|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Doa Malang, 26 Januari 2010 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding
Matius 6:9-10, doa Bapa Kami yang diajarkan Tuhan kepada... Ibadah Doa Puasa Session II Malang, 17 Maret 2009 (Selasa Siang)
Keluaran
15:22-27 dalam Tabernakel menunjuk pada Pintu Kemah, yaitu baptisan Roh... Ibadah Doa Surabaya, 15 April 2009 (Rabu Sore)
Matius 24: 31= sangkakala yang dasyat bunyinya= Firman penggembalaan.
Yohanes 10: 3-5 Mulai sekarang kita harus banyak... Ibadah Persekutuan Tubuh Kristus Kartika Graha III, 29 April 2010 (Kamis Sore)
Yohanes 1:29 Tema: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia."
Ini merupakan... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 12 Juli 2010 (Senin Sore)
Matius
25: 8-13 25:8.
Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijaksana:
Berikanlah
kami sedikit dari minyakmu itu, sebab pelita... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 07 Januari 2010 (Kamis Sore)
Matius 24:43-44, kita harus berjaga-jaga supaya tidak masuk penghukuman... Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 05 Juni 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:32-36 14:32. Lalu sampailah Yesus dan murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama Getsemani.... Ibadah Doa Malang, 05 Januari 2010 (Selasa Sore)
digabung dengan Ibadah Doa Puasa Session III
Matius 24:43-44, kita... Ibadah Doa Surabaya, 11 Mei 2011 (Rabu Sore)
Disertai
dengan puasa 2
Tawarikh 20: 1-3, 12 20:1.
Setelah
itu bani Moab dan bani Amon datang berperang melawan Yosafat
bersama-sama sepasukan... Ibadah Doa Malam Session I Malang, 11 Oktober 2011 (Selasa Malam)
Yakobus 5:16-18 5:16 Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.... Ibadah Raya Surabaya, 31 Mei 2009 (Minggu Sore)
Efesus 4: 15
Tema ibadah di Manado 26-28 Mei 2009: "BERTUMBUH KE ARAH YESUS YANG ADALAH... Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 13 Maret 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:12 Hari raya paskah ditandai dengan 2 hal: Hari raya... Ibadah Persekutuan Medan I, 22 Juni 2010 (Selasa Pagi)
Wahyu 19: 9 19:9. Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin... Ibadah Doa Malang, 15 September 2009 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding
Matius 6:1-4, memberi adalah suatu ibadah, bukan sekedar perbuatan... Ibadah Doa Malang, 05 April 2011 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III
Matius 26:6-13 berbicara...
TRANSKRIP LENGKAP
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Rabu Sore, 16 November 2011)
Tayang: 09 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Rabu Pagi, 16 November 2011)
Tayang: 02 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 15 November 2011)
Tayang: 19 November 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 20 Desember 2007)
Tayang: 19 November 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 18 Desember 2007)
Tayang: 04 November 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa Surabaya (Rabu, 19 Oktober 2011)
Tayang: 02 November 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum Surabaya (Minggu Sore, 04 September 2011)
Tayang: 02 November 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study Surabaya (Senin, 29 Agustus 2011)
Tayang: 02 November 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 16 Desember 2007)
Tayang: 02 November 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 09 Desember 2007)
Tayang: 20 Oktober 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 02 Desember 2007)
Tayang: 16 Oktober 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 29 November 2007)
Tayang: 14 Oktober 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 15 Agustus 2010 (Minggu Sore)
Matius
25: 21 25:21.
Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai
hambaku yang baik
dan setia;
engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu
tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam
kebahagiaan tuanmu.
ay.
14-15= jika kita bisa beribadah dan melayani Tuhan, itu adalah
KEMURAHAN dan KEADILAN Tuhan bagi kita (sudah diterangkan). ay.
16-30= sikap terhadap talenta/jabatan pelayanan dan karunia Roh
Kudus.
SIKAP
TERHADAP TALENTA Sikap
ini ada yang positif (5 dan 2 talenta) dan negatif (diwakili 1
talenta).
Sikap yang positif terhadap talenta (sudah
dijelaskan pada ibadah sebelumnya):
-
setia dan baik (ay. 21),
-
setia dan bijaksana,
-
setia dan berkobar-kobar,
-
setia dan benar,
-
setia dan tulus ikhlas/jujur.
Malam
ini, kita pelajari SIKAP
NEGATIF
terhadap jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus (diwakili oleh hamba
yang menerima 1 talenta).
Matius
25: 18-19, 24-26 25:18.
Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali lobang
di dalam tanah lalu menyembunyikan
uang tuannya. 25:19.
Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan
perhitungan dengan mereka. 25:24.
Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata:
Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di
tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di
mana tuan tidak menanam. 25:25. Karena itu aku takut dan pergi
menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah
kepunyaan tuan! 25:26. Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba
yang jahat
dan malas,
jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak
menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam?
Sikap
negatif disini adalah: pasif (jahat dan malas). ay.
19= ada perhitungan kalau kita tidak melayani dengan benar. Dan ini
terjadi saat Tuhan datang kembali kedua kali.
Sebenarnya, yang
membedakan talenta ini hanya manusia.
Matius
25: 20-23 25:20.
Hamba yang menerima lima talenta itu datang dan ia membawa laba lima
talenta, katanya: Tuan, lima talenta tuan percayakan kepadaku; lihat,
aku telah beroleh laba lima talenta. 25:21. Maka kata tuannya itu
kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan
setia; engkau telah setia dalam perkara
kecil,
aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar.
Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu. 25:22. Lalu
datanglah hamba yang menerima dua talenta itu, katanya: Tuan, dua
talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba dua
talenta. 25:23. Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali
perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia
memikul tanggung jawab dalam perkara
yang kecil,
aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar.
Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
ay.
21, 23= 5 dan 2 talentapun, dimata Tuhan adalah perkara kecil. Jadi,
dihadapan
Tuhan, 5, 2 atau 1 talenta sama-sama KECIL, artinya:
- semua
pelayanan bernilai sama di hadapan Tuhan
dan upahnya juga sama.
- selalu
dapat dilakukan atau tidak
ada alasan untuk tidak melakukannya.
Tinggal mau atau tidak untuk melakukan.
- supaya
kita mengecilkan diri/merendahkan diri= jangan
ada yang dibanggakan atau merasa minder.
Kalau
sudah mulai timbul kebanggaan atau merasa minder, maka nilai
rohaninya mulai hilang dan upahnya juga akan hilang.
Sebenarnya,orang
yang memiliki 1 talenta ini (terkecil dari yang kecil) sudah berada
di dalam rumusnya Surga, sebab yang 1 talenta ini sudah kecil dan
untuk masuk Surga harus mengecilkan diri seperti anak
kecil/bayi. Dengan kata lain, yang meendapat 1 talenta ini
mendapat kesempatan yang sebesar-besarnya untuk masuk dalam rumus
kerajaan Surga.
Markus
10: 13-16 10:13.
Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia menjamah
mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu. 10:14.
Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka:
"Biarkan
anak-anak itu
datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab
orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah. 10:15.
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut
Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke
dalamnya." 10:16. Lalu Ia memeluk anak-anak itu dan sambil
meletakkan tangan-Nya atas mereka Ia memberkati mereka.
ay.
16= posisi anak kecil secara rohani, yaitu ada di dalam pelukan
Tangan Yesus. Proses
dari besar menjadi kecil, inilah yang paling susah, sebab ini
membutuhkan penyaliban daging.
Proses
menjadi seperti anak kecil/bayi rohani:
- bertobat
dan lahir baru.
1
Petrus 2: 1-2 2:1.
Karena itu buanglah
segala kejahatan,
segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan
fitnah. 2:2. Dan jadilah
sama seperti bayi yang baru lahir,
yang selalu ingin
akan air susu yang murni dan yang rohani,
supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,
ay.1=
bertobat= membuang dosa dan kembali pada Tuhan, mulai dari:
- dosa
kejahatan (terikat pada uang= akar
dosa),
yang membuat anak Tuhan jadi kikir (tidak bisa memberi) dan serakah
(merampas haknya Tuhan dan hak sesama).
Kalau
akar ini belum dicabut, tidak mungkin ia bertobat.
- tipu
muslihat,
- kemunafikan,
- kedengkian,
- fitnah.
Tipu
muslihat, kemunafikan dan kedengkian, ini adalah tunas
dosa. Kalau
akar belum dicabut, tunas ini akan subur.
Fitnah= buah
dosa=
buah-buah bibir yang berdosa. Dan buah ini juga harus
dibuang.
ay. 2= lahir baru. Setelah bertobat, barulah kita
bisa lahir baru. Kelahiran baru ini kita perooleh lewat baptisan
air.
Roma
6: 4 6:4.
Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh
baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah
dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian
juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.
Orang
yang sudah bertobat (mati), itu harus dikubur! Dalam baptisan
air, kita dikuburkan bersama Yesus dan bangkit untuk hidup baru,
yaitu hidup
dalam kebenaran, tidak berbuat dosa lagi.
Ini
sudah seperti bayi yang tidak berbuat dosa. Dan tadi disebutkan
juga, bahwa bayi
juga merindu air susu yang murni dan rohani.
Artinya
sekarang adalah berpegang
pada Firman pengajaran yang benar dan dalam urapan Roh
Kudus!
Makanan
ini menentukan pertumbuhan kita. Kalau makanannya tidak rohani/tidak
benar, maka pertumbuhan kita juga tidak benar dan malah
sakit.
