Ibadah Doa Malang, 05 September 2023 (Selasa Sore)

Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 20:4-6
20:4 Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya; kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi. Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah; yang tidak menyembah binatang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka; dan mereka hidup kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus untuk masa seribu tahun.
20:5 Tetapi orang-orang mati yang lain tidak bangkit sebelum berakhir masa yang seribu tahun itu. Inilah kebangkitan pertama.
20:6 Berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya.

Ada 3 kelompok orang mati:
  1. Orang yang selama hidupnya mendengar dan dengar-dengaran pada bunyi sangkakala/ firman penggembalaan (= mengasihi Tuhan) sehingga mengalami keubahan hidup. Jika diizinkan meninggal dunia sebelum Yesus datang kedua kali, disebut mati dalam Tuhan.

    Wahyu 14:13

    14:13 Dan aku mendengar suara dari sorga berkata: Tuliskan: "Berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan, sejak sekarang ini." "Sungguh," kata Roh, "supaya mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka, karena segala perbuatan mereka menyertai mereka."

    Mazmur 116:15
    116:15 Berharga di mata TUHAN kematian semua orang yang dikasihi-Nya.

  2. Orang yang mati sahid = mati karena nama Yesus, firman pengajaran benar, tahbisan benar. Sejak Habel sampai orang-orang yang dipancung oleh antikris, disebut juga mati dalam Tuhan.

    Wahyu 20:4
    20:4 Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya; kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi. Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah; yang tidak menyembah binatang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka; dan mereka hidup kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus untuk masa seribu tahun.

    1 Korintus 15:51-52
    15:51 Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah,
    15:52 dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah.

    Saat kedatangan Yesus kedua kali, bunyi sangkakala terakhir, maka orang yang mati dalam Yesus akan dibangkitkan dalam tubuh kemuliaan seperti Yesus (= kebangkitan pertama). Orang yang hidup dalam Yesus sampai Yesus datang kedua kali akan diubahkan dalam tubuh kemuliaan. Keduanya menjadi satu tubuh Kristus yang sempurna, mempelai wanita Surga yang siap menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan permai, masuk perjamuan kawin Anak Domba, masuk Firdaus (kerajaan 1000 tahun damai) sampai masuk Yerusalem baru.

  3. Orang-orang mati yang lain.
    Wahyu 20:5
    20:5 Tetapi orang-orang mati yang lain tidak bangkit sebelum berakhir masa yang seribu tahun itu. Inilah kebangkitan pertama.

    Yaitu:
    • Orang yang selama hidupnya tidak percaya Yesus sehingga jika mati sebelum Yesus datang kedua kali disebut orang mati yang lain.
    • Orang Kristen yang tidak setia sampai tinggalkan ibadah pelayanan. Orang Kristen yang menolak pengajaran benar, tidak taat sehingga tidak mengalami keubahan hidup, tetap manusia daging yang berbuat dosa sampai puncak dosa, yaitu dosa makan-minum, kawin-mengawinkan. Jika mati sebelum Yesus datang kedua kali disebut orang mati yang lain.
    Pada saat Yesus datang kedua kali, tidak dibangkitkan dalam kebangkitan pertama sehingga tidak masuk kerajaan 1000 tahun damai. Sesudah itu akan dibangkitkan untuk masuk kematian kedua, neraka selamanya.

1 Korintus 15:51
15:51 Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah,

Batas akhir hidup kita ada dua, yaitu ada yang meninggal dunia, ada yang hidup sampai Yesus datang kedua kali.

Mati dan hidup adalah ketentuan Tuhan/ kemurahan Tuhan atas hidup kita.

Jadi mati dan hidup tidaklah penting, yang penting selama hidup di dunia kita harus mengalami pembaharuan.
Prosesnya adalah:
  1. Selama hidup beriman/ percaya kepada Yesus sebagai satu-satunya Juru Selamat.
    Kisah Para Rasul 10:43
    10:43 Tentang Dialah semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya."

    Kita mengalami pengampunan dosa, bertobat dan lahir baru lewat baptisan air dan baptisan Roh Kudus, hidup dalam kebenaran. Hasilnya adalah selamat dan diberkati Tuhan.

  2. Selama hidup harus beribadah melayani Tuhan dengan sungguh-sungguh, setia dan berkobar-kobar.
    Kisah Para Rasul 20:24
    20:24 Tetapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikit pun, asal saja aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku untuk memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah.

    Tujuan ibadah adalah mendengar firman = makan untuk merawat hidup rohani.

    Lukas 5:1
    5:1 Pada suatu kali Yesus berdiri di pantai danau Genesaret, sedang orang banyak mengerumuni Dia hendak mendengarkan firman Allah.

    Efesus 4:21,23-25
    4:21 Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus,
    4:23 supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu,
    4:24 dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.
    4:25 Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota.

    Kita mengalami penyucian dan pembaharuan sehingga menjadi manusia baru yaitu tidak berdusta. Kita menjadi jujur, menjadi rumah doa. Kita gemar berdoa menyembah Tuhan lewat doa satu jam, doa puasa, doa semalam suntuk.

    Markus 2:20-22
    2:20 Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka, dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.
    2:21 Tidak seorang pun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabiknya, yang baru mencabik yang tua, lalu makin besarlah koyaknya.
    2:22 Demikian juga tidak seorang pun mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian anggur itu akan mengoyakkan kantong itu, sehingga anggur itu dan kantongnya dua-duanya terbuang. Tetapi anggur yang baru hendaknya disimpan dalam kantong yang baru pula."

    Hasilnya adalah:
    • Pakaian tambal sulam = perbuatan jatuh bangun dalam dosa, diubahkan menjadi perbuatan benar dan baik, sampai membalas kejahatan dengan kebaikan.
    • Kirbat tua = hati yang lama, keras hati, gampang kecewa/ putus asa/ bangga, diubahkan menjadi kuat teguh hati, tempatnya Roh Kudus. Kita tidak kecewa/ putus asa/ bangga menghadapi apapun, tetap mengucap syukur. Kita tetap berpegang teguh pada firman pengajaran benar dan taat. Kita tetap setia berkobar dalam ibadah pelayanan. Kita tetap percaya berharap Tuhan, tetap menyembah Tuhan.
    1 Tawarikh 28:20
    28:20 Lalu berkatalah Daud kepada Salomo, anaknya: "Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, dan lakukanlah itu; janganlah takut dan janganlah tawar hati, sebab TUHAN Allah, Allahku, menyertai engkau. Ia tidak akan membiarkan dan meninggalkan engkau sampai segala pekerjaan untuk ibadah di rumah Allah selesai.

    Maka Roh Kudus (tangan Tuhan) yang menyelesaikan semua, memberi karunia sehingga kita dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus sampai sempurna. Roh Kudus mampu menyelesaikan semua masalah yang mustahil.

Tuhan memberkati.