Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 17 Februari 2024 (Sabtu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 21: 34-38=> nasihat supaya berjaga-jaga.

Ada tiga hal yang harus dijaga, supaya tidak ketinggalan saat Yesus datang kembali:
  1. Ayat 34-35= menjaga hatisupaya tidak terjerat oleh pesta pora, kemabukan, dan kepentingan duniawi (diterangkan pada Ibadah Kaum Muda Remaja, 10 Februari 2024).
    Pengaruh dunia membuat kita tidak setia kepada Tuhan.

  2. Ayat 36= berjaga-jaga senantiasa sambil berdoa.
  3. Ayat 37-38
AD. 2
Lukas 21: 36
21:36.Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia."

Berjaga senantiasa artinya tekun untuk berjaga-jaga.
Berjaga-jaga senantiasa artinya ketekunan dalam meja roti sajian dan pelita emas.
'sambil berdoa'= ketekunan dalam mezbah dupa emas.

Jadi, berjaga-jaga senantiasa sambil berdoa sama dengan ketekunan dalam kandang penggembalaan; kita tergembala dengan benar dan baik--ketekunan dalam tiga macam ibadah pokok:
  1. Meja roti sajian= ketekunan dalam ibadah pendalaman alkitab dan perjamuan suci; persekutuan dengan Anak Allah di dalam firman pengajaran dan kurban Kristus.
    Di atas meja diberi dua belas roti yang disusun menjadi dua susun, enam buah sesusun--66, menunjuk pada 66 kitab dalam alkitab, itulah pengajaran yang benar.

    Di dalam ibadah pendalaman alkitab dan perjamuan suci hidup kita diisi dengan firman pengajaran yang benar dan perjamuan suci, sehingga firman pengajaran yang benar mendarah daging dalam hidup kita.

    Buktinya: firman pengajaran sanggup menyucikan kita dari dosa-dosa yang mendarah daging; dosa-dosa yang mengikat tubuh, jiwa, dan roh kita. Kalau terlepas dari dosa, berarti firman mendarah daging dalam hidup kita.

    1 Korintus 5: 11
    5:11.Tetapi yang kutuliskan kepada kamu ialah, supaya kamu jangan bergaul dengan orang, yang sekalipun menyebut dirinya saudara, adalah orang cabul, kikir, penyembah berhala, pemfitnah, pemabuk atau penipu; dengan orang yang demikian janganlah kamu sekali-kali makan bersama-sama.

    Ada enam dosa yang mendarah daging dalam hidup kita:

    • Mengikat tubuh= cabul dan mabuk.
      Cabul= dosa kawin mengawinkan, yaitu dosa percabulan lewat tontonan yang tidak baik, percabulan antara laki-laki dan perempuan yang bukan suami istri sah, hubungan sejenis, kawin campur, kawin cerai, sampai kawin mengawinkan.

      Mabuk= dosa makan minum, yaitu merokok, mabuk, dan narkoba.

      Kalau firman mendarah daging, dosa-dosa yang mengikat tubuh akan mulai disucikan.

    • Mengikat jiwa= kikir, penipu, dan pemfitnah.
      Kikir= tidak bisa memberi untuk pekerjaan Tuhan dan sesama yang membutuhkan.

      Penipu= termasuk dusta.
      Pemfitnah= salah jadi benar dan sebaliknya.

    • Mengikat roh= penyembah berhala.
      Berhala adalah segala sesuatu yang membuat kita terpisah dari Tuhan; tidak mengasihi Tuhan; tidak setia dalam ibadah pelayanan.
      Roh kita berasal dari Tuhan--saat diciptakan, manusia dihembusi oleh roh Tuhan. Karena itu harus ada hubungan dengan Tuhan. Tetapi seringkali ada sesuatu yang memisahkan kita dari Tuhan, sehingga roh kita terpisah dari Tuhan. Kalau dibiarkan akan binasa selamanya.

      Kolose 3: 5
      3:5.Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala,

      Penyembah berhala juga termasuk serakah.
      Serakah= mencuri milik orang lain terutama milik Tuhan yaitu persepuluhan dan persembahan khusus.

    Kalau tekun dalam ibadah pendalaman alkitab, firman pengajaran yang benar akan menyucikan kita dari enam dosa yang mendarah daging, sehingga kita bisa hidup dalam kesucian.