Mazmur
5: 13 5:13.
Sebab Engkaulah
yang memberkati orang benar,
ya TUHAN; Engkau memagari dia dengan anugerah-Mu seperti
perisai.
Hasil
hidup benar dan berpegang pada Firman pengajaran yang benar adalah
hidup
dalam gendongan Tangan anugerah Tuhan,
sehingga kita mengalami berkat, pemeliharaan dan perlindungan dari
Tuhan secara ajaib.
- Matius
11: 25, 28-30
11:25.
Pada waktu itu berkatalah Yesus: "Aku bersyukur kepada-Mu,
Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan
bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau
nyatakan kepada orang kecil. 11:28.
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku
akan memberi kelegaan kepadamu. 11:29. Pikullah kuk yang Kupasang
dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan
jiwamu akan mendapat ketenangan. 11:30. Sebab kuk yang Kupasang
itu enak dan beban-Kupun ringan."
Proses
kedua adalah belajar
pada Yesus di kayu salib.
Yaitu belajar
rendah hati dan lemah lembut.
Rendah
hati=
kemampuan untuk mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama dengan
sejujur-jujurnya. Dan jika diampuni, jangan berbuat dosa
lagi. Diatas kayu salib, Yesus rela menanggung dosa kita untuk
mengakui dosa seluruh umat manusia.
Lemah
lembut=
kemampuan untuk mengampuni dosa orang lain dan melupakannya. Diatas
kayu salib, Yesus berseru "Bapa, ampunilah mereka..."
Kalau
semua dosa sudah diselesaikan, maka kita sudah menjadi seperti
bayi. Yang
membuat beban berat dan letih lesu adalah dosa-dosa yang kita
pertahankan,baik
dosa sendiri yang tidak diakui maupun dosa orang lain yang tidak
diampuni.
Kalau semua
dosa kita sudah selesai,
maka empedu yang pahit itu sudah diminum Yesus diatas kayu salib dan
kita
mendapat ketenangan/kelegaaan dan damai sejahtera.
ay.
30= selain kelegaan, kita juga bisa merasakan semuanya
enak dan ringan. JANGAN
KITA JALAN SENDIRI!
Kalau kita masih merasa berat, berarti
ada dosa yang disembunyikan.
- mengalami
percikan darah=
penderitaan bersama Tuhan.
Salah satu contoh dialami oleh raja
Hizkia yang tidak mengalami apa-apa, tapi mendadak di vonis mati
oleh Tuhan. Dan saat itu, ia tidak marah, tapi menangis
keras-keras seperti bayi.
Kalau
kita mengalami sesuatu yang mustahil, maksud Tuhan adalah supaya
kita menangis seperti bayi. Saat
percikan darah, jangan salah menggunakan mulut
untuk menyalahkan orang lain atau lainnya, tapi HANYA
MENANGIS KEPADA TUHAN.
Yesaya
38: 1-5 38:1.
Pada hari-hari itu Hizkia jatuh sakit dan hampir mati. Lalu
datanglah nabi Yesaya bin Amos dan berkata kepadanya: "Beginilah
firman TUHAN: Sampaikanlah pesan terakhir kepada keluargamu, sebab
engkau akan mati, tidak akan sembuh lagi." 38:2. Lalu Hizkia
memalingkan mukanya ke arah dinding dan ia berdoa kepada
TUHAN. 38:3. Ia berkata: "Ah TUHAN, ingatlah kiranya, bahwa
aku telah hidup di hadapan-Mu dengan setia dan dengan tulus hati dan
bahwa aku telah melakukan apa yang baik di mata-Mu." Kemudian
menangislah
Hizkia dengan sangat. 38:4.
Maka berfirmanlah TUHAN kepada Yesaya: 38:5. "Pergilah dan
katakanlah kepada Hizkia: Beginilah firman TUHAN, Allah Daud, bapa
leluhurmu: Telah
Kudengar doamu dan telah Kulihat air matamu.
Sesungguhnya Aku akan memperpanjang hidupmu lima belas tahun
lagi,
Hizkia
sudah baik dan setia, tapi ia diijinkan menghadapi hal yang
mustahil. Saat menghadapi kemustahilan, biarlah kita hanya
menangis seperti bayi. Dan itu akan menarik
belas kasihan Tuhan kepada kita.
Dan
Tangan
kemurahan Tuhan akan menghapus segala kemustahilan.
Sampai kemustahilan yang tertinggi, Tuhan menjadikan kita sama mulia
dengan Tuhan saat Ia datang kembali kedua kali. Dan kita menjadi
mempelai wanita yang siap menyambut kedatanganNya. Kita
dipermuliakan bersama-sama dengan Tuhan.
Tuhan
memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|