[cetak]
Ibadah Doa Malang, 18 November 2008 (Selasa Sore)

Matius 24: 29 -> Keadaan pada masa kedatangan Yesus ke 2x.
Yaitu : terjadi kegoncangan - kegoncangan secara jasmani dan rohani.
Tuhan izinkan ini terjadi, supaya gereja Tuhan :

  1. Masuk dalam pembangunan tubuh Kristus.
  2. Untuk memantapkan kepemilikan Tuhan atas kita.
  3. Menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan (Ibrani 12: 26-29).

Akibat kegoncangan ini akan terjadi pemisahan :

  • Gereja yang tergoncangkan (gereja yang palsu).
  • Gereja yang tidak goncang (yang benar) akan masuk dalam kerajaan yang tidak tergoncangkan.

Ad 1. Gereja Palsu
Prakteknya:

  1. Masuk dalam suasana Sodom dan Gomora (Lukas 17: 28-29).
    Yaitu :
    • dosa kenajisan
    • dosa kejahatan
    • dosa kepalsuan / dusta

  2. Melayani dengan api asing (Imamat 10: 1-2).
    Yaitu :
    • keinginan daging / hawa nafsu daging
    • ajaran palsu.

  3. Tidak setia dalam Ibadah Pelayanan (Ibrani 10: 25-27).
    Akibat 3 praktek diatas : dihukum oleh api yang dari Tuhan.

Ad 2. Gereja yang benar (yang tidak tergoncangkan)
Prakteknya: Ibrani 12: 26-28

  1. Beribadah melayani Tuhan dengan 'cara yang berkenan dan dengan hormat dan takut'.
    CARA YANG BERKENAN, yaitu : Roma 14: 17-18
    Ibadah dengan sistem kerajaan sorga, tidak berhubungan dengan masalah daging (makan minum).
    Tandanya:
    • sukacita oleh Roh Kudus -> Ibadah Umum.
    • Kebenaran oleh Firman Pengajaran -> ibadah PA.
    • Damai sejahtera oleh kasih Allah -> Ibadah Doa.

    Jadi, cara yang berkenan adalah : Ibadah dengan sistem Penggembalaan

    HORMAT DAN TAKUT kepada Tuhan, yaitu :

    • menghargai hadirat Tuhan. (tidak jalan-jalan saat dengar Firman)
    • setia dan tanggung jawab pada Tuhan.

    Hasilnya :

    • mengalami API PENYUCIAN (Keluaran 3: 1-2).
      mulai dari hati, perbuatan, dan mulut. Kalau mulut disucikan maka kita tidak bercacat cela (sempurna)
    • mengalami API PEMELIHARAAN
      makin disucikan = makin dipelihara.

  2. Mengucap syukur kepada Tuhan dalam segala perkara (Ibrani 13: 15-18, 20-21).
    = mempersembahkan buah - buah kepada Tuhan, yaitu:
    • buah bibir yang memuliakan Tuhan dan menjadi berkat bagi orang lain.
    • buah perbuatan baik, yaitu : membantu sesama yang membutuhkan secara jasmani dan rohani.
    • buah ketaatan.
    • buah kasih, yaitu : berdoa untuk gembala / pimpinan sampai berdoa untuk musuh.

    Ada BUAH = menarik hadirat Tuhan (Api kasih Allah) untuk :

    • menjadikan SEMUA BAIK dalam hidup kita.
    • menjadikan semua berhasil (Mazmur 1: 3).
    • sampai menjadikan semua sempurna.

Tuhan memberkati.