Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 12 November 2022 (Sabtu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 20: 24-25 => tentang membayar pajak kepada kaisar.
20:24."Tunjukkanlah kepada-Ku suatu dinar; gambar dan tulisan siapakah ada padanya?" Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar."
20:25. Lalu kata Yesus kepada mereka: "Kalau begitu berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!"

'berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar'= kita harus memberikan milik Kaisar, yaitu membayar pajak.
'kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah'= milik Tuhan harus kita kembalikan kepada Tuhan.

Yohanes 3: 29
3:29.Yang empunya mempelai perempuan, ialah mempelai laki-laki; tetapi sahabat mempelai laki-laki, yang berdiri dekat dia dan yang mendengarkannya, sangat bersukacita mendengar suara mempelai laki-laki itu. Itulah sukacitaku, dan sekarang sukacitaku itu penuh.

Milik Tuhan adalah mempelai wanita sorga.
Ini menunjuk pada kepemilikan mempelai. Tuhan menjadi milik kita, dan kita menjadi milik Tuhan selamanya.

Kita sudah mendengar tentang ujian kepemilikan(diterangkan pada Ibadah Kaum Muda Remaja, 08 Oktober 2022).

Malam ini kita belajar proses kepemilikan mempelai:
Lukas 20: 24
20:24."Tunjukkanlah kepada-Ku suatu dinar; gambar dan tulisan siapakah ada padanya?" Jawab mereka: "Gambardan tulisanKaisar."

(terjemahan lama)
20:24. "Tunjukkanlah kepada-Ku suatu dinar. Rupa siapakah dan
capsiapakah ini?" Maka sahut mereka itu, "Kaisar punya."
  1. Harus ada gambar Allah (diterangkan pada Ibadah Kaum Muda Remaja, 15 Oktober 2022).
  2. Harus ada cap dan tulisan Allah (diterangkan pada Ibadah Kaum Muda Remaja, 22 Oktober 2022sampai Ibadah Kaum Muda Remaja, 29 Oktober 2022).

  3. Harus mengalami penyucian (diterangkan pada Ibadah Kaum Muda Remaja, 05 November 2022).
AD. 3: HARUS MENGALAMI PENYUCIAN
Memberi adalah penyucian hati--tadi tentang memberikan milik Kaisar dan milik Allah.

Jika kita mengalami penyucian hati, kita akan bisa memberi apa yang jadi milik Kaisar--membayar pajak--dan apa yang jadi milik Tuhan.
Kalau pajak saja tidak bisa kita bayar, apalagi milik Tuhan yang rohani.

Sebenarnya, ada tiga macam milik Tuhan yang tidak bisa diganggu gugat:
  1. Persepuluhan dan persembahan khusus.
    Maleakhi 3: 8
    3:8.Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?" Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus!

    Jika hati disucikan dari keinginan akan uang, kita akan mengembalikan persepuluhan milik Tuhan.
    Mengembalikan persepuluhan artinya kita mengakui bahwa kita diberkati Tuhan. Yang penting adalah pengakuannya, tetapi jumlahnya harus sepersepuluh dari berkat yang kita terima. Kita mengaku bahwa kita hidup dari Tuhan.

    Persembahan khusus adalah ucapan syukur atas semua berkat yang sudah Tuhan berikan kepada kita. Kita memberikan persembahan khusus secara sukarela. Dan di dalamnya masih ada sedekah; memberi pada sesama yang membutuhkan.

    Kalau tidak mengembalikan persepuluhan dan persembahan khusus, kita akan terkutuk: letih lesu, beban berat, susah payah, dan gagal total. Kalau dibiarkan, akan binasa.
    Maleakhi 3: 9
    3:9.Kamu telah kena kutuk, tetapi kamu masih menipu Aku, ya kamu seluruh bangsa!


  2. Rumah Tuhan= pribadi kita yang sudah ditebus darah Yesus.
    1 Korintus 3: 16
    3:16.Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allahdan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?

