|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 04 April 2011 (Senin Sore)
Matius
26: 14-16 26:14.
Kemudian pergilah
seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot,
kepada
imam-imam kepala. 26:15.
Ia berkata: "Apa... Ibadah Kaum Muda Remaja, 29 Januari 2011 (Sabtu Sore)
Markus 15 secara keseluruhan berbicara mengenai sengsara Yesus untuk menyelamatkan, memberkati, bahkan menyelamatkan... Ibadah Natal Surabaya, 20 Desember 2010 (Senin Sore)
Matius
25: 31-34 25:31.
"Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua
malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia
akan bersemayam... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 19 April 2010 (Senin Sore)
Matius
25: 1, 13
ay. 1= Yesus tampil dalam kemuliaan sebagai Mempelai
Pria Surga yang akan... Ibadah Kaum Muda Remaja, 12 Maret 2011 (Sabtu Sore)
ad. 6. Markus 15:37-41 = sengsara salib mengenai kematian-Nya. Markus 15:37-38 15:37 Lalu... Ibadah Doa Malang, 10 Januari 2012 (Selasa Sore)
Matius 26:47-56 tentang 'Yesus ditangkap'.
Matius 26:47, 50
Ibadah Doa Malang, 04 Mei 2010 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdp. Yakub
Keluaran 2:6 2:6 Ketika... Ibadah Raya Malang, 16 Oktober 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:26-29 adalah tentang MAKAN PERJAMUAN SUCI. Secara keseluruhan, Matius... Ibadah Raya Malang, 29 Maret 2009 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK Salah satu arti dari 'Hermon' adalah mulia.... Ibadah Persekutuan Ambon III, 16 November 2011 (Rabu Sore)
Tema: Yohanes 10:10 "Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. "
= "Aku... Ibadah Persekutuan Kartika Malang IV, 02 Juli 2009 (Kamis Pagi)
Disertai dengan PENAMATAN LEMPINEL ANGKATAN XXXI
Lukas 23:43. Tema kebaktian persekutuan tubuh Kristus kali ini... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 01 Agustus 2011 (Senin Sore)
Matius
26: 26-29 26:26.
Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap
berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya
dan... Ibadah Doa Surabaya, 27 Oktober 2010 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdt. Dadang
Matius
11: 28-30 11:28. Marilah kepada-Ku, semua yang
letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi... Ibadah Raya Malang, 14 Juni 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:32-35 = NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL. Pohon ara ini ditampilkan dari jaman ke jaman:
jaman Allah... Ibadah Doa Malang, 10 Agustus 2010 (Selasa Sore)
bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III
Matius 25:14-15
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 24 Juli 2011 (Minggu Sore)
Matius
26: 26-29 26:26.
Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap
berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya
dan berkata: "Ambillah, makanlah, inilah
tubuh-Ku." 26:27.
Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya
kepada mereka dan berkata: "Minumlah, kamu semua, dari cawan
ini. 26:28. Sebab inilah
darah-Ku,
darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk
pengampunan dosa. 26:29. Akan tetapi Aku berkata kepadamu: mulai
dari sekarang Aku tidak akan minum lagi hasil pokok anggur ini sampai
pada hari Aku meminumnya, yaitu yang baru, bersama-sama dengan kamu
dalam Kerajaan Bapa-Ku."
ay.
26-29= MAKAN
PERJAMUAN SUCI. Ayat
26-29= peralihan dari perjamuan paskah (ayat-ayat sebelumnya) ke
perjamuan suci. Jadi, perjamuan
paskah yang terakhir=
perjamuan
suci yang pertama kali.
Keluaran
12: 9-11 Kita
sudah pelajari peraturan makan perjamuan paskah yang sama dengan
peraturan
makan perjamuan suci,
yaitu:
- dagingnya
harus dipanggang dengan api
(diterangkan pada Ibadah
Pendalaman Alkitab Surabaya, 11 Juli 2011).
Ini
menunjuk pada api Roh
Kudus.
- harus
dimakan dengan roti tidak beragi
(diterangkan pada Ibadah
Pendalaman Alkitab Surabaya, 11 Juli 2011).
'roti'=
Firman Allah. 'tidak
beragi'=
murni. 'roti
tidak beragi'=
Firman
Allah
yang murni/benar yang tidak enak bagi daging.
- dagingnya
tidak boleh mentah (diterangkan
pada Ibadah
Doa Surabaya, 13 Juli 2011).
