gereja pantekosta tabernakel kristus kasih malang surabaya
English Language
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 05 Desember 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13:33-37 Nubuat ke-7: tentang berjaga-jaga.
Perumpamaan orang yang pergi jauh menunjuk kepada...

Ibadah Doa Surabaya, 16 Maret 2011 (Rabu Sore)
Disertai dengan puasa
Berpuasa merupakan salah satu bentuk ibadah yang diajarkan dan diteladankan oleh Tuhan Yesus sendiri.

Yesus sebagai Kepala...

Ibadah Raya Malang, 10 April 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:6-13 menunjuk pada PERSIAPAN PASKAH.

Matius 26:12
26:12 Sebab dengan mencurahkan minyak itu ke tubuh-Ku, ia membuat suatu persiapan untuk penguburan-Ku.

Persiapan Paskah...

Ibadah Doa Surabaya, 11 Januari 2012 (Rabu Sore)
Matius 26: 57-68
INI TENTANG SAKSI DAN KESAKSIAN.

Ada 2 macam saksi dan kesaksian, yaitu:
Saksi yang palsu/saksi dusta.
Saksi yang benar.
Malam ini kita masih...

Ibadah Raya Malang, 25 Juli 2010 (Minggu Pagi)
Matius 25:8-13
25:8 Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada...

Ibadah Doa Surabaya, 26 November 2008 (Rabu Sore)
Matius 24: 28 -> sikap gereja Tuhan untuk menanti kedatangan Tuhan kedua kali,...

Ibadah Doa Surabaya, 05 Mei 2010 (Rabu Sore)

Pembicara: Sdr. Budiman Tampubolon

Matius 25: 1, 13
25:1 "Pada waktu itu hal...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 27 Februari 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:10-11.
Yudas bersekutu dengan imam-imam yang bertentangan dengan Tuhan, ini menunjuk pada persekutuan...

Ibadah Doa Surabaya, 20 Januari 2010 (Rabu Sore)
Matius 24: 45-51
Berjaga-jaga dikaitkan dengan waktu kedatangan Tuhan yang tidak diduga waktunya, yaitu:
ay. 45-47=...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 01 Oktober 2011 (Sabtu Sore)
Tema kunjungan di Siantar: 25 dan 50

Malam ini kita membahas angka 50.

Ibadah Doa Malang, 18 November 2008 (Selasa Sore)
Matius 24: 29 -> Keadaan pada masa kedatangan Yesus ke 2x.
Yaitu :...

Ibadah Raya Malang, 29 Mei 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:14-16
26:14. Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala.
26:15...

Ibadah Raya Surabaya, 23 November 2008 (Minggu Sore)
Matius 24: 28 -> sikap gereja Tuhan untuk menantikan kedatangan Yesus kedua kali,...

Ibadah Persekutuan Tubuh Kristus Medan II, 26 Oktober 2010 (Selasa Sore)
Wahyu 19:9
19:9. Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 28 Oktober 2010 (Kamis Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Matius 6:25-34
6:25. "Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang...


TRANSKRIP LENGKAP

Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Rabu Sore, 16 November 2011)
Tayang: 09 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Rabu Pagi, 16 November 2011)
Tayang: 02 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Selasa Sore, 15 November 2011)
Tayang: 19 November 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis, 20 Desember 2007)
Tayang: 19 November 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 18 Desember 2007)
Tayang: 04 November 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 Oktober 2011)
Tayang: 02 November 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 04 September 2011)
Tayang: 02 November 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 Agustus 2011)
Tayang: 02 November 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 16 Desember 2007)
Tayang: 02 November 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 09 Desember 2007)
Tayang: 20 Oktober 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 02 Desember 2007)
Tayang: 16 Oktober 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis, 29 November 2007)
Tayang: 14 Oktober 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 08 Agustus 2010 (Minggu Sore)

Matius 25: 14-30 25:14. "Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka.
25:15. Yang seorang diberikannya
lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat.

ay. 14-30= perumpamaan tentang talenta.
ay. 14= 'harta'= talenta. Artinya: Tuhan mempercayakan harta Surga yang suci (talenta) kepada manusia berdosa= KEMURAHAN TUHAN.

ay. 15= 'masing-masing menurut kesanggupannya'= Tuhan memberikan talenta berdasarkan kesanggupan kita masing-masing. Ini menunjuk KEADILAN TUHAN.
Artinya: semua manusia bisa melayani Tuhan.

