Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 11 Juni 2022 (Sabtu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 19: 28-44= Yesus dielu-elukan di Yerusalem.

Lukas 19: 41-44
19:41.Dan ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya,
19:42.kata-Nya: "Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu!Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu.
19:43.Sebab akan datang harinya, bahwa musuhmu akan mengelilingi engkau dengan kubu, lalu mengepung engkau dan menghimpit engkau dari segala jurusan,
19:44.dan mereka akan membinasakan engkau beserta dengan pendudukmu dan pada tembokmu mereka tidak akan membiarkan satu batupun tinggal terletak di atasa batu yang lain, karena engkau tidak mengetahui saat, bilamana Allah melawat engkau."

Ada dua hal yang membuat Yesus menangisi kota Yerusalem:
  1. Ayat 42: 'betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu!'= damai sejahtera tersembunyi bagi matanya.

  2. Ayat 44: 'karena engkau tidak mengetahui saat, bilamana Allah melawat engkau'= Yerusalem tidak tahu Allah melawat umat-Nya.
AD. 1
Damai sejahtera adalah persoalan hati atau pikiran.

Matius 15: 19
15:19.Karena dari hatitimbul segala pikiran jahat(1), pembunuhan(2), perzinahan(3), percabulan(4), pencurian(5), sumpah palsu(6)dan hujat(7).

Ini adalah perintah Allah dan adat istiadat orang Yahudi.
Jadi, gereja Tuhan tetap mempertahankan hati yang jahat. Hati yang jahat berisi tujuh keinginan jahat, keinginan najis, dan kepahitan, sehingga hati tidak damai--tidak mengerti apa yang perlu untuk damai sejahtera. Kita akan banyak tangisan, menuju kehancuran bahkan kebinasaan.

Oleh sebab itu gereja Tuhan harus berusaha untuk memiliki hati damai.
Prosesnya:
  1. Ibrani 4: 12
    4:12.Sebab firman Allahhidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

    Proses pertama: mengalami penyucian hati dan pikiranoleh firman pengajaran yang benar.

    Kita disucikan terutama dari tujuh keinginan jahat, keinginan najis, dan kepahitan, sehingga hati diisi oleh Roh kudus dengan tujuh wujud-Nya sampai takut akan Tuhan.
    Yesaya 11: 1-2
    11:1.Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah.
    11:2.Roh TUHAN(1)akan ada padanya, roh hikmat(2)dan pengertian(3), roh nasihat(4)dan keperkasaan(5), roh pengenalan(6)dan takut akan TUHAN;(7)

    Kalau firman pengajaran yang benar tersembunyi bagi mata kita, hati tidak akan pernah damai; tidak pernah diisi Roh Kudus. Tetapi kalau mata kita terbuka untuk memandang dan mendengar firman pengajaran yang benar, kita akan mengalami penyucian sehingga hati damai.

  2. 1 Petrus 1: 23
    1:23.Karena kamu telah dilahirkan kembalibukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal.

    Proses kedua: mengalami pembaharuan hati dan pikiranoleh firman pengajaran yang benar, yang lebih tajam dari pedang bermata dua, sehingga kita memiliki hati taat dengar-dengaran.

    Yesaya 48: 17-18
    48:17.Beginilah firman TUHAN, Penebusmu, Yang Mahakudus, Allah Israel: "Akulah TUHAN, Allahmu, yang mengajar engkau tentang apa yang memberi faedah, yang menuntun engkau di jalan yang harus kautempuh.
    48:18.Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramuakan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti,

    Kalau hati taat, maka akan ada hati damai.

  3. Keluaran 32: 30-35
    32:30.Keesokan harinya berkatalah Musa kepada bangsa itu: "Kamu ini telah berbuat dosa besar, tetapi sekarang aku akan naik menghadap TUHAN, mungkin aku akan dapat mengadakan pendamaiankarena dosamu itu."
    32:31. Lalu kembalilah Musa menghadap TUHAN dan berkata: "Ah, bangsa ini telah berbuat dosa besar, sebab mereka telah membuat allah emas bagi mereka.
    32:32. Tetapi sekarang, kiranya Engkau mengampuni dosa mereka itu--dan jika tidak, hapuskanlah kiranya namaku dari dalam kitab yang telah Kautulis."
    32:33. Tetapi TUHAN berfirman kepada Musa: "Siapa yang berdosa kepada-Ku, nama orang itulah yang akan Kuhapuskan dari dalam kitab-Ku.
    32:34. Tetapi pergilah sekarang, tuntunlah bangsa itu ke tempat yang telah Kusebutkan kepadamu; akan berjalan malaikat-Ku di depanmu, tetapi pada hari pembalasan-Ku itu Aku akan membalaskan dosa mereka kepada mereka."
    32:35. Demikianlah TUHAN menulahi bangsa itu, karena mereka telah menyuruh membuat anak lembu buatan Harun itu.

    Proses ketiga: mengalami pelayanan pendamaianoleh Imam Besar dan Gembala Agung.

    Siapayang melakukan pelayanan pendamaian?

    • Sebelum Tabernakel dibuat, Musa sebagai gembala yang melakukan pelayanan pendamaian.
    • Setelah Tabernakel dibuat, Imam Besar Harun yang melakukan pelayanan pendamaian.
    • Setelah perjanjian baru, Yesus sebagai Imam Besar dan Gembala Agung yang melakukan pelayanan pendamaian.

    Bagaimanamelakukan pelayanan pendamaian? Dulu Imam Besar satu tahun sekali masuk ruangan maha suci dengan membawa darah binatang dan dupa untuk mengadakan pelayanan pendamaian.
    Di perjanjian baru, Yesus membawa dupa dan darah-Nya sendiri.

