|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 09 Oktober 2010 (Sabtu Sore)
Markus 15 dalam susunan Tabernakel terkena pada 7 percikan darah di atas tabut perjanjian, artinya... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 26 April 2012 (Kamis Sore)
Dari siaran tunda Ibadah Persekutuan Medan I (24 April 2012 Pagi)
Ibadah Natal Persekutuan di Semarang, 16 Desember 2011 (Jumat Sore)
TEMA: Tuhan datang untuk menghapus kemustahilan.
Lukas 1:37 1:37... Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 09 November 2010 (Selasa Siang)
Roma 12:1-2 12:1. Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu,... Ibadah Doa Surabaya, 06 Januari 2010 (Rabu Sore)
Matius 24: 43-44
Kita harus berjaga-jaga supaya tidak masuk hukuman bersama dunia,... Ibadah Raya Surabaya, 19 Oktober 2008 (Minggu Sore)
Matius 24: 15-25= Nubuat ke-4, tentang antikris.
ay. 21-25= keadaan pada masa antikris:
... Ibadah Raya Malang, 15 Januari 2012 (Minggu Pagi)
Matius 26:47-56 berjudul "Yesus ditangkap" dan masih terjadi di Taman Getsemani.
Di... Ibadah Doa Surabaya, 12 Januari 2011 (Rabu Sore)
Disertai dengan puasa Doa penyembahan adalah
proses perobekan daging. Kalau ditambah puasa, akan MEMPERCEPAT
proses perobekan daging sampai... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 08 Desember 2011 (Kamis Sore)
Matius 26:36-46 adalah tentang GETSEMANI.
Matius 26:36-37, 41
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 September 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pembaharuan/keubahan hidup ini bagaikan pohon ara yang melembut, bertunas dan... Ibadah Doa Malang, 30 Agustus 2011 (Selasa Sore)
Matius 26:24-25 menunjuk peringatan terakhir kepada Yudas Iskariot.
Yesus mengatakan bahwa Yudas Iskariot percuma/sia-sia dilahirkan ke... Ibadah Raya Surabaya, 28 Februari 2010 (Minggu Sore)
Matius
24: 51b
=
berjaga-jaga dikaitkan dengan kemunafikan.
Banyak yang harus kita
jaga di dunia ini, tapi lebih... Ibadah Persekutuan di Poso IV, 26 Mei 2011 (Kamis Pagi)
Tema:
"Ingatlah akan istri Lot!" Lukas
17: 32 17:32.
Ingatlah akan isteri Lot!
=
merupakan peringatan yang tegas/kuat kepada ORANG
YANG SUDAH SELAMAT,... Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 12 Juni 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:37-39 14:37 Setelah itu Ia datang kembali, dan mendapati ketiganya sedang tidur. Dan... Ibadah Kaum Muda Remaja, 23 Juli 2011 (Sabtu Sore)
Markus 16 adalah tentang Kebangkitan Yesus. Dalam Tabernakel, Markus 16 adalah tentang Sinar Kemuliaan.
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 16 Mei 2010 (Minggu Sore)
Matius
25: 1, 13
25:1. "Pada
waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil
pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki.
25:13.
Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun
akan saatnya."
ay. 1= Yesus akan datang
kembali dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria
Surga untuk mengangkat kita semua di awan-awan yang permai sampai
mengangkat kita ke tempat yang Dia sediakan bagi kita.
ay. 13=
kedatangan Yesus tidak diketahui waktunya. Oleh sebab itu,
gadis-gadis/gereja Tuhan harus selalu berjaga-jaga dan siap
sedia.
Yang harus disiapkan adalah PELITA harus tetap
menyala.
2 syarat supaya pelita tetap menyala:
- ay. 6= harus menerima kabar mempelai.
- ay. 3-4= harus memiliki minyak persediaan.
Kita
masih membahas bagian 1.
2
Korintus 4: 3-4
4:3. Jika Injil yang kami beritakan masih
tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,
4:4.
yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan
oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil
tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.
Kabar
Mempelai adalah Firman yang memberitakan tentang kedatangan Yesus
kedua kali untuk menyucikan dan menyempurnakan mempelai wanita untuk
siap menyambut kedatangan Tuhan kedua kali.
Dahulu, kita adalah
manusia yang harus dihukum mati selamanya. Tapi setelah menerima Firman
penginjilan, kita percaya Yesus dan diselamatkan, tidak dihukum
lagi.
Tetapi, seringkali sesudah selamat, kita tidak tahu apa
yang harus kita perbuat lagi dan tertidur rohaninya, sehingga
tertinggal saat Yesus datang kembali dan binasa bersama dengan dunia
ini.
Matius 25:
5-7
25:5.
Tetapi karena mempelai itu lama tidak datang-datang juga,
mengantuklah mereka semua
lalu tertidur.
25:6.
Waktu tengah malam
terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang!
Songsonglah dia!
25:7.
Gadis-gadis itupun bangun semuanya lalu membereskan pelita
mereka.
