|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Raya Surabaya, 22 Agustus 2010 (Minggu Sore)
Matius 25: 16-30= sikap terhadap talenta/jabatan dan karunia Roh Kudus.
SIKAP TERHADAP TALENTA Sikap ini ada yang... Ibadah Raya Malang, 07 November 2010 (Minggu Pagi)
Matius 25:31-32 25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 12 April 2010 (Senin Sore)
Matius
25: 1-13
= Yesus tampil dalam kemuliaan sebagai Mempelai Pria
Surga yang akan segera datang... Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 11 Agustus 2009 (Selasa Siang)
Markus 2:18-20, waktu berpuasa adalah saat terjadi jarak antara kita dengan Tuhan (Yesus... Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 10 Oktober 2009 (Sabtu Sore)
Nubuat ke-4:tentang antikris
MARKUS 13:19-23, keadaan... Ibadah Raya Surabaya, 11 Januari 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 29= keadaan pada waktu kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali, yaitu terjadi kegoncangan... Ibadah Raya Malang, 11 Oktober 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:32-35 menunjuk pada NUBUAT TENTANG POHON ARA (bangsa Israel).
Pohon ara... Ibadah Doa Malang, 09 Maret 2010 (Selasa Sore)
Matius 24:45-51 adalah tentang berjaga-jaga. Kita harus berjaga-jaga sebab kedatangan Yesus kedua... Ibadah Doa Puasa Session II Malang, 21 April 2009 (Selasa Siang)
Keluaran 30:17-18, letak Bejana Pembasuhan adalah antara Medzbah Korban Bakaran dan Pintu Kemah.... Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session I, 18 Februari 2010 (Kamis Malam)
Keluaran 25:1-9, dibagi menjadi 3 bagian: Ay. 1-2, dasar pembangunan Tabernakel (sekarang tubuh Kristus)... Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 14 November 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13:28-32, adalah NUBUAT TENTANG POHON ARA. Di sini pohon ara sudah melembut rantingnya, mulai... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 13 Februari 2012 (Senin Sore)
Matius
26: 69-75 =
PETRUS
MENYANGKAL TUHAN.
=
3
kali Petrus menyangkal Yesus:
ay. 69-70= Petrus menyangkal Yesus sebagai
orang Galilea= menyangkal panggilan dan... Ibadah Persekutuan di Ciawi III, 18 November 2009 (Rabu Sore)
Tema: Wahyu 21:5 "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!"
Pada mulanya Tuhan sudah menciptakan manusia yang sama... Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 30 Oktober 2010 (Sabtu Sore)
Markus
15 adalah tentang 7 percikan darah di atas Tabut
Perjanjian,
yaitu sengsara Yesus tanpa dosa untuk menyelamatkan,... Ibadah Kaum Muda Remaja, 26 Februari 2011 (Sabtu Sore)
Markus 15:20b-57 menunjuk pada 7 hal yang berkaitan dengan kematian Yesus
Ad.6. Sengsara salib mengenai...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Malang, 23 Mei 2010 (Minggu Pagi)
Digabung dengan Hari Pentakosta
Matius 25:1,13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan
Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi
menyongsong mempelai laki-laki.
25:13 Karena itu, berjaga-jagalah,
sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya."
Gereja Tuhan (gadis-gadis) harus selalu berjaga-jaga/siap sedia supaya
dapat menyongsong kedatangan Tuhan kedua kali dalam kemuliaan sebagai
Raja segala raja, sebagai Mempelai Laki-laki Sorga.
Yang harus dijaga adalah PELITA HARUS
TETAP MENYALA.
Dua syarat supaya pelita
tetap menyala:
- [Matius 25:5-7] Harus menerima Kabar Mempelai = cahaya Injil
kemuliaan Tuhan.
- Memiliki minyak persediaan dalam buli-buli.
Matius 25:2-4
25:2 Lima di antaranya bodoh dan
lima bijaksana.
25:3 Gadis-gadis yang bodoh itu
membawa pelitanya, tetapi tidak membawa minyak,
25:4 sedangkan gadis-gadis yang
bijaksana itu membawa
pelitanya dan juga minyak dalam buli-buli mereka.
ad. 2.
Memiliki minyak persediaan.
Memiliki minyak persediaan = meluap-luap dalam Roh Kudus.
