Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 19 November 2022 (Sabtu Sore)

Bersamaan dengan peneguhan dan pemberkatan nikah

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 20: 27-36 => pertanyaan orang Saduki tentang kebangkitan.
20:27.Maka datanglah kepada Yesus beberapa orang Saduki, yang tidak mengakui adanya kebangkitan. Mereka bertanya kepada-Nya:
20:28."Guru, Musa menuliskan perintah ini untuk kita: Jika seorang, yang mempunyai saudara laki-laki, mati sedang isterinya masih ada, tetapi ia tidak meninggalkan anak, saudaranya harus kawin dengan isterinya itu dan membangkitkan keturunan bagi saudaranya itu.
20:29.Adalah tujuh orang bersaudara. Yang pertama kawin dengan seorang perempuan lalu mati dengan tidak meninggalkan anak.
20:30.Lalu perempuan itu dikawini oleh yang kedua,
20:31. dan oleh yang ketiga dan demikianlah berturut-turut oleh
ketujuh saudara itu, mereka semuanya mati dengan tidak meninggalkan anak.
20:32. Akhirnya perempuan itupun mati.
20:33. Bagaimana sekarang dengan perempuan itu, siapakah di antara orang-orang itu yang menjadi suaminya pada hari kebangkitan? Sebab ketujuhnya telah beristerikan dia."
20:34. Jawab Yesus kepada mereka: "Orang-orang dunia ini kawin dan dikawinkan,
20:35. tetapi mereka yang dianggap layak untuk mendapat bagian dalam dunia yang lain itu dan dalam kebangkitan dari antara orang mati, tidak kawin dan tidak dikawinkan.
20:36. Sebab mereka tidak dapat mati lagi; mereka sama seperti malaikat-malaikat dan mereka adalah anak-anak Allah, karena mereka telah dibangkitkan.

Ajaran Saduki adalah ajaran palsu yang mengajarkan bahwa tidak ada kebangkitan orang mati; manusia hanya hidup seperti hewan, setelah mati habis perkara.
Ajaran Saduki ini mendorong manusia termasuk pelayan Tuhan untuk berbuat dosa dan puncaknya dosa, yaitu dosa makan minum (merokok, mabuk, narkoba), dan kawin mengawinkan (perselingkuhan, nikah yang salah: kawin lari, kawin campur, kawin cerai, dan kawin mengawinkan); bahkan nikahnya hanya untuk memuaskan hawa nafsu daging.

Di sini ada tujuh laki-laki dengan satu wanita.
Yesaya 4: 1
4:1.Pada waktu itu tujuh orang perempuan akan memegang seorang laki-laki, serta berkata: "Kami akan menanggung makanan dan pakaian kami sendiri; hanya biarlah namamu dilekatkan kepada nama kami; ambillah aib yang ada pada kami!"

Di sini tujuh wanita dengan satu laki-laki.
Kalau ditafsirkan dengan ajaran Saduki, ini akan menjadi nikah hawa nafsu daging--kawin cerai dan kawin mengawinkan--sehingga mengarah pada pembangunan Babel, mempelai wanita Setan yang sempurna dalam kejahatan dan kenajisan untuk dibinasakan selamanya.

Tetapi kalau dibukakan rahasianya dalam ajaran yang benar, ini akan menjadi nikah rohani:
  1. Tujuh laki-laki= Yesus sebagai Raja dan Mempelai Pria Sorga yang sempurna--angka tujuh menunjuk pada kesempurnaan.
    Satu wanita= gereja Tuhan yang sempurna seperti Yesus.

  2. Satu laki-laki= Yesus sebagai Mempelai Pria Sorga.
    Tujuh wanita= tujuh sidang jemaat di dalam kitab Wahyu, yaitu mempelai wanita sorga yang sempurna.
Ini bedanya antara ajaran palsu dan pembukaan firman.
Kalau ajaran palsu akan mengarah pada perbuatan dosa, tetapi kalau pembukaan firman akan mengarah pada penyucian.

Nikah antara Kristus dan sidang jemaat akan mengarah pada perjamuan kawin Anak Domba--nikah rohani. Kemudian, masuk kerajaan Seribu Tahun Damai (Firdaus yang akan datang) dan Yerusalem baru selamanya.

Perhatikan! Nikah kristiani bukan hanya sampai di dunia, tetapi sampai pada Yerusalem baru.
Karena itu hati-hati, kalau tahu itu ajaran palsu, jangan didengarkan!

Proses masuk nikah rohani antara Yesus dengan sidang jemaat:
  1. Yesaya 4: 1
    4:1.Pada waktu itu tujuh orang perempuan akan memegang seorang laki-laki, serta berkata: "Kami akan menanggung makanan dan pakaian kami sendiri; hanya biarlah namamu dilekatkan kepada nama kami; ambillah aib yang ada pada kami!"