    Kalau hidup suci, hasilnya:

    • Kita akan diangkat menjadi imam dan raja.
      Keluaran 29: 1
      29:1."Inilah yang harus kaulakukan kepada mereka, untuk menguduskanmereka, supaya mereka memegang jabatan imam bagi-Ku: Ambillah seekor lembu jantan muda dan dua ekor domba jantan yang tidak bercela,

      Imam dan raja adalah:

      1. Seorang yang suci.
      2. Seorang yang memangku jabatan pelayanan dari Tuhan.
      3. Seorang yang beribadah melayani Tuhan sesuai dengan jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus dari Tuhan.

      1 Petrus 2: 5
      2:5.Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidupuntuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.

      Imam dan raja sama dengan batu hidup yang dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna--rumah rohani.

      Batu hidup artinya kita hidup dari kemurahan Tuhan; kita bisa hidup di manapun, kapanpun, dan situasi apapun, sampai hidup kekal.

    • Kita semakin disucikan sampai suci seperti Yesus suci dan sempurna seperti Dia sempurna saat Dia datang kembali. Kita layak untuk menyambut kedatangan-Nya, dan tidak ketinggalan.

      1 Yohanes 3: 2-3
      3:2.Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya.
      3:3.Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci.

      'menaruh pengharapan itu kepada-Nya'= bisa melihat Dia muka dengan muka.

    Tekuni ibadah pendalaman alkitab sampai firman mendarah daging! Kita disucikan dan kita hidup dari kemurahan Tuhan, bahkan terus disucikan sampai Dia datang kembali.

  2. Pelita emas= ketekunan dalam ibadah raya; persekutuan dengan Allah Roh Kudus di dalam urapan dan karunia-Nya.
    Tekun artinya tidak dapat dihalangi.

    Dalam ibadah raya, kita menerima urapan Roh Kudus yang bertambah-tambah sampai Roh Kudus memenuhi hidup kita bahkan meluap-luap dalam hidup kita, sehingga menjadi minyak persediaan dan pelita kita tetap menyala.

    Lima gadis bodoh memiliki pelita tetapi tidak ada minyak persediaan, sedangkan lima gadis bijaksana memiliki minyak persediaan dan bisa menantikan kedatangan Tuhan.

    Buktipelita tetap menyala: Roh Kudus mendorong kita untuk tetap setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan sampai garis akhir--sampai meninggal dunia atau Yesus datang kembali.
    Kalau sudah mulai bosan, berdoa, supaya ibadah pelayanan menjadi suatu kegemaran. Jangan putus asa!

    Kalau pelita padam dan Tuhan datang kembali, kita pasti akan ketinggalan dan binasa.
    Mari, minta Roh Kudus, supaya tetap setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan.

    Banyak yang berhenti di tengah jalan, itu berarti pelitanya sudah padam, apapun alasannya; sudah tidak ada Roh Kudus lagi.

    Kegunaanpelita tetap menyala:

    • Melindungi dari kehancuran nikah dan buah nikah di akhir zaman yang diancam dengan kegelapan gantang dan tempat tidur--kalau di dalam rumah tangga ada pelita, tidak akan ada kegelapan gantang dan tempat tidur.

      Kegelapan gantang= kesulitan ekonomi dan dosa makan minum. Babel adalah tempat roh jual beli, artinya semua akan dijual karena krisis ekonomi, sampai menjual nyawa, diri sendiri, anak dan sebagainya.
      Kegelapan tempat tidur= dosa percabulan.

    • Memberikan masa depan yang berhasil dan indah pada waktunya--kalau terang, akan mudah untuk jalan ke depan.

    • Menjadi lima gadis yang bijaksana, yang bisa menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai. Kita tidak ketinggalan di dunia.

    Kembali pada kesetiaan!Pegang pelita yang tetap menyala!

  3. Mezbah dupa emas= ketekunan dalam ibadah doa; persekutuan dengan Allah Bapa di dalam kasih-Nya; ditambah dengan doa puasa dan doa semalam suntuk.

    Yohanes 4: 23-24
    4:23.Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
    4:24.Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."

    Penyembahan yang benar didorong oleh kebenaran dan roh; sama dengan firman pengajaran yang benar dan Roh Kudus.

    Kalau tekun dalam ibadah pendalaman alkitab--memiliki firman--dan ibadah raya--memiliki Roh Kudus--, firman dan Roh Kudus akan mendorong kita untuk tekun bahkan gemar menyembah Tuhan.

