|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Doa Malang, 19 Mei 2009 (Selasa Sore)
Maleakhi 2:1-2, seorang imam mendapat prioritas utama untuk mendapat berkat-berkat dari Tuhan, tetapi... Ibadah Doa Surabaya, 24 Februari 2010 (Rabu Sore)
Matius 24: 51b
= berjaga-jaga dikaitkan dengan kemunafikan.
Kita harus berjaga-jaga supaya kita tidak ketinggalan... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 27 Agustus 2009 (Kamis Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Disini pohon ara rantingnya mulai melembut dan bertunas, serta berbuah.... Ibadah Raya Malang, 18 September 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:26-29 26:26. Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 2 Februari 2012 (Kamis Sore)
PENATARAN IMAM DAN CALON IMAM III
Matius 26:57-68 adalah tentang "SAKSI dan... Ibadah Doa Malang, 21 Desember 2010 (Selasa Sore)
Disertai
dengan Doa Puasa Session III
Keluaran
3:6 3:6
Lagi Ia berfirman: "Akulah Allah ayahmu, Allah Abraham, Allah
Ishak dan Allah... Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 24 Januari 2009 (Sabtu Pagi)
Keluaran 5 dalam Tabernakel adalah tentang Halaman, yaitu kebenaran oleh iman.... Ibadah Kaum Muda Remaja, 07 April 2012 (Sabtu Sore)
Lukas 1:46-56 berjudul 'Nyanyian Pujian Maria'.
Isi dari nyanyian pujian Maria: Ayat 46-50... Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 11 September 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:66-72 Tiga kali Petrus menyangkal Yesus artinya: Petrus menyangkal Yesus sebagai Juru... Ibadah Persekutuan di Poso V, 26 Mei 2011 (Kamis Sore)
Tema:
"Ingatlah akan istri Lot!" Lukas
17: 32 17:32.
Ingatlah akan isteri Lot!
=
merupakan peringatan yang tegas/kuat kepada ORANG
YANG SUDAH SELAMAT.... Ibadah Ucapan Syukur Surabaya, 29 Desember 2008 (Senin Sore)
Matius 24: 29 = keadaan pada waktu kedatangan Tuhan Yesus kedua kali, yaitu terjadi kegoncangan dan... Ibadah Pendalaman Alkitab, 03 September 2009 (Kamis Sore)
Matius 24:32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Disini pohon ara rantingnya mulai melembut dan bertunas, serta berbuah.
Ini dikaitkan... Ibadah Raya Malang, 15 November 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:36-44 menunjuk pada nubuat ketujuh, yaitu tentang HUKUMAN ATAS DUNIA PADA SAAT... Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 20 Februari 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:10-11 Yudas mengkhianati Yesus
Yudas berteman dengan ahli-ahli Taurat, yang adalah orang-orang... Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 09 November 2010 (Selasa Pagi)
Dalam Keluaran 1, ada dua rencana yang besar: Ayat 1-7, rencana Allah, yaitu rencana...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 02 Mei 2010 (Minggu Sore)
Matius
25: 1, 13
25:1 "Pada waktu itu hal Kerajaan
Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi
menyongsong mempelai laki-laki.
25:13 Karena itu, berjaga-jagalah,
sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya."
ay. 1= Yesus akan datang kembali dalam kemuliaan sebagai
Raja segala raja dan Mempelai Pria Surga.
ay. 13= kedatangan Yesus
tidak diketahui waktunya. Karena itu, gadis-gadis harus siap
sedia/berjaga-jaga untuk dapat menyongsong kedatangan Tuhan kedua
kali.
Yang harus dijaga adalah pelita tetap menyala.
2
syarat supaya pelita tetap menyala:
- ay. 6= harus menerima kabar
mempelai yang merupakan cahaya.
25:6 Waktu tengah malam
terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia!
- ay. 3-4= memiliki minyak
persediaan. Ini yang membedakan gadis-gadis yang pandai dan
gadis-gadis yang bodoh.
25:3 Gadis-gadis yang bodoh itu
membawa pelitanya, tetapi tidak membawa minyak,
25:4 sedangkan gadis-gadis yang
bijaksana itu membawa pelitanya dan juga minyak dalam buli-buli mereka.
Kita
masih membahas bagian pertama yaitu MENERIMA KABAR
MEMPELAI.