    Proses pertama: 'ambillah aib yang ada pada kami!'= penyucian. Ini yang dibutuhkan dalam nikah.
    Harta benda tidak bisa membawa nikah jasmani pada nikah rohani.

    Dua macam aib:
    Yesaya 54: 4-5
    54:4.Janganlah takut, sebab engkau tidak akan mendapat malu, dan janganlah merasa malu, sebab engkau tidak akan tersipu-sipu. Sebab engkau akan melupakan malu keremajaanmu, dan tidak akan mengingat lagi aib kejandaanmu.
    54:5.Sebab yang menjadi suamimu ialah Diayang menjadikan engkau, TUHAN semesta alam nama-Nya; yang menjadi Penebusmu ialah Yang Mahakudus, Allah Israel, Ia disebut Allah seluruh bumi.

    • Aib keremajaan= dosa-dosa dan puncaknya dosa. Harus disucikan! Tidak boleh ada lagi dalam nikah dan pribadi kita.
      Zaman Nuh anak-anak Allah melihat anak-anak manusia sehingga lahir raksasa-raksasa. Sekarang juga terjadi kawin campur. Terang dan gelap tidak bisa menyatu, sehingga terjadi kawin cerai sampai kawin mengawinkan.

    • Aib kejandaan= putus hubungan dengan Yesus, suami kita--janda artinya putus hubungan dengan suami.
      Bentuknya: bosan dalam mendengar firman, bosan dalam ibadah pelayanan dan menyembah Tuhan, sampai tidak mau menerima firman dan menyembah Tuhan.

      Akibatnya: kering rohani sampai mati rohani--tubuh terpisah dari Kepala.

      Begitu putus hubungan dengan Tuhan, Setan akan masuk dengan masalah-masalah yang tidak terselesaikan.
      Contoh: Yesus ada di gunung penyembahan bersama dengan tiga orang murid, sedangkan murid yang lain di bawah, dan di bawah terjadi penyakit ayan karena terpisah dari Tuhan.

      Hubungan dengan Tuhan harus erat. Aib kejandaan harus disucikan.

    Jika kita disucikan oleh firman pengajaran yang benar terhadap aib keremajaan dan kejandaan--hidup suci dan mengutamakan Tuhan--, Yesus akan tampil sebagai Sang Pencipta. Dari tidak ada menjadi ada, yang mustahil menjadi tidak mustahil--'yang menjadi suamimu ialah Dia yang menjadikanengkau'.

  2. Yesaya 4: 1
    4:1.Pada waktu itu tujuh orang perempuan akan memegang seorang laki-laki, serta berkata: "Kami akan menanggung makanan dan pakaian kami sendiri; hanya biarlah namamu dilekatkan kepada nama kami; ambillah aib yang ada pada kami!"

    Proses kedua: 'Kami akan menanggung makanan dan pakaian kami sendiri'= penyucian dari kekhawatiran.

    Apa yang dikhawatirkan? Makan minum--kebutuhan hidup sehari-hari--dan masa depan.
    Lukas 12: 29-30
    12:29.Jadi, janganlah kamu mempersoalkan apa yang akan kamu makanatau apa yang akan kamu minumdan janganlah cemas hatimu.
    12:30.Semua itu dicari bangsa-bangsa di dunia yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu tahu, bahwa kamu memang memerlukan semuanya itu.

    Kalau sudah khawatir, akan ngawur, tidak sesuai firman lagi tetapi hanya mengikuti keinginan sendiri. Pikiran, perkataan, dan perbuatan tidak bisa benar.
    Dan kehidupan itu juga tidak bisa setia.

    Bukti disucikan dari kekhawatiran:

    • Mengutamakan ibadah pelayanan kepada Tuhanlebih dari semua.
      Lukas 12: 31
      12:31.Tetapi carilah Kerajaan-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan juga kepadamu.

      Kita beribadah melayani Tuhan dengan setia dan benar--kita bagaikan memakai ikat pinggang.

    • Kita tergembala dengan benar dan baik.
      Lukas 12: 32
      12:32.Janganlah takut, hai kamu kawanan kecil! Karena Bapamu telah berkenan memberikan kamu Kerajaan itu.

      'kawanan kecil'= domba kecil.
      Kita selalu berada dalam kandang penggembalaan; ketekunan dalam tiga macam ibadah pokok:

      1. Ibadah raya= kita diberi minum.
      2. Ibadah pendalaman alkitab= kita diberi makan.
      3. Ibadah doa= kita diberi nafas hidup.

      Di dalam kandang kita hanya mendengar suara gembala, dan lari terhadap suara asing. Lari dari suara asing sama dengan lari dari Sodom Gomora. Mendengar suara asing sama dengan mendekati Sodom Gomora.

