gereja pantekosta tabernakel kristus kasih malang surabaya
English Language
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Surabaya, 13 September 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Disini pohon ara rantingnya mulai melembut dan bertunas, serta berbuah. Ini...

Ibadah Persekutuan Ambon III, 16 November 2011 (Rabu Sore)
Tema: Yohanes 10:10
"Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. "

= "Aku...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 11 Agustus 2011 (Kamis Sore)
Siaran tunda Ibadah Persekutuan Tubuh Kristus di Medan.

Wahyu 19:9
19:9 Lalu...

Ibadah Doa Ucapan Syukur Malang, 28 Desember 2010 (Selasa Sore)
I Tesalonika 5:18
5:18 Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi...

Ibadah Raya Surabaya, 13 Maret 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: 12-13
26:12. Sebab dengan mencurahkan minyak itu ke tubuh-Ku, ia membuat suatu persiapan untuk penguburan-Ku.
26:13. Aku berkata kepadamu:...

Ibadah Raya Malang, 26 Juni 2011 (Minggu Pagi)
Dari Siaran Tunda Ibadah Kunjungan di Jerman

Tema: "40"
Dalam Alkitab, angka 40 memiliki arti penting.
Empat puluh artinya penamatan daging dengan...

Ibadah Doa Surabaya, 11 Februari 2009 (Rabu Sore)
Matius 24: 29-31
= keadaan pada masa kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali. Kita masih membahas ayat...

Ibadah Raya Malang, 13 Mei 2012 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Markus 10:13-16
10:13 Lalu...

Ibadah Raya Malang, 01 April 2012 (Minggu Pagi)
Matius 26:69-75 berjudul Petrus menyangkal Yesus.

Tiga kali Petrus menyangkal Yesus:
Ayat...

Ibadah Raya Malang, 06 September 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:32-35.
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Disini pohon ara rantingnya mulai melembut dan bertunas, serta berbuah. Ini dikaitkan...

Ibadah Doa Surabaya, 18 Agustus 2010 (Rabu Sore)
Matius 25: 16-30= sikap terhadap talenta/jabatan dan karunia Roh Kudus.

SIKAP TERHADAP TALENTA
Sikap ini ada yang...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 Mei 2012 (Senin Sore)
Matius 27:
= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup pendamaian= sengsara yang dialami oleh Yesus sampai...

Ibadah Doa Surabaya, 18 Februari 2009 (Rabu Sore)
Kebaktian Penataran Imam-Imam III SurabayaMatius 24: 29-31
= keadaan pada waktu kedatangan Tuhan Yesus yang kedua...

Ibadah Raya Surabaya, 01 Februari 2009 (Minggu Sore)
Wahyu 22: 20 -> Tema ibadah di Medan.
"Ya, Aku datang segera"= kesiapan Tuhan Yesus untuk...

Ibadah Doa Surabaya, 26 Maret 2012 (Senin Sore)
Ibadah Pendalaman Alkitab dialihkan pada hari Rabu.
Pembicara: Pdp. Youpri
Matius 27:
= terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup pendamaian= sengsara daging...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 21 November 2010 (Minggu Sore)

Matius 25:31-46 tentang Penghakiman yang Terakhir.

Matius 25:31-34
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya.
25:32 Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing,
25:33 dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya.
25:34 Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.

Pada saat kedatangan Yesus kedua kali, Yesus akan tampil dalam dua penampilan yaitu sebagai Raja atas segala raja (ayat 31) dan Gembala Agung (ayat 32) untuk memisahkan domba dari kambing.

Kita harus mantap dalam penggembalaan yang benar. Setelah itu, kita harus berjuang lagi supaya posisi kita mantap sebagai domba yang ada di sebelah kanan Tuhan.

Dasar pemisahan posisi domba dengan kambing adalah HIKMAT SURGA.

Pengkhotbah 10:2
10:2 Hati orang berhikmat menuju ke kanan, tetapi hati orang bodoh ke kiri.

Posisi domba di sebelah kanan adalah kehidupan yang memiliki hikmat Surgawi dan akan masuk dalam kerajaan Surga/tempat penggembalaan terakhir.

Posisi kambing di sebelah kiri menunjuk kehidupan yang tidak memiliki hikmat Surgawi/kehidupan Kristen yang bodoh dan akan masuk dalam siksaan api neraka.

