|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Raya Surabaya, 25 April 2010 (Minggu Sore)
Matius
25: 1, 13
25:1 "Pada waktu itu hal Kerajaan
Sorga seumpama sepuluh gadis,... Ibadah Raya Malang, 22 Mei 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:14-16 26:14. Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang... Ibadah Kenaikan Tuhan Malang, 02 Juni 2011 (Kamis Sore)
Matius 26:14-16 26:14. Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang... Ibadah Doa Surabaya, 09 September 2009 (Rabu Sore)
Matius 24: 32-35 NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL Pembaharuan/keubahan hidup ini bagaikan pohon ara yang melembut, bertunas dan... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 23 November 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 36-44
Nubuat ke 7
(Ay 36) kedatangan Tuhan tidak ada yang tahu, jadi... Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session II, 16 November 2010 (Selasa Tengah Malam)
Keluaran 1:22 1:22 Lalu Firaun memberi perintah kepada seluruh rakyatnya: "Lemparkanlah segala... Ibadah Raya Surabaya, 07 Maret 2010 (Minggu Sore)
Ibrani 4 : 12 --> Tema di Papua
Firman Allah adalah makanan rohani bagi... Ibadah Raya Malang, 04 Juli 2010 (Minggu Pagi)
Matius 25:1,13 25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis,... Ibadah Kunjungan Ciawi IV, 29 Juli 2010 (Kamis Pagi)
Wahyu 21: 5 21:5. Ia yang duduk di atas takhta itu
berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu
baru!"... Ibadah Doa Malang, 23 Agustus 2011 (Selasa Sore)
Matius 26:20-25 adalah tentang makan Perjamuan Paskah. Dulu, makan Perjamuan Paskah adalah makan roti tidak... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 2 Februari 2012 (Kamis Sore)
PENATARAN IMAM DAN CALON IMAM III
Matius 26:57-68 adalah tentang "SAKSI dan... Ibadah Raya Malang, 10 Juli 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:17-19 26:17. Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 08 Januari 2009 (Kamis Sore)
Matius 24:29-30 "Keadaan Pada Masa Kedatangan Yesus Ke2x"
Terjadi kegoncangan dan... Ibadah Paskah Medan I, 28 April 2009 (Selasa Pagi)
Wahyu 22:20, 'Ya Aku datang segera' menunjuk pada kesiapan kedatangan Yesus kedua kali... Ibadah Doa Surabaya, 15 Juni 2011 (Rabu Sore)
Matius
26: 20-25
26:20
Setelah hari malam, Yesus
duduk makan bersama-sama dengan kedua belas murid itu.
26:21
Dan ketika mereka...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Malang, 29 Maret 2009 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK Salah satu arti dari 'Hermon' adalah mulia. Penyerahan anak bukanlah suatu kebiasaan atau tata cara gereja, tetapi merupakan suatu kebutuhan untuk membawa anak kecil masuk dalam anggota tubuh Kristus yang sempurna, atau Mempelai Wanita yang sama mulia dengan Tuhan.
Syaratnya untuk mencapai kemuliaan adalah harus ada embun, yaitu urapan Roh Kudus (Mazmur 133:2-3) dan manna atau roti malaikat, firman penggembalaan (Keluaran 16:14). Jadi untuk mencapai kemuliaan, harus mendengar dan dengar-dengaran pada firman penggembalaan dalam urapan Roh Kudus, hasilnya:
- Berkat secara jasmani untuk hidup di dunia.
- Berkat secara rohani, yaitu penyucian dan keubahan hidup, sampai sama mulia dengan Tuhan, sampai hidup kekal.
IBADAH RAYA 1 Korintus 3:9, "kamu adalah ladang Allah, bangunan Allah" menunjuk pada suatu penegasan.
- Ladang Allah menunjuk pada pelayanan.
- Bangunan Allah menunjuk pada Bait Allah yang rohani, tubuh Kristus.
Kalau digabung, maksud ayat ini adalah kita harus masuk atau aktif dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, Mempelai Wanita Tuhan.