Tuhan mencurahkan Roh Kudus tidak sedikit-sedikit, tetapi
berlimpah-limpah seperti air sungai kehidupan.
Wahyu 22:1
22:1. Lalu ia menunjukkan kepadaku
sungai air kehidupan, yang jernih bagaikan kristal, dan mengalir ke
luar dari takhta Allah dan takhta Anak Domba itu.
Yehezikel 47:1-5
47:1. Kemudian ia membawa aku kembali
ke pintu Bait Suci, dan sungguh, ada air keluar dari bawah ambang pintu
Bait Suci itu dan mengalir menuju ke timur; sebab Bait Suci juga
menghadap ke timur; dan air itu mengalir dari bawah bagian samping
kanan dari Bait Suci itu, sebelah selatan mezbah.
47:2 Lalu diiringnya aku ke luar
melalui pintu gerbang utara dan dibawanya aku berkeliling dari luar
menuju pintu gerbang luar yang menghadap ke timur, sungguh, air itu
membual dari sebelah selatan.
47:3 Sedang orang itu pergi ke arah
timur dan memegang tali pengukur di tangannya, ia mengukur seribu hasta
dan menyuruh aku masuk dalam air itu, maka dalamnya sampai di pergelangan kaki.
47:4 Ia mengukur seribu hasta lagi
dan menyuruh aku masuk sekali lagi dalam air itu, sekarang sudah sampai
di lutut; kemudian
ia mengukur seribu hasta lagi dan menyuruh aku ketiga kalinya masuk ke
dalam air itu, sekarang sudah sampai di pinggang.
47:5 Sekali lagi ia mengukur seribu
hasta lagi, sekarang air itu sudah
menjadi sungai, di mana aku tidak dapat berjalan lagi, sebab air
itu sudah meninggi sehingga orang dapat berenang, suatu sungai yang
tidak dapat diseberangi lagi.
Proses Roh Kudus
berlimpah-limpah dalam kehidupan kita = proses untuk memiliki minyak
cadangan:
- [Yehezkiel
47:3] Roh Kudus sampai di pergelangan kaki.
Artinya Roh Kudus menguatkan
iman kita supaya kita dapat berdiri teguh, tidak goyah, tidak
lumpuh rohani.
Sebab pada gereja hujan awal ada orang lumpuh di pintu gerbang Bait
Allah. Jangan sampai merasa sudah melayani padahal sebenarnya sedang
lumpuh.
Kisah Rasul 3:1-8
3:1. Pada suatu hari menjelang
waktu sembahyang, yaitu pukul tiga petang, naiklah Petrus dan Yohanes
ke Bait Allah.
3:2 Di situ ada seorang
laki-laki, yang lumpuh sejak lahirnya sehingga ia harus diusung.
Tiap-tiap hari orang itu diletakkan dekat pintu gerbang Bait Allah,
yang bernama Gerbang Indah, untuk meminta sedekah kepada orang yang
masuk ke dalam Bait Allah.
3:3 Ketika orang itu melihat,
bahwa Petrus dan Yohanes hendak masuk ke Bait Allah, ia meminta
sedekah.
3:4 Mereka menatap dia dan Petrus
berkata: "Lihatlah kepada kami."
3:5 Lalu orang itu menatap mereka
dengan harapan akan mendapat sesuatu dari mereka.
3:6 Tetapi Petrus berkata: "Emas
dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan
kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!"
3:7 Lalu ia memegang tangan kanan
orang itu dan membantu dia berdiri. Seketika itu juga kuatlah kaki dan
mata kaki orang itu.
3:8 Ia melonjak berdiri lalu
berjalan kian ke mari dan mengikuti mereka ke dalam Bait Allah,
berjalan dan melompat-lompat serta memuji Allah.
Lumpuh rohani = kaki dan mata kakinya goyah = iman yang goyah.
Artinya adalah:
- Mengikut Yesus tetapi hanya mencari perkara-perkara jasmani
(meminta-minta).
- Goyah, bimbang saat menghadapi
godaan-godaan/pencobaan-pencobaan.
Salah satu tanda lumpuh rohani adalah banyak terhalang untuk masuk
ibadah pelayanan.
