|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Paskah Malang, 04 April 2010 (Minggu Pagi)
Matius 25:1 "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 24 Mei 2010 (Senin Sore)
Matius
25: 1, 13
25:1. "Pada
waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh
gadis, yang mengambil pelitanya
dan pergi menyongsong... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 05 Agustus 2010 (Kamis Sore)
Matius 25:8-13 25:8 Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijaksana: Berikanlah... Ibadah Raya Malang, 28 Maret 2010 (Minggu Pagi)
Matius 25 dalam susunan Tabernakel menunjuk pada tongkat Harun... Ibadah Raya Malang, 10 Mei 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:31, keadaan pada saat kedatangan Yesus kedua kali adalah terdengar tiupan sangkakala... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 19 Januari 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 29-31 = nubuat ke-5, tentang kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali. ay. 29-31= keadaan pada... Ibadah Raya Surabaya, 24 Januari 2010 (Minggu Sore)
Matius 24: 45-51
= berjaga-jaga dikaitkan dengan kedatangan Tuhan yang tidak diduga
waktunya, yaitu:
ay. 45-47=... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 01 Maret 2012 (Kamis Sore)
Matius 26:57-68 adalah tentang SAKSI dan KESAKSIAN.
Ada 2 macam saksi dan... Ibadah Raya Surabaya, 29 Maret 2009 (Minggu Sore)
1 Korintus 3: 9b = tema di Bagan Batu: "kamu adalah ladang Allah, bangunan Allah" ->... Ibadah Persekutuan Papua III, 03 Maret 2010 (Rabu Sore)
Ibrani 4: 12
1 Petrus 1: 24-25 = 2 makanan... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 28 Oktober 2010 (Kamis Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda
Toding
Matius 6:25-34 6:25.
"Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu,
akan apa yang... Ibadah Ciawi II, 03 Desember 2008 (Rabu Pagi)
Wahyu 21: 5
= Tuhan mau menjadikan manusia jadi sama mulia dengan Tuhan... Ibadah Raya Surabaya, 19 Juli 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pohon ara ini ditampilkan dari zaman ke zaman:
Zaman Allah... Ibadah Kaum Muda Malang, 08 November 2008 (Sabtu Sore)
Markus 12: 18-27 dalam Tabernakel menunjuk pada petinya Tabut Perjanjian.
Jadi Tabut Perjanjian... Ibadah Raya Malang, 24 Januari 2010 (Minggu Pagi)
Matius 24:45-51 adalah tentang BERJAGA-JAGA. Banyak hal secara jasmani yang harus kita jaga...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Malang, 11 Januari 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:29-30, keadaan pada masa kedatangan Tuhan kedua kali:- Terjadi kegoncangan dan kegelapan di bumi, atau badai maut yang akan menenggelamkan bumi beserta isinya, termasuk anak-anak Tuhan yang tidak sungguh-sungguh.
- Yesus tampil dalam kemuliaan sebagai Raja di atas segala raja, sebagai Mempelai Laki-laki Surga.
Jadi, Yesus tampil dalam kemuliaan untuk menolong gereja Tuhan dalam badai maut di dunia; bahkan sampai saat antikris datang, kita akan ditolong oleh kuasa kemuliaan Tuhan.
Ada 2 macam kuasa kemuliaan Tuhan:
- Kuasa kemuliaan di atas gunung.
- Kuasa kemuliaan dalam dua sayap burung nazar = kuasa kemuliaan dalam firman pengajaran yang benar dalam urapan Roh Kudus.
ad. 2. Kuasa kemuliaan dalam dua sayap burung nazar. Kegunaan kuasa kemuliaan dalam dua sayap burung nazar ini adalah untuk menyempurnakan gereja Tuhan.
Filipi 3:12-14. Banyak kerinduan kita untuk mendapatkan sesuatu di dunia, tetapi kita harus mengejar kesempurnaan seperti Yesus. Sebab segala sesuatu yang kita peroleh di dunia, tanpa kesempurnaan hanya akan hancur dan binasa.
Syarat menuju kesempurnaan:
- Berlari-lari, yaitu menggunakan kecepatan burung nazar untuk mencapai kesempurnaan.
Lot berlari-lari dari Sodom-Gomora untuk mencapai pegunungan. Kita tidak boleh lagi berlambat-lambat!
- Jangan menoleh ke belakang.
Istri Lot adalah gambaran kehidupan yang sudah keluar dari Sodom-Gomora, yaitu sudah selamat, tetapi tidak mencapai kesempurnaan, sehingga menjadi tiang garam atau garam yang tawar.
Penyebab menoleh ke belakang:
- Ada ikatan kekayaan Sodom-Gomora atau dosa Sodom-Gomora.
Kalau ada ikatan ini, saat semakin jauh mengikut Tuhan baru makin terasa.
Ikatan kekayaan ini adalah keinginan jahat, prakteknya:
- Dimulai dari mencari uang sampai mengorbankan ibadah pelayanan, sampai nanti meninggalkan ibadah pelayanan, meninggalkan Yesus.
- Mencuri milik Tuhan, yaitu perpuluhan dan persembahan khusus.
Ikatan dosa ini adalah keinginan najis, yaitu dosa makan-minum dan kawin-mengawinkan.
Hati-hati, ikatan dosa ini kalau tidak segera diselesaikan, saat makin jauh mengikut Tuhan akan makin terasa.
- Tidak taat, tidak dengar-dengaran pada firman Tuhan.
Tidak taat pada firman = orang sombong = menantang Tuhan.
Tiang garam = garam tawar (tidak asin lagi), artinya:
- Manusia
daging yang tidak ada urapan Roh Kudus lagi. Pelayanan rohani yang
hanya mengandalkan daging, tanpa urapan Roh Kudus, tidak akan bertahan.
