gereja pantekosta tabernakel kristus kasih malang surabaya
English Language
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Malang, 18 September 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:26-29
26:26. Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap...

Ibadah Doa Surabaya, 04 Agustus 2010 (Rabu Sore)
Ibadah doa dan puasa
Matius 17: 21 17:21. (Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa dan berpuasa.)"

= pentingnya berdoa dan...

Ibadah Bible Study Surabaya, 20 Oktober 2008 (Senin Sore)
Matius 24: 26-31 = Nubuat ke-5 (tentang kedatangan Yesus yang kedua kali).
...

Ibadah Persekutuan di Ambon IV, 26 Agustus 2010 (Kamis Pagi)
Markus 7:37
7:37. Mereka takjub dan tercengang dan berkata: "Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya...

Ibadah Raya Malang, 22 Maret 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:29-31 adalah keadaan pada saat kedatangan Yesus kedua kali.

Matius 24:31...

Ibadah Raya Surabaya, 18 Januari 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 29-31
= keadaan pada waktu kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali:ay. 29ay. 30ay. 31AYAT...

Ibadah Doa Puasa Session III (Doa Penyembahan) Malang, 06 Januari 2009 (Selasa Sore)
Matius 24:29-30, adalah keadaan pada masa kedatangan Yesus kedua kali, yaitu: ad....

Ibadah Raya Surabaya, 30 November 2008 (Minggu Sore)
Matius 24: 28 -> sikap dari gereja Tuhan untuk menantikan kedatangan Yesus yang...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 25 Februari 2012 (Sabtu Sore)
Lukas 1:37
1:37 Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil."

Ibadah Doa Malang, 29 Juni 2010 (Selasa Sore)
Matius 25:2-4
25:2 Lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana.

Ibadah Raya Surabaya, 14 Maret 2010 (Minggu Sore)
Matius 25:
= dalam susunan Tabernekal menunjuk pada tongkat Harun yang bertunas, berbunga dan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 25 April 2011 (Senin Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Matius 7: 15-23
7:15. "Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 08 Juni 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 32-35
Nubuat ke-6= NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL.
Pohon ara ini ditampilkan dari jaman ke jaman: jaman...

Ibadah Raya Malang, 04 Januari 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:29-31 adalah keadaan pada masa kedatangan Yesus kedua kali, yaitu:
Matius...

Ibadah Doa Surabaya, 29 Maret 2010 (Senin Sore)
Ibadah Pendalaman Alkitab dipindah ke hari Jumat pagi (bersamaan ibadah Jumat Agung).


TRANSKRIP LENGKAP

Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 18 September 2011 (Minggu Sore)

Matius 26: 36-39
26:36. Maka sampailah Yesus bersama-sama murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama
Getsemani. Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Duduklah di sini, sementara Aku pergi ke sana untuk berdoa."
26:37. Dan
Ia membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya. Maka mulailah Ia merasa sedih dan gentar,
26:38. lalu kata-Nya kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya.
Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku."
26:39. Maka
Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."

ay. 36-46= GETSEMANE.
'Getsemane'= tempat pemerasan daging.
Menjelang kedatangan Yesus kedua kali, gereja Tuhan akan mengalami pemerasan daging seperti yang sudah dialami oleh Yesus.
Gereja Tuhan akan menghadapi sengsara dalam bentuk:
  • kebencian tanpa alasan,
  • fitnahan,
  • ketidakadilan,
  • penangkapan-penangkapan, dsb.
Semuanya ini tidak bisa ditanggulangi dengan kekayaan, kepandaian, pangkat dan kedudukan, tetapi HANYA LEWAT BERJAGA-JAGA DAN BERDOA (sudah diterangkan pada Ibadah Doa Surabaya, 14 September 2011).

Pengalaman Getsemane adalah pra aniaya antikris. Apapun kegiatan kita akan dipersulit pada masa itu.

ay. 36-39= ada 3 tingkatan berjaga-jaga dan berdoa:
  1. ay. 36= 'Duduklah di sini, sementara Aku pergi ke sana untuk berdoa'= doa yang pasif, seperti orang duduk. Ini diwakili oleh 8 murid yang duduk-duduk, sebab 3 murid lainnya diajak oleh Yesus.
    Ini menunjuk pada doa permohonan/doa permintaan.
    Dalam Tabernakel, doa ini menunjuk pada halaman (http://www.gptkk.org/tabernakel_pelataran.html).

    SENTRAL DOA PERMOHONAN: kebutuhan kita.
    Ini ada bahayanya, karena saat tidak butuh, kita tidak berdoa.
    Jika hanya menaikkan doa permohonan, tingkat rohani kita hanya seperti Bartimeus yang buta dan duduk di pinggir jalan untuk MEMINTA-MINTA, hanya mengejar perkara yang jasmani, tetapi rohani kita buta.

    Karena buta, Bartimeus tidak bisa mengikuti Yesus ke Yerusalem. Artinya sekarang, kalau buta rohani, tidak akan tahu jalan ke Surga.