1 Korintus 15:19
15:19 Jikalau kita hanya dalam
hidup ini saja menaruh pengharapan pada Kristus, maka kita adalah
orang-orang yang paling malang dari segala manusia.
Kalau dalam hidup hanya bergantung pada perkara jasmani, maka ia adalah
orang yang paling malang, tidak bahagia dan tidak indah hidupnya.
1 Petrus 1:6-7
1:6. Bergembiralah akan hal itu,
sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh
berbagai-bagai pencobaan.
1:7 Maksud semuanya itu ialah
untuk membuktikan kemurnian imanmu--yang jauh lebih tinggi nilainya
dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api--sehingga
kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari
Yesus Kristus menyatakan diri-Nya.
Roh Kudus akan membuat iman kita teguh, sampai tahan uji menghadapi
pencobaan, dan iman menjadi iman yang sempurna yang layak menyambut
kedatangan Tuhan kedua kali.
- [Yehezkiel
47:4a] Roh Kudus sampai di lutut.
Artinya Roh Kudus membuat kita sampai bisa bertekuk lutut, yaitu sampai
bisa lemah lembut dan rendah
hati.
Kisah Rasul 7:60
7:60 Sambil berlutut ia berseru dengan
suara nyaring: "Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka!"
Dan dengan perkataan itu meninggallah ia.
Lemah lembut = kemampuan untuk mengampuni dosa orang lain dan
melupakan. Saat ada orang lain yang seperti melempar batu kepada kita,
maka harus kita hadapi dengan lemah lembut.
Rendah hati = kemampuan untuk mengaku dosa dengan sejujur-jujurnya, dan
jika diampuni jangan berbuat dosa lagi. Dosa yang diulangi kembali akan
membatalkan pengampunan dan mendatangkan hukuman.
2 Petrus 3:9
3:9. Tuhan tidak lalai menepati
janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian,
tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada
yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.
Jika Tuhan belum datang kembali kedua kali, maksud utama Tuhan adalah
supaya kita bertobat.
- [Yehezkiel
47:4b] Roh Kudus sampai di pinggang.
Pada pinggang/pinggul seorang wanita terdapat kandungan.
Roh Kudus sampai di pinggang artinya kita mengalami kelahiran baru. Kelahiran
dari ibu hanya cocok untuk hidup di dunia. Sebab itu, kita perlu
kelahiran baru untuk menghasilkan hidup yang cocok untuk Kerajaan Sorga.
Yohanes 3:4-8
3:4 Kata Nikodemus kepada-Nya:
"Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah
ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?"
3:5 Jawab Yesus: "Aku berkata
kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh,
ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.
3:6 Apa yang dilahirkan dari
daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh.
3:7 Janganlah engkau heran,
karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali.
3:8 Angin bertiup ke mana ia
mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana
ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap
orang yang lahir dari Roh."
Roh Kudus membuat kita mengalami kelahiran baru dari air dan roh.
Hasil lahir baru dari air
dan roh adalah seperti angin.
Mazmur 104:4
104:4 yang membuat angin sebagai suruhan-suruhan-Mu,
dan api yang menyala sebagai pelayan-pelayan-Mu,
Angin adalah pelayan Tuhan, imam-imam dan raja-raja, orang yang
memiliki jabatan pelayanan, orang yang beribadah dan melayani Tuhan.
Pelayan Tuhan yang berkenan kepada Tuhan adalah angin yang selalu
berhembus, artinya pelayan
Tuhan yang setia dalam ibadah pelayanan.
2 Korintus 2:14
2:14 Tetapi syukur bagi Allah,
yang dalam Kristus selalu membawa kami di jalan kemenangan-Nya. Dengan
perantaraan kami Ia menyebarkan
keharuman pengenalan akan Dia di mana-mana.
2:15 Sebab bagi Allah kami adalah
bau yang harum dari Kristus di tengah-tengah mereka yang diselamatkan
dan di antara mereka yang binasa.
Pelayan Tuhan harus bagaikan angin yang membawa bau harum, kesejukan,
kedamaian bagi orang lain.
Hasilnya adalah mengalami kuasa kemenangan atas segala hal, menang atas
masalah, menang atas dosa, menang atas maut. Sampai menang saat
kedatangan Tuhan kedua kali.
