Seperti banyak orang akan tertegun melihat dia--begitu buruk rupanya, bukan seperti manusia lagi, dan tampaknya bukan seperti anak manusia lagi--

      Jaminannya: Di atas kayu salib, Yesus yang indah dan mulia rela jadi hancur dan buruk untuk menjadikan kita indah dan mulia.

      Jangan mengomel, tetap bersyukur dan tunggu waktu Tuhan.

    Tuhan memberkati.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 07:15 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:15 (Ibadah Kaum Wanita)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 16:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 17:45 (Ibadah Raya)
Senin jam 17:45 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)

IBADAH KUNJUNGAN

18 Mei 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ngunut)
24-25 Mei 2012 (Ibadah Kunjungan ke Sumba)
01 Juni 2012 (Ibadah Kunjungan ke Tamban)
22 Juni 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ngawi)
25 Juni-05 Juli 2012 (Kunjungan ke Israel)
17-19 Juli 2012 (Ibadah Persekutuan ke Medan)
31 Juli-02 Agustus 2012 (Ibadah Persekutuan di Malang)
04-06 September 2012 (Ibadah Kunjungan ke Makasar)
20-21 September 2012 (Ibadah Kunjungan ke Semarang)
Oktober 2012 (Ibadah Kunjungan ke Pendolo, Tentena)
Oktober 2012 (Ibadah Kunjungan ke Medan)
November 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ambon)
Desember 2012 (Ibadah Kunjungan ke Sidikalang)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top