Daging
mentah= api hawa nafsu daging yang membakar dan membinasakan.
- tidak
boleh direbus dengan air (diterangkan
pada Ibadah
Doa Surabaya, 13 Juli 2011).
'air'=
kesegaran dunia yang menenggelamkan dan membinasakan.
- daging
dipanggang dengan api
(diterangkan pada Ibadah
Raya Surabaya, 17 Juli 2011).
'Api'=
penyucian. Jadi, makan perjamuan harus dengan penyucian.
- daging
harus dimakan,
artinya: Firman
sudah harus mendarah daging
(diterangkan pada Ibadah
Raya Surabaya, 17 Juli 2011).
- 'pinggangmu
berikat'=
pinggang berikat/berikat pinggang kebenaran (Firman) (diterangkan
pada Ibadah
Pendalaman Alkitab Surabaya, 18 Juli 2011).
- 'kasut
pada kakimu'=
kerelaan
untuk berkorban sehingga kita bisa dipakai Tuhan (diterangkan
pada Ibadah
Pendalaman Alkitab Surabaya, 18 Juli 2011).
- 'tongkat
di tanganmu'=
memiliki
pengalaman salib (diterangkan
pada Ibadah
Pendalaman Alkitab Surabaya, 18 Juli 2011).
- 'buru-burulah
kamu memakannya'=
makan
dengan cepat-cepat (diterangkan
pada Ibadah
Doa Surabaya, 20 Juli 2011).
Keluaran
12: 11 12:11.
Dan beginilah kamu memakannya: pinggangmu
berikat,
kasut pada
kakimu
dan tongkat
di tanganmu;
buru-burulah
kamu memakannya;
itulah Paskah bagi TUHAN.
Malam
ini kita pelajari lagi peraturan ke-10, yaitu: 'buru-burulah
kamu memakannya'=
makan
dengan cepat-cepat. Artinya:
- jangan
berlambat-lambat untuk perkara rohani yang Tuhan gerakan pada
kita.
Kalau
berlambat-lambat dalam perkara rohani, berarti ada ikatan seperti
istri Lot.
Dan saat Tuhan datang kedua kali, ia pasti ketinggalan (terlambat
juga). Dan itu artinya kebinasaan seperti istri Lot yang menjadi
tiang garam sekalipun sudah keluar dari Sodom Gomora.
- 2
Petrus 3: 11-12
3:11.
Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa
suci dan salehnya
kamu harus hidup 3:12.
yaitu kamu
yang menantikan dan mempercepat
kedatangan hari Allah.
Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia
akan hancur karena nyalanya.
(terjemahan lama) 3:11. Oleh
sebab segala perkara itu akan binasa kelak atas peri yang demikian,
bagaimanakah patut kamu melakukan dirimu di dalam
kehidupan yang suci dan beribadat?
Arti
yang kedua: menantikan
dan mempercepat kedatangan Yesus kedua kali.
Praktik
menanti dan mempercepat kedatangan Tuhan kedua kali:
- hidup
suci dan saleh
(sudah diterangkan pada Ibadah
Doa Surabaya, 20 Juli 2011).
- 2
Petrus 3: 13
3:13.
Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita
menantikan langit yang baru
dan bumi yang baru, di mana
terdapat kebenaran.
Praktik
kedua: menantikan
langit dan bumi yang baru
(Yerusalem Baru)= mengalami
pembaharuan Yerusalem Baru.
Malam
ini, kita membahas praktik yang kedua
"MENGALAMI PEMBAHARUAN
YERUSALEM BARU".
Mengalami
pembaharuan Yerusalem Baru artinya:
- ay.
13= hidup dalam kebenaran,.
Kalau semua orang Kristen hidup benar, maka Tuhan akan segera
datang. Tapi kalau Tuhan belum datang, karena Tuhan masih memberi
kita kesempatan untuk hidup benar.
3
tingkatan hidup dalam kebenaran:
- kebenaran
karena pengampunan dosa=
orang berdosa mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama. Jika diampuni,
jangan berbuat dosa lagi. Dan dosa-dosa kita akan ditutupi oleh
Tuhan, sehingga kita seperti tidak pernah berbuat dosa.
Kalau
berbuat dosa lagi, maka pengampunan akan batal.
- 1
Yohanes 3: 9
3:9.
Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak
berbuat dosa lagi;
sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak
dapat berbuat dosa,
karena ia lahir dari Allah.
Tingkatan
kedua: kebenaran
karena kelepasan dari dosa
('tidak
berbuat dosa lagi').