Sesudah
kita menerima Firman Penginjilan yang membawa orang berdosa pada
Yesus dan selamat, kita harus lanjut dalam Firman Pengajaran (Kabar
Mempelai).
Tanda manusia berdosa yang diselamatkan
adalah
percaya Yesus, bertobat, lahir baru (baptisan air dan Roh Kudus) dan
kemudian hidup dalam kebenaran.
Kalau tidak benar, artinya tidak
selamat.
Selain hidup dalam kebenaran, juga
menjadi
senjata-senjata kebenaran. Ini sama dengan keselamatan.
2
Korintus 4: 3-4
4:3 Jika Injil yang kami beritakan
masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,
4:4 yaitu orang-orang yang tidak
percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga
mereka tidak melihat cahaya
Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.
= kabar mempelai yang memberitakan kedatangan
Yesus kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja dan
Mempelai Pria Surga untuk menyucikan dan menyempurnakan gereja Tuhan
yang siap menyongsong kedatangan Yesus.
Israel keluar dari
Mesir menuju Kanaan. Tapi hanya 2 orang yang masuk ke Kanaan.
Begitu
juga dengan kita. Setelah menerima kabar baik (Firman Penginjilan),
harus dilanjutkan untuk menerima Kabar Mempelai.
Matius 25:
5-7
25:5 Tetapi karena mempelai itu lama
tidak datang-datang juga, mengantuklah
mereka semua lalu tertidur.
25:6 Waktu tengah malam terdengarlah
suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia!
25:7 Gadis-gadis itu pun bangun
semuanya lalu membereskan pelita mereka.
Kita harus menerima kabar mempelai
karena gereja Tuhan hidup
dalam suasana tengah malam dan keadaan gereja Tuhan di akhir jaman
banyak yang tertidur secara rohani.
Kabar mempelai merupakan SATU-SATUNYA
suara yang bisa membangunkan gereja yang tidur. Artinya:
kabar mempelai membawa gereja
Tuhan dalam suasana kebangunan
rohani.
2 Petrus 3: 10-13
3:10 Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti
pencuri.
Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan
unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang
ada di atasnya akan hilang lenyap.
3:11 Jadi, jika segala sesuatu ini
akan hancur secara demikian, betapa
suci dan salehnya kamu harus hidup
3:12 yaitu kamu yang menantikan dan
mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa
dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya.
3:13 Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang baru
dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran.
Kalau Tuhan datang dan kita
sedang tertidur, maka kita akan tertinggal.
Yang bisa menyongsong
kedatangan Tuhan HANYALAH
orang yang bangun rohaninya.
Kedatangan
Yesus kedua kali seperti pencuri yang tidak diketahui waktunya.
Sebab
itu, gereja Tuhan HARUS hidup dalam suasana kebangunan rohani oleh
pekerjaan kabar mempelai. Dan kita tidak perlu takut kalau
pencuri
datang.
Suasana kebangunan rohani,
yaitu:
- ay. 11-12= hidup suci dan
saleh.
'saleh'= sikap ibadah
yang sungguh-sungguh pada Tuhan.
Kalau kita hidup suci dan saleh, bukan hanya siap menanti kedatangan
Tuhan, tapi MEMPERCEPAT
kedatangan Yesus kedua kali (sudah dibahas di ibadah sebelumnya).
- ay. 13= Tuhan menciptakan langit dan bumi yang baru= pembaharuan
langit dan bumi= pembaharuan
Yerusalem baru.
Kita
membahas bagian ke-2 (PEMBAHARUAN
LANGIT DAN BUMI)
Praktek
pembaharuan langit dan bumi baru/pembaharuan Yerusalem baru:
- ay. 13= 'dimana terdapat kebenaran'=
hidup
dalam kebenaran.
Disini kebenaran itu harus sudah mantap sampai benar seperti Yesus
benar.
Tingkatan kebenaran:
- dimulai dari kebenaran karena pengampunan dosa.
Kita harus mengaku dosa pada Tuhan dan sesama dengan sejujur-jujurnya
dan diampuni untuk hidup dalam kebenaran.
Kalau dosa tidak diakui, tidak mungkin bisa hidup dalam kebenaran.
- 1 Yohanes 3: 9= kebenaran karena kelepasan dari
dosa.
3:9 Setiap orang yang lahir
dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih ilahi tetap ada di
dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah.
