Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 17 September 2022 (Sabtu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 20: 9, 19=> perumpamaan tentang penggarap-penggarap kebun anggur.
20:9.Lalu Yesus mengatakan perumpamaan ini kepada orang banyak: "Seorang membuka kebun anggur; kemudian ia menyewakannya kepada penggarap-penggarap lalu berangkat ke negeri lain untuk waktu yang agak lama.
20:19. Lalu
ahli-ahli Taurat dan imam-imam kepalaberusaha menangkap Dia pada saat itu juga, sebab mereka tahu, bahwa merekalah yang dimaksudkan-Nya dengan perumpamaan itu, tetapi mereka takut kepada orang banyak.

Penggarap anggur sama dengan pelayan dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna (mempelai wanita)--kebun anggur menghasilkan air anggur untuk masuk dalam pesta mempelai.
Ini dipercayakan kepada imam kepala dan ahli Taurat--orang Israel asli.

Lukas 20: 10, 14-15
20:10.Dan ketika sudah tiba musimnya, ia menyuruh seorang hamba kepada penggarap-penggarap itu, supaya mereka menyerahkan sebagian dari hasil kebun anggur itu kepadanya. Tetapi penggarap-penggarap itu memukul hamba itudan menyuruhnya pulang dengan tangan hampa.
20:14. Tetapi ketika penggarap-penggarap itu melihat anaknya itu, mereka berunding, katanya:
Ia adalah ahli waris, mari kita bunuh dia, supaya warisan ini menjadi milik kita.
20:15. Lalu mereka
melemparkan dia ke luar kebun anggur itu dan membunuhnya. Sekarang apa yang akan dilakukan oleh tuan kebun anggur itu dengan mereka?

Ketika sudah tiba musim memetik buah, penggarap-penggarap ini tidak mau menyerahkan hasil kebun anggur kepada pemiliknya, malah melemparkan anak pemilik kebun anggur sebagai ahli waris ke luar kebun anggur dan membunuhnya, supaya mereka bisa mewarisi kebun anggur dengan cara tidak halal.

Mengapa terjadi demikian?Sudah diberi pekerjaan, tetapi tidak mau memberikan hasilnya, malah membunuh (diterangkan pada Ibadah Kaum Muda Remaja, 10 September 2022).
  1. Tabiat dari penggarap kebun anggur--sebagian orang Israel--adalah jahat, yaitu tidak ada rasa hormat terhadap pemilik kebun anggur.
  2. Keinginan daging untuk memiliki kebun anggur secara tidak halal--keinginan akan uang.
  3. Egois; hanya mementingkan diri sendiri.
Lukas 20: 16
20:16.Ia akan datang dan membinasakan penggarap-penggarap itu, dan mempercayakan kebun anggur itu kepada orang-orang lain." Mendengar itu mereka berkata: "Sekali-kali jangan!"

Pemilik kebun anggur menyerahkan kebun anggurnya kepada orang lain, yaitu bangsa kafir.
Artinya: bangsa kafir mendapatkan kesempatan dan kemurahan Tuhan untuk masuk kebun anggurnya Tuhan; sama dengan dipercaya dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna lewat kurban Kristus di kayu salib--tadi anak pemilik kebun anggur dibunuh di luar kebun anggur.

Sekarang, jika firman Allah yang kita dengar menggerakkan kita bangsa kafir untuk bekerja di kebun anggur--melayani dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna--, itu adalah kemurahan dan kesempatan dari Tuhan.

Oleh sebab itu jangan menolak gerakan dari Tuhan! Jangan menunda gerakan dari Tuhan!
Kalau menolak dan menunda, satu waktu tidak akan bisa lagi masuk baptisan air atau melayani Tuhan; tidak ada kesempatan untuk melayani pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.
Kalau tidak melayani pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, akan masuk pelayanan tubuh Babel, mempelai wanita Setan yang akan dibinasakan.

Efesus 2: 13-16
2:13.Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu "jauh", sudah menjadi "dekat" oleh darah Kristus.
2:14.Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan,
2:15.sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia barudi dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,
2:16.dan untuk memperdamaikan keduanya, di dalam satu tubuh, dengan Allah oleh salib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu.

'kamu, yang dahulu "jauh"'= bangsa kafir.
'satu manusia baru; satu tubuh'= Israel dan kafir menjadi satu manusia baru; sama dengan menjadi satu tubuh Kristus.
Manusia baru adalah manusia darah daging yang berdosa, yang sudah mengalami keubahan hidup menjadi manusia rohani seperti Yesus.

Kalau tetap mempertahankan manusia darah daging yang berdosa, kita tidak akan bisa bertahan dalam tubuh Kristus; pasti tersingkir dan menuju Babel untuk dibinasakan.

