Ibadah Doa Malang, 29 Oktober 2013 (Selasa Sore)

Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Matius 12:9-15a
12:9Setelah pergi dari sana, Yesus masuk ke rumah ibadat mereka.
12:10Di situ ada seorang yang mati sebelah tangannya. Mereka bertanya kepada-Nya: “Bolehkah menyembuhkan orang pada hari Sabat?” Maksud mereka ialah supaya dapat mempersalahkan Dia.
12:11Tetapi Yesus berkata kepada mereka: “Jika seorang dari antara kamu mempunyai seekor domba dan domba itu terjatuh ke dalam lobang pada hari Sabat, tidakkah ia akan menangkapnya dan mengeluarkannya?
12:12Bukankah manusia jauh lebih berharga dari pada domba? Karena itu boleh berbuat baik pada hari Sabat.”
12:13Lalu kata Yesus kepada orang itu: “Ulurkanlah tanganmu!” Dan ia mengulurkannya, maka pulihlah tangannya itu, dan menjadi sehat seperti tangannya yang lain.
12:14Lalu keluarlah orang-orang Farisi itu dan bersekongkol untuk membunuh Dia.
12:15Tetapi Yesus mengetahui maksud mereka lalu menyingkir dari sana.

Matius 12 dalam Tabernakel terkena pada pintu kemah, menunjuk kepenuhan Roh Kudus.
Mati sebelah tangannya menunjuk kering rohani sampai mati rohani. Ini terjadi dalam gereja Tuhan. Penyebabnya antara lain:
  1. Terjerat dalam kejahatan dan kenajisan.
    Kisah Rasul 8:23
    8:23sebab kulihat, bahwa hatimu telah seperti empedu yang pahit dan terjerat dalam kejahatan.”

    Keinginan jahat yaitu mengejar yang jasmani sehingga mengorbankan yang jasmani. Sampai binasa seperti Yudas.

    Kisah Rasul 1:18

    1:18--Yudas ini telah membeli sebidang tanah dengan upah kejahatannya, lalu ia jatuh tertelungkup, dan perutnya terbelah sehingga semua isi perutnya tertumpah ke luar.

    Juga mengecilkan yang rohani dan membesarkan yang jasmani seperti Esau.

    Ibrani 12:16

    12:16Janganlah ada orang yang menjadi cabul atau yang mempunyai nafsu yang rendah seperti Esau, yang menjual hak kesulungannya untuk sepiring makanan.

    Keinginan najis yaitu dosa makan-minum dan kawin-mengawinkan.

    Lukas 17:27
    17:27mereka makan dan minum, mereka kawin dan dikawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, lalu datanglah air bah dan membinasakan mereka semua.

  2. Terjerat dalam dosa kebanggaan dan keputusasaan.
    Lukas 18:9-14
    18:9Dan kepada beberapa orang yang menganggap dirinya benar dan memandang rendah semua orang lain, Yesus mengatakan perumpamaan ini:
    18:10“Ada dua orang pergi ke Bait Allah untuk berdoa; yang seorang adalah Farisi dan yang lain pemungut cukai.
    18:11Orang Farisi itu berdiri dan berdoa dalam hatinya begini: Ya Allah, aku mengucap syukur kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain, bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah dan bukan juga seperti pemungut cukai ini;
    18:12 aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari segala penghasilanku.
    18:13Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan ia memukul diri dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini.
    18:14 Aku berkata kepadamu: Orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah dan orang lain itu tidak. Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.”

    Yehezkiel 37:1-2, 11

    37:1Lalu kekuasaan TUHAN meliputi aku dan Ia membawa aku ke luar dengan perantaraan Roh-Nya dan menempatkan aku di tengah-tengah lembah, dan lembah ini penuh dengan tulang-tulang.
    37:2Ia membawa aku melihat tulang-tulang itu berkeliling-keliling dan sungguh, amat banyak bertaburan di lembah itu; lihat, tulang-tulang itu amat kering.
    37:11Firman-Nya kepadaku: “Hai anak manusia, tulang-tulang ini adalah seluruh kaum Israel. Sungguh, mereka sendiri mengatakan: Tulang-tulang kami sudah menjadi kering, dan pengharapan kami sudah lenyap, kami sudah hilang.