- Sampai
satu waktu, kita
tidak bisa berbuat dosa lagi.
Kita menjadi BENAR
SEPERTI YESUS BENAR.
- Wahyu 21:
1, 4
21:1.
Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit
yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu,
dan lautpun
tidak ada lagi. 21:4.
Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut
tidak akan ada lagi;
tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita,
sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu."
Wahyu
22: 3, 5 22:3.
Maka tidak
akan ada lagi laknat. 22:5.
Dan malam
tidak akan ada lagi
di sana,
Pembaharuan
Yerusalem baru yang kedua: ditandai
dengan kata "tidak
ada lagi yang lama",
yaitu:
- laut,
- maut,
- laknat/kutuk,
- malam,
LAUT
TIDAK BOLEH ADA LAGI Yakobus
1: 6 1:6.
Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang,
sebab orang
yang bimbang sama dengan gelombang laut,
yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. 1:7. Orang yang
demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima
sesuatu dari Tuhan. 1:8.
Sebab orang yang mendua hati tidak
akan tenang dalam hidupnya.
Orang
bimbang= laut yang bergelombang. Jadi, hati
yang bimbang tidak boleh ada
lagi
untuk menanti kedatangan Tuhan.
Bimbang ini bisa terjadi saat
menghadapi pencobaan dan ajaran palsu. Kalau
hati bimbang, ia tidak akan tenang
(ay. 8) dan tidak
mendapat apa-apa dari Tuhan
(ay. 7). Ia kehilangan segala-galanya, bahkan kehilangan
keselamatan.
MAUT
TIDAK BOLEH ADA LAGI 1
Yohanes 3: 14-15 3:14.
Kita tahu, bahwa kita sudah berpindah dari dalam maut ke dalam
hidup, yaitu karena kita mengasihi saudara kita. Barangsiapa
tidak mengasihi, ia tetap di dalam maut. 3:15.
Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh
manusia. Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap
memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya.
Maut=
hati yang jahat/najis,
penuh kebencian sampai kebencian tanpa alasan. Hati yang jahat inilah yang harus
dibaharui.
LAKNAT/KUTUK
TIDAK ADA LAGI Ulangan
28: 15 28:15.
"Tetapi jika engkau tidak mendengarkan suara TUHAN, Allahmu,
dan tidak
melakukan dengan setia segala perintah dan ketetapan-Nya,
yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka segala
kutuk ini akan datang kepadamu
dan mencapai engkau:
Kutuk=
hati yang tidak taat
dengar-dengaran. Dimana
ada ketidak taatan, disana ada kutuk. Tetapi kalau
kita taat, kita akan mendapat berkat.
MALAM
TIDAK ADA LAGI Yohanes
11: 10 11:10.
Tetapi jikalau seorang berjalan
pada malam hari,
kakinya terantuk, karena terang tidak ada di dalam dirinya."
Kalau
malam, banyak kali tersandung dan jatuh= hati
yang lemah, yaitu mudah
tersandung/tersinggung dan menjadi sandungan.
Hati
yang bimbang, jahat/najis, tidak taat dan lemah= hati yang
keras. Jadi, pembaharuan Yerusalem baru adalah PEMBAHARUAN
DARI HATI YANG KERAS MENJADI HATI YANG LEMBUT.
Hati
adalah pusat kehidupan rohani kita
yang menentukan arah hidup kita ke Surga atau ke neraka.
1
Petrus 3: 20-21 3:20.
yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada
waktu Nuh tidak
taat
kepada Allah,
ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang
mempersiapkan bahteranya, di mana hanya
sedikit,
yaitu delapan orang, yang
diselamatkan
oleh air bah itu. 3:21. Juga kamu sekarang diselamatkan oleh
kiasannya, yaitu baptisan--maksudnya
bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk
memohonkan
hati
nurani yang baik
kepada Allah--oleh kebangkitan Yesus Kristus,
Pembaharuan
hati dimulai dari BAPTISAN AIR. 'hanya
sedikit yang diselamatkan'=
kita harus serius untuk
masuk keselamatan!
Sebab dari sekian banyak umat Israelpun, hanya 2 orang yang masuk
Kanaan.
Lewat baptisan
air,
kita mengalami pembaharuan
dari hati nurani yang keras menjadi hati nurani yang
baik/lembut.
DOA
PUASA juga berguna untuk membaharui kirbat
(kantong kulit). Kantong kulit= tempat menyimpan angggur=
hati.
