gereja pantekosta tabernakel kristus kasih malang surabaya
English Language
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Malang, 19 Mei 2009 (Selasa Sore)
Maleakhi 2:1-2, seorang imam mendapat prioritas utama untuk mendapat berkat-berkat dari Tuhan, tetapi...

Ibadah Doa Surabaya, 24 Februari 2010 (Rabu Sore)
Matius 24: 51b
= berjaga-jaga dikaitkan dengan kemunafikan.

Kita harus berjaga-jaga supaya kita tidak ketinggalan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 27 Agustus 2009 (Kamis Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Disini pohon ara rantingnya mulai melembut dan bertunas, serta berbuah....

Ibadah Raya Malang, 18 September 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:26-29
26:26. Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 2 Februari 2012 (Kamis Sore)
PENATARAN IMAM DAN CALON IMAM III

Matius 26:57-68 adalah tentang "SAKSI dan...

Ibadah Doa Malang, 21 Desember 2010 (Selasa Sore)
Disertai dengan Doa Puasa Session III

Keluaran 3:6
3:6 Lagi Ia berfirman: "Akulah Allah ayahmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah...

Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 24 Januari 2009 (Sabtu Pagi)
Keluaran 5 dalam Tabernakel adalah tentang Halaman, yaitu kebenaran oleh iman....

Ibadah Kaum Muda Remaja, 07 April 2012 (Sabtu Sore)
Lukas 1:46-56 berjudul 'Nyanyian Pujian Maria'.

Isi dari nyanyian pujian Maria:
Ayat 46-50...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 11 September 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:66-72
Tiga kali Petrus menyangkal Yesus artinya:
Petrus menyangkal Yesus sebagai Juru...

Ibadah Persekutuan di Poso V, 26 Mei 2011 (Kamis Sore)
Tema: "Ingatlah akan istri Lot!"
Lukas 17: 32
17:32. Ingatlah akan isteri Lot!

= merupakan peringatan yang tegas/kuat kepada ORANG YANG SUDAH SELAMAT....

Ibadah Ucapan Syukur Surabaya, 29 Desember 2008 (Senin Sore)
Matius 24: 29
= keadaan pada waktu kedatangan Tuhan Yesus kedua kali, yaitu terjadi kegoncangan dan...

Ibadah Pendalaman Alkitab, 03 September 2009 (Kamis Sore)
Matius 24:32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Disini pohon ara rantingnya mulai melembut dan bertunas, serta berbuah. Ini dikaitkan...

Ibadah Raya Malang, 15 November 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:36-44 menunjuk pada nubuat ketujuh, yaitu tentang HUKUMAN ATAS DUNIA PADA SAAT...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 20 Februari 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:10-11
Yudas mengkhianati Yesus

Yudas berteman dengan ahli-ahli Taurat, yang adalah orang-orang...

Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 09 November 2010 (Selasa Pagi)
Dalam Keluaran 1, ada dua rencana yang besar:
Ayat 1-7, rencana Allah, yaitu rencana...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 02 Mei 2010 (Minggu Sore)

Matius 25: 1, 13
25:1 "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki.
25:13 Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya."

ay. 1= Yesus akan datang kembali dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria Surga.
ay. 13= kedatangan Yesus tidak diketahui waktunya. Karena itu, gadis-gadis harus siap sedia/berjaga-jaga untuk dapat menyongsong kedatangan Tuhan kedua kali.

Yang harus dijaga adalah pelita tetap menyala.
2 syarat supaya pelita tetap menyala:
  1. ay. 6= harus menerima kabar mempelai yang merupakan cahaya.
    25:6 Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia!

  2. ay. 3-4= memiliki minyak persediaan. Ini yang membedakan gadis-gadis yang pandai dan gadis-gadis yang bodoh.
    25:3 Gadis-gadis yang bodoh itu membawa pelitanya, tetapi tidak membawa minyak,
    25:4 sedangkan gadis-gadis yang bijaksana itu membawa pelitanya dan juga minyak dalam buli-buli mereka.
Kita masih membahas bagian pertama yaitu MENERIMA KABAR MEMPELAI.
Sesudah kita menerima Firman Penginjilan yang membawa orang berdosa pada Yesus dan selamat, kita harus lanjut dalam Firman Pengajaran (Kabar Mempelai).

