Ibadah Doa Surabaya, 03 Juli 2024 (Rabu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat mendengarkan firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera, kasih karunia dilimpahkan Tuhan di tengah-tengah kita.

Wahyu 21: 11
21:11.Kota itu penuh dengan kemuliaan Allah dan cahayanya sama seperti permata yang paling indah, bagaikan permata yaspis, jernih seperti kristal.

Dari sebelah luar, kota Yerusalem baru adalah seperti permata yaspis.
Permata yaspis artinya kerinduan yang menyala-nyala
Jadi, setiap pelayan Tuhan harus memiliki kerinduan yang menyala-nyala untuk beribadah melayani dan menyembah Tuhan.

Wahyu 21: 23-24
21:23.Dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya.
21:24. Dan
bangsa-bangsa akan berjalan di dalam cahayanyadan raja-raja di bumi membawa kekayaan mereka kepadanya;

Dari sebelah dalam, kota Yerusalem baru tidak memerlukan matahari, bulan, dan bintang secara jasmani, karena kemuliaan Allah yang menerangi dan Anak Domba adalah lampunya(diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 23 Juni 2024).
Tidak ada kegelapan dan dosa sedikitpun karena Setan, raja kegelapan sudah dikalahkan sepenuhnya.

Yesaya 60: 1-6
60:1.Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu.
60:2.Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang TUHAN terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu.
60:3.Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada terangmu, dan raja-raja kepada cahaya yang terbit bagimu.
60:4.Angkatlah mukamu dan lihatlah ke sekeliling, mereka semua datang berhimpun kepadamu; anak-anakmu laki-laki datang dari jauh, dan anak-anakmu perempuan digendong.
60:5.Pada waktu itu engkau akan heran melihat dan berseri-seri, engkau akan tercengang dan akan berbesar hati, sebab kelimpahan dari seberang laut akan beralih kepadamu, dan kekayaan bangsa-bangsa akan datang kepadamu.
60:6.Sejumlah besar unta akan menutupi daerahmu, unta-unta muda dari Midian dan Efa. Mereka semua akan datang dari Syeba, akan membawa emas dan kemenyan, serta memberitakan perbuatan masyhur TUHAN.

Ini bicara tentang Sion, kerajaan Israel.
'kegelapan menutupi bumi'= Yerusalem baru tidak ada kegelapan, tetapi bumi diliputi dengan kegelapan.

Pada akhir zaman terjadi kegelapan yang melanda seluruh bumi seperti yang sudah terjadi sekarang ini. Kita harus waspada! Sekarang ekonomi gelap, dosa gelap, dan semuanya gelap.

Karena itu Tuhan bertindak supaya kita tidak hidup kegelapan:
  1. Ayat 1= Tuhan akan membangkitkan bangsa Israeldalam terang Tuhan di tengah-tengah kegelapan dunia untuk memuliakan Tuhan.
    Semakin bersinar, kegelapan akan semakin berkurang sampai tidak ada kegelapan sama sekali.

  2. Bagi bangsa kafirterbuka kemurahan Tuhan lewat kurban Kristus di kayu salib; sama dengan mendapatkan pembukaan pintu Yerusalem baru, sehingga mengalami penebusan, kelepasan dari dosa dan puncaknya dosa, dan diangkat menjadi imam-imam dan raja-raja yang dipakai untuk membangun tembok Yerusalem baru. Artinya: kita dipakai dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir; pembangunan tubuh Kristus yang sempurna untuk memuliakan Tuhan.

    Yesaya 60: 10-12
    60:10.Orang-orang asingakan membangun tembokmu, dan raja-raja mereka akan melayani engkau; sebab dalam murka-Ku Aku telah menghajar engkau, namun Aku telah berkenan untuk mengasihani engkau.
    60:11.Pintu-pintu gerbangmu akan terbuka senantiasa, baik siang maupun malam tidak akan tertutup, supaya orang dapat membawa kekayaan bangsa-bangsa kepadamu, sedang raja-raja mereka ikut digiring sebagai tawanan.
    60:12. Sungguh, bangsa dan kerajaan yang tidak mau mengabdi kepadamu akan lenyap; bangsa-bangsa itu akan dirusakbinasakan.