    1 Korintus 6: 19-20
    6:19.Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait RohKudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, --dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?
    6:20. Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu
    muliakanlah Allah dengan tubuhmu!

    Pribadi kita adalah tempatnya Roh Kudus, yaitu tempat beribadah dan melayani Tuhan. Ini tujuan Tuhan membeli kita sampai Dia mati di kayu salib.

    Jadi, kita harus beribadah melayani sampai puncaknya menyembah Dia--'muliakanlah Allah dengan tubuhmu!'.
    Kalau tidak beribadah melayani, kita juga akan jadi penipu.

    Nomor satu adalah beribadah melayani Tuhan, setelah itu baru untuk yang lain.
    Manusia daging memang tidak mau beribadah, tetapi Roh Kudus menolong kita untuk bisa beribadah melayani Tuhan dan menyembah Dia; sama dengan mengembalikan milik Tuhan, yaitu rumah Allah yang adalah hidup kita.

    Kita harus berusaha supaya kita menjadi tempatnya Roh Kudus, karena Roh Kudus yang mendorong kita untuk mengembalikan milik Tuhan.

    Kita manusia daging harus mengalami penyucian hati terhadap tiga hal, supaya kita menjadi tempatnya Roh Kudus:

    • Matius 21: 12
      21:12.Lalu Yesus masuk ke Bait Allahdan mengusir semua orang yang berjual belidi halaman Bait Allah. Ia membalikkan meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati

      Yang pertama: penyucian hati dari roh Setan tritunggal:

      • Roh jual beli.
        Seringkali bait Allah hanya untuk jual beli, bukan beribadah melayani dan menyembah Tuhan.
        Roh jual beli sama dengan roh Antikris--cinta akan uang yang membuat kita menjadi kikir dan serakah.

        Kikir= tidak bisa memberi.
        Serakah= mencuri milik orang lain terutama milik Tuhan yaitu persepuluhan dan persembahan khusus.

        Kalau ada Roh Kudus, akan bisa memberi sekalipun dalam pencobaan seperti jemaat Makedonia.
        Tetapi kalau ada roh Antikris, sekalipun kaya tidak akan bisa memberi.

      • Galatia 4: 9
        4:9.Tetapi sekarang sesudah kamu mengenal Allah, atau lebih baik, sesudah kamu dikenal Allah, bagaimanakah kamu berbalik lagi kepada roh-roh duniayang lemah dan miskin dan mau mulai memperhambakan diri lagi kepadanya?

        'roh-roh dunia'= roh nabi palsu yang membuat kita tidak setiadalam ibadah pelayanan dan penyembahan kepada Tuhan.
        Yakobus 4: 4
        4:4.Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan duniaadalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.


      • Matius 15: 19-20
        15:19.Karena dari hati timbul segala pikiran jahat(1), pembunuhan(2), perzinahan(3), percabulan(4), pencurian(5), sumpah palsu(6)dan hujat(7).
        15:20.Itulah yang menajiskan orang. Tetapi makan dengan tangan yang tidak dibasuh tidak menajiskan orang."

        Hujat= menghujat orang benar dan Tuhan/firman pengajaran yang benar.

        Tujuh roh kejahatan, kenajisan, dan kepahitan adalah roh Setan yang membuat mata gelap, pelita padam, sehingga hidupnya membabi buta--hanya berbuat dosa dan puncaknya dosa, yaitu dosa makan-minum (merokok, mabuk, narkoba) dan kawin-mengawinkan (tontonan tidak baik sampai pada perbuatan).

      Jadi, kita tidak bisa mengembalikan Tuhan karena di dalam diri kita ada roh Setan tritunggal.

      Jika hati disucikan oleh pedang firman terhadap roh jual beli, roh dunia, dan roh Setan, hati akan menjadi suci. Kita hidup suci, sehingga kita menjadi tempatnya Roh Kudus.


    • Penyucian hati dari kesombongan/keangkuhan hidup.
      Kesombongan yaitu

      • Mengandalkan sesuatu di dunia lebih daripada Tuhan; merasa mampu, sehingga tidak butuh Tuhan, tidak mau beribadah melayani Tuhan.
        Kaum muda adalah paling sombong kalau tidak mau beribadah melayani dan menyembah Tuhan.