Jadi, setelah diampuni/dibenarkan, tidak berbuat dosa lagi sekalipun
ada ancaman, kesempatan, keuntungan, dan godaan. Ini merupakan
kelepasan dari dosa= membenci dosa.
- 1 Yohanes 3: 9= 'tidak dapat berbuat dosa'= kebenaran seperti Yesus benar,
yaitu tidak dapat berbuat dosa lagi.
Kalau kebenaran sudah seperti Yesus benar, itu artinya kebenaran itu
sudah permanen dan bisa masuk dalam kerajaan Surga (2 Petrus 3: 13).
- Wahyu 21: 1= 'laut tidak ada lagi'= tidak ada
kebimbangan.
21:1 Lalu aku melihat langit yang
baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang
pertama telah berlalu, dan laut
pun tidak ada lagi.
Yakobus 1: 6
1:6 Hendaklah ia memintanya dalam
iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan
gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.
Orang yang mengalami pembaharuan, tidak boleh ada kebimbangan (mendua
hati) saat menghadapi pencobaan dan ajaran-ajaran palsu.
Seringkali kita bimbang saat menghadapi pencobaan dan berusaha mencari
jalan sendiri yang di luar Firman atau berharap pada orang lain.
Jalan sendiri, itu bukan jalan
keluar, tapi jalan buntu dan kebinasaan.
Sebab itu, biarlah kita sungguh-sungguh saat menghadapi pencobaan.
Jangan sampai berharap pada orang lain, tapi tetap berharap pada Tuhan!
Kalau bimbang menghadapi ajaran palsu, maka tidak bisa berpegang pada
firman pengajaran yang benar.
Orang yang bimbang, itulah orang yang tidur rohani.
Kalau bimbang,
itu membuat tidak taat dan tidak dengar-dengaran.
AKIBATnya (Yakobus 1: 7-8):
1:7 Orang yang demikian janganlah
mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan.
1:8 Sebab orang yang mendua hati
tidak akan tenang dalam hidupnya.
- tidak damai/tidak
tenang hidupnya.
- tidak mendapat
apa-apa dari Tuhan, terutama kosong dari pembukaan Firman Allah.
Kosong dari Firman, itu seperti sekam. Di luar memang ada (SEMACAM
berkat pemeliharaan, perlindungan, kekayaan dan lain-lain, bukan yang
sesungguhnya). Dan saat Tuhan datang, sekam itu akan dibakar.
- Matius 7: 26-27= roboh dan gugur dari iman
bahkan hebat kerusakannya. Artinya tidak bisa dibangun kembali.
7:26 Tetapi setiap orang yang
mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang
yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir.
7:27 Kemudian turunlah hujan
dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah
rumah itu dan hebatlah kerusakannya."
Sebab
itu, jangan sampai ada kebimbangan dalam hidup kita!
Kalau ada pembaharuan
Yerusalem baru, maka kita bisa memiliki iman dan
ketaatan.
HASIL kalau ada iman dan
ketaatan:
- Matius 7: 24-25
7:24 "Setiap orang yang
mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang
bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.
7:25 Kemudian turunlah hujan
dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu
tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.
= kita menjadi kehidupan
yang tahan uji, tahan banting menghadapi apapun juga. Dan kita
tidak putus asa/kecewa, tapi hanya berharap sepenuh pada Tuhan dan
berpegang teguh pada ajaran yang benar, apapun resikonya.
- Tuhan yang akan
menyelesaikan segala sesuatu.
Tapi kalau tidak taat, justru akan menambah masalah.
- Daniel 12: 3
12:3 Dan orang-orang bijaksana
akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak
orang kepada kebenaran seperti bintang-bintang, tetap untuk
selama-lamanya.
= kita dipakai sebagai
bintang yang bercahaya untuk menyinari kehidupan yang belum
selamat dengan injil keselamatan dan menyinari kehidupan yang sudah
selamat dengan injil kemuliaan.
Beriman dan taat= bijaksana.
- Wahyu 21: 2
21:2 Dan aku melihat kota yang
kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias
bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.
= menjadi
manusia baru yang sempurna seperti Yesus= menjadi mempelai
wanita Tuhan.