Jadi, kalau kita mendapat kepercayaan Tuhan untuk beribadah dan melayani Tuhan, itu adalah kemurahan dan keadilan Tuhan.

3 macam talenta (sudah diterangkan pada ibadah Senin yang lalu):
  1. 5 talenta= bertobat
  2. 2 taltenta= menabur dan menuai
  3. 1 talenta= menanti kedatangan Tuhan kedua kali.
Malam ini kita membahas ayat 16-23
25:16. Segera pergilah hamba yang menerima lima talenta itu. Ia menjalankan uang itu lalu beroleh laba lima talenta.
25:17. Hamba yang menerima dua talenta itupun berbuat demikian juga dan berlaba dua talenta.
25:18. Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali lobang di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya.
25:19. Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan perhitungan dengan mereka.
25:20. Hamba yang menerima lima talenta itu datang dan ia membawa laba lima talenta, katanya: Tuan, lima talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba lima talenta.
25:21. Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang
baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
25:22. Lalu datanglah hamba yang menerima dua talenta itu, katanya: Tuan, dua talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba dua talenta.
25:23. Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang
baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

SIKAP TERHADAP TALENTA
Sikap ini ada yang positif (5 dan 2 talenta) dan negatif (diwakili 1 talenta).

Sikap yang positif terhadap jabatan pelayanan dan karunia-karunia Roh Kudus:
  1. ay. 21, 23= setia dan baik.
    SETIA= tidak terhalang oleh apapun.
    Setia dan baik ini tidak boleh dipisahkan, tapi harus berjalan bersama-sama.

    Roma 12: 17, 21
    12:17. Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang!
    12:21. Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!


    Istilah BAIK adalah melakukan perbuatan-perbuatan baik/perbuatan kebajikan, paling sedikit: tidak merugikan orang lain (ay. 17), bahkan bisa membalas kejahatan dengan kebaikan (ay. 21).

    Matius 25: 21
    25:21. Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

    Hasil kalau baik dan setia adalah kebahagiaan Surga (kebahagiaan yang tidak bisa dipengaruhi oleh apapun di bumi).

  2. Lukas 12: 41-44
    12:41. Kata Petrus: "Tuhan, kamikah yang Engkau maksudkan dengan perumpamaan itu atau juga semua orang?"
    12:42. Jawab Tuhan: "Jadi, siapakah
    pengurus rumah yang setia dan bijaksana yang akan diangkat oleh tuannya menjadi kepala atas semua hambanya untuk memberikan makanan kepada mereka pada waktunya?
    12:43. Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.
    12:44. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya.


    Sikap kedua adalah setia dan bijaksana.
    Sikap ini dimulai dari seorang gembala, yaitu setia dan bijaksana dalam memberi makan sidang jemaat kearah kedewasaan tepat pada waktunya.

    Setelah itu diikuti oleh pelayan-pelayan lain yang juga harus setia dan bijaksana.
    Setia dan bijaksana ini juga tidak bisa dipisahkan satu sama lain.

    BIJAKSANA= tahu batas, terutama dalam perkataan-perkataan, pergaulan, cara berpakaian dan sebagainya.
    Artinya: membatasi pada perkataan hyang membawa berkat.

    Matius 7: 24
    7:24. "Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.

    BIJAKSANA juga berarti taat dengar-dengaran pada Firman.
    Dalam pelayanan, semua diatur oleh Kepala (Firman). Kalau kita tidak taat pada Firman, Tuhan tidak akan mengenal kita.