    Tekun menyembah Tuhan adalah sama seperti Yakub tekun bergumul bersama dengan Tuhan.
    Kejadian 32: 24, 28-31
    32:24.Lalu tinggallah Yakub seorang diri. Dan seorang laki-laki bergulat dengan dia sampai fajar menyingsing.
    32:28.Lalu kata orang itu: "Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang."
    32:29.Bertanyalah Yakub: "Katakanlah juga namamu." Tetapi sahutnya: "Mengapa engkau menanyakan namaku?" Lalu diberkatinyalah Yakub di situ.
    32:30.Yakub menamai tempat itu Pniel, sebab katanya: "Aku telah melihat Allah berhadapan muka, tetapi nyawaku tertolong!"
    32:31.Lalu tampaklah kepadanya matahari terbit, ketika ia telah melewati Pniel; dan Yakub pincang karena pangkal pahanya.

    Yakub bergumul sampai fajar menyingsing, artinya kita bergumul sampai kedatangan Yesus kedua kali. Kita selalu memandang wajah Yesus yang bersinar bagaikan matahari terik, dan kasih setia-Nya disinarkan kepada kita.
    Sekarang, kasih di dunia sudah bergeser, tetapi kasih Tuhan tidak pernah berubah.

    Tuhan juga bergumul bagi kita; Tuhan memperhatikan, mempedulikan, dan melakukan apapun yang tidak dapat kita lakukan. Kita menyerahkan semua pada Tuhan, dan Dia yang melakukan semua bagi kita.

    Hasilnya:

    • Ayat 28= kasih Tuhan menyinari kita, sehingga kita mengalami kuasa keubahan hidup--Yakub menjadi Israel; dari penipu menjadi pemenang.

      1 Raja-raja 1: 50-52
      1:50.Takutlah Adonia kepada Salomo, sebab itu ia segera pergi memegang tanduk-tanduk mezbah.
      1:51.Lalu diberitahukanlah kepada Salomo: "Ternyata Adonia takut kepada raja Salomo, dan ia telah memegang tanduk-tanduk mezbah, serta berkata: Biarlah raja Salomo lebih dahulu bersumpah mengenai aku, bahwa ia takkan membunuh hambanya ini dengan pedang."
      1:52.Lalu kata Salomo: "Jika ia berlaku sebagai kesatria, maka sehelai rambutpun dari kepalanya tidak akan jatuh ke bumi, tetapi jika ternyata ia bermaksud jahat, haruslah ia dibunuh."

      Pemenang artinya

      1. Berlaku sebagai kesatria; sama dengan berani mengaku dosa termasuk mengaku niat hati yang jahat. Tuhan mengampuni, dan kita hidup dalam kebenaran.

        Tuhan sanggup memelihara dan melindungi di tengah kesulitan dunia sampai Antikris berkuasa di bumi.

      2. Seorang yang sabar.
        Amsal 16: 32
        16:32.Orang yang sabarmelebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.

        Kita sabar dalam penderitaan, yaitu selalu mengucap syukur. Dan sabar dalam menunggu waktu Tuhan. Kita tidak mencari jalan sendiri di luar firman. Jalan di luar firman adalah jalan buntu dan kebinasaan. Kita tetap dalam kehendak Tuhan.

    • Kita mengalami kuasa kemenangan.
      Kejadian 32: 28
      32:28. Lalu kata orang itu: "Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang."

      Kita menang atas

      1. Ketakutan, sehingga kita mengalami damai sejahtera, sehingga semua menjadi enak dan ringan.

      2. Keselamatan rumah tangga--Yakub bergumul untuk anak istrinya.
        Satu rumah tangga diselamatkan oleh Tuhan.

      3. Kemustahilan--Yakub tidak mungkin menang melawan Esau.
        Kasih Tuhan menyelesaikan semua masalah yang mustahil. Tuhan memperhatikan sehelai rambut. Jangan marah kalau orang tua tidak memperhatikan kita. Doakan, dan kita bergumul bersama dengan Tuhan.

      Jika Yesus datang kembali kita akan diubahkan menjadi sempurna seperti Dia untuk layak menyambut kedatangan-Nya kembali kedua kali di awan-awan yang permai. Dan kemenangan terakhir adalah duduk bersama Yesus di takhta sorga selamanya.

      Wahyu 3: 21
      3:21.Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.
Sehelai rambut disinari dengan kasih Allah. Kita akan hidup, menang, bahkan sama mulia dengan Tuhan.

Tuhan memberkati.