Tanda manusia berdosa yang diselamatkan adalah percaya Yesus, bertobat, lahir baru (baptisan air dan Roh Kudus) dan kemudian hidup dalam kebenaran.
Kalau tidak benar, artinya tidak selamat.
Selain hidup dalam kebenaran, juga menjadi senjata-senjata kebenaran. Ini sama dengan keselamatan.

2 Korintus 4: 3-4
4:3 Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,
4:4 yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.

= kabar mempelai yang memberitakan kedatangan Yesus kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria Surga untuk menyucikan dan menyempurnakan gereja Tuhan yang siap menyongsong kedatangan Yesus.

Israel keluar dari Mesir menuju Kanaan. Tapi hanya 2 orang yang masuk ke Kanaan.
Begitu juga dengan kita. Setelah menerima kabar baik (Firman Penginjilan), harus dilanjutkan untuk menerima Kabar Mempelai.

Matius 25: 5-7
25:5 Tetapi karena mempelai itu lama tidak datang-datang juga, mengantuklah mereka semua lalu tertidur.
25:6 Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia!
25:7 Gadis-gadis itu pun bangun semuanya lalu membereskan pelita mereka.

Kita harus menerima kabar mempelai karena gereja Tuhan hidup dalam suasana tengah malam dan keadaan gereja Tuhan di akhir jaman banyak yang tertidur secara rohani.
Kabar mempelai merupakan SATU-SATUNYA suara yang bisa membangunkan gereja yang tidur. Artinya: kabar mempelai membawa gereja Tuhan dalam suasana kebangunan rohani.

2 Petrus 3: 10-13
3:10 Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap.
3:11 Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup
3:12 yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya.
3:13 Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran.

Kalau Tuhan datang dan kita sedang tertidur, maka kita akan tertinggal.
Yang bisa menyongsong kedatangan Tuhan HANYALAH orang yang bangun rohaninya.
Kedatangan Yesus kedua kali seperti pencuri yang tidak diketahui waktunya.
Sebab itu, gereja Tuhan HARUS hidup dalam suasana kebangunan rohani oleh pekerjaan kabar mempelai. Dan kita tidak perlu takut kalau pencuri datang.

Suasana kebangunan rohani, yaitu:
  1. ay. 11-12= hidup suci dan saleh.
    'saleh'= sikap ibadah yang sungguh-sungguh pada Tuhan.
    Kalau kita hidup suci dan saleh, bukan hanya siap menanti kedatangan Tuhan, tapi MEMPERCEPAT kedatangan Yesus kedua kali (sudah dibahas di ibadah sebelumnya).

  2. ay. 13= Tuhan menciptakan langit dan bumi yang baru= pembaharuan langit dan bumi= pembaharuan Yerusalem baru.
Kita membahas bagian ke-2 (PEMBAHARUAN LANGIT DAN BUMI)
Praktek pembaharuan langit dan bumi baru/pembaharuan Yerusalem baru:
  1. ay. 13= 'dimana terdapat kebenaran'= hidup dalam kebenaran.
    Disini kebenaran itu harus sudah mantap sampai benar seperti Yesus benar.
    Tingkatan kebenaran:
    • dimulai dari kebenaran karena pengampunan dosa. Kita harus mengaku dosa pada Tuhan dan sesama dengan sejujur-jujurnya dan diampuni untuk hidup dalam kebenaran.
      Kalau dosa tidak diakui, tidak mungkin bisa hidup dalam kebenaran.

    • 1 Yohanes 3: 9= kebenaran karena kelepasan dari dosa.
      3:9 Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah.

      Jadi, setelah diampuni/dibenarkan, tidak berbuat dosa lagi sekalipun ada ancaman, kesempatan, keuntungan, dan godaan. Ini merupakan kelepasan dari dosa= membenci dosa.

    • 1 Yohanes 3: 9= 'tidak dapat berbuat dosa'= kebenaran seperti Yesus benar, yaitu tidak dapat berbuat dosa lagi.

    Kalau kebenaran sudah seperti Yesus benar, itu artinya kebenaran itu sudah permanen dan bisa masuk dalam kerajaan Surga (2 Petrus 3: 13).