    1 Yohanes 2: 1-2
    2:1.Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa, namun jika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus, yang adil.
    2:2. Dan Ia adalah
    pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia.

    (terjemahan lama)
    2:1. Hai anak-anakku, inilah kusuratkan kepadamu supaya jangan kamu berbuat dosa. Dan jikalau barang seorang berbuat dosa, maka kita ada seorang
    Juru Syafaatkepada Bapa, yaitu Yesus Kristus yang benar itu,
    2:2. dan Ialah menjadi korban perdamaian karena segala dosa kita; bukannya karena dosa-dosa kita sahaja, melainkan karena dosa seisi dunia ini juga.

    'Juru Syafaat'= dupa.
    Ayat 2= darah.

    Yesus sebagai Imam Besar dan Gembala Agung membawa dupaartinya menaikkan doa syafaatsiang malam supaya gereja Tuhan tidak berbuat dosa. Walaupun jatuh dalam dosa, masih bisa diperdamaikan oleh darah-Nya.

    Ibrani 13: 17
    13:17.Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu, sebagai orang-orang yang harus bertanggung jawab atasnya. Dengan jalan itu mereka akan melakukannya dengan gembira, bukan dengan keluh kesah, sebab hal itu tidak akan membawa keuntungan bagimu.

    Gembala manusia di bumi berjaga-jaga atas keselamatan jiwa-jiwa lewat doa penyahutan, supaya sidang jemaat tidak jatuh dalam dosa--doa pertanggungjawaban di hadapan Tuhan.

    Jadi, dari atas Yesus menarik kita, dan gembala di bumi menjunjung kita. Karena itu kita harus tergembala dengan benar dan baik.

    Kegunaan doa penyahutan dan darah:

    • Memberi kekuatan kepada sidang jemaat supaya tidak jatuh dalam dosa sebagai hasil dari doa penyahutan Gembala Agung dan gembala manusia.
      Jadi, hanya manusia keras hati yang bisa jatuh. Tetapi walaupun jatuh, masih bisa diperdamaikan oleh darah Yesus.

    • Melunakkan hati Tuhan, supaya murka-Nya tidak jatuh atas gereja Tuhan yang berbuat dosa.
      Keluaran 32: 11, 14
      32:11.Lalu Musa mencoba melunakkan hati TUHAN, Allahnya, dengan berkata: "Mengapakah, TUHAN, murka-Mu bangkit terhadap umat-Mu, yang telah Kaubawa keluar dari tanah Mesir dengan kekuatan yang besar dan dengan tangan yang kuat?
      32:14.Dan menyesallah TUHANkarena malapetaka yang dirancangkan-Nya atas umat-Nya.

      Contoh: pohon ara di kebun anggur tidak langsung dikutuk, tetapi yang di pinggir jalan langsung dikutuk oleh Tuhan.

      Selain melunakkan hati Tuhan, juga melunakkan hati sidang jemaat, supaya lewat pekerjaan firman pengajaran yang benar, sidang jemaat bisa sadar, menyesal, dan mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama. Jika diampuni jangan berbuat dosa lagi. DarahYesus akan membasuh segala dosa sampai tidak ada bekasnya lagi, sehingga hati damai.

    • Nama kita bisa tertulis dalam Kitab Kehidupan.
      Keluaran 32: 32-33
      32:32.Tetapi sekarang, kiranya Engkau mengampuni dosa mereka itu--dan jika tidak, hapuskanlah kiranya namaku dari dalam kitab yang telah Kautulis."
      32:33.Tetapi TUHAN berfirman kepada Musa: "Siapa yang berdosa kepada-Ku, nama orang itulah yang akan Kuhapuskan dari dalam kitab-Ku.

      Kalau berbuat dosa, nama tidak akan ditulis dalam Kitab Kehidupan.

      Buktinama kita tertulis dalam Kitab Kehidupan: hati damai.

      Nama yang tertulis dalam Kitab Kehidupan adalah nama baru, yaitu

      1. Nama Yesus dimeteraikan pada dahi kita.
        Kita selalu mengingat dan menyeru nama Yesus. Dan kita akan mengalami kuasa nama Yesus untuk mengalahkan Setan tritunggal.

        Setan adalah sumber masalah yang mustahil. Semua akan diselesaikan oleh kuasa nama Yesus.
        Setan adalah sumber kegagalan, tetapi kuasa nama Yesus membuat semua berhasil dan indah pada waktunya.
        Setan adalah sumber kehancuran, tetapi kuasa nama Yesus membuat semua baik pada waktunya.

      2. Nama Yesus dilekatkan pada nama kita.
        Yesaya 4: 1
        4:1.Pada waktu itu tujuh orang perempuan akan memegang seorang laki-laki, serta berkata: "Kami akan menanggung makanan dan pakaian kami sendiri; hanya biarlah namamu dilekatkan kepada nama kami; ambillah aib yang ada pada kami!"

        Hasilnya:

        1. Nama Yesus sanggup mengambil aib yang ada pada kita; sama dengan menyucikan dan mengubahkan kita dari dusta menjadi jujur.

        2. Nama Yesus sanggup memelihara kehidupan kita secara jasmani di tengah kesulitan dunia sampai Antikris berkuasa di bumi selama tiga setengah tahun.
          Secara rohani, tangisan diubah menjadi kebahagiaan sorga.

          Jika Yesus datang kembali kita akan diubahkan menjadi sempurna seperti Dia untuk layak menyambut kedatangan-Nya kembali kedua kali di awan-awan yang permai. Kita bersorak-sorai: Haleluya. Kita masuk kerajaan Seribu Tahun Damai (Firdaus yang akan datang) dan Yerusalem baru selamanya.
Praktik hati damai adalah bisa menyeru nama Yesus. Ada harapan dan kepastian dalam nama Yesus.

Tuhan memberkati.