      • Kebenaran sendiri. Sudah berbuat dosa tetapi menutupi dosa dengan cara menyalahkan orang lain dan Tuhan/firman pengajaran yang benar.

      • Gampang tersinggung, tersandung, kecewa, dan bangga.

      Kalau hati disucikan dari kesombongan, kita akan menjadi rendah hati.
      Rendah hati=

      • Kemampuan untuk mengaku dosa, dan tidak berbuat dosa lagi.
      • Mengaku tidak mampu apa-apa, dan bukan siapa-siapa, sehingga hanya percaya dan berharap Tuhan; hanya mengucap syukur pada Tuhan.

      Kejadian 1: 2
      1:2.Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, danRoh Allah melayang-layang di atas permukaan air.

      Rendah hati sampai merasa tidak layak sama dengan titik nol atau permukaan air. Di situlah kita menjadi tempatnya Roh Kudus.

    • Efesus 4: 30-31
      4:30.Dan janganlah kamu mendukakan Roh KudusAllah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan.
      4:31.Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan.

      Yang ketiga: penyucian hati dari kepahitan, yaitu iri hati, kebencian, fitnah dan sebagainya.

      Kita disucikan sehingga kita memiliki hati seperti merpati--hati mempelai.
      Hati mempelai yaitu

      • Jujur/tulus, terutama soal pengajaran yang benar.

        Titus 2: 6-7
        2:6.Demikian juga orang-orang muda; nasihatilah mereka supaya mereka menguasai diri dalam segala hal
        2:7.dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik. Hendaklah engkau jujurdan bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu,

        Orang muda harus jujur soal pengajaran yang benar. Kalau benar, terima dan praktikkan.
        Kalau hanya menerima tetapi tidak praktik, percuma, sama seperti Yudas Iskariot.

        Kalau jujur soal pengajaran, akan jujur dalam segala hal.
        Kalau tidak jujur soal pengajaran, tidak akan bisa jujur dalam segala hal.
        Kita harus jujur soal pengajaran yang benar apapun resikonya. Seringkali kita harus diperhadapkan dengan orang tua.

        Kalau jujur dalam pengajaran dan segala hal, kita akan menjadi teladan dalam berbuat benar dan baik--'jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan'.

        Kalau tegas soal pengajaran yang benar dan mentaati, tidak akan sulit untuk digembalakan, dan gembala tidak sulit untuk menggembalakan.

      • Damai sejahtera.
        Artinya: tidak merasakan apa-apa lagi yang daging rasakan: kecewa, putus asa, bangga, takut, jengkel dan sebagainya, tetapi hanya merasakan kasih Allah yang besar.

      Kisah Rasul 1: 4-5
      1:4.Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang--demikian kata-Nya--"telah kamu dengar dari pada-Ku.
      1:5.Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus."

      Yerusalem= kota damai.
      Jaga hati tulus dan damai, pasti terjadi pencurahan Roh Kudus.

    Kalau ada tiga hal ini di dalam hati, tidak mungkin jadi tempatnya Roh Kudus.

    Kalau ada hati suci, rendah hati, hati tulus, dan hati damai, maka Roh Kudus akan dicurahkan. Tuhan tahu manusia darah daging tidak mampu tanpa Roh Kudus. Kita butuh Roh Kudus.
    Kisah Rasul 2: 1-4
    2:1.Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat.
    2:2.Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;
    2:3.dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.
    2:4.Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.

    Roh Kudus bagaikan lidah-lidah nyala api yang membakar mulai dari perut hati kita--perut terasa sakit. Bertahan, dan kalau tidak sakit lagi, Roh Kudus akan sampai di mulut kita. Kita bisa berbahasa Roh dan kepenuhan Roh.