Dulu, dari sekian
banyak orang Israel yang keluar dari Mesir, yang sampai di Kanaan
hanya 2 orang. Yang lainnya mati di padang gurun.
Di akhir
jamanpun, banyak yang selamat, tapi kemudian tertidur rohaninya.
Inipun sama dengan binasa untuk selamanya.
Sebab itu, gereja
Tuhan harus menerima kabar
mempelai yang merupakan SATU-SATUNYA kabar yang bisa membangunkan
kerohanian gereja Tuhan.
Istilah
membangunkan ini sama dengan menyucikan dan menyempurnakan, sehingga
gereja Tuhan selalu siap sedia menyongsong kedatangan Tuhan kedua
kali.
Markus 14:
37-38
14:37.
Setelah itu Ia datang kembali, dan mendapati ketiganya sedang tidur.
Dan Ia berkata kepada Petrus: "Simon, sedang tidurkah engkau?
Tidakkah engkau sanggup berjaga-jaga satu jam?
14:38.
Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam
pencobaan; roh memang penurut, tetapi daging lemah."
3
orang murid ini sudah dipilih dari 12 murid pilihan. Tapi masih bisa
tertidur.
Jadi, keadaan
gereja Tuhan yang tertidur rohaninya, sama dengan keadaan 3 murid
yang tertidur dalam doa penyembahan.
Praktiknya:
- tidak setia/tidak tekun
dalam doa penyembahan.
- doa penyembahannya kering= rohaninya kering, tidak bisa berdoa. Dan
ini merupakan
suatu siksaan ketika kering dalam penyembahan.
Ini terjadi karena
mempertahankan akar-akar dosa.
1 Timotius 6: 10
6:10. Karena akar
segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah
beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan
berbagai-bagai duka.
Akar kejahatan ini satu level dengan akar kenajisan dan akar kepahitan.
Ibrani 12: 15
12:15. Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan
diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit
yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.
Markus
14: 38, 50
14:38.
Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam
pencobaan; roh memang penurut, tetapi daging lemah."
14:50.
Lalu semua murid itu meninggalkan
Dia dan melarikan diri.
Kalau
tertidur
dalam doa penyembahan,
akibatnya:
- ay. 38= mengalami pencobaan-pencobaan di segala dibidang.
Kalau kita jauh dari Tuhan (kering rohani), itu adalah kesempatan bagi
setan untuk masuk.
- ay. 50= melarikan diri dari Yesus.
Artinya:
-
mencari
jalan keluar sendiri yang di luar Firman.
Dan ini artinya bukan menemukan jalan keluar, tapi justru menemukan jalan
buntu dan jalan kebinasaan.
Sebab itu, jangan cari jalan keluar sendiri di luar Firman
- tidak setia dalam ibadah pelayanan.
Dan ini artinya dekat
dengan maut.
- ay. 51-52= telanjang.
14:51. Ada seorang
muda, yang pada waktu itu hanya memakai sehelai kain lenan untuk
menutup badannya, mengikuti Dia. Mereka hendak menangkapnya,
14:52. tetapi ia melepaskan kainnya dan lari dengan telanjang.
Artinya: dipermalukan dan
tidak bisa dipermuliakan bersama Tuhan=
ketinggalan saat Yesus datang kedua kali.
Markus
14: 37
14:37.
Setelah itu Ia datang kembali, dan mendapati ketiganya sedang tidur.
Dan Ia berkata kepada Petrus: "Simon, sedang tidurkah engkau?
Tidakkah engkau sanggup berjaga-jaga satu jam?
Dulu,
Yesus membangunkan murid-murid yang sedang tidur.
Artinya
sekarang, kabar
mempelai membangunkan kerohanian gereja Tuhan, sehingga bisa
menyembah Tuhan dengan benar.
Yohanes
4: 23-24
4:23.
Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa
penyembah-penyembah benar
akan menyembah Bapa dalam roh dan
kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
4:24.
Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya
dalam roh dan kebenaran."
Jadi,
penyembahan
yang benar harus didorong oleh kebenaran dan urapan Roh
Kudus.
Yohanes
17: 17
17:17.
Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah
kebenaran.
Kebenaran
disini adalah sesuatu yang menguduskan.
Jadi, kebenaran
adalah Firman yang menyucikan.
Itulah Firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata
dua.
Jangan kita asal menyembah Tuhan, sebab Tuhan juga
menghendaki penyembah-penyembah yang benar.
Praktik
penyembahan yang benar dengan kabar mempelai dan urapan Roh Kudus:
- kita menyembah Yesus sebagai
Raja segala raja dan Mempelai Pria Surga dengan suara "Haleluya".
Wahyu 19: 1, 3, 4,
6-7
19:1. Kemudian dari
pada itu aku mendengar seperti suara yang nyaring dari himpunan besar
orang banyak di sorga, katanya: "Haleluya! Keselamatan dan
kemuliaan dan kekuasaan adalah pada Allah kita,
19:3. Dan untuk kedua kalinya mereka berkata: "Haleluya! Ya, asapnya naik
sampai selama-lamanya."
