|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Raya Malang, 18 September 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:26-29 26:26. Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap... Ibadah Doa Surabaya, 04 Agustus 2010 (Rabu Sore)
Ibadah doa
dan puasa Matius 17: 21
17:21.
(Jenis ini
tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa dan berpuasa.)"
=
pentingnya berdoa dan... Ibadah Bible Study Surabaya, 20 Oktober 2008 (Senin Sore)
Matius 24: 26-31 = Nubuat ke-5 (tentang kedatangan Yesus yang kedua
kali).
... Ibadah Persekutuan di Ambon IV, 26 Agustus 2010 (Kamis Pagi)
Markus 7:37 7:37. Mereka takjub dan tercengang dan berkata: "Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya... Ibadah Raya Malang, 22 Maret 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:29-31 adalah keadaan pada saat kedatangan Yesus kedua kali.
Matius 24:31... Ibadah Raya Surabaya, 18 Januari 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 29-31 = keadaan pada waktu kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali:ay. 29ay. 30ay. 31AYAT... Ibadah Doa Puasa Session III (Doa Penyembahan) Malang, 06 Januari 2009 (Selasa Sore)
Matius 24:29-30, adalah keadaan pada
masa kedatangan Yesus kedua kali, yaitu:
ad.... Ibadah Raya Surabaya, 30 November 2008 (Minggu Sore)
Matius 24: 28 -> sikap dari gereja Tuhan untuk menantikan kedatangan
Yesus yang... Ibadah Kaum Muda Remaja, 25 Februari 2012 (Sabtu Sore)
Lukas 1:37 1:37 Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil." Ibadah Doa Malang, 29 Juni 2010 (Selasa Sore)
Matius 25:2-4 25:2 Lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana.
Ibadah Raya Surabaya, 14 Maret 2010 (Minggu Sore)
Matius 25:
= dalam susunan Tabernekal menunjuk pada tongkat Harun yang bertunas,
berbunga dan... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 25 April 2011 (Senin Sore)
Pembicara:
Pdt. Mikha Sanda Toding
Matius
7: 15-23 7:15.
"Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan
menyamar seperti domba, tetapi... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 08 Juni 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 32-35
Nubuat ke-6= NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL.
Pohon ara ini ditampilkan dari jaman ke jaman:
jaman... Ibadah Raya Malang, 04 Januari 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:29-31 adalah keadaan pada masa kedatangan Yesus kedua kali, yaitu: Matius... Ibadah Doa Surabaya, 29 Maret 2010 (Senin Sore)
Ibadah Pendalaman Alkitab
dipindah ke hari Jumat pagi (bersamaan ibadah Jumat Agung).
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 18 September 2011 (Minggu Sore)
Matius
26: 36-39 26:36.
Maka sampailah Yesus bersama-sama murid-murid-Nya ke suatu tempat
yang bernama Getsemani.
Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Duduklah
di sini, sementara Aku pergi ke sana untuk berdoa." 26:37.
Dan Ia
membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya.
Maka mulailah Ia merasa sedih dan gentar, 26:38. lalu kata-Nya
kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya.
Tinggallah
di sini dan berjaga-jagalah
dengan Aku." 26:39.
Maka Ia
maju sedikit, lalu sujud dan berdoa,
kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan
ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki,
melainkan seperti yang Engkau kehendaki."
ay.
36-46= GETSEMANE. 'Getsemane'=
tempat
pemerasan daging. Menjelang
kedatangan Yesus kedua kali, gereja Tuhan akan mengalami pemerasan
daging seperti yang sudah dialami oleh Yesus. Gereja
Tuhan akan menghadapi sengsara dalam bentuk:
- kebencian
tanpa alasan,
- fitnahan,
- ketidakadilan,
- penangkapan-penangkapan,
dsb.
Semuanya
ini tidak bisa ditanggulangi dengan kekayaan, kepandaian, pangkat dan
kedudukan, tetapi HANYA
LEWAT BERJAGA-JAGA DAN BERDOA
(sudah diterangkan pada Ibadah
Doa Surabaya, 14 September 2011).
