Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 16 Mei 2020 (Sabtu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 15: 8-9=> perumpamaan tentang dirham yang hilang
15:8. "Atau perempuan manakah yang mempunyai sepuluh dirham, dan jika ia kehilangan satu di antaranya, tidak menyalakan pelitadan menyapurumah serta mencarinya dengan cermat sampai ia menemukannya?
15:9. Dan kalau ia telah menemukannya, ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dirhamku yang hilang itu telah kutemukan.

Dirham hilang di dalam rumah.
Rumah menunjuk pada rumah tangga dan rumah Tuhan.
Rumah Tuhan sama dengan pribadi kita masing-masing dan penggembalaan.

Dirham yang hilang dicari dengan menggunakan sapu dan pelita.
Jadi, setiap rumah tangga dan rumah Tuhan harus mempunyai sapu dan pelita.

Secara rohani, sapu menunjuk pada firman Allahuntuk menyucikan atau membersihkan kotoran dosa. Ini sama dengan firman pengajaran yang benar; firman penyucian.
Pelita menunjuk pada Roh Kudusuntuk menerangi, supaya tidak ada yang tersembunyi.
Jadi, sapu dan pelita artinya firman pengajaran yang benar dalam urapan Roh Kudus; firman pengajaran yang benar, yang lebih tajam dari pedang bermata dua, yang sanggup untuk menyucikan kehidupan kita; sama dengan sanggup untuk mencari sesuatu yang hilang dalam kehidupan kita, supaya kehidupan kita ditemukan seperti ciptaan semula--dulu manusia memiliki pakaian, tetapi setelah berbuat dosa, manusia kehilangan kemuliaan.
Ciptaan semula sama dengan sama mulia dengan Allah Tritunggal dalam pribadi Yesus.

Apa yang hilang dan harus dicari--apa yang harus disucikan--? Satu dirham dari sepuluh dirham; sama dengan sepersepuluh, itulah persepuluhan.
Lukas 15: 8
15:8."Atau perempuan manakah yang mempunyai sepuluhdirham, dan jika ia kehilangan satudi antaranya, tidak menyalakan pelita dan menyapu rumah serta mencarinya dengan cermat sampai ia menemukannya?

Maleakhi 3: 8-9
3:8.Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?" Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus!
3:9.Kamu telah kena kutuk, tetapi kamu masih menipu Aku, ya kamu seluruh bangsa!

Di sini persepuluhan bersama dengan persembahan khusus.
Mengapa begitu?
Kita harus waspada, tadi satu dirham hilang di dalam rumah tangga, rumah Tuhan, dan rumah pribadi. Ini merupakan kehilangan besar-besaran.
Artinya: pencurian/perampokan/kehilangan besar-besaran terjadi di dalam rumah tangga, pribadi, sampai rumah Tuhan, yaitu pencurian persepuluhan dan persembahan khusus.
Ini yang membuat rumah Tuhan menjadi sarang penyamun--menghancurkan dan merusak tubuh Kristus--seperti Yudas Iskariot.
Akibatnya: terkutuk; letih lesu, beban berat, sampai kehilangan kehidupannya, binasa selamanya-lamanya. Inilah kehilangan besar-besaran; ia menjadi milik Setan selama-lamanya, bukan milik Tuhan.

Kaum muda, persepuluhan bukan pengakuan bahwa kita sudah kerja, tetapi pengakuan bahwa kita diberkati dan hidup dari Tuhan, supaya semuanya dari Tuhan, untuk Tuhan, dan milik Tuhan. Jangan sampai kita menjadi sarang penyamun. Tuhan tolong kita semua.

Sebaliknya, mengapa harus ada persepuluhan dan persembahan khusus di dalam pribadi, rumah tangga, dan rumah Tuhan?Supaya terjadi pembangunan Tabernakel.
Keluaran 25: 1-2, 8
25:1.Berfirmanlah TUHAN kepada Musa:
25:2."Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka memungut bagi-Ku persembahan khusus; dari setiap orang yang terdorong hatinya, haruslah kamu pungut persembahan khusus kepada-Ku itu.
25:8.Dan mereka harus membuat tempat kudus bagi-Ku, supaya Aku akan diam di tengah-tengah mereka.