Matius 25:41
25:41 Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.

Darimana kita mendapat hikmat? Ada dua sumber hikmat Surga, yaitu:
  1. Hikmat dari Kristus yang disalibkan untuk menyelamatkan kita lewat Injil keselamatan/Firman penginjilan.
  2. Hikmat dari Kristus yang dipermuliakan untuk menyempurnakan kita lewat Injil kemuliaan/Firman pegajaran.
Bagaimana kita mendapatkan hikmat Surga? Kita mendapat hikmat Surga dari:
  1. Takut akan Tuhan (sudah diterangkan di ibadah sebelumnya).
  2. Kelemahlembutan.
Ad. 2 KELEMAHLEMBUTAN

Yakobus 3:13
3:13. Siapakah di antara kamu yang bijak dan berbudi? Baiklah ia dengan cara hidup yang baik menyatakan perbuatannya oleh hikmat yang lahir dari kelemahlembutan.

Praktek lemah lembut adalah :
  1. Hati yang lemah lembut.
    Yakobus 1:21
    1:21 Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu.

    Hati yang lemah lembut adalah hati yang disucikan dari segala dosa kejahatan dan kenajisan sehingga bisa menerima dua hal:
    • Firman Allah sekeras apapun/Firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua.

      Proses menerima Firman adalah :
      1. Mendengar.
      2. Mengerti.
      3. Percaya/yakin/tahu dengan pasti (Firman menjadi iman di dalam hati sehingga membuat kita terharu).

        Kisah Rasul 2:36-37
        2:36 Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus."
        2:37. Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat
        terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: "Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?"

        'Terharu', artinya bisa menyadari, menyesali dan mengakui dosa-dosa kita kepada Tuhan dan sesama sehingga darah Yesus mengampuni dosa dan kita diselamatkan.

        Kisah Rasul 5:33
        5:33 Mendengar perkataan itu sangatlah tertusuk hati mereka dan mereka bermaksud membunuh rasul-rasul itu.

        Hati yang keras adalah tertusuk hati saat mendengar Firman/menolak Firman pengajaran sehingga menyimpan kepahitan, kebencian dan kenajisan sampai kehilangan keselamatan/binasa untuk selama-lamanya.

    • Menerima sesama apa adanya baik kelebihan maupun kekurangannya.
      Praktek menerima sesama dalam kelebihannya adalah jangan iri hati tetapi bisa meneladan dan mengucap syukur. Jika sesama memiliki kekurangan, kita harus mengampuni, melupakan dan mendoakan.

    Jadi, hati yang lemah lembut adalah hati yang tidak memiliki dosa karena dosa sendiri dan sesama sudah diselesaikan. Hasilnya, kita akan mengalami perhentian/ketenangan bahkan semua menjadi enak dan ringan.

  2. Lidah yang lembut, yaitu dapat mengaku dosa, tidak berdusta/berkata benar, berkata baik dan menjadi berkat bagi orang lain.

    I Petrus 3:10
    3:10 "Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu.

    Hasil lidah lembut adalah semua menjadi baik termasuk masa depan yang baik.

  3. Karakter yang lembut, yaitu memiliki 9 buah-buah roh.

    Galatia 5:22-23
    5:22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
    5:23 kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.

    'Penguasaan diri', menunjuk bahwa daging sudah terobek/pintu tirai terobek.

    Penguasaan diri artinya:
    • Bisa mengendalikan emosi supaya tidak terjadi pertengkaran.
    • Menguasai hawa nafsu/keinginan daging yang bertentangan dengan Firman Allah dan mengarah pada dosa makan-minum dan kawin-mengawinkan.
    • Tidak bimbang/kuatir tetapi hanya berharap kepada Tuhan.

    1 Petrus 4:7
    4:7. Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa.

    Hasil penguasaan diri adalah ketenangan, artinya:
    • Mantap dalam penggembalaan yang benar seperti Yakub. Penggembalaan yang benar ditandai dengan makanan/Firman yang benar, gembala dan domba harus berada di kandang.
    • Hanya percaya dan mempercayakan diri sepenuh kepada Tuhan seperti raja Hizkia.