Pelayanan pembangunan tubuh Kristus adalah mulai dari nikah, membesar dalam penggembalaan, lebih membesar lagi antar penggembalaan, sampai yang terakhir Israel dan Kafir menjadi satu tubuh sempurna, Mempelai Wanita Tuhan untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan dan masuk dalam Pesta Nikah Anak Domba Allah.
Pelayanan pembangunan tubuh Kristus = pelayanan di kebun anggur, yaitu pelayanan yang dibina oleh firman pengajaran Mempelai, untuk menghasilkan air anggur yang manis untuk dibawa ke Pesta Nikah Anak Domba Allah.
Dalam Matius 20-21, ada 3 perumpamaan tentang kebun anggur, di sini kita bisa belajar bagaimana melayani di kebun anggur Tuhan.
- Matius 20:1-6, Tuhan membuka kesempatan seluas-luasnya untuk manusia bekerja di kebun anggur.
- Pagi-pagi benar, ini menunjuk pada kesempatan bagi bangsa Israel, umat pilihan Tuhan.
Ini adalah berdasarkan upah, janji Tuhan pada Israel dan keturunannya.
- Pukul 9, 12, dan 3, ini adalah saat-saat Yesus di kayu salib (Markus 15:25,33-34), ini adalah kesempatan bagi bangsa Israel yang terhilang untuk ditemukan kembali lewat kasih Tuhan atau korban Kristus.
- Pukul 5, ini adalah kesempatan dan kemurahan bagi bangsa Kafir untuk bekerja di kebun anggur karena kemurahan Tuhan (luka yang kelima).
Tuhan Yesus sudah mati dengan empat luka untuk bangsa Israel, tapi luka yang kelima adalah bagi bangsa Kafir. Dari luka yang kelima ini keluar darah dan air (Yohanes 19:33-34).
- Darah artinya bertobat, yaitu berhenti berbuat dosa dan kembali kepada Tuhan.
- Air adalah baptisan air, mati terhadap dosa dan hidup dalam kebenaran.
Asalkan ada tanda dari luka yang kelima, tanda darah dan air, terbuka kesempatan bagi bangsa Kafir untuk melayani Tuhan.
Mengapa Tuhan merindukan kita (Israel dan Kafir) bekerja di kebun anggur?
- Untuk mendapat upah satu dinar.
Kalau melayani untuk mencari dolar, itu berarti melayani di kebun sayur (dunia).
Wahyu 6:5-6. Upah satu dinar ini adalah untuk menembusi kelaparan yang akan melanda bumi, baik kelaparan jasmani maupun rohani.
- Supaya kita tidak bekerja di ladang babi, untuk pembangunan Babel, mempelai wanita setan yang akan dibinasakan untuk selama-lamanya.
Sebab hanya ada 2 ladang, ladang anggur atau ladang babi; hanya ada 2 bangunan, bangunan Allah atau bangunan setan!
Tuhan tidak menghendaki seorangpun menganggur, sehingga Ia korbankan segala-galanya untuk kita. Sorga Ia korbankan, kepentingan diriNya sendiri juga Ia korbankan, sampai nyawaNya pun Ia korbankan. Orang yang tidak mau melayani di kebun anggur adalah orang yang paling egois, mementingkan kepentingan diri sendiri, dan akibatnya adalah pasti masuk di ladang babi, untuk dibinasakan selama-lamanya.
Kalau mau masuk di ladang anggur, kita harus mengorbankan kepentingan diri sendiri, sehingga kita bisa melayani.
Bangsa Kafir harus ahli menggunakan kesempatan yang kecil bagaikan lubang jarum (masuk jam 5 pulang jam 6) yang Tuhan berikan, yaitu lewat makan remah-remah roti, firman penggembalaan (Matius 15:26-27). Lanjut firman penggembalaan akan menggerakkan hati kita untuk melayani Tuhan di kebun anggur. Kalau saat firman menggerakkan kita untuk melayani Tuhan, tapi kita tidak mau, maka suatu saat tidak bisa lagi melayani Tuhan dan selamanya di ladang babi.
- Matius 21:28-31, Tuhan menghendaki pelayan di kebun anggur untuk melakukan kehendak Bapa, untuk taat dengar-dengaran pada firman.