Wahyu 21: 9-10
21:9 Maka datanglah seorang dari
ketujuh malaikat yang memegang ketujuh cawan, yang penuh dengan ketujuh
malapetaka terakhir itu, lalu ia berkata kepadaku, katanya: "Marilah ke
sini, aku akan menunjukkan kepadamu pengantin perempuan, mempelai Anak
Domba."
21:10 Lalu, di dalam roh ia
membawa aku ke atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi dan ia
menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun dari sorga,
dari Allah.
Kota Yerusalem baru (mempelai wanita) ini ditampilkan sebagai kota di
atas gunung.
Artinya, ada kaitan dengan gunung penyembahan, sebab Yesus juga
ditampilkan di atas gunung (Matius 17:
1-2).
17:1 Enam hari kemudian Yesus
membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan
mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri
saja.
17:2 Lalu Yesus berubah rupa di
depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya
menjadi putih bersinar seperti terang.
Jadi, kita harus sungguh-sungguh dan gemar dalam doa penyembahan.
Kalau kita mau menjadi mempelai wanita, harus banyak menyembah Tuhan.
Doa penyembahan adalah proses
penyaliban daging, sehingga kita bisa memandang wajah Tuhan dan
mengalami sinar kemuliaan Tuhan untuk membaharui kita dari manusia
daging menjadi manusia baru sedikit demi sedikit.
Wahyu
21: 11
21:11 Kota itu penuh dengan kemuliaan
Allah dan cahayanya sama seperti permata yang paling indah, bagaikan permata yaspis, jernih seperti kristal.
Tanda keubahan mempelai wanita adalah
seperti permata
yaspis dan jernih seperti kristal.
'permata yaspis'= kerinduan
yang menyala-nyala= setia berkobar-kobar dan dapat dipercaya
dalam
segala hal.
1 Timotius 3: 11
3:11 Demikian pula isteri-isteri
hendaklah orang terhormat, jangan pemfitnah, hendaklah dapat menahan
diri dan dapat dipercayai dalam segala hal.
'jernih seperti kristal'=:
- jujur.
Kejujuran ini dimulai dari soal pengajaran. Dan ini merupakan ukuran
kejujuran dari mempelai wanita.
Kalau sudah jujur dalam pengajaran, pasti jujur dalam segala hal.
- iman yang tulus ikhlas.
Iman
dan kejujuran, itu artinya kita sedang memandang Wajah yang
bersinar
seperti matahari (memandang kemuliaan Tuhan) dan sinar kemuliaan
Allah akan disinarkan kepada kita.
Hasilnya:
- Keluaran 16: 7-8= Tuhan mampu memelihara kehidupan kita
secara ajaib.
16:7 Dan besok pagi kamu melihat kemuliaan
TUHAN, karena Ia telah mendengar sungut-sungutmu kepada-Nya.
Sebab, apalah kami ini maka kamu bersungut-sungut kepada kami?"
16:8 Lagi kata Musa: "Jika memang
TUHAN yang memberi kamu makan daging pada waktu petang dan makan roti
sampai kenyang pada waktu pagi, karena TUHAN telah mendengar
sungut-sungutmu yang kamu sungut-sungutkan kepada-Nya -- apalah kami
ini? Bukan kepada kami sungut-sungutmu itu, tetapi kepada TUHAN."
- Yohanes 11: 39-40, 44= Tuhan mampu membangkitkan bangkai-bangkai
yang busuk= Tuhan mampu menyelesaikan semua masalah yang sudah
mustahil, yang sudah jadi bangkai bagi kita.
11:39 Kata Yesus: "Angkat batu
itu!" Marta, saudara orang yang meninggal itu, berkata kepada-Nya:
"Tuhan, ia sudah berbau, sebab sudah empat hari ia mati."
11:40 Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu:
Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?"
11:44 Orang yang telah mati itu
datang ke luar, kaki dan tangannya masih terikat dengan kain kapan dan
mukanya tertutup dengan kain peluh. Kata Yesus kepada mereka: "Bukalah
kain-kain itu dan biarkan ia pergi."
- 1 Petrus 4: 14= Tuhan sanggup memberikan kebahagiaan di
tengah penderitaan.
4:14 Berbahagialah kamu, jika
kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada
padamu.
Kalau
masih mengomel dalam penderitaan, itu artinya belum jadi manusia baru.
Kalau
kita sudah bisa berbahagia dalam penderitaan, kita akan terus
diubahkan sampai tidak ada lagi setetespun air mata.
Tuhan
memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|