    Putus asa karena tidak berharap kepada Tuhan tetapi berharap kepada yang lain.

  3. Terjerat dalam dosa tersandung.
    1 Petrus 2:8
    2:8Mereka tersandung padanya, karena mereka tidak taat kepada Firman Allah; dan untuk itu mereka juga telah disediakan.

    Tersandung dan menjadi sandungan karena tidak taat pada firman Allah.
    Tersandung karena tidak memandang korban Yesus yang sudah mengampuni kita sehingga hanya memandang kesalahan/ kekurangan orang lain dan sulit mengaku dosa dan mengampuni orang lain.

    Galatia 5:11

    5:11Dan lagi aku ini, saudara-saudara, jikalau aku masih memberitakan sunat, mengapakah aku masih dianiaya juga? Sebab kalau demikian, salib bukan batu sandungan lagi.
Matius 12:13
12:13Lalu kata Yesus kepada orang itu: “Ulurkanlah tanganmu!” Dan ia mengulurkannya, maka pulihlah tangannya itu, dan menjadi sehat seperti tangannya yang lain.

Cara Tuhan menolong kehidupan yang merosot/ kering rohani yaitu Tuhan mengulurkan tangan untuk mengangkat kita.

Roma 10:21

10:21Tetapi tentang Israel ia berkata: “Sepanjang hari Aku telah mengulurkan tangan-Ku kepada bangsa yang tidak taat dan yang membantah.”

Setiap saat Tuhan selalu mengulurkan tangan kepada kita, lewat 2 macam pemberitaan firman:
  1. Injil keselamatan/ firman penginjilan.
    Efesus 1:13
    1:13Di dalam Dia kamu juga--karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu--di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.

    Bukti kita menerima injil keselamatan yaitu kita hidup benar.

    2 Petrus 3:13-14

    3:13Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran.
    3:14Sebab itu, saudara-saudaraku yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia.

    Kita berdamai, mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama.

  2. Injil kemuliaan/ firman pengajaran yang benar.
    2 Korintus 4:3-4
    4:3Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,
    4:4 yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.

    1 Petrus 1:22

    1:22Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.

    Bukti kita menerima injil kemuliaan yaitu kita hidup dalam ketaatan kepada Tuhan.
Keluaran 14:15-16
14:15Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Mengapakah engkau berseru-seru demikian kepada-Ku? Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka berangkat.
14:16Dan engkau, angkatlah tongkatmu dan ulurkanlah tanganmu ke atas laut dan belahlah airnya, sehingga orang Israel akan berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering.

Jika kita mengulurkan tangan kepada Tuhan, menyembah Tuhan, hasilnya adalah kita mengalami mujizat dari Tuhan, berkat Tuhan secara jasmani dan rohani.

Yesaya 44:3
44:3Sebab Aku akan mencurahkan air ke atas tanah yang haus, dan hujan lebat ke atas tempat yang kering. Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas keturunanmu, dan berkat-Ku ke atas anak cucumu.

Berkat secara rohani yaitu Roh Kudus. Kegunaan Roh Kudus yaitu sebagai Penghibur.

Yohanes 14:26-27
14:26tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.
14:27Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.

Roh Kudus menolong dan menyertai kita.

Yohanes 14:16-17

14:16Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,
14:17yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.

Roma 8:26

8:26Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.

Roh Kudus menolong memberi kekuatan ekstra kepada kita.

Zakharia 4:6

4:6Maka berbicaralah ia, katanya: “Inilah firman TUHAN kepada Zerubabel bunyinya: Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam.

Zefanya 3:17

3:17TUHAN Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai,

Sampai berkat kasih Tuhan yang mengubahkan kita dari manusia daging menjadi manusia rohani, sampai saat Yesus datang kedua kali, kita diubahkan menjadi sama mulia dengan Tuhan. Kita bersama Tuhan selama-lamanya.



Tuhan memberkati.