- [Yehezkiel
47:5] Roh Kudus menjadi sungai di mana kita bisa berenang/menyelam.
Ini menunjuk pada kehidupan yang mengalami kepenuhan Roh Kudus dan
berlimpah-limpah dalam Roh Kudus.
Kepenuhan Roh Kudus = Pintu Kemah, yang akan membawa kita masuk Ruangan
Suci = masuk kandang penggembalaan. Dalam Ruangan Suci, ada 3 macam
alat yang menunjuk pada ketekunan dalam 3 macam ibada pokok:
Tekun = penuh dalam Roh Kudus.
Tidak tekun = tidak penuh oleh Roh Kudus.
Kalau tidak penuh, maka tidak mungkin meluap dalam Roh Kudus.
Dalam ketekunan dalam
penggembalaan, kita akan mengalami kepuasan dalam kemurahan dan
kebaikan Tuhan, sehingga tidak mau lagi keluar dari penggembalaan,
tidak bisa berjalan-jalan lagi = daging tidak berkuasa lagi.
Mazmur 23:6
23:6 Kebajikan dan kemurahan
belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam
rumah TUHAN sepanjang masa.
Jika terus tekun dalam
penggembalaan, maka Roh Kudus akan meluap-luap dalam kehidupan kita
bagaikan sungai yang tidak bisa diseberangi lagi = daging tidak
bersuara lagi = Pintu Tirai sudah robek.
Yesus taat dengar-dengaran sampai mati di kayu salib.
Kita harus taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara lagi.
Maka kita akan terus diubahkan, disucikan dan disempurnakan sampai jadi
sama sempurna seperti Yesus.
Sebagai orang taat
dengar-dengaran dan sudah tidak punya kehendak diri lagi, maka kita
akan mengikuti aliran sungai kehidupan, sampai tiba di takhta Allah.
Jangan berusaha menyeberang sungai kehidupan, jangan berusaha menentang
aliran sungai kehidupan!
Hasil mengikuti aliran
sungai kehidupan:
- Semua menjadi hidup, baik jasmani maupun rohani; semua yang
mustahil menjadi tidak mustahil.
Yehezkiel 47:8
47:8 Ia berkata kepadaku:
"Sungai ini mengalir menuju wilayah timur, dan menurun ke Araba-Yordan,
dan bermuara di Laut Asin, air yang mengandung banyak garam dan air itu
menjadi tawar,
47:9 sehingga ke mana saja
sungai itu mengalir, segala makhluk hidup yang berkeriapan di sana akan
hidup. Ikan-ikan akan menjadi sangat banyak, sebab ke mana saja air itu
sampai, air laut di situ menjadi tawar dan ke mana saja sungai itu mengalir,
semuanya di sana hidup.
- Pengikutan air bah sampai menyongsong kedatangan Yesus kedua
kali di awan-awan.
Wahyu 14:1-5
14:1. Dan aku melihat:
sesungguhnya, Anak Domba berdiri di bukit Sion dan bersama-sama dengan
Dia seratus empat puluh empat ribu orang dan di dahi mereka tertulis
nama-Nya dan nama Bapa-Nya.
14:2 Dan aku mendengar suatu suara dari langit bagaikan
desau air bah dan bagaikan deru guruh yang dahsyat. Dan suara
yang kudengar itu seperti bunyi pemain-pemain kecapi yang memetik
kecapinya.
14:3 Mereka menyanyikan suatu
nyanyian baru di hadapan takhta dan di depan keempat makhluk dan
tua-tua itu, dan tidak seorangpun yang dapat mempelajari nyanyian itu
selain dari pada seratus empat puluh empat ribu orang yang telah
ditebus dari bumi itu.
14:4 Mereka adalah
orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan,
karena mereka murni sama seperti perawan. Mereka adalah orang-orang
yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi. Mereka ditebus
dari antara manusia sebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi
Anak Domba itu.
14:5 Dan di dalam mulut
mereka tidak terdapat dusta; mereka tidak bercela.
Wahyu 19:6-7,9
19:6 Lalu aku mendengar
seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan
seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah
kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.
19:7 Marilah kita bersukacita
dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak
Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.
19:9 Lalu ia berkata
kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan
kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar,
perkataan-perkataan dari Allah."
Tuhan memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|