Ibadah Doa Malang, 29 April 2021 (Kamis Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 13:2
13:2. Binatang yang kulihat itu serupa dengan macan tutul, dan kakinya seperti kaki beruangdan mulutnya seperti mulut singa. Dan nagaitu memberikan kepadanya kekuatannya, dan takhtanya dan kekuasaannya yang besar.

Antikris adalah kombinasi dari empat binatang buas dengan keistimewaannya masing-masing:
  1. Serupa dengan macan tutul (diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 06 April 2021sampai Ibadah Raya Malang, 11 April 2021).
    Keistimewaan macan tutul adalah belang dan kecepatannya.

  2. Kakinya seperti kaki beruang (diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 13 April 2021sampai Ibadah Raya Malang, 25 April 2021).
    Keistimewaan beruang adalah cakarnya.

  3. Mulutnya seperti mulut singa (diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab, 27 April 2021).
    Keistimewaan singa adalah suaranya.

  4. Naga memberikan kekuatannya, takhtanya, dan kekuasannya.

ad. 3. Singa.
1 Petrus 5:8
5:8.Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aumdan mencari orang yang dapat ditelannya.

Keistimewaan dari mulut singa adalah auman yang dahsyat, yaitu ancaman, ajaran palsu, gosip, rayuan dan lain-lain, sehingga membuat gereja Tuhan menjadi bimbang.
Kalau bimbang, akan meninggalkan penggembalaan yang benar, sehingga beredar-edar, sampai gugur dari iman. Mulai dengan menghina yang benar, tidak lagi percaya Yesus bahkan menghujat firman pengajaran yang benar, dan hidupnya tidak lagi benar dan suci. Saat itulah ia ditelan oleh singa sampai binasa selamanya.

Wahyu 5:4-9
5:4.Maka menangislah aku dengan amat sedihnya, karena tidak ada seorangpun yang dianggap layak untuk membuka gulungan kitab itu ataupun melihat sebelah dalamnya.
5:5.Lalu berkatalah seorang dari tua-tua itu kepadaku: "Jangan engkau menangis! Sesungguhnya, singa dari suku Yehuda, yaitu tunas Daud, telah menang, sehingga Ia dapat membuka gulungan kitab itu dan membuka ketujuh meterainya."
5:6.Maka aku melihat di tengah-tengah takhta dan keempat makhluk itu dan di tengah-tengah tua-tua itu berdiri seekor Anak Domba seperti telah disembelih, bertanduk tujuh dan bermata tujuh: itulah ketujuh Roh Allah yang diutus ke seluruh bumi.
5:7.Lalu datanglah Anak Domba itu dan menerima gulungan kitab itu dari tangan Dia yang duduk di atas takhta itu.
5:8.Ketika Ia mengambil gulungan kitab itu, tersungkurlah keempat makhluk dan kedua puluh empat tua-tua itu di hadapan Anak Domba itu, masing-masing memegang satu kecapi dan satu cawan emas, penuh dengan kemenyan: itulah doa orang-orang kudus.
5:9.Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: "Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa.

Di sini Yesus tampil sebagai:
  1. Anak Domba yang tersembelih, mati di kayu salib, untuk membukakan gulungan kitab dengan tujuh meterai/ rahasia firman Allah, yaitu ayat yang satu menerangkan ayat yang lain dalam Alkitab.

  2. Singa dari suku Yehuda, dan tunas Daud.
    Tunas Daud = Raja dan Gembala (Daud adalah seorang raja dan gembala).

    Yesus sebagai singa dari Yehuda mengaum-ngaum untuk:
    1. Memberikan firman pengajaran yang benar, yang diulang-ulang (firman penggembalaan).
    2. Menandingi suara singa Iblis.
    3. Menggembalakan gereja Tuhan sampai pada kesempurnaan.

Lukas 2:20
2:20.Maka kembalilah gembala-gembala itu sambil memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka dengardan mereka lihat, semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka.

Oleh sebab itu, gereja Tuhan harus tergembala dengan benar dan baik, sampai bisa mendengar dan melihat suara gembala/ firman penggembalaan. Firman bukan hanya didengar tetapi menjadi kenyataan, terutama dalam hal penyucian dan pembaharuan hidup.

Wahyu 1:9
1:9.Aku, Yohanes, saudara dan sekutumu dalam kesusahan, dalam Kerajaan dan dalam ketekunan menantikan Yesus, berada di pulau yang bernama Patmos oleh karena firman Allahdan kesaksianyang diberikan oleh Yesus.

Rasul Yohanes adalah pelayan Tuhan yang memiliki firman Allah (meja roti sajian) dan kesaksian (pelita emas). Ini sudah hebat, tetapi sayang, ia tidak memiliki mezbah dupa emas.
Artinya tidak pernah menyembah, doa puasa, dan doa semalam suntuk, atau kurang dalam penyembahan.

Akibatnya adalah menjadi sasaran kemarahan dari Antikris, yaitu disiksa sampai dipancung kepalanya kalau tetap menyembah Tuhan, atau menyembah Antikris karena tidak mau disiksa, dan untuk dibinasakan selamanya.

Wahyu 12:17
12:17.Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allahdan memiliki kesaksianYesus.

Tuhan izinkan rasul Yohanes dibuang ke pulau Patmos, sama dengan mengalami percikan darah bersama Yesus, supaya ia bisa tergembala untuk mendapatkan mezbah dupa emas.