Pengalaman
Getsemane adalah pra aniaya antikris. Apapun kegiatan kita akan
dipersulit pada masa itu.
ay. 36-39= ada
3 tingkatan berjaga-jaga dan berdoa:
- ay.
36= 'Duduklah
di sini, sementara Aku pergi ke sana untuk berdoa'=
doa
yang pasif,
seperti orang duduk. Ini diwakili oleh 8 murid yang duduk-duduk,
sebab 3 murid lainnya diajak oleh Yesus.
Ini menunjuk pada doa
permohonan/doa permintaan. Dalam
Tabernakel, doa ini menunjuk pada halaman
(http://www.gptkk.org/tabernakel_pelataran.html).
SENTRAL
DOA PERMOHONAN:
kebutuhan kita. Ini ada bahayanya, karena saat tidak butuh, kita
tidak berdoa. Jika hanya menaikkan doa permohonan, tingkat
rohani kita hanya seperti Bartimeus
yang buta dan duduk di pinggir jalan untuk MEMINTA-MINTA, hanya mengejar perkara yang jasmani, tetapi rohani
kita buta.
Karena
buta, Bartimeus tidak bisa mengikuti Yesus ke Yerusalem. Artinya
sekarang, kalau
buta rohani, tidak akan tahu jalan ke Surga.
- ay.
37-38= 'Ia
membawa
Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya'=
doa
yang aktif,
tidak hanya duduk saja, tetapi berjalan maju ke depan. Ini diwakili oleh
3 murid yang berjalan bersama Yesus.
Doa ini menunjuk pada doa
penyembahan. Dalam
Tabernakel, ini menunjuk pada ruangan suci.
SENTRAL
DOA PENYEMBAHAN:
Pribadi Yesus. Karena sentralnya Pribadi Yesus, kita bisa
menyembah Tuhan kapan saja, dimana saja dan dalam kondisi apa
saja.
Doa penyembahan BERBEDA dengan doa permohonan. Doa
penyembahan adalah MEMBERI,
bukan meminta lagi, tetapi memberi segala hormat, pujian dan
kemuliaan kepada Tuhan, sampai menyerahkan seluruh hidup kita kepada
Tuhan.
Dari 12 murid Yesus, hanya 3 murid yang ikut naik ke
gunung. Artinya: tidak
semua penyembahan diterima oleh Tuhan.
Sebab itu, kita harus berusaha sungguh-sungguh, sebab hanya
penyembahan yang memenuhi syarat yang diterima Tuhan.
Mazmur
24: 3-5 24:3.
"Siapakah
yang boleh naik ke atas gunung TUHAN?
Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?" 24:4.
"Orang yang bersih
tangannya
dan murni
hatinya,
yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak
bersumpah palsu. 24:5.
Dialah yang akan menerima
berkat
dari TUHAN dan keadilan
dari Allah yang menyelamatkan dia.
=
syarat
penyembahan yang diterima Tuhan adalah kesucian. Kesucian
ini mulai dari hati (harus murni, tidak boleh ada keinginan jahat, najis, benci, dendam, iri hati), perbuatan (bersih tangannya), dan perkataan
(tidak berdusta). Menyembah
Tuhan= bagaikan membakar dupa.
Kalau membakar dupa, semua asapnya naik ke atas. Artinya: semua
penyembahan itu untuk Tuhan. Tetapi Tuhan adil, sebab masih ada
hasil penyembahan (abu) yang diberikan kepada kita.
Yehezkiel
34: 26 34:26.
Aku akan menjadikan mereka dan semua yang di sekitar gunung-Ku
menjadi berkat; Aku akan menurunkan hujan pada waktunya; itu adalah
hujan
yang membawa berkat.
Jadi,
sekalipun untuk menyembah
Tuhan
terasa sakit bagi daging, tetapi kita
akan menerima hujan berkat.