Oleh sebab itu, kita yang sudah aktif maupun yang mau aktif dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna harus mengalami pembaharuan.

Proses pembaharuan:
  1. Roma 6: 2, 4
    6:2.Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya?
    6:4.Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisandalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

    Proses pertama: baptisan air--halaman Tabernakel.

    Ayat 2= syaratbaptisan air yang benar, yaitu percaya Yesus dan bertobat--mati terhadap dosa; berhenti berbuat dosa dan kembali pada Tuhan. Kita bertobat terutama dari dosa dusta dan kebencian--Setan adalah bapa pendusta dan pembunuh.

    Ayat 4= pelaksanaanbaptisan air yang benar adalah orang yang sudah percaya Yesus dan bertobat--mati terhadap dosa--harus dikuburkan dalam air bersama Yesus dan bangkit--keluar dari dalam air--bersama Yesus sehingga mendapatkan hidup baru/hidup sorgawi--sorga terbuka--yaitu hidup dalam urapan Roh Kudus.

    Hasilhidup baru: hidup yang penuh pengharapan kepada Tuhan.
    1 Petrus 1: 3-4
    1:3.Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahmat-Nya yang besar telah melahirkan kita kembalioleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh pengharapan,
    1:4.untuk menerima suatu bagian yang tidak dapat binasa, yang tidak dapat cemar dan yang tidak dapat layu, yang tersimpan di sorga bagi kamu.

    Bukti hidup yang penuh pengharapan:

    • Saat menghadapi pencobaan dan kemustahilan kita hanya menangis kepada Tuhan.
    • 'menerima suatu bagian yang tidak dapat binasa'= gemar membaca dan mendengar firman Allah. Kemudian menerima Roh Kudus sehingga setia berkobar dalam ibadah pelayanan.
      Terakhir, menerima kasih Allah, sehingga kita bisa mengasihi Tuhan lebih dari semua dan mengasihi sesama seperti diri sendiri bahkan mengasihi orang yang memusuhi kita.

    • 'tidak gampang cemar'= tidak mudah berbuat dosa sampai tidak bisa berbuat dosa.
    • 'tidak dapat layu'= tidak kecewa atau bangga, tetapi selalu mengucap syukur kepada Tuhan.
      Kalau gampang kecewa dan bangga tidak akan bisa bersekutu.

  2. Roma 12: 1-2
    12:1.Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmusebagai persembahan yang hidup, yang kudusdan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.
    12:2.Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

    Proses kedua: ibadah yang sejati.

    Ibadah yang sejati ditandai dengan mempersembahkan, bukan mencari atau meminta sesuatu.
    Kita mempersembahkan mulai dari mengembalikan milik Tuhan, yaitu persepuluhan dan persembahan khusus. Setelah itu kita mempersembahkan waktu, tenaga, pikiran dan lain-lain sampai mempersembahkan tubuh kita sebagai persembahan yang hidup, yang kudus, dan yang berkenan pada Allah--syarat mempersembahkan tubuh--:

    • 'yang hidup'= dikuasai Roh Kudus--'Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna.'
      Ini kita alami dalam ibadah raya--pelita emas.

    • 'yang kudus'= dikuasai oleh firman pengajaran.
      Ini kita alami dalam ibadah pendalaman alkitab dan perjamuan suci--meja roti sajian.

    • 'yang berkenan pada Allah'= dikuasai oleh kasih Allah--'Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepadanyalah Aku berkenan'.
      Ini kita alami dalam ibadah doa--mezbah dupa emas.

    Jadi, ibadah sejati adalah ibadah dalam sistem penggembalaan--ruangan suci--; ketekunan dalam tiga macam ibadah pokok.

    Ibrani 8: 1-2
    8:1.Inti segala yang kita bicarakan itu ialah: kita mempunyai Imam Besar yang demikian, yang duduk di sebelah kanan takhta Yang Mahabesar di sorga,
    8:2.dan yang melayani ibadah di tempat kudus, yaitu di dalam kemah sejati, yang didirikan oleh Tuhan dan bukan oleh manusia.

    Ibadah sejati di dalam kemah sejati, artinya ibadah yang dilayani oleh Yesus sebagai Imam Besar dan Gembala Agung. Dari mulut Yesus keluar sebilah pedang tajam bermata dua. Artinya di dalam ibadah sejati selalu ada firman pengajaran yang benar.

    Roma 12: 2
    12:2.Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

    Kalau ada ibadah sejati, maka kita akan mengalami pembaharuan hati, sehingga bisa membedakan yang benar dari pada yang tidak benar, terutama tentang firman. Kalau hati diubahkan, perkataan dan perbuatan juga akan diubahkan jadi benar dan baik.

