|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Doa Surabaya, 16 Februari 2011 (Rabu Sore)
Disertai
dengan puasa Matius
26: 12 26:12.
Sebab dengan mencurahkan minyak itu ke tubuh-Ku, ia membuat suatu
persiapan
untuk penguburan-Ku.
ay.
1-5= berita tentang... Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 29 Mei 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:26-28 14:26 Sesudah mereka menyanyikan nyanyian pujian, pergilah mereka ke... Ibadah Raya Malang, 11 Januari 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:29-30, keadaan pada masa kedatangan Tuhan kedua kali:Terjadi kegoncangan dan kegelapan di... Ibadah Raya Malang, 09 Januari 2011 (Minggu Pagi)
Matius 25:31-34 25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 25 Juli 2011 (Senin Sore)
Matius 26: 26-28 26:26. Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu... Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 23 Desember 2008 (Selasa Pagi)
Seorang hamba Tuhan atau pelayan Tuhan harus berada dalam sistem penggembalaan. Di dalam sistem penggembalaan,... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 01 Maret 2012 (Kamis Sore)
Matius 26:57-68 adalah tentang SAKSI dan KESAKSIAN.
Ada 2 macam saksi dan... Ibadah Persekutuan Kartika Malang III, 01 Juli 2009 (Rabu Sore)
Lukas 23:43. Tema kebaktian persekutuan tubuh Kristus kali ini adalah KEMBALI KE... Ibadah Raya Malang, 16 Mei 2010 (Minggu Pagi)
Matius 25:1,13 25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis,... Ibadah Doa Surabaya, 24 Desember 2008 (Rabu Sore)
Matius 24: 29
= keadaan pada saat kedatangan Tuhan yang kedua kali, yaitu terjadi kegoncangan dan... Ibadah Persekutuan Papua III, 03 Maret 2010 (Rabu Sore)
Ibrani 4: 12
1 Petrus 1: 24-25 = 2 makanan... Ibadah Tutup dan Buka Tahun, 31 Desember 2010 (Jumat Malam)
Matius 25:31-34 25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka... Ibadah Raya Surabaya, 10 Juli 2011 (Minggu Sore)
Matius
26: 23-25 26:23.
Ia menjawab: "Dia yang bersama-sama dengan Aku mencelupkan
tangannya ke dalam pinggan ini, dialah yang... Ibadah Kaum Muda Remaja, 19 Maret 2011 (Sabtu Sore)
Hal ke-6 yang kena mengena dengan sengsara Yesus: sengsara salib mengenai kematian-Nya
Markus 15:38 15:38 Ketika itu... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 20 September 2010 (Senin Sore)
SIKAP TUHAN TERHADAP TALENTA Matius 25: 19 25:19. Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 02 Oktober 2011 (Minggu Sore)
Matius
26: 36-46=
GETSEMANE. \'Getsemane\'=
tempat
pemerasan daging. Di
Getsemane, Yesus
mengalami pemerasan daging
(sengsara daging tanpa dosa= percikan darah). Di akhir jaman,
gereja
Tuhan/pengikut-pengikut
Yesus juga harus mengalami pemerasan
daging
(sengsara daging bersama Yesus), sebab kalau Kepala mengalami
sengsara, tubuh juga harus mengalami sengsara. Gereja
Tuhan akan menghadapi sengsara dalam bentuk:
-
sengsara daging untuk ibadah pelayanan,
-
sengsara daging karena Firman Tuhan,
-
sengsara daging karena penindasan,
-
fitnahan,
-
ketidak adilan,
-
penangkapan-penangkapan, dsb.
Ini
sama dengan masuk PRA
ANIAYA ANTIKRIS. Pra
aniaya antikris tidak bisa ditanggulangi dengan kekuatan dari dunia,
tetapi HANYA
LEWAT BERJAGA-JAGA DAN BERDOA
(sudah diterangkan pada Ibadah
Doa Surabaya, 14 September 2011).
