Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 21 Juli 2020 (Selasa Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 11:15-19 bicara tentang bunyi sangkakala yang ketujuh atau nafiri yang terakhir.

Wahyu 11:15-17
11:15.Lalu malaikat yang ketujuh meniup sangkakalanya, dan terdengarlah suara-suara nyaring di dalam sorga, katanya: "Pemerintahan atas dunia dipegang oleh Tuhan kitadan Dia yang diurapi-Nya, dan Ia akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya."

Sangkakala ketujuh menampilkan pribadi Yesus yang datang kembali kedua kali ke dunia di awan-awan yang permai dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria Sorga, untuk menegakkan kerajaan Sorga di dunia, itulah kerajaan seribu tahun damai (Firdaus yang akan datang), sampai nanti benar-benar masuk kerajaan Sorga, Yerusalem baru selamanya.

Kita lihat kerinduan Tuhan untuk menegakkan kerajaan Sorga di bumi dinyatakan lewat doa Bapa kami, yang tekanannya adalah 'di bumi seperti di sorga'.

Matius 6:9-10
6:9.Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu,
6:10.datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mudi bumi seperti di sorga.

'jadilah kehendak-Mu' = kita harus selalu berada dalam kehendak Tuhan, bukan kehendak sendiri, supaya kita mengalami kerajaan Sorga di bumi.
Di luar kehendak Tuhan, yang ada adalah kehendak setan/ daging, sekalipun kelihatan lebih hebat, tetapi hanya berakhir pada sengsara, kutukan, dan kebinasaan.

Matius 6:25
6:25."Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatirpula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?

Kehendak Tuhan adalah tidak boleh ada kekuatiran.
Kekuatiran artinya:
  1. Ketakutan/ kecemasan akan sesuatu yang belum tentu terjadi, terutama tentang kebutuhan hidup sehari-hari dan masa depan.
  2. Hidup tanpa iman, terutama soal uang. Ini yang jadi sumber kekuatiran dan kehancuran gereja Tuhan.
    Rumus antikris adalah hanya bergantung pada uang.

Lukas 21:25-26
21:25."Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut.
21:26.Orang akan mati ketakutankarena kecemasanberhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang.

Ketakutan/ kekuatiran akan melanda semua manusia termasuk pelayan Tuhan di akhir zaman, karena menghadapi kegoncangan di segala bidang, yaitu jasmani (kesehatan, keuangan), rohani (dosa-dosa, ajaran palsu, ibadah palsu), nikah dan buah nikah.

Akibatnya:

Jadi, kekuatiran/ ketakutan adalah pembunuh utama di akhir zaman baik secara jasmani maupun rohani yang mengakibatkan kebinasaan selamanya.

Kekuatiran ini sempat melanda Israel dalam perjalanan keluar dari Mesir menuju Kanaan yang dipimpin oleh Musa. Ini adalah gambaran dari pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna untuk menuju kerajaan seribu tahun damai (Firdaus yang akan datang) sampai Yerusalem Baru (negeri perjanjian) selamanya.

Keluaran 14:1-8

14:1.Berfirmanlah TUHAN kepada Musa, demikian:
14:2."Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka balik kembali dan berkemah di depan Pi-Hahirot, antara Migdol dan laut; tepat di depan Baal-Zefon berkemahlah kamu, di tepi laut.
14:3.Maka Firaun akan berkata tentang orang Israel: Mereka telah sesat di negeri ini, padang gurun telah mengurung mereka.
14:4. Aku akan mengeraskan hati Firaun, sehingga ia mengejar mereka. Dan terhadap Firaun dan seluruh pasukannya Aku akan menyatakan kemuliaan-Ku, sehingga orang Mesir mengetahui, bahwa Akulah TUHAN." Lalu mereka berbuat demikian.
14:5. Ketika diberitahukan kepada raja Mesir, bahwa bangsa itu telah lari, maka berubahlah hati Firaun dan pegawai-pegawainya terhadap bangsa itu, dan berkatalah mereka: "Apakah yang telah kita perbuat ini, bahwa kita membiarkan orang Israel pergi dari perbudakan kita?"
14:6. Kemudian ia memasang keretanya dan membawa rakyatnya serta.
14:7. Ia membawa enam ratus kereta yang terpilih, ya, segala kereta Mesir, masing-masing lengkap dengan perwiranya.
14:8. Demikianlah TUHAN mengeraskan hati Firaun, raja Mesir itu, sehingga ia mengejar orang Israel. Tetapi orang Israel berjalan terus dipimpin oleh tangan yang dinaikkan.