  2. Wahyu 21: 1= 'laut tidak ada lagi'= tidak ada kebimbangan.
    21:1 Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan laut pun tidak ada lagi.

    Yakobus 1: 6
    1:6 Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.

    Orang yang mengalami pembaharuan, tidak boleh ada kebimbangan (mendua hati) saat menghadapi pencobaan dan ajaran-ajaran palsu.
    Seringkali kita bimbang saat menghadapi pencobaan dan berusaha mencari jalan sendiri yang di luar Firman atau berharap pada orang lain.

    Jalan sendiri, itu bukan jalan keluar, tapi jalan buntu dan kebinasaan.
    Sebab itu, biarlah kita sungguh-sungguh saat menghadapi pencobaan. Jangan sampai berharap pada orang lain, tapi tetap berharap pada Tuhan!

    Kalau bimbang menghadapi ajaran palsu, maka tidak bisa berpegang pada firman pengajaran yang benar.
    Orang yang bimbang, itulah orang yang tidur rohani.

    Kalau bimbang, itu membuat tidak taat dan tidak dengar-dengaran.
    AKIBATnya (Yakobus 1: 7-8):
    1:7 Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan.
    1:8 Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.

    • tidak damai/tidak tenang hidupnya.
    • tidak mendapat apa-apa dari Tuhan, terutama kosong dari pembukaan Firman Allah.

      Kosong dari Firman, itu seperti sekam. Di luar memang ada (SEMACAM berkat pemeliharaan, perlindungan, kekayaan dan lain-lain, bukan yang sesungguhnya). Dan saat Tuhan datang, sekam itu akan dibakar.

    • Matius 7: 26-27= roboh dan gugur dari iman bahkan hebat kerusakannya. Artinya tidak bisa dibangun kembali.
      7:26 Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir.
      7:27 Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya."

    Sebab itu, jangan sampai ada kebimbangan dalam hidup kita!
    Kalau ada pembaharuan Yerusalem baru, maka kita bisa memiliki iman dan ketaatan.

    HASIL kalau ada iman dan ketaatan:
    1. Matius 7: 24-25
      7:24 "Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.
      7:25 Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.

      = kita menjadi kehidupan yang tahan uji, tahan banting menghadapi apapun juga. Dan kita tidak putus asa/kecewa, tapi hanya berharap sepenuh pada Tuhan dan berpegang teguh pada ajaran yang benar, apapun resikonya.

    2. Tuhan yang akan menyelesaikan segala sesuatu.
      Tapi kalau tidak taat, justru akan menambah masalah.

    3. Daniel 12: 3
      12:3 Dan orang-orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang-bintang, tetap untuk selama-lamanya.

      = kita dipakai sebagai bintang yang bercahaya untuk menyinari kehidupan yang belum selamat dengan injil keselamatan dan menyinari kehidupan yang sudah selamat dengan injil kemuliaan.
      Beriman dan taat= bijaksana.
  1. Wahyu 21: 2
    21:2 Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.

    = menjadi manusia baru yang sempurna seperti Yesus= menjadi mempelai wanita Tuhan.

    Wahyu 21: 9-10
    21:9 Maka datanglah seorang dari ketujuh malaikat yang memegang ketujuh cawan, yang penuh dengan ketujuh malapetaka terakhir itu, lalu ia berkata kepadaku, katanya: "Marilah ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu pengantin perempuan, mempelai Anak Domba."
    21:10 Lalu, di dalam roh ia membawa aku ke atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi dan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun dari sorga, dari Allah.

    Kota Yerusalem baru (mempelai wanita) ini ditampilkan sebagai kota di atas gunung.
    Artinya, ada kaitan dengan gunung penyembahan, sebab Yesus juga ditampilkan di atas gunung (Matius 17: 1-2).
    17:1 Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja.
    17:2 Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.

    Jadi, kita harus sungguh-sungguh dan gemar dalam doa penyembahan.
    Kalau kita mau menjadi mempelai wanita, harus banyak menyembah Tuhan.
    Doa penyembahan adalah proses penyaliban daging, sehingga kita bisa memandang wajah Tuhan dan mengalami sinar kemuliaan Tuhan untuk membaharui kita dari manusia daging menjadi manusia baru sedikit demi sedikit.
Wahyu 21: 11
21:11 Kota itu penuh dengan kemuliaan Allah dan cahayanya sama seperti permata yang paling indah, bagaikan permata yaspis, jernih seperti kristal.