    1 Petrus 1: 22
    1:22. Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.

    Kalau kita bijaksana dan taat dengar-dengaran, kita bisa hidup suci.
    Jadi, melayani itu harus dengan KESUCIAN.

    Kalau kesucian meningkat, pelayanan akan meningkat. Tapi kalau kesucian menurun, pelayanan itu juga akan menurun.
    Dengan taat dengar-dengaran, kita juga bisa melayani dengan saling mengasihi dalam kasih yang tulus ikhlas.

    Jadi, pelayanan kita harus disertai dengan kesucian dan kasih tulus ikhlas.
    Pelayanan ini dimulai dari dalam rumah tangga.

    Lukas 12: 43-44
    12:43. Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.
    12:44. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan
    mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya.

    Hasil setia dan bijaksana: diangkat Tuhan menjadi pengawas segala milikNya.

    Milik Tuhan:
    • perpuluhan dan persembahan khusus.
      Perpuluhan= pengakuan bahwa kita SUDAH DIBERKATI oleh Tuhan.
      Artinya: kita hidup dari perpuluhan yang kita berikan pada Tuhan.

      Kejadian 28: 22
      28:22. Dan batu yang kudirikan sebagai tugu ini akan menjadi rumah Allah. Dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu."

      = pengakuan dari Yakub.

    • rumah Tuhan= penyembahan. Kita bisa menyembah Tuhan, sehingga tidak jatuh dalam penyembahan berhala (ikatan akan uang).
    • Mempelai wanita yang tidak bisa diganggu gugat.

    Jadi, kalau kita setia dan bijaksana, kita bisa mencapai hasil menjadi mempelai wanita Tuhan.

  3. 2 Timotius 1: 6
    1:6. Karena itulah kuperingatkan engkau untuk mengobarkan karunia Allah yang ada padamu oleh penumpangan tanganku atasmu.

    Roma 12: 11
    12:11. Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.

    Sikap ketiga: setia dan berkobar-kobar.
    Kita harus mengorbankan yang jasmani untuk bisa berkobar-kobar dalam pelayanan. Jangan korbankan yang rohani!
Jadi, pelayan Tuhan yang setia dan baik, suci, dan berkobar-kobar, sama dengan PELAYAN BAGAIKAN NYALA API.

Ibrani 1: 7
1:7. Dan tentang malaikat-malaikat Ia berkata: "Yang membuat malaikat-malaikat-Nya menjadi badai dan pelayan-pelayan-Nya menjadi nyala api."

Pelayan Tuhan yang bagaikan nyala api, inilah yang dicari oleh Tuhan.

Daniel 7: 9
7:9. Sementara aku terus melihat, takhta-takhta diletakkan, lalu duduklah Yang Lanjut Usianya; pakaian-Nya putih seperti salju dan rambut-Nya bersih seperti bulu domba; kursi-Nya dari nyala api dengan roda-rodanya dari api yang berkobar-kobar;

Tahta Tuhan ini dari nyala api.
Jadi, pelayan Tuhan yang bagaikan nyala api, itu MENJADI TAHTA TUHAN.
Kalau menjadi tahta Tuhan, itu sudah merupakan hal yang luar biasa.

Yesaya 6: 1
6:1. Dalam tahun matinya raja Uzia aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci.

Sebagai tahta Tuhan, kita mendapat ujung jubah Tuhan.

Kalau ada ujung jubah Tuhan, hasilnya:
  • kita mengalami perlindungan dan pemeliharaan secara langsung dari Tuhan ditengah kesulitan dunia hari-hari ini.

  • ujung jubah Tuhan memperindah hidup kita sampai masa depan kita.

    Keluaran 28: 33
    28:33. Pada ujung gamis itu haruslah kaubuat buah delima dari kain ungu tua, kain ungu muda dan kain kirmizi, pada sekeliling ujung gamis itu, dan di antaranya berselang-seling giring-giring emas,

    = pada ujung jubah imam besar, ada buah delima berselang seling dengan emas, sehingga terlihat indah.

    Kalau kita sungguh-sungguh dalam ibadah pelayanan, ujung jubah Tuhanlah yang akan menata kehidupan kita.