    Hasilnya:

    • Roma 15: 16
      15:16.yaitu bahwa aku boleh menjadi pelayan Kristus Yesus bagi bangsa-bangsa bukan Yahudi dalam pelayanan pemberitaan Injil Allah, supaya bangsa-bangsa bukan Yahudi dapat diterima oleh Allah sebagai persembahan yang berkenan kepada-Nya, yang disucikan oleh Roh Kudus.

      Hasil pertama: nyala api Roh Kudus membakar bangsa kafiryang bagaikan anjing dan babi--busuk di hadapan Tuhan.

      Anjing= lidahnya busuk, yaitu perkataan sia-sia: dusta, gosip, fitnah dan lain-lain. Disucikan menjadi perkataan benar, suci, dan baik.

      Babi= perbuatan busuk yaitu dosa makan minum dan kawin mengawinkan. Disucikan menjadi perbuatan benar, suci, dan baik.

      Kita bisa hidup suci dan berbau harum di hadapan Tuhan.

    • Roma 12: 11
      12:11.Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.

      Hasil kedua: nyala api Roh Kudus membuat kita setia berkobardalam ibadah pelayanan kepada Tuhan apapun yang kita hadapi sampai garis akhir--sampai meninggal dunia atau Yesus datang kembali. Ini kekuatan Roh Kudus.

      Suci dan setia berkobar sama dengan pelayanan bagaikan nyala api.
      Mata Tuhan bagaikan nyala api.
      Jadi, pelayan Tuhan yang suci dan setia berkobar-kobar sama dengan biji mata Tuhan sendiri.
      Roh Kudus memelihara dan melindungi hidup kita di tengah kesulitan dunia sampai Antikris berkuasa di bumi.

      Kita diperlengkapi jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus untuk dipakai dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir; pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.
      Jaga kesucian dan kesetiaan dalam nikah dan penggembalaan!
      Satu waktu semua akan menjadi berhasil dan indah pada waktunya.

    • Titus 3: 5
      3:5.pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,

      Hasil ketiga: Roh Kudus membaharui kitadari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus, yaitu kuat teguh hati/taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara lagi.--Ya Abba, ya Bapa.

      kita hanya mengulurkan tangan kepada Tuhan, dan Dia akan mengulurkan tangan Roh Kudus, sehingga mujizat jasmani juga terjadi. Mustahil jadi tidak mustahil; sakit disembuhkan; ada pertolongan ajaib; gagal jadi berhasil dan indah. Ini adalah karya Roh Kudus yang tidak terbatas.
      Kita hidup dalam tangan Roh Kudus.

      Kalau tidak taat, akan hancur.
      2 Samuel 11: 1-2
      11:1.Pada pergantian tahun, pada waktu raja-raja biasanya maju berperang, maka Daud menyuruh Yoab maju beserta orang-orangnya dan seluruh orang Israel. Mereka memusnahkan bani Amon dan mengepung kota Raba, sedang Daud sendiri tinggal di Yerusalem.
      11:2.Sekali peristiwa pada waktu petang, ketika Daud bangun dari tempat pembaringannya, lalu berjalan-jalan di atas sotoh istana, tampak kepadanya dari atas sotoh itu seorang perempuan sedang mandi; perempuan itu sangat elok rupanya.

      Daud sejak muda taat, tetapi ia jatuh saat melihat Batsyeba. Hati-hati! Ini kelemahan kita, yaitu harta, takhta, dan wanita. Hati-hati dalam memilih jodoh!

      Saat itu semua berperang, tetapi Daud santai-santai.
      Jangan sampai karena jodoh kita tidak taat.

      Kalau taat, mujizat akan terjadi.
      Jika Yesus datang kembali kita akan diubahkan menjadi sempurna seperti Dia untuk layak menyambut kedatangan-Nya kembali kedua kali di awan-awan yang permai. Kita menjadi milik Tuhan. Kita bersorak-sorai: Haleluya. Kita masuk Yerusalem baru selamanya

  3. Mempelai wanita.
Malam ini Roh Kudus bisa dicurahkan di mana saja. Yang penting kita mau mengalami penyucian hati.

Tuhan memberkati.