    'Orang-orang asing'= bangsa kafir.
    'membangun tembokmu'= membangun tembok Yerusalem baru.

    Pembangunan tubuh Kristus dimulai dari nikah, penggembalaan, antar penggembalaan, sampai Israel dan kafir menjadi satu tubuh Kristus yang sempurna.
    Mulai dari nikah bahkan sebelum masuk nikah harus terang..
Yesaya 60: 19-22
60:19.Bagimu matahari tidak lagi menjadi penerang pada siang hari dan cahaya bulan tidak lagi memberi terang pada malam hari, tetapi TUHAN akan menjadi penerang abadi bagimu dan Allahmu akan menjadi keagunganmu.
60:20.Bagimu akan ada matahari yang tidak pernah terbenam dan bulan yang tidak surut, sebab TUHAN akan menjadi penerang abadi bagimu, dan hari-hari perkabunganmu akan berakhir.
60:21.Pendudukmu semuanya orang-orang benar, mereka memiliki negeri untuk selama-lamanya; mereka sebagai cangkokan yang Kutanam sendiri untuk memperlihatkan keagungan-Ku.
60:22.Yang paling kecil akan menjadi kaum yang besar, dan yang paling lemah akan menjadi bangsa yang kuat; Aku, TUHAN, akan melaksanakannya dengan segera pada waktunya.

Ayat 19= keadaan di Yerusalem baru yang tidak butuh matahari, bulan, dan bintang.
Matahari= kasih Allah.
Bulan= penebusan oleh kurban Kristus.

Wahyu 21: 23-24
21:23.Dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulanuntuk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya.
21:24.Dan bangsa-bangsa akan berjalan di dalam cahayanya dan raja-raja di bumi membawa kekayaan mereka kepadanya;

Israel dan kafir akan mencapai terang kemuliaan yang kekal di Yerusalem baru.
Dari gelap Israel dibangkitkan untuk jadi terang sampai menjadi terang kemuliaan di Yerusalem baru.
Bangsa kafir ditebus dan diangkat menjadi imam dan raja untuk dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna sampai menjadi terang kemuliaan di Yerusalem baru.

Markus 7: 24
7:24.Lalu Yesus berangkat dari situ dan pergi ke daerah Tirus. Ia masuk ke sebuah rumah dan tidak mau bahwa ada orang yang mengetahuinya, tetapi kedatangan-Nya tidak dapat dirahasiakan.

Ayat 24-30= perjalanan bangsa kafir dari kegelapan menuju terang kemuliaan di Yerusalem baru.

Lukas 7: 27
7:27.Lalu Yesus berkata kepadanya: "Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."

Bangsa kafir sebenarnya hanya seharga anjing yang menjilat muntah; tidak pernah menjilat remah-remah roti. Artinya: tanpa firman pengajaran yang benar.

Keadaanbangsa kafir tanpa firman pengajaran yang benar adalah
  1. Seperti anak perempuan yang kerasukan Setan.
    Lukas 7: 25
    7:25.Malah seorang ibu, yang anaknya perempuan kerasukan roh jahat, segera mendengar tentang Dia, lalu datang dan tersungkur di depan kaki-Nya.

    Praktikdirasuk Setan: menjadi orang durhaka, yaitu durhaka pada orang tua jasmani--tidak taat--dan durhaka pada Tuhan--tidak setia sampai tinggalkan ibadah pelayanan kepada Tuhan.

    Efesus 2: 2
    2:2. Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka.

    Ibrani 10: 25-27
    10:25.Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.
    10:26.Sebab jika kita sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu.
    10:27.Tetapi yang ada ialah kematian yang mengerikan akan penghakiman dan api yang dahsyat yang akan menghanguskan semua orang durhaka.

    Durhaka pada Tuhan juga termasuk berbuat dosa sampai puncaknya dosa.

    Akibatnya: mengalami kehancuran nikah dan buah nikah, sehingga tidak mungkin masuk Yerusalem baru tetapi ketinggalan saat Yesus datang kembali. Benar-benar berada dalam kegelapan yang paling gelap.