  2. ay. 37-38= 'Ia membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya'= doa yang aktif, tidak hanya duduk saja, tetapi berjalan maju ke depan. Ini diwakili oleh 3 murid yang berjalan bersama Yesus.
    Doa ini menunjuk pada doa penyembahan.
    Dalam Tabernakel, ini menunjuk pada ruangan suci.

    SENTRAL DOA PENYEMBAHAN: Pribadi Yesus.
    Karena sentralnya Pribadi Yesus, kita bisa menyembah Tuhan kapan saja, dimana saja dan dalam kondisi apa saja.

    Doa penyembahan BERBEDA dengan doa permohonan.
    Doa penyembahan adalah MEMBERI, bukan meminta lagi, tetapi memberi segala hormat, pujian dan kemuliaan kepada Tuhan, sampai menyerahkan seluruh hidup kita kepada Tuhan.

    Dari 12 murid Yesus, hanya 3 murid yang ikut naik ke gunung. Artinya: tidak semua penyembahan diterima oleh Tuhan. Sebab itu, kita harus berusaha sungguh-sungguh, sebab hanya penyembahan yang memenuhi syarat yang diterima Tuhan.

    Mazmur 24: 3-5
    24:3. "Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?"
    24:4. "Orang yang
    bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu.
    24:5. Dialah yang akan
    menerima berkat dari TUHAN dan keadilan dari Allah yang menyelamatkan dia.

    = syarat penyembahan yang diterima Tuhan adalah kesucian.
    Kesucian ini mulai dari hati (harus murni, tidak boleh ada keinginan jahat, najis, benci, dendam, iri hati), perbuatan (bersih tangannya), dan perkataan (tidak berdusta).

    Menyembah Tuhan= bagaikan membakar dupa. Kalau membakar dupa, semua asapnya naik ke atas. Artinya: semua penyembahan itu untuk Tuhan.
    Tetapi Tuhan adil, sebab masih ada hasil penyembahan (abu) yang diberikan kepada kita.

    Yehezkiel 34: 26
    34:26. Aku akan menjadikan mereka dan semua yang di sekitar gunung-Ku menjadi berkat; Aku akan menurunkan hujan pada waktunya; itu adalah hujan yang membawa berkat.

    Jadi, sekalipun untuk menyembah Tuhan terasa sakit bagi daging, tetapi kita akan menerima hujan berkat.

  3. Matius 26: 39, 42, 44
    26:39. Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."
    26:42. Lalu Ia pergi untuk kedua kalinya dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku jikalau cawan ini tidak mungkin lalu, kecuali apabila Aku meminumnya, jadilah kehendak-Mu!"
    26:44. Ia membiarkan mereka di situ lalu pergi dan berdoa untuk ketiga kalinya dan mengucapkan doa yang itu juga.


    ay. 39= 'Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa'= doa Imam Besar. Disini, Yesus maju sendiri, tanpa 3 murid yang sebelumnya ikut Yesus.

    Doa ini adalah doa yang disertai perobekan daging sepenuh (tirai terobek).
    Dalam Tabernakel, ini menunjuk pada ruangan maha suci.

    Jadi, doa kita harus ditingkatkan sampai tingkat ini.
    Daging yang dirobek adalah:
    • Matius 26: 37-38
      26:37. Dan Ia membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya. Maka mulailah Ia merasa sedih dan gentar,
      26:38. lalu kata-Nya kepada mereka: "
      Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku."

      Daging pertama yang dirobek: kesedihan daging yang banyak membuat putus asa, kecewa.
      Kalau ini dirobek, kita bisa berbahagia di tengah penderitaan.
      Saat dalam kesedihan, jangan sampai berputus asa. Tetapi kita berusaha sampai kita bisa berbahagia dalam penderitaan (= kita berada dalam Tangan Imam Besar).

    • 'gentar'= ketakutan, terutama takut untuk berkorban bagi Tuhan dan takut untuk sengsara.
      Ketakutan ini juga menyangkut takut akan masa depan.
      Kalau ini dirobek, kita menjadi takut akan Tuhan (membenci dosa dan dusta, apapun yang harus kita korbankan).

      Amsal 8: 13
      8:13. Takut akan TUHAN ialah membenci kejahatan; aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat.

      Banyak kali, karena ketakutan, daging ini berdusta dan berbuat dosa, sehingga Tuhan tidak ada bersamanya.
      Tetapi kalau kita takut akan Tuhan, disana ada Imam Besar yang membela kita.

    • Matius 26: 39
      26:39. Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."

      Daging ketiga yang dirobek: kehendak/keinginan daging.
      Kalau ini dirobek, kita bisa taat dengar-dengaran pada kehendak Tuhan sekalipun bertentangan dengan daging (taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara lagi).

      Kalau berdasarkan kehendak dagingnya Yesus, Yesus tidak perlu disalibkan. Tetapi Yesus menyerah pada kehendak Bapa dan Ia taat sampai mati di kayu salib.

    KALAU MEMPERTAHANKAN DAGING, TERUTAMA KEINGINAN DAGING, IA AKAN MENJADI TEMPAT CAKARNYA ANTIKRIS.
    Tetapi malam ini, biarlah terjadi perobekan daging sampai daging tidak bersuara (hanya mengatakan 'ya Abba, ya Bapa').