Musa dan Israel menghadapi kegoncangan dalam perjalanan menuju Kanaan, yaitu:
  1. Laut Kolsom di depan yang tidak bisa dilalui.
  2. Padang gurun di kiri dan kanan yang tidak bisa dilalui.
  3. Firaun beserta rakyat, kereta, dan perwiranya yang mengejar dari belakang.

Kita mungkin menghadapi keadaan seperti ini yang bisa membuat kita putus asa atau menyerah sepenuh kepada Tuhan.

Keluaran 14:10,13-15
14:10.Ketika Firaun telah dekat, orang Israel menoleh, maka tampaklah orang Mesir bergerak menyusul mereka. Lalu sangat ketakutanlahorang Israel dan mereka berseru-serukepada TUHAN,
14:13.Tetapi berkatalah Musa kepada bangsa itu: "Janganlah takut, berdirilah tetap dan lihatlah keselamatan dari TUHAN, yang akan diberikan-Nya hari ini kepadamu; sebab orang Mesir yang kamu lihat hari ini, tidak akan kamu lihat lagi untuk selama-lamanya.
14:14.TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja."
14:15.Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Mengapakah engkau berseru-seru demikian kepada-Ku?Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka berangkat.

'Mengapakah engkau berseru-seru demikian kepada-Ku?' = Musa dan Israel dalam ketakutan. Musa sudah mendengar suara Tuhan, tetapi ia ketakutan juga karena ia mendengar suara orang Israel lebih daripada suara Tuhan.
Berseru-seru = menangis ketakutan, bukan penyerahan kepada Tuhan. Ini sama dengan tanpa iman/ gugur dari iman.

Musa lupa pada janji Tuhan/ firman pengajaran yang benar, padahal ia sudah mendengar suara Tuhan dan menyampaikannya. Oleh karena itu, firman perlu diulang-ulang, supaya gembala dan sidang jemaat tidak lupa tetapi mantap.
Lupa pada janji Tuhan = tidak percaya Tuhan lagi, dan kalau dibiarkan akan menuju pada kebinasaan.

Hati-hati, setan melancarkan kegoncangan di segala bidang supaya pelayan Tuhan ketakutan, sehingga tidak ada iman, tidak percaya Tuhan/ firman pengajaran yang benar, dan binasa.

Tuhan mengizinkan kegoncangan yang dikirim oleh setan di segala bidang untuk meningkatkan iman pelayan Tuhan, bukan gugur dari iman, sehingga kita hanya percaya dan berharap Dia. Kita hanya mengasihi Dia lebih dari semua. Supaya kita selalu berada di dalam kehendak-Nya, dan kita mengalami di bumi seperti di Sorga. Kita mengalami suasana Firdaus sampai benar-benar masuk kerajaan seribu tahun damai (Firdaus yang akan datang) dan kerajaan Sorga selama-lamanya.

Saat kita menghadapi kegoncangan, buktikan bahwa kita mengikuti Tuhan benar-benar dari hati.

Tiga penyebab bangsa Israel berada dalam ketakutan/ kekuatiran/ tanpa iman:
  1. 'orang Israel menoleh' = menoleh ke belakang/ Mesir, artinya memiliki pandangan daging/ duniawi, terikat oleh perkara dunia/ daging.
    Keluaran 14:9-10
    14:9.Adapun orang Mesir, segala kuda dan kereta Firaun, orang-orang berkuda dan pasukannya, mengejar mereka dan mencapai mereka pada waktu mereka berkemah di tepi laut, dekat Pi-Hahirot di depan Baal-Zefon.
    14:10.Ketika Firaun telah dekat, orang Israel menoleh, maka tampaklah orang Mesir bergerak menyusul mereka. Lalu sangat ketakutanlah orang Israeldan mereka berseru-seru kepada TUHAN,

    Praktik terikat pada perkara duniawi:
    • Mengikut Tuhan/ beribadah melayani Tuhan hanya untuk mencari perkara daging/ duniawi.
      Lukas 9:62
      9:62.Tetapi Yesus berkata: "Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah."

      'tidak layak untuk Kerajaan Allah' = kalau menoleh ke belakang, ia tidak layak untuk kerajaan Sorga.

    • Tidak setia sampai meninggalkan ibadah pelayanan karena berburu daging/ perkara duniawi, keuangan, perjodohan dan sebagainya.
      Kerinduannya bukan di bumi seperti di Sorga, tetapi perkara duniawi.