    Kalau hati, perbuatan, dan perkataan kita benar dan baik, Imam Besar akan bersama dengan kita untuk menjadikan semua baik pada waktunya.
    Jangan ikuti yang tidak benar!

  3. 1 Petrus 4: 12-14
    4:12.Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaanyang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.
    4:13.Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.
    4:14.Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.

    Proses ketiga: percikan darah--ruangan maha suci.

    Percikan darah adalah sengsara daging bersama Yesus; sengsara daging karena Yesus, sehingga kita mengalami Roh kemuliaan yang akan mengubahkan kita dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus, terutama keubahan dari watak/tabiat.

    1 Petrus 3: 3-6
    3:3.Perhiasanmu janganlah secara lahiriah, yaitu dengan mengepang-ngepang rambut, memakai perhiasan emas atau dengan mengenakan pakaian yang indah-indah,
    3:4.tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasayang berasal dari roh yang lemah lembutdan tenteram, yang sangat berharga di mata Allah.
    3:5.Sebab demikianlah caranya perempuan-perempuan kudus dahulu berdandan, yaitu perempuan-perempuan yang menaruh pengharapannya kepada Allah; mereka tundukkepada suaminya,
    3:6.sama seperti Sara taat kepada Abraham dan menamai dia tuannya. Dan kamu adalah anak-anaknya, jika kamu berbuat baik dan tidak takut akan ancaman.

    Lewat percikan darah kita diubahkan menjadi:

    • Lemah lembut= saling mengaku dan mengampuni.
    • Tenteram= pendiam= berdiam diri; banyak koreksi diri lewat ketajaman pedang firman, bukan menyalahkan orang lain.
      Jika ditemukan dosa, kita mengaku. Kita juga tidak memberikan komentar yang tidak baik.

    • Tunduk= taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara lagi.

    Ini adalah perhiasan mempelai, berarti tabut perjanjian sudah disalut dengan emas murni luar dan dalam.
    Kalau tabut perjanjian sudah disalut, maka akan ditutup dengan tutup pendamaian.

    Keluaran 25: 21-22
    25:21.Haruslah kauletakkan tutup pendamaian itu di atas tabutdan dalam tabut itu engkau harus menaruh loh hukum, yang akan Kuberikan kepadamu.
    25:22.Dan di sanalah Aku akan bertemu dengan engkaudan dari atas tutup pendamaian itu, dari antara kedua kerub yang di atas tabut hukum itu, Aku akan berbicara dengan engkau tentang segala sesuatu yang akan Kuperintahkan kepadamu untuk disampaikan kepada orang Israel."

    Kita selalu merasakan hadirat Tuhan, dan kita menjadi takhta-Nya.
    Yesaya 6: 1
    6:1.Dalam tahun matinya raja Uzia aku melihat Tuhan duduk di atas takhtayang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci.

    Kalau ada takhta Tuhan, akan ada ujung jubah Tuhan. Artinya: kita mengalami kuasa kebangkitan Tuhan--jubah Tuhan berwarna biru laut.

    Hasilnya:

    • 'ujung jubah Tuhan memenuhi Bait Suci'= kuasa perlindungan dan pemeliharaandi tengah kesulitan dunia sampai Antikris berkuasa di bumi. Kita juga dilindungi dari kuasa maut; kita diselamatkan oleh Tuhan.

    • Markus 5: 25-28
      5:25.Adalah di situ seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan.
      5:26. Ia telah berulang-ulang diobati oleh berbagai tabib, sehingga telah dihabiskannya semua yang ada padanya, namun sama sekali tidak ada faedahnya malah sebaliknya keadaannya makin memburuk.
      5:27. Dia sudah mendengar berita-berita tentang Yesus, maka di tengah-tengah orang banyak itu ia mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jubah-Nya.
      5:28. Sebab katanya: "
      Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh."

      Hasil kedua: kuasa kesembuhan.

      Yang hancur jadi baik; penderitaan jadi kebahagiaan.

    • Kuasa kebangkitan sanggup menyucikan kitadari dosa-dosa sampai sempurna seperti Yesus.
      Kita diangkat ke awan-awan yang permai saat Yesus datang kembali. Kita masuk kerajaan Seribu Tahun Damai (Firdaus yang akan datang) dan Yerusalem baru selamanya.
Jangan mundur saat menghadapi ujian! Kita akan terus bersama Tuhan, dan watak kita akan diubahkan jadi lemah lembut, pendiam, dan penurut, sehingga kita mengalami kuasa ujung jubah Yesus.

Tuhan memberkati.