- Matius
26: 39, 42, 44
26:39.
Maka Ia
maju sedikit,
lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya
mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah
seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau
kehendaki." 26:42. Lalu Ia pergi untuk kedua kalinya dan
berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku jikalau cawan ini tidak mungkin
lalu, kecuali apabila Aku meminumnya, jadilah kehendak-Mu!"
26:44. Ia membiarkan mereka di situ lalu pergi dan berdoa untuk
ketiga kalinya dan mengucapkan doa yang itu juga.
ay.
39= 'Ia
maju sedikit,
lalu sujud dan berdoa'=
doa
Imam Besar.
Disini, Yesus maju sendiri, tanpa 3 murid yang sebelumnya ikut
Yesus.
Doa ini adalah doa
yang disertai perobekan daging sepenuh
(tirai terobek). Dalam Tabernakel, ini menunjuk pada ruangan
maha suci.
Jadi,
doa kita harus ditingkatkan sampai tingkat ini. Daging
yang dirobek adalah:
- Matius
26: 37-38
26:37.
Dan Ia membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya. Maka
mulailah Ia merasa sedih dan gentar, 26:38.
lalu kata-Nya kepada mereka: "Hati-Ku
sangat sedih, seperti mau mati rasanya.
Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku."
Daging
pertama yang dirobek: kesedihan
daging
yang banyak membuat putus asa, kecewa. Kalau
ini dirobek, kita bisa berbahagia di tengah penderitaan. Saat
dalam kesedihan, jangan sampai berputus asa. Tetapi kita berusaha
sampai kita bisa berbahagia dalam penderitaan (= kita berada dalam
Tangan Imam Besar).
- 'gentar'=
ketakutan,
terutama takut untuk berkorban bagi Tuhan dan takut untuk
sengsara.
Ketakutan ini juga menyangkut takut akan masa
depan. Kalau
ini dirobek, kita menjadi takut akan Tuhan
(membenci dosa dan dusta, apapun yang harus kita korbankan).
Amsal
8: 13 8:13.
Takut
akan TUHAN
ialah membenci kejahatan; aku benci kepada kesombongan,
kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut
penuh tipu muslihat.
Banyak
kali, karena ketakutan, daging ini berdusta dan berbuat dosa,
sehingga Tuhan tidak ada bersamanya. Tetapi kalau
kita takut akan Tuhan, disana ada Imam Besar yang membela kita.
- Matius
26: 39
26:39.
Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya
Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari
pada-Ku, tetapi janganlah
seperti yang Kukehendaki,
melainkan seperti yang Engkau kehendaki."
Daging
ketiga yang dirobek: kehendak/keinginan
daging. Kalau
ini dirobek, kita bisa taat dengar-dengaran pada kehendak Tuhan
sekalipun bertentangan dengan daging (taat dengar-dengaran sampai
daging tidak bersuara lagi).
Kalau berdasarkan kehendak
dagingnya Yesus, Yesus tidak perlu disalibkan. Tetapi Yesus
menyerah pada kehendak Bapa dan Ia taat sampai mati di kayu salib.
KALAU
MEMPERTAHANKAN DAGING, TERUTAMA KEINGINAN DAGING, IA AKAN MENJADI
TEMPAT CAKARNYA ANTIKRIS. Tetapi
malam ini, biarlah terjadi perobekan daging sampai daging tidak
bersuara (hanya mengatakan 'ya
Abba, ya Bapa').
Roma
8: 15 8:15.
Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi
takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak
Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya
Abba, ya Bapa!"
Kalau
kita taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara, kita
akan dikuasai dan dipenuhkan oleh Roh Kudus sampai
meluap-luap. KALAU
ROH DAGING PERGI, ROH KUDUS AKAN MASUK!
Lukas
22: 42-43 22:42.
"Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari
pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang
terjadi." 22:43. Maka seorang malaikat
dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan
kepada-Nya.
