[cetak]
Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 25 Oktober 2014 (Sabtu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Kita mempelajari Lukas 8. Lukas 8 menunjuk pada Pelita Emas.
Pelita Emas dibentuk melalui tempaan dan supaya bercahaya, sumbunya perlu dibakar (sengsara daging).

Lukas 8:3
8:3 Yohana isteri Khuza bendahara Herodes, Susana dan banyak perempuan lain. Perempuan-perempuan ini melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka.

Ibadah pelayanan kepada Tuhan harus disertai dengan pengorbanan. Teladan pengorbanan bagi kita adalah Yesus.

Yohanes 2:19-21

2:19 Jawab Yesus kepada mereka: "Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali."
2:20 Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang mendirikan Bait Allah ini dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?"
2:21 Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah tubuh-Nya sendiri.


Yesus berkorban segalanya, sampai berkorban nyawa, supaya terjadi pembangunan Tubuh Kristus yang sempurna. Jika dalam pengorbanan kita mengingat korban Kristus, kita tidak akan bersungut-sungut dan tidak akan menuntut hak, sebab apa yang kita korbankan tidak sebanding dengan korban Kristus. Sebaliknya, kita akan selalu bisa mengucap syukur kepada Tuhan.

Arah pengorbanan adalah untuk pembangunan Tubuh Kristus yang sempurna untuk menempatkan Yesus sebagai Kepala, dan Yesus yang bertanggung jawab atas seluruh hidup kita, dan Ia tidak pernah menipu kita. Apa yang kita korbankan tidak akan hilang, Tuhan akan mengembalikan semuanya yang kita korbankan tepat pada waktunya, baik untuk hidup sekarang maupun untuk hidup kekal.
Pembangunan Tubuh Kristus adalah pembangunan Mempelai Wanita Surga yang sempurna, supaya kita layak untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali.

Lukas 8:3
8:3 Yohana isteri Khuza bendahara Herodes, Susana dan banyak perempuan lain. Perempuan-perempuan ini melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka.

2 Korintus 8:1-2, 5
8:1 Saudara-saudara, kami hendak memberitahukan kepada kamu tentang kasih karunia yang dianugerahkan kepada jemaat-jemaat di Makedonia.
8:2 Selagi dicobai dengan berat dalam pelbagai penderitaan, sukacita mereka meluap dan meskipun mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan.
8:5 Mereka memberikan lebih banyak dari pada yang kami harapkan. Mereka memberikan diri mereka, pertama-tama kepada Allah, kemudian oleh karena kehendak Allah juga kepada kami.


Dasar pengorbanan
tidak ditentukan dari kaya atau miskin, tetapi dari hati yang disucikan dari roh jahat dan roh najis.

Lukas 8:2
8:2 dan juga beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit, yaitu Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat,

Roh najis mengarah pada dosa makan minum (mabuk, merokok, narkoba) dan kawin mengawinkan (dosa percabulan, dosa seks dengan berbagai ragamnya).
Roh jahat mengarah pada kikir (tidak bisa memberi uang, waktu, tenaga, pikiran) dan serakah (merampas hak Tuhan atau orang lain).

Jika kita mempertahankan roh jahat dan najis, kita seperti anjing dan babi, sehingga tidak bisa memberi diri untuk dipersembahkan kepada Tuhan.

Jika kita disucikan dari roh jahat dan roh najis, kita mengalami dua hal:
  1. Kita bisa mengorbankan waktu, uang, tenaga, pikiran, perasaan, bahkan bisa memberikan diri kita kepada Tuhan.
    Kita harus mengorbankan segala sesuatu untuk pembangunan Tubuh Kristus, kecuali pengajaran yang benar, yaitu pribadi Yesus sendiri.
    Jika pengajaran (pribadi Yesus) dikorbankan, berarti kita menghina, menginjak-injak korban Kristus.
    Pembangunan Tubuh Kristus dimulai dari nikah. Kita harus mempertahankan firman pengajaran yang benar mulai dari nikah, yaitu satu baptisan, satu pengajaran.
    Jika kita tidak menjadi satu dalam pengajaran, selama-lamanya nikah itu tidak akan menjadi satu.