Dulu pembangunan Tabernakel secara jasmani, sekarang dalam arti rohani, yaitu kita masuk pembangunan rumah Tuhan/Tabernakel rohani, pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.
Kita bukan merusak tubuh Kristus tetapi membangun--tadi kalau mencuri, berarti kita merusak tubuh Kristus.

Syarat/dasaruntuk masuk pembangunan tubuh Kristus yang sempurna--semuanya tentang hati--:
  1. Hati yang suci.
    1 Timotius 6: 10
    6:10.Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.

    'akar segala kejahatan ialah cinta uang'= membuat tidak mengasihi Tuhan; ada akar najis dan kepahitan.
    Akar ini yang harus dicabut.

    Kisah Rasul 20: 33, 35
    20:33.Perak atau emas atau pakaian tidak pernah aku inginidari siapapun juga.
    20:35.Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima."

    'Perak atau emas atau pakaian tidak pernah aku ingini'= tidak ada lagi keinginan akan uang sampai lebih bahagia memberi dari pada menerima.
    Ini merupakan pekerjaan dari firman pengajaran yang benar, yang lebih tajam dari pedang bermata dua--sapu dan pelita--untuk menyucikan hati kita dari keinginan akan uang--akar kejahatan, berarti ada akar kenajisan dan kepahitan.

    Kalau akar-akar dicabut, kita bisa memberi sampai lebih bahagia memberi dari pada menerima:

    • Mulai dari mengembalikan milik Tuhan, yaitu persepuluhan dan persembahan khusus= memberi untuk pekerjaan Tuhan.
    • Memberi untuk sesama yang membutuhkan: waktu, tenaga, perhatian dan lain-lain tanpa ada pilih kasih.
    • Memberikan seluruh hidup kepada Tuhan.

    Kalau mau masuk pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, yang dibutuhkan adalah hati, bukan otak.
    Rumah jasmani saja, kalau yang membangun hatinya licik, sekalipun pintar, pasti miring.

    Kalau sudah suci, kita akan dipercaya jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus untuk dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, sampai kita mencapai kesempurnaan; mempelai wanita sorga--kembali pada ciptaan semula.
    Inilah keberhasilan pembangunan tubuh Kristus.

  2. Keluaran 25: 2
    25:2."Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka memungut bagi-Ku persembahan khusus; dari setiap orang yang terdorong hatinya, haruslah kamu pungut persembahan khusus kepada-Ku itu.

    (terjemahan lama)
    25:2. Suruhlah segala bani Israel mengambilkan Aku suatu persembahan tatangan. Maka dari pada segala orang yang datang dengan
    ridla hatinyahendaklah kauambilkan Aku persembahan tatangan itu.

    2 Korintus 9: 7-8
    9:7.Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.
    9:8.Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.

    Dasar kedua: hati yang rela.

    Kita harus memberi dengan hati yang rela dan sukacita.
    Ada orang yang memberi tetapi setelah itu sedih. Itu berarti bukan dorongan kasih/firman pengajaran, tetapi karena emosi.
    Kalau dorongan firman, kita bisa memberi dengan sukacita, apalagi jika ada tanda darah--kita butuh tetapi bisa memberi.

    Memberi dengan sukarela artinya tidak terpaksa, tidak memaksa, dan tidak dipaksa.

    Kalau kita memberi dengan sukarela dan sukacita, Tuhan akan melimpahkan kasih karunia untuk:

    • 'supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu'= memelihara kita sampai berkelimpahan; tidak kekurangan tetapi selalu mengucap syukur dan menjadi berkat bagi orang lain.

