Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 16 April 2009 (Kamis Sore)

Matius 24:31adalah keadaaan ketiga saat kedatangan Yesus kedua kali, yaitu terdengar tiupan sangkakala yang dahsyat bunyinya = firman pengajaran yang kuat, untuk menampilkan sidang jemaat dalam kemuliaan sebagai Mempelai Wanita di awan-awan yang permai.

Imamat 25:8-10.
Suara sangkakala terdengar pada tahun Yobel, dan terjadi pembebasan / penebusan pada saat itu; segala tanah atau harta benda yang dijual harus kembali kepada pemiliknya tanpa syarat.
Artinya, pada tahun Yobel Tuhan mengembalikan apa yang sudah hilang dari kehidupan kita.

Apa yang sudah hilang dari manusia?
Roma 3:23, sejak Adam dan Hawa berbuat dosa, seluruh manusia di dunia telah berbuat dosa dan:
  1. Kehilangan pakaian kemuliaan sehingga menjadi telanjang.
  2. Kehilangan damai sejahtera sehingga menjadi takut, gelisah, dll.
    Kalau kehilangan damai sejahtera, itu berarti terpisah dari Tuhan, makin jauh dan makin jauh sampai binasa untuk selama-lamanya.
Bagaimana supaya manusia itu bisa kembali pada Tuhan?
1 Yohanes 4:9-10, jalan keluarnya adalah lewat korban pendamaian / korban Kristus di kayu salib.
Firman penggembalaan mendorong kita untuk berdamai dengan Tuhan dan sesama, sehingga segala dosa diselesaikan dan kita mengalami damai sejahtera.

2 Korintus 5:18-19.
Setiap orang yang sudah mengalami damai sejahtera, akan dipercayakan pelayanan pendamaian dan berita pendamaian.
Artinya, setiap pelayan Tuhan harus membawa berita pendamaian, yaitu berita tentang Kristus.

Contohnya adalah Rasul Paulus, yang memberitakan Kristus dalam 2 penampilan, yaitu:
  1. 1 Korintus 1:23,berita tentang Kristus yang disalibkan = berita Injil (2 Timotius 2:8)= kabar baik(Amsal 25:25).
    1 Korintus 1:24,18, firman penginjilan ini mengandung kuasa dan hikmat Allah untuk menyelamatkan orang berdosa.

    Setiap pelayan Tuhan harus memberitakan Kristus yang disalib / berita Injil / kabar baik di mana pun dia berada, mulai di gereja, sekolah, kantor, dll.
    Prakteknya adalah rela menderita secara daging, untuk tidak berbuat dosa, melainkan untuk hidup dalam kebenaran(1 Petrus 4:1-2).

    Kalau melayani pekerjaan Tuhan tetapi tetap mempertahankan daging, tidak mau hidup benar, itu sama dengan 10 pengintai yang membawa kabar buruk dan menjadi sandungan bagi orang lain untuk diselamatkan (seluruh Israel binasa).

  2. Kolose 1:27-28,berita tentang Kristus dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja / Mempelai Pria Sorga = kabar Mempelai.
    Kabar Mempelai ini mengandung kuasa dan hikmat Allah untuk menyucikan sampai menyempurnakan sidang jemaat sehingga menjadi Mempelai Wanita Tuhan dalam kemuliaan.

    Setiap pelayan Tuhan harus memberitakan Kristus dalam kemuliaan / kabar Mempelai di mana pun dia berada. Prakteknya adalah hidup dalam kesucian.
    Syaratnya adalah carang melekat pada pokok anggur yang benar = tergembala pada firman pengajaran yang benar, tekun dalam penggembalaan.

    Yohanes 15:1-3, kehidupan yang tergembala akan mengalami penyucian yang intensif sampai berbuah-buah Roh (Galatia 5:22-23). Kalau kita melayani dengan buah-buah Roh, terutama dengan kasih, maka orang lain akan menerima kesaksian tentang kabar Mempelai.
Sikap dalam pelayanan:
  1. Kolose 1:29, berjerih lelah, berkorban apa saja (kecuali firman pengajaran yang benar), memperjuangkan ibadah pelayanan lebih dari segala sesuatu yang di dunia ini.
  2. Bekerja dengan iman, yang menghasilkan kuasa Allah untuk menghapus segala kemustahilan.
Hasil pelayanan yang berkenan pada Tuhan(memberitakan Kristus dalam 2 penampilan dengan prakteknya, melayani dengan sikap yang benar):
  1. 2 Petrus 2:5,Nuh diselamatkan dari air bah, artinya:
    • Kasih karunia Tuhan akan memelihara hidup kita di dunia yang sulit ini.
    • Kasih karunia Tuhan melindungi kita dari dosa-dosa sampai puncaknya dosa (makan-minum dan kawin-mengawinkan) dan melindungi kita dari hukuman Tuhan.
    • Kasih karunia Tuhan menolong kita dari segala pencobaan-pencobaan sampai yang sudah mustahil sekalipun.

  2. Roma 10:15,kasih karunia Tuhan mengatur masa depan kita menjadi indah pada waktunya.
    Pengkhotbah 3:11.

  3. Mazmur 68:12,kasih karunia Tuhan memakai kita menjadi tentara yang besar dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir, pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.
    Tentara berarti berjuang, terutama berjuang jangan sampai menjadi tulang kering = kering rohani (Yehezkiel 37:2,10).

    Mengapa jadi tulang kering?
    • Amsal 17:22,14:30,karena semangat patah (putus asa dan kecewa), dan iri hati (sampai membusukkan tulang).
    • Karena carang terlepas dari pokok = meninggalkan pengajaran yang benar, meninggalkan pelayanan.
    • Karena mempertahankan dosa, meskipun sudah dalam pengajaran.

    Kidung Agung 6:10, tentara besar ini ditampilkan dalam kemuliaan di dunia ini, sampai suatu waktu kemuliaan dengan matahari, bulan, dan bintang = Mempelai Wanita yang sempurna

    Wahyu 19:6-7,sampai saat sangkakala terakhir dibunyikan, kita tampil sebagai bala tentara dalam kemuliaan sebagai Mempelai Wanita Tuhan untuk menyambut kedatangan Tuhan kedua kali dengan sorak HALELUYA.
Tuhan memberkati.