Tanda keubahan mempelai wanita adalah seperti permata yaspis dan jernih seperti kristal.
'permata yaspis'= kerinduan yang menyala-nyala= setia berkobar-kobar dan dapat dipercaya dalam segala hal.

1 Timotius 3: 11
3:11 Demikian pula isteri-isteri hendaklah orang terhormat, jangan pemfitnah, hendaklah dapat menahan diri dan dapat dipercayai dalam segala hal.

'jernih seperti kristal'=:
  • jujur.
    Kejujuran ini dimulai dari soal pengajaran. Dan ini merupakan ukuran kejujuran dari mempelai wanita.
    Kalau sudah jujur dalam pengajaran, pasti jujur dalam segala hal.

  • iman yang tulus ikhlas.
Iman dan kejujuran, itu artinya kita sedang memandang Wajah yang bersinar seperti matahari (memandang kemuliaan Tuhan) dan sinar kemuliaan Allah akan disinarkan kepada kita.

Hasilnya:
  1. Keluaran 16: 7-8= Tuhan mampu memelihara kehidupan kita secara ajaib.
    16:7 Dan besok pagi kamu melihat kemuliaan TUHAN, karena Ia telah mendengar sungut-sungutmu kepada-Nya. Sebab, apalah kami ini maka kamu bersungut-sungut kepada kami?"
    16:8 Lagi kata Musa: "Jika memang TUHAN yang memberi kamu makan daging pada waktu petang dan makan roti sampai kenyang pada waktu pagi, karena TUHAN telah mendengar sungut-sungutmu yang kamu sungut-sungutkan kepada-Nya -- apalah kami ini? Bukan kepada kami sungut-sungutmu itu, tetapi kepada TUHAN."

  2. Yohanes 11: 39-40, 44= Tuhan mampu membangkitkan bangkai-bangkai yang busuk= Tuhan mampu menyelesaikan semua masalah yang sudah mustahil, yang sudah jadi bangkai bagi kita.
    11:39 Kata Yesus: "Angkat batu itu!" Marta, saudara orang yang meninggal itu, berkata kepada-Nya: "Tuhan, ia sudah berbau, sebab sudah empat hari ia mati."
    11:40 Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?"
    11:44 Orang yang telah mati itu datang ke luar, kaki dan tangannya masih terikat dengan kain kapan dan mukanya tertutup dengan kain peluh. Kata Yesus kepada mereka: "Bukalah kain-kain itu dan biarkan ia pergi."

  3. 1 Petrus 4: 14= Tuhan sanggup memberikan kebahagiaan di tengah penderitaan.
    4:14 Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.

    Kalau masih mengomel dalam penderitaan, itu artinya belum jadi manusia baru.
Kalau kita sudah bisa berbahagia dalam penderitaan, kita akan terus diubahkan sampai tidak ada lagi setetespun air mata.

Tuhan memberkati.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 07:15 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:15 (Ibadah Kaum Wanita)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 16:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 17:45 (Ibadah Raya)
Senin jam 17:45 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)

IBADAH KUNJUNGAN

18 Mei 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ngunut)
24-25 Mei 2012 (Ibadah Kunjungan ke Sumba)
01 Juni 2012 (Ibadah Kunjungan ke Tamban)
22 Juni 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ngawi)
25 Juni-05 Juli 2012 (Kunjungan ke Israel)
17-19 Juli 2012 (Ibadah Persekutuan ke Medan)
31 Juli-02 Agustus 2012 (Ibadah Persekutuan di Malang)
04-06 September 2012 (Ibadah Kunjungan ke Makasar)
20-21 September 2012 (Ibadah Kunjungan ke Semarang)
Oktober 2012 (Ibadah Kunjungan ke Pendolo, Tentena)
Oktober 2012 (Ibadah Kunjungan ke Medan)
November 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ambon)
Desember 2012 (Ibadah Kunjungan ke Sidikalang)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top