  • ujung jubah Tuhan mengadakan mujizat.

    Markus 5: 25-28
    5:25. Adalah di situ seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan.
    5:26. Ia telah berulang-ulang diobati oleh berbagai tabib, sehingga telah dihabiskannya semua yang ada padanya, namun sama sekali tidak ada faedahnya malah sebaliknya keadaannya makin memburuk.
    5:27. Dia sudah mendengar berita-berita tentang Yesus, maka di tengah-tengah orang banyak itu ia mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jubah-Nya.
    5:28. Sebab katanya: "
    Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh."

    Perempuan pendarahan disini adalah gambaran gereja Tuhan yang pendarahan 12 tahun (najis, busuk, hancur, perpecahan, pendeiritaan, kesusahan, ketakutan, kekuatiran dan air mata).
    Ini juga berarti lemah tak berdaya, dan permasalahannya makin buruk, sampai tidak terselesaikan.

    Mungkin keadaan kita semacam ini, yang kita butuhkan adalah menjamah ujung jubah Tuhan.

    Untuk bisa menjamah ujung jubah Tuhan ini dengan cara MEMPERBAIKI dulu ibadah pelayanan kita. Dan mujizat akan terjadi.

    Mujizat rohani dan jasmani bisa kita alami.

    Markus 5: 33
    5:33. Perempuan itu, yang menjadi takut dan gemetar ketika mengetahui apa yang telah terjadi atas dirinya, tampil dan tersungkur di depan Yesus dan dengan tulus memberitahukan segala sesuatu kepada-Nya.

    Mujizat rohani, yaitu takut dan gemetar pada Tuhan. Artinya: membenci dosa.

    Amsal 8: 13
    8:13. Takut akan TUHAN ialah membenci kejahatan; aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat.

    Orang yang berbuat dosa, ia sedang menantang Tuhan.
    Membenci dosa ini dimulai dengan mengaku dosa terlebih dahulu dan tidak diulangi lagi, sampai membenci dusta.

    Wahyu 14: 7
    14:7. dan ia berseru dengan suara nyaring: "Takutlah akan Allah dan muliakanlah Dia, karena telah tiba saat penghakiman-Nya, dan sembahlah Dia yang telah menjadikan langit dan bumi dan laut dan semua mata air."

    Takut akan Tuhan juga berarti: mulut kita memuliakan dan menyembah Tuhan.

    Kalau mujizat yang rohani terjadi, yang jasmani juga terjadi. Perempuan ini disembuhkan. Artinya: apa yang sudah busuk, akan dipulihkan kembali dan apa yang mustahil menjadi tidak mustahil.

    Dan saat Tuhan datang kembali, mujizat terakhir, kita diubahkan jadi sama mulia dengan Tuhan dan terangkat di awan-awan yang permai.
Sebab itu, hari-hari ini, jangan kita main-main dalam ibadah pelayanan. Sebab untuk itu, Yesus harus mati dikayu salib.
Dan biarlah sikap kita adalah sikap yang positif.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 07:15 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:15 (Ibadah Kaum Wanita)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 16:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 17:45 (Ibadah Raya)
Senin jam 17:45 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 18:00 (Ibadah Doa Penyembahan)

IBADAH KUNJUNGAN

21-23 Februari 2012 (Ibadah Kunjungan ke Sorowako)
Maret 2012 (Ibadah Kunjungan ke Teluk Bintuni, Papua Barat)
19-20 April 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ciawi)
24-27 April 2012 (Ibadah Kunjungan ke Medan + Reuni Lempinel)
Mei 2012 (Ibadah Kunjungan ke Sumba)
Juni 2012 (Kunjungan ke Israel)
Juli 2012 (Ibadah Persekutuan di Malang)
Juli 2012 (Ibadah Kunjungan ke Medan)
Agustus 2012 (Ibadah kunjungan ke Makasar)
September 2012 (Ibadah Kunjungan ke Pendolo-Tentena)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top