    Roma 8: 15
    8:15. Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!"

    Kalau kita taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara, kita akan dikuasai dan dipenuhkan oleh Roh Kudus sampai meluap-luap.
    KALAU ROH DAGING PERGI, ROH KUDUS AKAN MASUK!

    Lukas 22: 42-43
    22:42. "Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi."
    22:43. Maka seorang
    malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya.

    Dulu, saat Yesus taat, Roh Kudus datang dalam bentuk malaikat untuk memberi kekuatan pada Yesus.
    Bagi kita sekarang, kalau kita taat, Roh Kudus akan memberikan kekuatan extra kepada kita.

    Jadi, kita memang harus menghadapi pra aniaya antikris. Tetapi, jangan sampai kita masuk ke aniaya antikris!
    Sebab itu, daging ini harus dirobek lewat pergumulan (Getsemane)!
Kalau Roh Kudus memberikan kekuatan extra, hasilnya:
  1. Yesaya 35: 3-4
    35:3. Kuatkanlah tangan yang lemah lesu dan teguhkanlah lutut yang goyah.
    35:4. Katakanlah kepada orang-orang yang tawar hati: "Kuatkanlah hati, janganlah takut! Lihatlah, Allahmu akan datang dengan pembalasan dan dengan ganjaran Allah. Ia sendiri datang menyelamatkan kamu!"


    Hasil pertama: Roh Kudus memberikan kekuatan secara pribadi kepada kita, yaitu kuat dan teguh hati, artinya
    • tetap pegang teguh Firman pengajaran benar dan taat dengar-dengaran,
    • tidak putus asa/kecewa, tapi tetap percaya dan berharap Tuhan,
    • tidak mau berbuat dosa sekalipun ada kesempatan, keuntungan, paksaan atau ancaman,

    'Kuatkanlah tangan yang lemah lesu'= tangan yang lemah lesu dikuatkan supaya kita tetap melayani Tuhan.

    'teguhkanlah lutut yang goyah'= lutut dikuatkan supaya kita tekun dalam doa penyembahan sampai terjadi perobekan daging sepenuh. Penyembahan ini dimulai dari penyembahan secara pribadi seperti Yesus.

  2. Zakharia 4: 6-9
    4:6. Maka berbicaralah ia, katanya: "Inilah firman TUHAN kepada Zerubabel bunyinya: Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam.
    4:7. Siapakah engkau,
    gunung yang besar? Di depan Zerubabel engkau menjadi tanah rata. Ia akan mengangkat batu utama, sedang orang bersorak: Bagus! Bagus sekali batu itu!"
    4:8. Kemudian datanglah firman TUHAN kepadaku, demikian:
    4:9. "
    Tangan Zerubabel telah meletakkan dasar Rumah ini, dan tangannya juga akan menyelesaikannya. Maka kamu akan mengetahui, bahwa TUHAN semesta alam yang mengutus aku kepadamu.

    Hasil kedua: Roh Kudus membuat gunung yang besar menjadi tanah rata.
    Artinya: menyelesaikan segala masalah kita sampai yang mustahil.

    Kalau gunung sudah diratakan, kita bisa memandang ke depan= Roh Kudus memberikan dan menjamin masa depan yang indah ('Bagus! Bagus sekali batu itu').

    'Tangan Zerubabel telah meletakkan dasar Rumah ini'= Roh Kudus memberikan karunia-karunia Roh Kudus, sehingga kita dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, sesuai dengan karunia dan jabatan dari Roh Kudus.

  3. Titus 3: 5
    3:5. pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,

    Hasil ketiga: Roh Kudus membaharui kita dari manusia daging menjadi manusia rohani. Ini merupakan mujizat rohani terbesar.
    Pembaharuan ini dimulai dari 'ya katakan ya, tidak katakan tidak' (jujur dalam segala hal).

    Kalau jujur, kita akan mengalami mujizat secara jasmani.
    Sampai yang terakhir, saat Yesus datang, kita diubahkan jadi sama mulia dengan Tuhan.
    BENAR-BENAR TIDAK ADA DAGING LAGI.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 07:15 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:15 (Ibadah Kaum Wanita)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 16:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 17:45 (Ibadah Raya)
Senin jam 17:45 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)

IBADAH KUNJUNGAN

18 Mei 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ngunut)
24-25 Mei 2012 (Ibadah Kunjungan ke Sumba)
01 Juni 2012 (Ibadah Kunjungan ke Tamban)
22 Juni 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ngawi)
25 Juni-05 Juli 2012 (Kunjungan ke Israel)
17-19 Juli 2012 (Ibadah Persekutuan ke Medan)
31 Juli-02 Agustus 2012 (Ibadah Persekutuan di Malang)
04-06 September 2012 (Ibadah Kunjungan ke Makasar)
20-21 September 2012 (Ibadah Kunjungan ke Semarang)
Oktober 2012 (Ibadah Kunjungan ke Pendolo, Tentena)
Oktober 2012 (Ibadah Kunjungan ke Medan)
November 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ambon)
Desember 2012 (Ibadah Kunjungan ke Sidikalang)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top