    • 'berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan'= berlimpah di dalam pelbagai kebajikan (perbuatan baik); hanya dan banyak berbuat baik, sampai membalas kejahatan dengan kebaikan. Ini adalah pakaian mempelai; pakaian putih berkilau-kilauan.
      Wahyu 19: 8
      19:8.Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauandan yang putih bersih!" (Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.)

      (terjemahan lama)
      19:8. Maka dikaruniakanlah kepadanya supaya ia boleh menghiasi dirinya dengan kain kasa halus yang bercahaya dan bersih; karena kain kasa halus itulah ibarat
      segala kebajikanorang-orang suci itu."

      Kalau berbuat jahat, bahkan membalas kebaikan dengan kejahatan, ia akan telanjang. Ia akan dipermalukan dan binasa.
      Berbuat jahat pada orang jahat saja tidak boleh, apalagi berbuat jahat pada orang benar, itu benar-benar sama seperti Setan.
      Karena itu kita harus berbuat baik hari-hari ini, sampai membalas kejahatan dengan kebaikan.

  3. Keluaran 25: 8
    25:8.Dan mereka harus membuat tempat kudus bagi-Ku, supaya Aku akan diam di tengah-tengah mereka.

    (terjemahan lama)
    25:8. Maka
    hendaklahmereka itu memperbuatkan Daku sebuah baitulmukadis, supaya Aku duduk di antara mereka itu.

    Dasar ketiga: 'hendaklah'= hati yang taat dengar-dengaran dan setia pada kehendak Tuhan sampai daging tidak bersuara lagi. Ini adalah hati mempelai.

    Jangan ikuti kehendak sendiri! Kalau Yesus tidak mau disalib, Ia kelihatan hebat tetapi Ia tidak pernah dipermuliakan.
Jika kita memiliki dasar hati suci, hati yang rela, dan hati taat, akan terjadi pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, supaya Yesus berdiam di dalam kita--'Aku akan diam di tengah-tengah mereka'.
Salah satu wujudnya: Roh Kudus diam di dalam kita.

1 Korintus 3: 16
3:16.Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?

Roma 8: 26
8:26.Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kitakepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.

Roh Kudus menolong kita untuk menjadi rumah doa, bukan sarang penyamun.
BuktiRoh Kudus di dalam kita:
Hasilnya:
  1. Roma 8: 11
    8:11.Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fanaitu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.

    Hasil pertama: tangan belas kasih Tuhan mampu memelihara hidup kitayang kecil tak berdaya di tengah kemustahilan dan kesulitan dunia akhir zaman sampai antikris berkuasa di bumi.

    Tangan kita terbatas, tetapi tangan Roh Kudus tidak terbatas.
    Mulai sekarang, mari bergantung pada Tuhan!

  2. Roma 8: 28
    8:28.Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikanbagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

    Hasil kedua: Roh Kudus sanggup untuk menjadikan semua baik pada waktunya; yang hancur jadi baik, gagal jadi berhasil dan indah, busuk jadi harum.

  3. Titus 3: 5
    3:5.pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,

    Hasil ketiga: Roh Kudus membaharui kitadari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus, mulai dari hati yang tulus/jujur.

    Kalau tidak tulus, akan jadi sarang penyamun seperti Yudas. Bukan hanya uangnya hilang, tetapi sampai isi perutnya juga pecah.
    Kita harus tulus/jujur dalam segala hal.

    Dan kalau Tuhan datang kita diubahkan jadi sempurna, tidak salah dalam perkataan--suara mempelai. Kita bersama Dia selamanya. Kita masuk Yerusalem baru, Tabernakel yang kekal.
Daging memang keras, tetapi hati lebih keras karena dikuasai roh jahat, najis, dan pahit. Biar malam ini dilepaskan oleh Roh Kudus. Kita memlliki hati suci, hati rela, hati taat, dan hati tulus. Biar Roh Kudus bekerja di dalam kita.

Tuhan memberkati.