  2. Markus 7: 27
    7:27.Lalu Yesus berkata kepadanya: "Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."

    Yang kedua: sama seperti anjing yang suka menjilat muntah.
    Artinya: mengeluarkan perkataan sia-sia: suka berdusta, gosip, fitnah, dan hujat--pengajaran benar dikatakan salah dan sebaliknya termasuk menghujat orang benar.

    Perkataan sia-sia harus dipertanggungjawabkan pada hari penghakiman, sehingga tidak bisa masuk Yerusalem baru.

  3. Markus 7: 30
    7:30.Perempuan itu pulang ke rumahnya, lalu didapatinya anak itu berbaring di tempat tidur, sedang setan itu sudah keluar.

    Yang ketiga: tidak bisa tidur.
    Artinya: tidak mengalami damai sejahtera, tetapi bersuasana kutukan: letih lesu, susah payah, air mata, dan penderitaan.

  4. Menghadapi kemustahilan. Kita tidak mampu melawan Setan.
Mungkin kita mengalami salah satu keadaan di atas atau bahkan semuanya. Itu adalah gejala hidup dalam kegelapan.

Jalan keluarnya: bangsa kafir harus memiliki kerinduan yang menyala-nyala untuk mendengar firman pengajaran yang benar--menjilat remah-remah roti.
Markus 7: 28
7:28.Tetapi perempuan itu menjawab: "Benar, Tuhan. Tetapi anjing yang di bawah meja juga makan remah-remahyang dijatuhkan anak-anak."

Sikap mendengar firman yang benar:
  1. 'Benar, Tuhan...'= mendengar firman pengajaran yang benar dengan kebutuhan dan selalu membenarkan firman Tuhan; sama dengan menerima firman dengan rendah hatisekalipun firman bertentangan dengan kehendak daging dan menunjuk dosa-dosa kita.

  2. 'Benar, Tuhan...'= mengakui segala kekurangan dan kelemahan kita secara jasmani dan rohani.
    Kita mengaku banyak dosa dan tidak bisa apa-apa secara jasmani.
Kalau tidak ada kerinduan yang menyala-nyala untuk mendengar firman, tidak akan mencapai Yerusalem baru. Mencapai bagian luar Yerusalem baru saja tidak bisa apalagi bagian dalamnya.

Kalau ada kerinduan yang menyala-nyala akan firman, hasilnya: kita mengalami penyucian oleh kuasa firman.
Dari anjing yang menjilat muntah menjadi anjing yang menjilat remah-remah roti, artinya perkataan sia-sia menjadi perkataan iman--'Karena kata-katamu'.

Markus 7: 29
7:29.Maka kata Yesus kepada perempuan itu: "Karena kata-katamuitu, pergilah sekarang sebab setan itu sudah keluar dari anakmu."

Hati-hati! Perkataan ini menentukan nasib hidup kita. Kalau berkata sia-sia, akan ada di dalam tangan Setan.

Perkataan iman sama dengan mengulurkan tangan kepada Tuhan; menyerah sepenuh pada Tuhan, dan Dia akan mengulurkan tangan belas kasih-Nya kepada kita.
Mujizat akan terjadi:
  1. Kedurhakaan menjadi taat dengar-dengaran dan setia.
    Taat dan setia pada Tuhan dan orang tua, hidup kita akan berhasil dan indah pada waktunya. Pintu Yerusalem baru apalagi pintu di dunia.

    Pemulihan nikah dan buah nikah menjadi satu, suci, dan sempurna

  2. Anjing menjadi domba-domba-Nya yang tergembala. Kita mengalami pemeliharaan Tuhandi tengah kesulitan dunia sampai Antikris berkuasa di bumi.

  3. Tidak damai menjadi damai sejahtera, sehingga semua jadi enak dan ringan.
  4. Mustahil jadi tidak mustahil.
Kalau ada kata-kata iman, kita akan menjadi kehidupan yang bersinar.

Jika Yesus datang kembali kita akan diubahkan menjadi sempurna seperti Dia untuk layak menyambut kedatangan-Nya kembali kedua kali di awan-awan yang permai. Kita masuk perjamuan kawin Anak Domba, kerajaan Seribu Tahun Damai (Firdaus yang akan datang), dan terang kemuliaan di Yerusalem baru selamanya.

Tuhan memberkati.