Wahyu 1:10,12

1:10.Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh dan aku mendengardari belakangku suatu suara yang nyaring, seperti bunyi sangkakala,
1:12.Lalu aku berpaling untuk melihatsuara yang berbicara kepadaku. Dan setelah aku berpaling, tampaklah kepadaku tujuh kaki dian dari emas.

Lewat percikan darah, rasul Yohanes bisa tergembala dengan sungguh-sungguh, bisa melihat dan mendengar bunyi sangkakala/ firman penggembalaan yang menyucikan.
Mungkin sekarang kita juga menghadapi salib, tujuannya adalah supaya kita bisa tergembala sungguh-sungguh sampai mengalami penyucian, sehingga kita hidup dalam terang kesucian. Ini yang mendorong kita tersungkur di kaki Tuhan.

Wahyu 1:17
1:17.Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nyasama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: "Jangan takut!Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir,

'tersungkurlah aku di depan kaki-Nya' = menyembah Yesus sampai daging tidak bersuara lagi. Kita menyerah sepenuh pada Yesus, hanya mengulurkan tangan kepada Dia, dan Dia sebagai Yang Awal dan Yang Akhir akan mengulurkan tangan kanan-Nya kepada kita semua.
Artinya seluruh hidup kita dari awal sampai akhir berada di dalam tangan Tuhan.

Hasilnya adalah:
  1. 'Jangan takut!' = Tuhan tampil sebagai Yang Mahakasih untuk mencurahkan kasih-Nya yang tidak berubah dari awal sampai akhir.
    Bukti kita dijamah oleh tangan kasih Tuhan adalah tidak ada lagi ketakutan.

    1 Yohanes 4:18
    4:18.Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih.

    Dunia akhir zaman akan terjadi kegoncangan yang dahsyat secara jasmani dan rohani, sehingga membuat semua manusia termasuk pelayan Tuhan berada dalam ketakutan. Kalau dibiarkan akan stres, mati, bahkan mati rohani, dan bisa gila. Kalau dibiarkan, akan binasa selamanya.

    Lukas 21:25-26

    21:25."Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut.
    21:26.Orang akan mati ketakutankarena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang.

    Ketakutan akan menjadi pembunuh utama baik secara jasmani maupun rohani.
    Oleh karena itu, Tuhan mengulurkan tangan kasih-Nya saat kita tersungkur di kaki-Nya, supaya kita tidak ada ketakutan, tetapi mengalami damai sejahtera.
    Hasilnya adalah kita takut akan Tuhan dan membenci dosa, sehingga hidup dalam kebenaran dan kesucian.

  2. Tuhan tampil sebagai Yang Mahakuasa dari awal sampai akhir untuk menyelesaikan semua masalah yang mustahil.
    Wahyu 1:8
    1:8."Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa."

    Serahkan semua masalah yang mustahil kepada Tuhan! Jangan ditanggung sendiri!

  3. Tuhan tampil sebagai Yang Mahamulia. Dia menciptakan segala sesuatu baru. Artinya Dia mengubahkan kita dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Dia untuk layak masuk Yerusalem baru.
    Wahyu 21:5-6a
    21:5.Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!" Dan firman-Nya: "Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar."
    21:6a.Firman-Nya lagi kepadaku: "Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir.

    2 Petrus 1:16-17
    1:16.Sebab kami tidak mengikuti dongeng-dongeng isapan jempol manusia, ketika kami memberitahukan kepadamu kuasa dan kedatangan Tuhan kita, Yesus Kristus sebagai raja, tetapi kami adalah saksi mata dari kebesaran-Nya.
    1:17.Kami menyaksikan, bagaimana Ia menerima kehormatan dan kemuliaan dari Allah Bapa, ketika datang kepada-Nya suara dari Yang Mahamulia, yang mengatakan: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."

    Apa yang harus diubahkan?
    Wahyu 21:27
    21:27.Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu.

    Keji = tidak tergembala, termasuk jika suami kasar pada istri atau istri tidak tunduk pada suami.

    Wahyu 22:15
    22:15.Tetapi anjing-anjing dan tukang-tukang sihir, orang-orang sundal, orang-orang pembunuh, penyembah-penyembah berhala dan setiap orang yang mencintai dustadan yang melakukannya, tinggal di luar.

    Anjing = ajaran palsu.

    Kita diubahkan sampai menjadi jujur. Kita menjadi rumah doa. Kita mengalami kuasa penciptaan secara jasmani, dari tidak ada menjadi ada, sedikit menjadi banyak. Inilah pemeliharaan Tuhan yang berlimpah di tengah kesulitan dunia sampai zaman Antikris berkuasa kita disingkirkan ke padang gurun.

  4. Tuhan tampil sebagai Yang Maha Adil (Hakim yang adil, Raja segala raja, dan Mempelai Pria Sorga).
    Wahyu 22:12-13
    22:12."Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.
    22:13.Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir."

    Keadilan Tuhan adalah:
    1. Menghukum kehidupan yang tidak mau menyembah Dia, tetapi melawan dan menghujat Dia.
    2. Memberikan upah hidup kekal bagi semua yang beribadah melayani dan menyembah Dia.
      Kita diubahkan jadi sempurna saat Dia datang kembali di awan-awan yang permai. Kita masuk Firdaus dan Yerusalem baru selamanya.

Tuhan memberkati.