    Akibatnya adalah melihat kegerakan setan yang menakutkan.
    Keluaran 14:10a
    14:10.Ketika Firaun telah dekat, orang Israel menoleh, maka tampaklah orang Mesir bergerak menyusul mereka.

    Kegerakan setan dipimpin oleh tiga oknum:
    • Firaun dan rakyatnya = setan dengan roh-roh durhaka dan najis (demon-demon).
      Keluaran 14:5-7
      14:5.Ketika diberitahukan kepada raja Mesir, bahwa bangsa itu telah lari, maka berubahlah hati Firaundan pegawai-pegawainya terhadap bangsa itu, dan berkatalah mereka: "Apakah yang telah kita perbuat ini, bahwa kita membiarkan orang Israel pergi dari perbudakan kita?"
      14:6.Kemudian ia memasang keretanya dan membawa rakyatnyaserta.
      14:7.Ia membawa enam ratuskereta yang terpilih, ya, segala kereta Mesir, masing-masing lengkap dengan perwiranya.

      Roh durhaka = tidak taat.

    • Enam ratus kereta lengkap dengan perwira. Enam ratus terdiri dari 6-0-0:
      1. 6= manusia daging.
      2. 0= pikirannya kosong, tanpa urapan Roh Kudus, tanpa pengertian, tidak mau mengerti sekalipun sudah dijelaskan.
      3. 0= rohnya kosong, tanpa perasaan/ kasih.

      Jadi, angka 600 menunjuk pada manusia daging tanpa pikiran dan perasaan, sama dengan binatang buas yang keluar dari dalam laut, itulah antikris dengan kekuatan mamon (keinginan akan uang) yang membuat kikir dan serakah.

      Kikir = tidak bisa memberi.
      Serakah = mencuri milik orang lain terutama milik Tuhan, yaitu persepuluhan dan persembahan khusus, tidak memiliki perasaan Tuhan.

    • Binatang buas yang ada di darat = nabi palsu dengan roh dusta, ajaran palsu.
      Ajaran palsu ini mengutamakan daging, tidak ada perasaan sampai menyalahkan Yesus.

    Hati-hati, jika ibadah pelayanan kita hanya dikaitkan dengan dunia mulai makan minum dan lain-lain, kita akan dipakai oleh setan tritunggal untuk masuk pembangunan Babel, mempelai wanita Setan yang ditandai dengan kenajisan, tidak setia, ketakutan, dan kekuatiran, sampai binasa selamanya.

    Kerajaan Sorga bukanlah soal makan minum tetapi memberi Yesus makan dan minum. Inilah pelayanan yang benar.

    Lukas 17:7-8

    17:7."Siapa di antara kamu yang mempunyai seorang hamba yang membajak atau menggembalakan ternak baginya, akan berkata kepada hamba itu, setelah ia pulang dari ladang: Mari segera makan!
    17:8.Bukankah sebaliknya ia akan berkata kepada hamba itu: Sediakanlah makananku. Ikatlah pinggangmudan layanilah aku sampai selesai aku makan dan minum. Dan sesudah itu engkau boleh makan dan minum.

    Memberi makan minum kepada Yesus artinya:
    • Berkorban untuk tetap menjadi pelayan Tuhan yang memakai ikat pinggang.
      Yesaya 11:5
      11:5.Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti ikat pinggangtetap terikat pada pinggang.

    • Memuaskan Tuhan.

    Hasilnya adalah kita akan dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, mempelai wanita Sorga, sehingga kita merasakan di bumi seperti di Sorga. Urusan makan minum adalah urusan Tuhan. Dia tidak menipu, sampai nanti kalau Dia datang kembali kita bisa menyambut kedatangan-Nya.

    Mari bertahan untuk tetap setia dan benar. Jangan memalukan Tuhan!

  2. Lebih menghargai kuburan di Mesir.
    Keluaran 14:11
    14:11.dan mereka berkata kepada Musa: "Apakah karena tidak ada kuburan di Mesir, maka engkau membawa kami untuk mati di padang gurun ini? Apakah yang kauperbuat ini terhadap kami dengan membawa kami keluar dari Mesir?

    Kuburan secara jasmani adalah kuburan untuk orang mati seperti Yesus dikuburkan. Jadi, kalau ada yang meninggal dunia, mari kita mengikuti Tuhan, yaitu dikuburkan. Kalau sudah salah, minta ampun.