Baptisan air dan berpuasa= sama seperti Yesus yang
setelah dibaptis, berpuasa 40 hari 40 malam.
Praktik
hati yang lembut:
- Yakobus
1: 21-22
1:21.
Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang
begitu banyak itu dan terimalah
dengan lemah
lembut
firman
yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan
jiwamu. 1:22. Tetapi hendaklah kamu menjadi
pelaku firman
dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu
menipu diri sendiri.
Praktik
pertama hati yang lembut: bisa
menerima Firman Allah sekeras apapun. Prosesnya:
- mendengar
Firman dengan sungguh-sungguh,
- mengerti
Firman,
- percaya/yakin
pada Firman,
- praktik
Firman.
Praktik
Firman= mengulurkan tangan kepada Tuhan dan
Tuhan mengulurkan Tangan kepada kita. Kita
hidup dalam Tangan Tuhan.
Yohanes
10: 27-28 10:27.
Domba-domba-Ku
mendengarkan
suara-Ku
dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku, 10:28. dan Aku
memberikan hidup yang kekal
kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai
selama-lamanya dan seorangpun
tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.
Kalau
kita dengar-dengaran (hidup
dalam Tangan Tuhan),
hasilnya:
- Tuhan
sanggup memberikan jaminan
kepastian
untuk hidup sekarang, masa depan sampai hidup kekal kepada
kita.
TUHAN TIDAK
PERNAH MENIPU KITA!
- 'seorangpun
tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku'=
Tangan
Tuhan yang kuat memberikan kemenangan
pada kita atas musuh-musuh dan masalah-masalah. Kita
menjadi milik Tuhan
yang tidak bisa diganggu oleh siapapun.
- Praktik
kedua hati yang lembut: bisa
menyembah Tuhan.=
berserah sepenuh kepada Tuhan.
Mazmur
141: 1-2 141:1.
Mazmur Daud. Ya TUHAN, aku berseru kepada-Mu, datanglah segera
kepadaku, berilah telinga kepada suaraku, waktu aku berseru
kepada-Mu! 141:2. Biarlah doaku
adalah bagi-Mu seperti persembahan ukupan,
dan tanganku
yang terangkat
seperti persembahan korban pada waktu petang.
Penyembahan=
mengangkat tangan pada Tuhan
dan Tuhan mengulurkan Tangan pada kita.
Kita hanya mengandalkan kekuatan dari Tuhan.
Seringkali,
Tuhan ijinkan kita
mengalami sesuatu yang luar biasa.
TUJUANNYA ADALAH SUPAYA
KITA BISA MENGULURKAN TANGAN KEPADA TUHAN. Kita
mengakui bahwa kita tidak bisa apa-apa, bahwa kita tidak berdaya dan hanya bergantung
sepenuh pada Tangan kemurahan Tuhan
dan kita akan mengalami
mujizat.
Saat
kita tidak bisa apa-apa lagi, JANGAN
PUTUS ASA!
Tetapi biarlah kita banyak mengulurkan tangan kepada
Tuhan.
Contohnya:
- Petrus
yang diijinkan tenggelam.
Tetapi saat itu, ia mengulurkan tangan pada Tuhan, bukan pada
murid-murid yang lainnya.
Petrus=
gambaran bapak-bapak
yang seringkali keras hati.
Matius
14: 30-31 14:30.
Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai
tenggelam
lalu berteriak: "Tuhan, tolonglah aku!" 14:31. Segera
Yesus
mengulurkan tangan-Nya,
memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya,
mengapa engkau bimbang?"
'bimbang'=
hati yang keras. Tuhan ijinkan tenggelam, supaya hati
keras bisa menjadi lembut.
- wanita
pendarahan 12 tahun=
gambaran ibu-ibu.
Dan
wanita ini merendah untuk menjamah ujung jubah Tuhan dan ia
disembuhkan dari penyakit
jasmani dan rohani.
- anak
muda
yang diijinkan gagal/sedih,
supaya bisa tunduk dan
mengulurkan tangan pada Tuhan.
1
Petrus 5: 5-6 5:5.
Demikian jugalah kamu, hai orang-orang
muda, tunduklah
kepada orang-orang yang tua.
Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain,
sebab: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani
orang yang rendah hati."
Kalau
anak muda mau tunduk, Tangan Tuhan akan meninggikan tepat pada
waktunya. Sampai saat Tuhan datang kembali, kita diangkat
bersama-sama dengan Tuhan.
Tuhan
memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|