Matius
26: 40-41 26:40.
Setelah itu Ia kembali kepada murid-murid-Nya itu dan mendapati
mereka sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: \"Tidakkah
kamu sanggup berjaga-jaga
satu jam
dengan Aku? 26:41. Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu
jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging
lemah.\"
Salah
satu bentuknya adalah DOA
PENYEMBAHAN 1 JAM. Kita
sudah mempelajari kegunaan doa penyembahan 1 jam (diterangkan pada
Ibadah
Raya Surabaya, 25 September 2011).
Wahyu
18: 16-19 18:16.
mereka berkata: \"Celaka, celaka, kota besar, yang berpakaian
lenan halus, dan kain ungu dan kain kirmizi, dan yang dihiasi dengan
emas, dan permata dan mutiara, sebab dalam
satu jam
saja kekayaan sebanyak itu sudah binasa.\" 18:17. Dan setiap
nakhoda dan pelayar dan anak-anak kapal dan semua
orang yang mata
pencahariannya di laut,
berdiri jauh-jauh, 18:18. dan berseru, ketika mereka melihat asap
api yang membakarnya, katanya: \"Kota manakah yang sama dengan
kota besar ini?\" 18:19. Dan mereka menghamburkan debu ke atas
kepala mereka dan berseru, sambil menangis dan meratap, katanya:
\"Celaka, celaka, kota besar, yang olehnya semua orang, yang
mempunyai kapal di laut, telah menjadi kaya oleh barangnya yang
mahal, sebab dalam
satu jam
saja ia sudah binasa.
\'kota
besar\'=
babel. Apa yang ada dalam dunia, akan musnah dalam 1 jam. Sebab
itu, kita jangan bangga dengan apa yang kita miliki di dunia atau
sedih jika tidak memiliki sesuatu di dunia. Jadi, KITA
BERDOA 1 JAM SUPAYA KITA TIDAK TERSERET DAN BINASA BERSAMA
BABEL.
Salah
satu kehidupan yang terseret oleh babel adalah pelaut=
orang yang mata pencahariannya di laut. Secara
rohani, pelaut
ini berarti:
- manusia/anak
Tuhan yang hanya
sibuk mencari kebutuhan jasmani
saja di lautan dunia sampai tidak ada kesempatan untuk beribadah dan
melayani Tuhan.
- manusia/anak
Tuhan yang beribadah
dan melayani Tuhan, tetapi hanya sebagai profesi
atau mata pencaharian untuk mencukupi kebutuhan hidup
sehari-hari.
Atau beribadah
dan melayani untuk mendapatkan perkara-perkara jasmani.
Kalau
anak Tuhan seperti pelaut diatas, posisinya
seperti air laut yang selalu bergelora (tidak tenang
hidupnya).
Wahyu
17: 1, 5, 15 17:1.
Lalu datanglah seorang dari ketujuh malaikat, yang membawa ketujuh
cawan itu dan berkata kepadaku: \"Mari ke sini, aku akan
menunjukkan kepadamu putusan atas pelacur besar, yang duduk
di tempat yang banyak airnya. 17:5.
Dan pada dahinya tertulis suatu nama, suatu rahasia: \"Babel
besar,
ibu dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi.\" 17:15.
Lalu ia berkata kepadaku: \"Semua air yang telah kaulihat, di
mana wanita pelacur itu duduk, adalah bangsa-bangsa dan rakyat banyak
dan kaum dan bahasa.
\'tempat
yang banyak airnya\'=
air laut yang bergelora. Air laut yang bergelora= diduduki
oleh babel atau dipaksa menerima tabiat babel,
terutama kita bangsa kafir. Kebebasan daging seperti air laut yang
bergelora, itulah sasaran paling empuk bagi babel. Kalau hidup
kita digembalakan
(seperti air dimasukan ke gentong), kita
memang seperti di kekang, tapi babel
tidak bisa menduduki kita. DALAM
PENGGEMBALAAN, YANG DIKEKANG ADALAH DAGING KITA.
