[cetak]
Ibadah Doa Malang, 24 April 2012 (Selasa Sore)

Matius 26:69-75 berjudul Petrus menyangkal Yesus.

Tiga kali Petrus menyangkal Yesus:
  1. Ayat 69-70: Petrus menyangkal Yesus sebagai orang Galilea = menyangkal panggilan dan pilihan Tuhan.
  2. Ayat 71-72: Petrus menyangkal Yesus sebagai orang Nazaret.
  3. Ayat 73-75: Petrus menyangkal Yesus dengan mengutuk dan bersumpah.

ad. 2. Petrus menyangkal Yesus sebagai orang Nazaret.
Matius 26:71-72
26:71 Ketika ia pergi ke pintu gerbang, seorang hamba lain melihat dia dan berkata kepada orang-orang yang ada di situ: "Orang ini bersama-sama dengan Yesus, orang Nazaret itu."
26:72 Dan ia menyangkalnya pula dengan bersumpah: "Aku tidak kenal orang itu."

Nazaret adalah tempat pertumbuhan Yesus menjadi dewasa. Sekarang artinya bagi kita, Nazaret adalah tempat pertumbuhan rohani dari selamat sampai sempurna/ kedewasaan penuh. Ini menunjuk pada tempat penggembalaan.
Dalam Tabernakel, selamat adalah Halaman, sempurna adalah Ruangan Maha Suci. Jadi, tempat kita bertumbuh adalah Ruangan Suci, yaitu penggembalaan.

Petrus menyangkal Yesus sebagai orang Nazaret = menyangkal penggembalaan.

Pada waktu Israel diperbudak di Mesir, Israel ditempatkan di Gosyen, yang artinya penggembalaan.
Ada perbedaan antara orang Mesir yang tinggal di luar Gosyen dan orang Israel yang tinggal di Gosyen. Orang Mesir di luar Gosyen mengalami 10 tulah, tetapi orang Israel yang tinggal di Gosyen bebas dari tulah.

Keluaran 8:22
8:22 Tetapi pada hari itu Aku akan mengecualikan tanah Gosyen, di mana umat-Ku tinggal, sehingga di sana tidak ada terdapat pikat, supaya engkau mengetahui, bahwa Aku, TUHAN, ada di negeri ini.

Tulah yang keempat adalah lalat pikat/ tabuhan.
Di luar Gosyen, orang Mesir terkena tulah lalat pikat. Jika kita tidak tergembala, maka akan terkena tulah lalat pikat/ tabuhan.
Lalat pikat ini merupakan binatang di udara, sekarang ini menunjuk setan, penguasa-penguasa udara, demon-demon, naga merah diudara.

Tabuhan ini memiliki sengat yang sangat kuat, tetapi tidak punya madu, artinya tidak ada gunanya.
Jadi setan-setan, penguasa udara, demon (jimat yang seolah-olah bisa melindungi, dll.) sama sekali tidak ada gunanya.

Orang Kristen bila tidak sungguh-sungguh tergembala maka akan mudah terpengaruh/ gampang diserang tabuhan.

Pengertian rohani dari lalat pikat/ tabuhan:
  1. Roh durhaka.
    Efesus 2:1-2
    2:1 Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu.
    2:2 Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka.

    Praktiknya adalah:
    • Durhaka kepada Tuhan, yaitu:
      • Tidak setia bahkan sengaja meninggalkan ibadah pelayanan.
      • Berbuat dosa bahkan hidup dalam dosa, mati rohani.

    • Durhaka dalam nikah, yaitu:
      • Suami tidak mengasihi istri, bahkan kasar pada istri.
      • Istri tidak tunduk pada suami, melawan suami.
      • Terjadi perselingkuhan, perceraian, dll. 
      • Anak tidak taat pada orang tua.

    Ada dua rahasia besar, yaitu dalam ibadah pelayanan dan dalam nikah, inilah yang mau disengat oleh tabuhan.

  2. Roh najis.
    Wahyu 18:2
    18:2 Dan ia berseru dengan suara yang kuat, katanya: "Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu, dan ia telah menjadi tempat kediaman roh-roh jahat dan tempat bersembunyi semua roh najis dan tempat bersembunyi segala burung yang najis dan yang dibenci,

    Roh najis ini mengarah pada dosa makan-minum dan dosa kawin-mengawinkan.