Matius 7:21-23. Ukuran pelayanan yang berkenan kepada Tuhan adalah melakukan kehendak Tuhan, taat dengar-dengaran. Ini yang disebut dengan pelayanan kasih, tahbisan Mempelai.
Pelayanan yang tidak sesuai dengan firman = pembuat kejahatan, makin hari akan makin jahat, dan akan diusir/dibinasakan.
Firman pengajaran yang benar adalah komando dalam pelayanan di kebun anggur.
1 Petrus 1:22, jika kita taat dengar-dengaran pada firman Allah, maka kita akan mengalami 2 hal, yaitu:
- Penyucian atas kehendak diri sendiri, keinginan diri sendiri yang bertentangan dengan firman.
Keinginan diri atau keinginan daging ini meliputi keinginan najis dan jahat.
- Keinginan najis adalah dosa makan-minum (merokok, mabuk, judi, narkoba) dan dosa kawin-mengawinkan. Keinginan najis ini juga termasuk iri hati, dendam, benci.
- Keinginan jahat adalah keinginan akan uang, yang membuat jadi kikir (tidak bisa memberi) dan serakah (merampas hak orang lain, terutama hak nya Tuhan, yaitu perpuluhan).
Yudas tidak mau disucikan dari keinginan jahat, sehingga menjadi pencuri dan pengkhianat. Yudas menjadi tidak setia dan tinggalkan ibadah pelayanan = carang terlepas dari pokok, akibatnya adalah tidak bisa berbuat apa-apa, tidak bisa menangkap apa-apa, kering dan binasa selama-lamanya.
Kalau kita mau disucikan dari keinginan sendiri, maka kita bagaikan carang melekat pada pokok, tidak akan sulit untuk tergembala, tidak akan sulit untuk setia, tidak akan sulit untuk disucikan.
- Bisa saling mengasihi dengan tulus ikhlas, bukan munafik.
Ini bisa terjadi kalau jahat dan najis sudah disucikan. Ini berarti ada hubungan carang dengan carang.
Kalau mau disucikan, ada carang melekat pada pokok, ada hubungan carang dengan carang, maka hasilnya adalah:
- Berbuah lebat dan tetap, buah anggur yang manis, kebahagiaan Sorga.
- Pemeliharaan Tuhan (Bapa-Kulah pengusahanya), mulai hidup sekarang sampai masa depan, sampai hidup kekal bersama Tuhan selamanya.
- Matius 21:33-34, Tuhan menghendaki pelayan-pelayan yang menyerahkan hasil air anggur untuk Pesta Nikah Anak Domba.
Prosesnya adalah buah anggur harus diperas habis-habisan, seperti Ayub yang diuji habis-habisan. Air anggur yang manis itu adalah keubahan hidup.
Ayub 32:1-2. Yang harus diperas adalah kebenaran diri sendiri, yaitu merasa lebih benar dari orang lain, sampai merasa lebih benar dari Tuhan. Seperti Sara merasa benar sendiri dan memberikan Hagar, akhirnya menjadikan masalah yang tidak pernah selesai, dan hidupnya pahit. Kebenaran diri sendiri ini merasa lebih kuat, lebih mampu, lebih pengalaman, sampai puncaknya merasa lebih benar. Kalau sudah merasa lebih benar, akan menyalahkan orang lain, bahkan menyalahkan Tuhan.
Ayub 42:5-6. Ayub diperas sampai mengaku debu tanah liat belaka, yaitu mencabut segala perkataan yang salah kepada Tuhan dan sesama. Mulutnya hanya untuk menyembah Tuhan, mata hanya memandang Tuhan, dan merasa tidak layak dan tidak mampu apa-apa, hanya bergantung pada kemurahan Tuhan saja.
Tanah liat itu berada di tangan kemurahan Tuhan, tangang Sang Penjunan, hasilnya adalah:
- Ada kuasa penciptaan dari yang tidak ada menjadi ada, dari yang mustahil menjadi tidak mustahil.
- Menjadikan segala sesuatu baik.
- Sampai menjadikan kita Mempelai WanitaNya.
Tuhan memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|