Kalau
kita memaksakan
kehendak daging, kita juga akan dipaksa oleh babel untuk menerima
tabiat babel
(diduduki oleh babel).
Amsal
7: 10-11 7:10.
Maka datanglah menyongsong dia seorang perempuan, berpakaian
sundal dengan hati licik; 7:11.
cerewet
dan liat
perempuan ini, kakinya
tak dapat tenang di rumah,
Tabiat
babel=
- tidak
dapat tenang di rumah.
\'rumah\':
- nikah
rumah tangga.
Tidak
dapat tenang di rumah tangga= selalu terjadi percekcokan dalam
rumah tangga.
- penggembalaan.
Tidak
tenang di penggembalaan= suka beredar-edar, sehingga bertemu dengan
singa. \'suara
singa\'=
suara asing atau nada-nada yang tidak sama dengan pengajaran yang
benar. Suka
beredar-edar
ini juga berarti tidak tenang dalam mendengar Firman penggembalaan
sampai tidak dengar-dengaran (sudah
dipaksa oleh babel). Kita
harus berhati-hati, sebab semakin dekat akhir tahun, semakin gencar
tahun pemisahan terjadi.
- pribadi
kita masing-masing.
Pribadi
kita tidak tenang karena ada iri hati, dendam, kepahitan, dsb (ada
sesuatu yang disembunyikan). Hati-hati!
JANGAN BUKA KESEMPATAN SEDIKITPUN PADA BABEL!
- \'berpakaian
sundal\'=
sundal=
kenajisan.
Ini
dimulai dari cara berpakaian. Sebab itu, dalam berpakaian juga
harus diperhatikan supaya tidak mempertontonkan
kedagingan. Persundalan ini juga termasuk dosa makan minum dan
kawin mengawinkan. Dosa-dosa
ini, semuanya dipaksakan oleh babel.
- \'hati
licik\'=
munafik=
di dalam dan diluar tidak sama atau antara perbuatan dan perkataan
tidak sama.
Yudas salah satu rasul Tuhan. Waktu di Getsemane,
semua murid lari, tetapi Yudas mencium Yesus. Kelihatannya, ia
mengasihi Tuhan, padahal tidak.
Karena itu, kita harus sama
baik di dalam gereja maupun diluar gereja.
- \'cerewet\'=
lalim/fasik.
Yesaya
26: 10 26:10.
Seandainya orang
fasik
dikasihani, ia tidak akan belajar apa yang benar; ia akan berbuat
curang di negeri di mana hukum berlaku, dan tidak akan melihat
kemuliaan TUHAN.
Fasik=
tidak bisa diatur, tidak tertib, suka mengkritik yang menjatuhkan.
- \'liat\'=
seperti tanah liat= keras
kepala/keras hati.
Artinya:
tidak mau dinasehati dengan nasihat yang benar. Orang semacam ini
sama dengan orang bebal. Dan
orang ini juga akan memberontak.
Kita
harus waspada, karena di akhir jaman, banyak anak Tuhan yang hidup
sebagai \"pelaut\".
DOA
PENYEMBAHAN 1 JAM PENTING SUPAYA KITA TIDAK MEWARISI TABIAT BABEL,
TETAPI MEWARISI TABIAT YESUS.
Tabiat
Yesus:
- sebagai
Raja
segala raja
(warna ungu).
Artinya: selalu
menang. Mazmur
20: 10 20:10.
Ya TUHAN, berikanlah
kemenangan kepada raja!
Jawablah kiranya kami pada waktu kami berseru!
Tabiat
raja= menang atas segala masalah dan menang atas dosa. Jangan sampai kita mudah terhalang dalam ibadah pelayanan! Kalau
menang atas dosa, kita akan menang atas masalah dan doa dijawab oleh
Tuhan.