      Yesaya 36:12, 21
      36:12 Tetapi juru minuman agung berkata: "Adakah tuanku mengutus aku untuk mengucapkan perkataan-perkataan ini hanya kepada tuanmu dan kepadamu saja? Bukankah juga kepada orang-orang yang duduk di atas tembok, yang memakan tahinya dan meminum air kencingnya bersama-sama dengan kamu?"
      36:21 Tetapi orang berdiam diri dan tidak menjawab dia sepatah katapun, sebab ada perintah raja, bunyinya: "
      Jangan kamu menjawab dia!"

      Yesaya 37:1, 14, 36
      37:1. Segera sesudah raja Hizkia mendengar itu, dikoyakkannyalah pakaiannya dan diselubunginyalah badannya dengan kain kabung, lalu masuklah ia ke rumah TUHAN.
      37:14 Hizkia menerima surat itu dari tangan para utusan, lalu membacanya; kemudian pergilah ia ke rumah TUHAN dan
      membentangkan surat itu di hadapan TUHAN.
      37:36 Keluarlah Malaikat TUHAN, lalu dibunuh-Nyalah seratus delapan puluh lima ribu orang di dalam perkemahan Asyur. Keesokan harinya pagi-pagi tampaklah, semuanya bangkai orang-orang mati belaka!

      Yesaya 38:1-3
      38:1. Pada hari-hari itu Hizkia jatuh sakit dan hampir mati. Lalu datanglah nabi Yesaya bin Amos dan berkata kepadanya: "Beginilah firman TUHAN: Sampaikanlah pesan terakhir kepada keluargamu, sebab engkau akan mati, tidak akan sembuh lagi."
      38:2 Lalu Hizkia memalingkan mukanya ke arah dinding dan ia berdoa kepada TUHAN.
      38:3 Ia berkata: "Ah TUHAN, ingatlah kiranya, bahwa aku telah hidup di hadapan-Mu dengan setia dan dengan tulus hati dan bahwa aku telah melakukan apa yang baik di mata-Mu." Kemudian
      menangislah Hizkia dengan sangat.
      38:5 "Pergilah dan katakanlah kepada Hizkia: Beginilah firman TUHAN, Allah Daud, bapa leluhurmu: Telah
      Kudengar doamu dan telah Kulihat air matamu. Sesungguhnya Aku akan memperpanjang hidupmu lima belas tahun lagi,

      'Menangis dengan sangat', menunjuk tangisan seorang bayi, artinya Hizkia dilembutkan hatinya sampai seperti seorang bayi.
Tangisan bayi menarik uluran belas kasih Tuhan untuk:
  • Menghapus kemustahilan sehingga Hizkia diperpanjang umurnya 15 tahun.
  • Memelihara hidup kita di tengah dunia yang sudah mustahil.
  • Mengubahkan hidup kita secara terus-menerus sampai suatu waktu kita menjadi sempurna seperti Yesus saat kedatanganNya kedua kali. Kita masuk dalam pesta nikah Anak Domba Allah, Kerajaan 1000 tahun damai/Firdaus yang akan datang sampai kerajaan Surga/Yerusalem Baru.

    Wahyu 19:9
    19:9 Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."

    Wahyu 3:21
    3:21 Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.

    Janji Tuhan ini disampaikan pada jemaat Laodekia yang seperti muntah/tidak berguna. Tetapi jika semuanya melembut, semua akan menjadi baik, semua diselesaikan oleh Tuhan dan kita disempurnakan seperti Yesus.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 07:15 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:15 (Ibadah Kaum Wanita)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 16:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 17:45 (Ibadah Raya)
Senin jam 17:45 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)

IBADAH KUNJUNGAN

18 Mei 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ngunut)
24-25 Mei 2012 (Ibadah Kunjungan ke Sumba)
01 Juni 2012 (Ibadah Kunjungan ke Tamban)
22 Juni 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ngawi)
25 Juni-05 Juli 2012 (Kunjungan ke Israel)
17-19 Juli 2012 (Ibadah Persekutuan ke Medan)
31 Juli-02 Agustus 2012 (Ibadah Persekutuan di Malang)
04-06 September 2012 (Ibadah Kunjungan ke Makasar)
20-21 September 2012 (Ibadah Kunjungan ke Semarang)
Oktober 2012 (Ibadah Kunjungan ke Pendolo, Tentena)
Oktober 2012 (Ibadah Kunjungan ke Medan)
November 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ambon)
Desember 2012 (Ibadah Kunjungan ke Sidikalang)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top