19:4. Dan kedua puluh empat tua-tua dan keempat makhluk itu tersungkur
dan menyembah Allah yang duduk di atas takhta itu, dan mereka berkata:
"Amin, Haleluya."
19:6. Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak,
seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan,
Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.
19:7. Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia!
Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah
siap sedia.
Seruan "Haleluya"
ini adalah pantulan dari Kerajaan Surga.
Jadi, apapun yang kita lakukan, harus merupakan contoh dari Surga.
- Markus 14: 37
14:37. Setelah itu
Ia datang kembali, dan mendapati ketiganya sedang tidur. Dan Ia berkata
kepada Petrus: "Simon, sedang tidurkah engkau? Tidakkah engkau sanggup
berjaga-jaga satu jam?
= menyembah Tuhan
selama 1 jam= proses
perobekan daging.
Jadi, dalam doa harus sampai terasa sakit bagi daging baik jasmani
maupun rohani.
Secara rohani,
yang dirobek adalah:
- keinginan daging,
sebab keinginan daging ini yang membawa pada pencobaan bahkan membawa
maut..
Yakobus
1: 13-15
1:13. Apabila seorang dicobai, janganlah
ia berkata: "Pencobaan ini datang dari Allah!" Sebab Allah tidak dapat
dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun.
1:14. Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena
ia diseret dan dipikat olehnya.
1:15. Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan
apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.
Keinginan daging yang tidak dirobek
akan mengakibatkan pencobaan-pencobaan. Kemudian, dalam pencobaan, bisa berbuat
dosa, sehingga jatuh dalam maut dan binasa untuk selamanya.
- hawa nafsu daging, supaya tidak jatuh dalam dosa babel dan
binasa bersama babel, sebab babel akan dibinasakan dalam waktu 1 jam.
Wahyu 18: 16
18:16. mereka berkata: "Celaka, celaka,
kota besar, yang berpakaian lenan halus, dan kain ungu dan kain
kirmizi, dan yang dihiasi dengan emas, dan permata dan mutiara, sebab dalam satu jam saja
kekayaan sebanyak itu sudah binasa."
Sebab itu, biarlah kita manfaatkan doa 1 jam ini sampai daging ini
dirobek.
- kehendak daging.
Markus 14: 35-36
14:35. Ia maju sedikit, merebahkan diri
ke tanah dan berdoa supaya, sekiranya mungkin, saat itu lalu dari
pada-Nya.
14:36. Kata-Nya: "Ya Abba, ya
Bapa, tidak ada yang mustahil bagi-Mu,
ambillah cawan ini dari pada-Ku, tetapi janganlah apa yang Aku
kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki."
Kalau
kehendak daging dirobek, kita bisa taat dengar-dengaran pada Tuhan
sampai daging tidak bersuara lagi.
Di luar kehendak Tuhan, itu adalah
siksaan.
Tapi kalau ikut kehendak Tuhan, maka semuanya akan baik dan terindah
dalam hidup kita.
Orang yang taat dengar-dengaran, itulah orang yang diurapi Roh Kudus.
Roma 8: 15
8:15. Sebab kamu tidak menerima roh
perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah
menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita
berseru: "ya Abba, ya Bapa!"
"Ya
Abba, Ya Bapa", ini senilai dengan seruan Haleluya.
Dengan adanya Roh Kudus, kita bisa taat apapun resikonya.
Ketaatan ini dimulai dengan ketaatan
pada orang tua
(pelataran tabernakel), gembala
dengan ajaran yang benar (ruangan suci), dan Yesus
dengan Firman pengajaran (ruangan maha suci).
Hasil
taat dengar-dengaran:
- Roma 8: 15
8:15. Sebab kamu tidak menerima roh
perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah
menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita
berseru: "ya Abba, ya Bapa!"
= Roh Kudus melepaskan kita dari perbudakan
dosa, ketakutan dan beban berat, sehingga kita mengalami damai
sejahtera.
Kalau
sudah ada damai sejahtera, Roh Kudus menjadikan
semua enak dan ringan dalam hidup kita.
Kalau sudah enak dan ringan, tidak mungkin akan kita tinggalkan.
- Markus 14: 36
14:36. Kata-Nya: "Ya Abba, ya Bapa, tidak ada yang mustahil
bagi-Mu, ambillah cawan ini dari pada-Ku, tetapi janganlah apa yang Aku
kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki."
=
Roh Kudus menghapus kemustahilan= melakukan mujizat secara jasmani dan
rohani, yaitu keubahan hidup.
Kita diubahkan dari manusia daging menjadi manusia rohani, sama seperti
Yesus.
Ini merupakan mujizat terbesar.
Untuk bisa taat saja,itu sudah merupakan mujizat.
Dan saat Yesus datang kembai, kita diubahkan jadi sama mulia dengan
Dia. Kita jadi mempelai wanita yang siap menyambut Tuhan di awan-awan
dan kita akan berseru "Haleluya".
Tuhan
memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|