Jangan
sampai kita menjadi imam yang lemah dan selalu jatuh dalam dosa!
- sebagai
Manusia
(warna merah).
Artinya:
- rela
sengsara untuk menolong orang lain
(seperti Yesus yang rela sengsara sampai mati dikayu salib),
- rela
sengsara untuk bisa beribadah melayani Tuhan
(Yesus mati dikayu salib supaya bangsa kafir bisa beribadah).
- sebagai
Anak
Allah
(warna putih).
Artinya: hidup
benar dan suci sampai sempurna.
- sebagai
Hamba
(warna biru laut).
Artinya: taat
dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara
(Yesus taat dengar-dengaran sampai mati dikayu salib).
Kalau
dibentuk garis, maka 4
tabiat Yesus ini akan membentuk salib
(tabiat Anak Allah dan Manusia membentuk garis vertikal, tabiat Hamba
dan Raja membentuk garis horizontal). Jadi, MENERIMA
TABIAT YESUS= MENERIMA KUASA SALIB YESUS.
Dan babel tidak bisa menjamah kita. Memang
sengsara bagi daging, tapi ada kuasa dibalik salib Tuhan.
Kalau
kita menerima salib Yesus, ada kuasa yang kita alami. Hasilnya:
- Keluaran
14: 16, 21-22
14:16.
Dan engkau, angkatlah
tongkatmu
dan ulurkanlah tanganmu ke atas laut dan belahlah airnya, sehingga
orang Israel akan berjalan dari tengah-tengah laut di tempat
kering. 14:21. Lalu Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, dan
semalam-malaman itu TUHAN menguakkan air laut dengan perantaraan
angin timur yang keras, membuat laut itu menjadi tanah kering; maka
terbelahlah
air itu. 14:22.
Demikianlah orang Israel berjalan dari tengah-tengah laut di tempat
kering; sedang di kiri dan di kanan mereka air itu sebagai tembok
bagi mereka.
\'tongkat
kayu yang dipegang Musa\'=
salib Tuhan. Seringkali kita tidak percaya saat disuruh memegang
salib Tuhan.
Hasil pertama: terjadi
mujizat secara jasmani
(laut Kolsom terbelah). Artinya:
- ada
jalan keluar
dari segala masalah sampai yang mustahil,
- Tuhan
sanggup memelihara kehidupan kita
secara ajaib ditengah kemustahilan,
- Tuhan
memberikan masa depan yang indah dan bahagia.
- Lukas
23: 40-43
23:40.
Tetapi yang seorang menegor dia, katanya: \"Tidakkah engkau
takut, juga tidak kepada Allah, sedang engkau menerima hukuman yang
sama? 23:41. Kita
memang selayaknya dihukum,
sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita,
tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah.\" 23:42.
Lalu ia berkata: \"Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau
datang sebagai Raja.\" 23:43. Kata Yesus kepadanya: \"Aku
berkata kepadamu, sesungguhnya
hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam
Firdaus.\"
Hasil kedua: terjadi
mujizat secara rohani. Artinya:
dari suasana kutukan diubahkan menjadi suasana Firdaus. Suasana
kutukan=
suasana penderitaan, kegagalan, ketakutan dan kebinasaan.
Kutukan
bisa menjadi Firdaus kalau
kita mengalami mujizat keubahan hidup
yaitu keubahan dari manusia jasmani menjadi manusia rohani (dari buli-buli tanah liat menjadi buli-buli emas), mulai
dari mengaku dosa dan tinggalkan dosa-dosa. Dan
hari ini juga, SUASANA
KUTUKAN MENJADI SUASANA FIRDAUS.
Sampai
satu waktu, saat Yesus datang kembali, kita mengalami penyaliban
daging sepenuhnya dan kita diubahkan jadi sama mulia dengan Tuhan
sampai masuk ke Yerusalem Baru.
Tuhan memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|