    Memberi diri bukan berarti harus menjadi pelayan sepenuh, tetapi kita harus mengutamakan ibadah pelayanan.

  2. Kita mengalami urapan Roh Kudus dengan 7 manifestasinya.
    Yesaya 11:1-3
    11:1 Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah.
    11:2 Roh TUHAN(1) akan ada padanya, roh hikmat(2) dan pengertian(3), roh nasihat(4) dan keperkasaan(5), roh pengenalan(6) dan takut akan TUHAN(7);
    11:3 ya, kesenangannya ialah takut akan TUHAN. Ia tidak akan menghakimi dengan sekilas pandang saja atau menjatuhkan keputusan menurut kata orang.


    Jika kita sudah takut akan Tuhan, kita sudah memiliki Roh Kudus dengan 7 manifestasinya.
    Kita memiliki Roh Kudus dengan 7 manifestasinya seperti pelita dengan 7 lampunya. Praktiknya:
    1. Taat dengar-dengaran.
      Pengkhotbah 12:13
      12:13 Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang.

    2. Setia dan tulus dalam ibadah pelayanan.
      Yosua 24:14
      24:14 Oleh sebab itu, takutlah akan TUHAN dan beribadahlah kepada-Nya dengan tulus ikhlas dan setia. Jauhkanlah allah yang kepadanya nenek moyangmu telah beribadah di seberang sungai Efrat dan di Mesir, dan beribadahlah kepada TUHAN.

    Orang yang taat dan setia adalah seperti Daud, ia memegang kunci Daud.
    Wahyu 3:7-8
    3:7 "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Filadelfia: Inilah firman dari Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.
    3:8 Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.


    Sekalipun kekuatan kita tidak seberapa, asal kita takut akan Tuhan, kita memiliki kunci Daud. Sekalipun secara jasmani kita besar, memiliki kekayaan dan sebagainya, kita harus tetap mengecil dan mengandalkan kunci Daud. Kunci Daud ini kecil. tetapi di dalamnya terkandung kemurahan dan kebajikan Tuhan yang besar, lebih besar dari apa pun juga di dunia. Hasilnya:
    • Kunci Daud mampu membuka pintu-pintu di dunia yang tertutup, memberi masa depan yang berhasil, indah.
      Masalah-masalah kita diselesaikan oleh Tuhan.

    • Ada pintu perlindungan, pintu penyingkiran.
      Wahyu 3:10
      3:10 Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi.

      Antikris akan menguasai seluruh dunia selama tiga setengah tahun. Jika manusia tidak menyembah antikris, manusia akan disiksa dan dibunuh. Kunci Daud membuka pintu perlindungan. Kemurahan dan kebaikan Tuhan adalah bagaikan dua sayap burung nasar yang besar, yang mampu menyingkirkan kita ke padang gurun yang jauh dari mata antikris.

      Wahyu 12:13-14
      12:13 Dan ketika naga itu sadar, bahwa ia telah dilemparkan di atas bumi, ia memburu perempuan yang melahirkan Anak laki-laki itu.
      12:14 Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.


      Di situ kita akan dipelihara langsung oleh Tuhan lewat firman pengajaran dan Perjamuan Suci selama 3.5 tahun. Ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci untuk memperbesar sayap untuk menyingkir.

    • Kunci Daud membuka pintu Surga, pintu Yerusalem Baru bagi hidup kita.
      Wahyu 3:12
      3:12 Barangsiapa menang, ia akan Kujadikan sokoguru di dalam Bait Suci Allah-Ku, dan ia tidak akan keluar lagi dari situ; dan padanya akan Kutuliskan nama Allah-Ku, nama kota Allah-Ku, yaitu Yerusalem baru, yang turun dari sorga dari Allah-Ku, dan nama-Ku yang baru.

      Kita mengalami pembaharuan, keubahan hidup, mujizat secara rohani dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus.
      Orang yang mengalami keubahan dimulai dari bisa mengakui segala dosa-dosa, kegagalan-kegagalan. Maka mujizat pasti terjadi. Sampai mujizat terakhir, kita masuk dalam Yerusalem Baru, tidak ada lagi air mata selama-lamanya.



Tuhan memberkati.