[cetak]
Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 07 September 2010 (Selasa Siang)

Kita masih membahas tentang PINTU KEMAH (http://www.gptkk.org/tabernakel_pintu+kemah.html).

Praktik kehidupan yang dipenuhkan dengan Roh Kudus:
  1. Berjalan oleh Roh Kudus.
    Galatia 5:16-17
    5:16 Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.
    5:17 Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging--karena keduanya bertentangan--sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki.

    Artinya adalah tidak mengikuti keinginan/kehendak daging, sehingga kita bisa taat dengar-dengaran pada kehendak Tuhan apapun resikonya.

  2. Dipimpin oleh Roh Kudus.
    Galatia 5:18-21
    5:18 Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat.
    5:19 Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,
    5:20 penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,
    5:21 kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu--seperti yang telah kubuat dahulu--bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

    Artinya adalah:
    • Tidak melakukan perbuatan daging.
    • Tidak hidup di bawah hukum Taurat, tetapi hidup dalam kemurahan/kasih karunia, yaitu menjadi senjata-senjata kebenaran, menjadi pelayan-pelayan Tuhan yang benar.

      Roma 6:13
      6:13 Dan janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran.
      6:14 Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia.

      Kejadian 6:7-8
      6:7 Berfirmanlah TUHAN: "Aku akan menghapuskan manusia yang telah Kuciptakan itu dari muka bumi, baik manusia maupun hewan dan binatang-binatang melata dan burung-burung di udara, sebab Aku menyesal, bahwa Aku telah menjadikan mereka."
      6:8. Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN.

      Kalau pelayanan tidak benar, itu akan memilukan Tuhan dan membuat Tuhan menyesal.
      Tetapi pelayan Tuhan yang benar akan mendapatkan kasih karunia Tuhan.

  3. Hidup oleh Roh Kudus.
    Galatia 5:22-26
    5:22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
    5:23 kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
    5:24 Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.
    5:25 Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,
    5:26 dan janganlah kita gila hormat, janganlah kita saling menantang dan saling mendengki.

    Artinya adalah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya, sehingga daging tidak bersuara lagi.

    Bukti daging tidak bersuara:
    • Tidak gila hormat, tidak memegahkan diri = tidak merasa lebih tinggi dari orang lain.
      Kita harus menghormati orang lain, terutama menghormati orang lain yang lebih rendah dari kita.

    • Tidak saling menantang, tidak saling menyakiti.
      Saat menantang berarti sudah merasa lebih kuat.

    • Tidak saling mendengki/iri hati.
      Iri hati adalah merasa lebih hebat dari orang lain. 
Kalau sudah berjalan dalam Roh Kudus, dipimpin oleh Roh Kudus, sampai hidup oleh Roh Kudus, maka akan menghasilkan 9 buah-buah Roh Kudus [Galatia 5:22], yang dibagi menjadi 3 kelompok:
  1. Kasih, sukacita, damai sejahtera --> tabiat/karakter Allah Bapa.
  2. Kesabaran, kemurahan, kebaikan --> tabiat/karakter Allah Anak.
  3. Kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri --> tabiat/karakter Allah Roh Kudus.
Sehingga kita kembali pada tabiat Allah Tritunggal.

Kejadian 1:26-28
1:26. Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."
1:27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.
1:28 Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi."

Hasilnya adalah:
  1. Tuhan memerintahkan berkat. 
  2. Tuhan memberi kemenangan atas setan tritunggal yang merupakan sumbernya pencobaan, kegagalan, dll.
Kapan terjadinya pembentukan karakter Allah Tritunggal?
Yaitu saat terjadinya tekanan-tekanan. Mungkin tidak enak bagi daging, tetapi karakter kita sedang dibentuk.
Saat terjadi tekanan, biar Roh Kudus yang memberi kekuatan pada kita.

Tuhan memberkati.