- Manusia daging yang sedang dibusukkan oleh ulat-ulat dosa, sampai di neraka.
Praktek garam yang tawar adalah:
- Hati yang tawar, yaitu mudah bangga, mudah kecewa, mudah putus asa.
Ada 3 tempat yang seringkali kita menjadi putus asa:
- II Korintus 4:1, dalam pelayanan.
Orang yang sering tawar dalam pelayanan itu tidak menghargai kemurahan Tuhan. Kemurahan Tuhan akan mendorong kita untuk setia dan berkobar-kobar dalam pelayanan apapun resikonya. Orang yang tidak setia dan tidak berkobar dalam pelayanan hanya untuk dicampakkan ke neraka.
- Kolose 3:21, dalam nikah.
Kaum muda jangan menjadi tawar jika belum punya jodoh, sebab ini adalah panggilan Tuhan. Anak-anak yang tidak taat pada orang tua itu membuat orang tua tawar hati. Orang tua membuat tawar hati anak jika memaksakan kehendak pada anak, atau jika mengikuti keinginan anak yang di luar firman. Istri membuat suami tawar jika tidak tunduk pada suami. Suami membuat istri tawar jika tidak mengasihi suami.
- Amsal 24:10, dalam pencobaan.
Kalau tawar dalam pencobaan, maka tidak akan memiliki kekuatan untuk bertahan, apalagi untuk menang. Kehidupan semacam ini pasti akan tenggelam.
- Kolose 4:6, perkataan hambar, tidak menjadi berkat bagi orang lain (fitnah, gosip, dll).
Matius 12:36-37.
- Galatia 5:19-21, perbuatan hambar = perbuatan daging.
Hidup tanpa Roh Kudus ini tidak ada enaknya, hanya akan digerogoti oleh virus dosa dan menderita sampai neraka.
Matius 5:13. Garam yang tawar ini akibatnya hanya untuk diinjak-injak oleh antikris selama 3.5 tahun, masuk dalam badai yang besar. Ada 2 kemungkinan di jaman antikris:
- Kehidupan Kristen yang tetap percaya, tetap menyembah Yesus, maka ia akan mengalami siksaan yang sangat dahsyat yang belum pernah terjadi, sampai dipancung = mengasinkan diri dengan darahnya sendiri sebab darah Yesus sudah tidak bekerja lagi, tetapi ia akan dibangkitkan saat kedatangan Yesus kedua kali. Tetapi ini kemungkinannya sangat kecil, sebesar lubang jarum.
- Kemungkinan yang besar adalah menyembah antikris, sampai dibinasakan di neraka.
Tetapi selama antikris belum berkuasa, masih ada kesempatan garam yang tawar itu untuk diasinkan lagi.
Proses garam tawar menjadi garam asin:
- Markus 9:49-50, berdamai, yaitu mengaku dosa pada Tuhan dengan sungguh-sungguh dan dengan sesama.
Berdamai dengan sesama adalah saling mengaku dan saling mengampuni. Mengaku dosa adalah dengan jujur, jika diampuni jangan diulang lagi. Mengampuni adalah dengan tulus, jangan diungkit-ungkit lagi. Hati yang damai adalah tempatnya urapan Roh Kudus, yaitu garam yang asin. Berdamai = mematikan ulat-ulat dosa, sehingga kita hidup dalam urapan Roh Kudus.
- Matius 3:16, babtisan air.
Babtisan air yang benar adalah kita keluar dari air bersama Yesus, yaitu kuburan air, Roma 6:4. Keluar dari air bersama Yesus = dibangkitkan untuk hidup dalam kebenaran. Jadi, dalam babtisan air ini kita sedang menguburkan ulat-ulat dosa, sehingga kita hidup dalam kebenaran, mengalami kepenuhan Roh Kudus. Sebab Roh Kudus adalah Roh Kebenaran.
- Doa penyembahan.
Doa penyembahan adalah proses untuk mempermanensikan urapan Roh Kudus dan kepenuhan Roh Kudus, sampai meluap-luap dalam Roh Kudus sehingga menjadi garam yang asin.
Praktek garam yang asin adalah:
- Kuat dan teguh hati apapun yang terjadi, tidak mudah kecewa, tidak mudah bangga.
- Perkataan menjadi berkat bagi orang lain.
- Perbuatan ditandai ketaatan pada firman dan kesetiaan.
Wahyu 3:7-8. Kehidupan yang bagaikan garam asin ini adalah seperti jemaat Filadelfia. Sekalipun kekuatan kita tidak seberapa menghadapi badai maut di dunia. Petrus disuruh menyebarkan jala di siang hari, sekalipun tidak masuk akal, tetapi jika mau taat, maka tangan Tuhan yang bekerja. Kekuatan apapun di dunia tidak akan sanggup menghadapi badai maut hari-hari ini, harus ditambah garam yang asin, taat dan setia.
Hasilnya:
- Wahyu 3:8, tangan Tuhan membuka pintu-pintu, yaitu pemeliharaan Tuhan, pertolongan Tuhan, pintu jalan keluar dari segala masalah, pintu masa depan yang indah.
- Wahyu 3:10, tangan Tuhan menutup pintu untuk melindungi kita dari badai yang dahsyat, mulai dari sekarang di bumi sampai jaman antikris nanti; seperti pintu bahtera Nuh yang ditutup oleh Tuhan.
Jangan menutupi dengan kekuatan sendiri, biar kita berdamai, masuk babtisan, dan menyembah Tuhan, maka tangan Tuhan yang akan menutup.
- Wahyu 3:12, tangan Tuhan membuka pintu Yerusalem Baru dan kita menjadi tiang penopang di Yerusalem Baru selama-lamanya.
Tuhan memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|