Ibadah Kaum Muda Remaja, 12 Maret 2011 (Sabtu Sore)

ad. 6. Markus 15:37-41 = sengsara salib mengenai kematian-Nya.
Markus 15:37-38
15:37 Lalu berserulah Yesus dengan suara nyaring dan menyerahkan nyawa-Nya.
15:38 Ketika itu tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah.

Saat Yesus mati di kayu salib, tabir Bait Suci terbelah. 


Jika tabir Bait Suci terbelah makaakan terlihat Ruangan Maha Suci (= kesempurnaan) dan tabut perjanjian.
Keluaran 26:33-34
26:33 Haruslah tabir itu kaugantungkan pada kaitan penyambung tenda itu dan haruslah kaubawa tabut hukum ke sana, ke belakang tabir itu, sehingga tabir itu menjadi pemisah bagimu antara tempat kudus dan tempat maha kudus.
26:34 Tutup pendamaian itu haruslah kauletakkan di atas tabut hukum di dalam tempat maha kudus.

Tabut perjanjian terdiri atas 2 bagian:
  1. Tutup tabut perjanjian.
    Keluaran 25:16-18
    25:16 Dalam tabut itu haruslah kautaruh loh hukum, yang akan Kuberikan kepadamu.
    25:17 Juga engkau harus membuat tutup pendamaian dari emas murni, dua stengah hasta panjangnya dan satu setengah hasta lebarnya.
    25:18 Dan haruslah kaubuat dua kerub dari emas, kaubuatlah itu dari emas tempaan, pada kedua ujung tutup pendamaian itu.

    Tabut perjanjian dibuat dari emas murni, yaitu zat ilahi. Terdapat 2 kerub di atas peti.
    Artinya: kerub pertama adalah Allah Bapa, tutup pendamaian dengan percikan darah adalah Anak Allah, kerub kedua adalah Allah Roh Kudus.
    Sehingga, tutup tabut perjanjian adalah Tuhan Yesus Kristus, Raja segala raja, Mempelai Pria Sorga yang sempurna.

  2. Peti perjanjian.
    Keluaran 25:10-11
    25:10 "Haruslah mereka membuat tabut dari kayu penaga, dua setengah hasta panjangnya, satu setengah hasta lebarnya dan satu setengah hasta tingginya.
    25:11 Haruslah engkau menyalutnya dengan emas murnil dari dalam dan dari luar engkau harus menyalutnya dan di atasnya harus kaubuat bingkai emas sekelilingnya.

    Peti dibuat dari kayu penaga disalut dengan emas murni luar dan dalam.
    Kayu penaga artinya manusia yang berdosa.
    Kayu penaga disalut dengan emas murni luar dan dalam artinya manusia disalut dengan zat ilahi (kesucian ilahi) sampai menjadi sempurna seperti Yesus, yaitu Mempelai Wanita Sorga. 


    Sehebat-hebatnya manusia jika tidak disalut dengan zat ilahi pasti akan rapuh dan hancur, binasa untuk selama-lamanya. 


    Karena kematian Yesus, tabut perjanjian terlihat, artinya kita bisa mengalami penyempurnaan, yaitu kayu penaga bisa disalut dengan zat ilahi.


    Efesus 5:25-26
    5:25 Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya
    5:26 untuk menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman,

    Yesus harus mati untuk menyucikan kehidupan kita. Jika Yesus tidak mau menyerahkan nyawa-Nya, tirai tidak akan terobek sehingga kehidupan kita tidak dapat disucikan terlebih lagi disempurnakan. 

    Istilah "menyucikan", "memandikan", "membaharui" artinya adalah "menyalut" kayu penaga dengan emas, yaitu Yesus sedang menghiasi kehidupan kita luar dan dalam dengan kekuatan firman pengajaran (firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua) sampai kita menjadi indah, sama mulia dengan Yesus, sempurna. 

    I Petrus 3:3-4
    3:3 Perhiasanmu janganlah secara lahiriah, yaitu dengan mengepang-ngepang rambut, memakai perhiasan emas atau dengan mengenakan pakaian yang indah-indah,
    3:4 Tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata Allah.

    Kita harus lemah lembut dan tenteram(perhiasan di sebelah dalam):
    Lemah lembut = kemampuan untuk bisa menerima firman pengajaran sekeras apapun, tidak temperamental
    Tenteram = pendiam, tidak banyak komentar tentang firman, banyak menyembah Tuhan dan menyerahkan segala sesuatu kepada Tuhan.


    I Petrus 3:5-6
    3:5 Sebab demikianlah caranya perempuan-perempuan kudus dahulu berdandan, yaitu perempuan-perempuan yang menaruh pengharapannya kepada Allah; mereka tunduk kepada suaminya,
    3:6 sama seperti Sara taat kepada Abraham dan menamai dia tuannya. Dan kamu adalah anak-anaknya, jika kamu berbuat baik dan tidak takut akan ancaman.

    Setelah ada perhiasan di dalam, akan ada perhiasan di luar yaitu tunduk, taat sampai daging tidak bersuara. 

    Filipi 2:8-11
    2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. 
    2:9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
    2:10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,
    2:11 dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!

    Hasilnya:
    • Nama Yesus dipercayakan pada kehidupan kita. Dalam nama Yesus ada kuasa kemenangan.Jika kita taat dengar-dengaran kepada Tuhan, kita ada jalan keluar.
      Ketaatan menyelesaikan segala masalah, ketaatan adalah permulaan keberhasilan. 


    • Nama Yesus dimeteraikan dalam kehidupan kita. Kita mengalami kuasa perlindungandari celaka, marabahaya, sampai kita dilindungi dari antikris dan penghukuman Tuhan.

      Wahyu 9:3

      9:3 Dan dari asap itu berkeluaranlah belalang-belalang ke atas bumi dan kepada mereka diberikan kausa sama seperti kuasa kalajengking-kalajengking di bumi.
      9:4 Dan kepada mereka dipesankan supaya, mereka jangan merusakkan rumput-rumput di bumi atau tumbuh-tumbuhan ataupun pohon=pohon, melainkan hanya manusia yang tidak memakai meterai Allah di dahinya.

    • Nama Yesus dilekatkan pada nama kita, yaitu ada kuasa pemeliharaan, kuasa penyucian,juga penyucian akan dosa-dosa (aib) masa lalu.
      Yesaya 4:1
      4:1 Pada waktu itu tujuh orang perempuan akan memegang seorang laki-laki, serta berkata: "Kami akan menanggung makanan dan pakaian kami sendiri; hanya biarlah namamu dilekatkan kepada nama kamil ambillah aib yang ada pada kami!"

      Yeremia 31:19-20
      31:19 Sungguh, sesudah aku berbalik, aku menyesal, dan sesudah aku tahu akan diriku, aku menepuk pinggang sebagai tanda berkabung; aku merasa malu dan bernoda, sebab aku menanggung aib masa mudaku.31:20 Anak kesayangankah gerangan Efraim bagi-Ku atau anak kesukaan? Sebab setiap kali Aku menghardik dia, tak putus-putusnya Aku terkenang kepadanya; sebab itu hati-Ku terharu terhadap dia; tak dapat tidak Aku akan menyayanginya, demikianlah firman TUHAN.

      Jika kehidupan kita tidak ada aib, kehidupan kita akan disayangi oleh Tuhan.


Tuhan memberkati.