[cetak]
Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 10 Agustus 2010 (Selasa Pagi)

Keluaran 25 dimulai dengan korban bahan-bahan untuk pembangunan Tabernakel.

Keluaran 25:1-9 dibagi menjadi 3 bagian, yaitu:
Bagian pertama adalah Keluaran 25:1-2 --> dasar pembangunan Tabernakel.

Keluaran 25:1-2
25:1. Berfirmanlah TUHAN kepada Musa:
25:2 "Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka memungut bagi-Ku persembahan khusus; dari setiap orang yang terdorong hatinya, haruslah kamu pungut persembahan khusus kepada-Ku itu.

Yang merupakan dasar/motivasi pembangunan Tabernakel adalah:
  1. Hati yang rela untuk memberi, artinya tanpa paksaan, tanpa ancaman, tanpa pamrih.
    Menerima pengajaran Tabernakel juga harus dengan hati yang rela.

    2 Korintus 8:12
    8:12 Sebab jika kamu rela untuk memberi, maka pemberianmu akan diterima, kalau pemberianmu itu berdasarkan apa yang ada padamu, bukan berdasarkan apa yang tidak ada padamu.

    2 Korintus 9:7-8
    9:7 Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.
    9:8 Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.

    Kalau kita memberi dengan rela hati, maka pemberian itu akan diterima oleh Tuhan, dan Tuhan akan mengasihi kita, bahkan melimpahkan kasih karuniaNya pada kita.
    Kalau beribadah dengan tidak rela, maka ibadah itu akan menjadi percuma, dan dibenci oleh Tuhan.

    Kasih karunia Tuhan untuk:
    • Memelihara hidup kita secara berkecukupan, tidak berkekurangan.
    • Melimpahkan perbuatan-perbuatan kebajikan, yang suatu saat akan menjadi pakaian mempelai wanita Tuhan.

      Wahyu 19:8
      19:8 Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!" (Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.)

  2. Yang dipersembahkan tadi adalah persembahan khusus [Keluaran 25:2].
    Maleakhi 3:8
    3:8 Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?" Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus!

    Persembahan khusus ini dipersembahkan bersama-sama dengan perpuluhan.

    Perpuluhan adalah PENGAKUAN bahwa:
    • kita sudah diberkati/dipelihara oleh Tuhan
    • kita adalah milik Tuhan.
    Dasar perpuluhan adalah KEBENARAN, yaitu harus 1/10.

    Kejadian 14:18-20
    14:18 Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi.
    14:19 Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi,
    14:20 dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya.

    Persembahan khusus adalah UCAPAN SYUKUR bahwa kita sudah diberkati/dipelihara oleh Tuhan.
    Dasar persembahan khusus adalah KERELAAN HATI.

    Jadi, perpuluhan dan persembahan khusus ini juga merupakan dasar untuk pembangunan tubuh Kristus (Tabernakel).

  3. Hati yang damai sejahtera.
    1 Raja-raja 6:7
    6:7 Pada waktu rumah itu didirikan, dipakailah batu-batu yang telah disiapkan di penggalian, sehingga tidak kedengaran palu atau kapak atau sesuatu perkakas besipun selama pembangunan rumah itu.

    Hati yang damai sejahtera artinya:
    • Tidak ada keinginan daging.

    • Tidak ada kekuatiran.
      Filipi 4:6-7
      4:6 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.
      4:7 Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.

      Salah satu cara untuk melawan kekuatiran dalam hidup adalah lewat doa puasa.

    • Tidak ada permusuhan, tidak ada iri hati, tidak ada dendam.

  4. Hati yang lembut, yaitu menerima kemurahan Tuhan.
    Yohanes 2:19-21
    2:19 Jawab Yesus kepada mereka: "Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali."
    2:20 Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang mendirikan Bait Allah ini dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?"
    2:21 Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah tubuh-Nya sendiri.

    Dalam ibadah sistem Taurat (angka 46), bangsa Kafir tidak akan bisa masuk.
    Tetapi lewat kematian Yesus, bangsa Kafir bisa masuk dalam pembangunan tubuh Kristus.

    Hati yang lembut akan selalu ingat bahwa kalau kita bisa melayani, itu hanya karena kemurahan Tuhan.

    Tanda ibadah dalam sistem kemurahan:
    • Tidak pernah kecewa, tetap setia dan berkobar beribadah melayani Tuhan.
      2 Korintus 4:1
      4:1. Oleh kemurahan Allah kami telah menerima pelayanan ini. Karena itu kami tidak tawar hati.

    • Terjadi perombakan = pembaharuan hidup dari manusia daging menjadi manusia baru.
      Setan bisa melakukan segala tanda-tanda jasmani, sakit jadi sembuh, mati jadi bangkit, tetapi tidak bisa mengubahkan manusia daging menjadi manusia baru.

      Yang harus dirombak dari daging adalah dimulai dari kebanggaan diri sendiri, kebenaran diri sendiri, kepentingan diri sendiri, kehendak diri.

      Jangan menunggu habis-habisan seperti Ayub, lebih baik dirombak lewat doa puasa.
      Lebih baik kita mengaku bahwa kita memang debu tanah liat yang hanya untuk diinjak-injak, maka kita sedang berada dalam tangan Tuhan yang bisa melakukan apapun yang tidak bisa kita lakukan, yang bisa memakai kehidupan kita dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

Tuhan memberkati.