Dulu,
saat Yesus taat, Roh Kudus datang dalam bentuk malaikat untuk
memberi kekuatan pada Yesus. Bagi kita sekarang, kalau kita taat,
Roh
Kudus akan memberikan kekuatan extra kepada kita.
Jadi,
kita memang harus menghadapi pra aniaya antikris. Tetapi, jangan
sampai kita masuk ke aniaya antikris! Sebab
itu, daging
ini harus dirobek lewat pergumulan (Getsemane)!
Kalau
Roh Kudus memberikan kekuatan extra, hasilnya:
- Yesaya
35: 3-4
35:3.
Kuatkanlah
tangan yang lemah lesu
dan teguhkanlah
lutut yang goyah. 35:4.
Katakanlah kepada orang-orang yang tawar hati: "Kuatkanlah
hati, janganlah takut! Lihatlah, Allahmu akan datang dengan
pembalasan dan dengan ganjaran Allah. Ia sendiri datang
menyelamatkan kamu!"
Hasil
pertama: Roh Kudus memberikan kekuatan secara pribadi kepada kita,
yaitu kuat
dan teguh hati,
artinya
- tetap
pegang teguh Firman pengajaran benar dan taat dengar-dengaran,
- tidak
putus asa/kecewa, tapi tetap percaya dan berharap Tuhan,
- tidak
mau berbuat dosa sekalipun ada kesempatan, keuntungan, paksaan atau
ancaman,
'Kuatkanlah
tangan yang lemah lesu'=
tangan yang lemah lesu dikuatkan
supaya kita tetap melayani Tuhan.
'teguhkanlah
lutut yang goyah'=
lutut dikuatkan supaya kita
tekun dalam doa penyembahan
sampai terjadi perobekan daging sepenuh. Penyembahan ini dimulai
dari penyembahan secara pribadi seperti Yesus.
- Zakharia
4: 6-9
4:6.
Maka berbicaralah ia, katanya: "Inilah firman TUHAN kepada
Zerubabel bunyinya: Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan
kekuatan, melainkan
dengan roh-Ku,
firman TUHAN semesta alam. 4:7. Siapakah engkau, gunung
yang besar?
Di depan Zerubabel engkau
menjadi tanah rata.
Ia akan mengangkat batu utama, sedang orang bersorak: Bagus!
Bagus sekali batu itu!" 4:8.
Kemudian datanglah firman TUHAN kepadaku, demikian: 4:9. "Tangan
Zerubabel telah meletakkan dasar Rumah ini,
dan tangannya
juga akan menyelesaikannya.
Maka kamu akan mengetahui, bahwa TUHAN semesta alam yang mengutus
aku kepadamu.
Hasil
kedua: Roh Kudus membuat
gunung yang besar menjadi tanah rata. Artinya:
menyelesaikan segala masalah kita sampai yang mustahil.
Kalau
gunung sudah diratakan, kita bisa memandang ke depan= Roh Kudus
memberikan
dan menjamin masa depan yang indah
('Bagus!
Bagus sekali batu itu').
'Tangan
Zerubabel telah meletakkan dasar Rumah ini'=
Roh Kudus memberikan
karunia-karunia Roh Kudus,
sehingga kita dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang
sempurna, sesuai dengan karunia dan jabatan dari Roh Kudus.
- Titus
3: 5
3:5.
pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan
baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh
permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan
yang dikerjakan oleh Roh Kudus,
Hasil
ketiga: Roh Kudus membaharui
kita dari manusia daging menjadi manusia rohani.
Ini merupakan mujizat rohani terbesar. Pembaharuan ini dimulai
dari 'ya
katakan ya, tidak katakan tidak'
(jujur dalam segala hal).
Kalau jujur, kita akan mengalami
mujizat secara jasmani. Sampai yang terakhir, saat Yesus datang,
kita diubahkan jadi sama mulia dengan Tuhan. BENAR-BENAR
TIDAK ADA DAGING LAGI.
Tuhan
memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|