  3. Roh jahat.
    Roh jahat ini menimbulkan pertengkaran dan peperangan.

    Wahyu 9:2-3,7
    9:2 Maka dibukanyalah pintu lobang jurang maut itu, lalu naiklah asap dari lobang itu bagaikan asap tanur besar, dan matahari dan angkasa menjadi gelap oleh asap lobang itu.
    9:3 Dan dari asap itu berkeluaranlah belalang-belalang ke atas bumi dan kepada mereka diberikan kuasa sama seperti kuasa kalajengking-kalajeng di bumi.
    9:7 Dan rupa belalang-belalang itu sama seperti kuda yang disiapkan untuk peperangan, dan di atas kepala mereka ada sesuatu yang menyerupai mahkota emas, dan muka mereka sama seperti muka manusia,

    Akan terjadi perang dunia yang ketiga, tetapi peperangan yang terbesar adalah peperangan dalam nikah rumah tangga. Ini semua dipicu oleh roh jahat.

    1 Timotius 6:10
    6:10 Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.

    Tetapi roh jahat ini juga dalam wujud cinta akan uang, yang membuat anak Tuhan menjadi kikir dan serakah, dan mencari uang dengan cara yang tidak halal sehingga menyimpang dari iman.


Roh durhaka, roh najis, dan roh jahat ini menimbulkan penderitaan lahir batin (seperti bangsa Mesir menderita terkena tulah tabuhan) sampai kebinasaan selama-lamanya. Roh durhaka, roh najis, dan roh jahat ini ada di mana-mana, sebab mereka adalah penguasa udara.

Jalan keluar untuk menghadapi roh durhaka, roh najis, dan roh jahat ini adalah:

  1. Kita harus tergembala dengan sungguh-sungguh.
    Kita mutlak harus bertekun dalam 3 macam ibadah (Ruangan Suci) untuk menghadapi tabuhan. Jangan sampai lengah sedikitpun! Ketekunan adalah sesuatu yang terus-menerus dan tidak bisa dihalangi.

    Dalam Ruangan Suci kita sedang diberi 4 lapis tudung sehingga tabuhan tidak bisa menyerang. Saat lengah, itu bagaikan membuka tudung, sehingga tabuhan bisa langsung menyerang.

  2. Menikmati firman penggembalaan = makan firman penggembalaan = mendengar dan dengar-dengaran pada firman penggembalaan.
    Jangan mendengar suara asing! Itu membawa kita keluar dari tudung dan pasti diserang tabuhan.

Hasil tergembala adalah:
  1. Mengalami kemurahan dan kebajikan Tuhan dalam setiap langkah hidup kita, setiap denyut nadi kita, setiap tarikan nafas kita.
    Mazmur 23:6
    23:6 Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.

    Setiap kita bernafas ada kemurahan kebajikan Tuhan, sehingga tidak ada kesempatan tabuhan (roh durhaka, roh najis, roh jahat) untuk menyengat.

    Kalau sudah ada kemurahan kebajikan Tuhan, kita tidak boleh bangga dengan sesuatu dan tidak boleh kecewa dengan sesuatu, melainkan kita selalu mengucap syukur kepada Tuhan.

    Bagi kehidupan yang tergembala (orang Israel di Gosyen), setiap tarikan nafas adalah kemurahan dan kebajikan Tuhan, ucapan syukur kepada Tuhan.
    Di luar penggembalaan (orang Mesir di luar Gosyen), setiap tarikan nafas akan terkena sengat tabuhan, hanya penderitaan-penderitaan.

  2. Setiap langkah hidup kita adalah langkah ajaib, langkah mujizat bersama Tuhan.
    Mazmur 136:1-4
    136:1 Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
    136:2 Bersyukurlah kepada Allah segala allah! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
    136:3 Bersyukurlah kepada Tuhan segala tuhan! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
    136:4 Kepada Dia yang seorang diri melakukan keajaiban-keajaiban besar! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

    Sampai ada pengakuan 'takkan kekurangan aku' [Mazmur 23], artinya:
    • Secara jasmani, kita dipelihara secara langsung dan secara ajaib oleh Tuhan.
      Bangsa Israel dipelihara secara langsung oleh Tuhan selama 40 tahun, sekalipun mereka tidak bekerja. Semua pekerjaan kita di dunia ini hanya merupakan sarana, yang menentukan adalah kemurahan dan kebajikan Tuhan.

    • Secara rohani, kita mengalami penyucian dan keubahan hidup.
      Ini merupakan mujizat terbesar, dari manusia daging menjadi manusia rohani, sampai sempurna menjadi mempelai wanita Tuhan yang siap menyambut kedatangan Tuhan kedua kali.


Tuhan memberkati.