      Hasil tergembala: Yesus sebagai Gembala Agung sanggup memelihara tubuh, jiwa, dan roh kita secara rohani, sehingga kita hidup benar dan suci.
      1 Petrus 2: 25
      2:25.Sebab dahulu kamu sesat seperti domba, tetapi sekarang kamu telah kembali kepada gembala dan pemelihara jiwamu.

      Kita tidak tersandung dan berbuat dosa, tetapi mengalami damai sejahtera--di dalam penggembalaan kita dibaringkan di atas rumput yang hijau. Hidup menjadi enak dan ringan.

      Yesus Gembala Agung juga memelihara hidup jasmani kita secara berkelimpahan, artinya kita bisa memberisedekah dan memberi kepada sesama yang membutuhkan.
      Lukas 12: 33
      12:33.Juallah segala milikmu dan berikanlah sedekah! Buatlah bagimu pundi-pundi yang tidak dapat menjadi tua, suatu harta di sorga yang tidak akan habis, yang tidak dapat didekati pencuri dan yang tidak dirusakkan ngengat.

      Ini adalah kegerakan iman.
      Kalau kita sudah bisa memberi--terlepas dari ikatan akan uang--, kita akan dipakai dalam kegerakan pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, bukan pembangunan Babel.

      Pembangunan tubuh Kristus dimulai dari nikah, penggembalaan, antar penggembalaan, sampai Israel dan kafir menjadi satu tubuh Kristus yang sempurna.

  3. Yesaya 4: 1
    4:1.Pada waktu itu tujuh orang perempuan akan memegang seorang laki-laki, serta berkata: "Kami akan menanggung makanan dan pakaian kami sendiri; hanya biarlah namamu dilekatkan kepada nama kami; ambillah aib yang ada pada kami!"

    Proses ketiga: 'biarlah namamu dilekatkan kepada nama kami'= nama Yesus dilekatkan pada nama kita, sehingga menjadi nama baru. Ini artinya kita menjadi mempelai wanita sorga yang sempurna.

    Filipi 2: 8-9
    2:8.Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
    2:9.Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,

    Yesus memperoleh nama yang berkuasa lewat taat sampai mati di kayu salib.
    Jadi, kita harus taat sampai daging tidak bersuara lagiuntuk bisa menerima nama Yesus.

    Contoh: Abraham taat untuk mempersembahkan anaknya.
    Sebelumnya, ia tidak taat dan mengambil Hagar, akibatnya memang dapat anak tetapi jadi masalah sampai hari ini.

    Cukup satu kali tidak taat. Jangan diulangi lagi! Kalau dua kali tidak taat, akan hancur dan tidak tertolong lagi. Jangan coba-coba!

    Wahyu 3: 12
    3:12.Barangsiapa menang, ia akan Kujadikan sokoguru di dalam Bait Suci Allah-Ku, dan ia tidak akan keluar lagi dari situ; dan padanya akan Kutuliskan nama Allah-Ku, nama kota Allah-Ku, yaitu Yerusalem baru, yang turun dari sorga dari Allah-Ku, dan nama-Ku yang baru.

    Tuhan menjanjikan nama baru kepada jemaat Filadelfia.
    Wahyu 3: 7-8
    3:7."Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Filadelfia: Inilah firman dari Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.
    3:8.Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku(taat)dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.

    Syaratmenerima nama baru: taat sampai daging tidak bersuara lagi. Sekalipun kekuatan Filadelfia kecil, tidak apa-apa, yang penting ada ketaatan. Dan kita akan mendapatkan kunci Daud.

    Kunci Daud adalah kemurahan dan kebaikan Tuhan.
    Hasilnya:

    • 'Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun'= kemurahan dan kebaikan Tuhan memberikan jalan keluar dari segala masalah. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Ada masa depan berhasil dan indah, sampai pintu sorga terbuka.

    • Wahyu 3: 10
      3:10.Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi engkaudari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi.

      Hasil kedua: kemurahan dan kebaikan Tuhan menutup pintu bagi kita, artinya memelihara dan melindungi kitadi tengah kesulitan dan pencobaan di dalam dunia sampai Antikris berkuasa di bumi kita disingkirkan ke padang gurun, jauh dari mata ular.

    • Kemurahan dan kebaikan Tuhan sanggup melekatkan nama-Nya di dalam nama kita. Kita mendapatkan nama baru. Kita mengalami pembaharuan terus menerus sampai sempurnaseperti Dia saat Dia datang kembali. Nama kita tertulis dalam Kitab Kehidupan di Yerusalem baru selamanya.
Hidup suci, mengutamakan Tuhan, setia, benar, dan taat sampai daging tidak bersuara. Tuhan akan membukakan pintu sampai pintu Yerusalem baru.

Tuhan memberkati.