    Kuburan rohani artinya:
  1. Lebih suka menjadi hamba dosa daripada menjadi hamba Tuhan.
    Keluaran 14:12
    14:12.Bukankah ini telah kami katakan kepadamu di Mesir: Janganlah mengganggu kami dan biarlah kami bekerja pada orang Mesir. Sebab lebih baik bagi kami untuk bekerja pada orang Mesirdari pada mati di padang gurun ini."

    Kalau tidak mau menjadi hamba Tuhan, pasti menjadi hamba setan/ hamba dosa. Tidak bisa di tengah-tengah.

    Dosa adalah penyebab ketakutan, mulai dari taman Eden.
    Hamba dosa selalu berada dalam ketakutan, kesusahan, sampai kebinasaan.

    Periksa! Kalau hidup kita susah dan takut terus, apakah kita hamba Tuhan atau hamba dosa?

    Yohanes 8:34-36

    8:34.Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa.
    8:35.Dan hamba tidak tetap tinggal dalam rumah, tetapi anak tetap tinggal dalam rumah.
    8:36.Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka."

    Hanya Yesus yang bisa membebaskan kita dari dosa lewat korban-Nya di kayu salib dan perkataan-Nya yang membersihkan kita.
    Perkataan Yesus = firman pengajaran yang benar.

    Kesempatan lewat ibadah pendalaman Alkitab untuk bebas dari dosa, sehingga kita akan bebas dari beban apa pun.

    1 Korintus 5:11

    5:11.Tetapi yang kutuliskan kepada kamu ialah, supaya kamu jangan bergaul dengan orang, yang sekalipun menyebut dirinya saudara, adalah orang cabul(1), kikir(2), penyembah berhala(3), pemfitnah(4), pemabuk(5)atau penipu(6); dengan orang yang demikian janganlah kamu sekali-kali makan bersama-sama.

    Penyucian lewat pedang dan korban Kristus yang terutama adalah penyucian dari enam dosa yang mendarah daging dalam hidup kita, sehingga kita benar-benar mengalami kelepasan dari dosa (mengalami Paskah).

    1 Korintus 5:7-8
    5:7.Buanglah ragi yang lama itu, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu memang tidak beragi. Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus.
    5:8.Karena itu marilah kita berpesta, bukan dengan ragi yang lama, bukan pula dengan ragi keburukan dan kejahatan, tetapi dengan roti yang tidak beragi, yaitu kemurnian dan kebenaran.

    Kita hidup benar dan suci, sehingga di bumi seperti di Sorga.

    Roma 6:18,22

    6:18.Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran.
    6:22.Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kamu menjadi hamba Allah, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusandan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal.

    Kita dimerdekakan dulu dari dosa lewat pedang firman dan korban Kristus, setelah itu:
    • Kita menjadi hamba kebenaran. Kita hidup dalam kebenaran dan kemurnian (halaman Tabernakel).
    • Kita menjadi hamba Allah yang suci, sama dengan imam-imam dan raja-raja yang dipercaya jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus untuk dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna (ruangan suci).
    • Hidup kekal selamanya di Sorga (ruangan maha suci).

    Hari-hari ini kita harus bebas dari dosa!


Inilah yang membuat bangsa Israel hidup dalam ketakutan, kalau dibiarkan akan binasa selamanya.
Tetapi bersyukur, Tuhan masih menjamah Musa.

Keluaran 14:13-16
14:13.Tetapi berkatalah Musa kepada bangsa itu: "Janganlah takut, berdirilah tetapdan lihatlah keselamatan dari TUHAN, yang akan diberikan-Nya hari ini kepadamu; sebab orang Mesir yang kamu lihat hari ini, tidak akan kamu lihat lagi untuk selama-lamanya.
14:14.TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja."
14:15.Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Mengapakah engkau berseru-seru demikian kepada-Ku? Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka berangkat.
14:16.Dan engkau, angkatlah tongkatmudan ulurkanlah tanganmuke atas laut dan belahlah airnya, sehingga orang Israel akan berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering.

Musa mengalami kekuatan dari Tuhan, sehingga tidak takut lagi tetapi berangkat apa pun halangannya. Musa taat dengar-dengaran kepada Tuhan.

Praktik tidak ada ketakutan:
  1. 'berdirilah tetap' = tetap berpegang teguh pada janji Tuhan/ firman pengajaran yang benar dan taat dengar-dengaran apapun resikonya. Ini sama dengan tetap dalam kehendak Tuhan.

  2. 'angkatlah tongkatmu' = meninggikan salib Tuhan, menghargai korban Kristus, yaitu selalu mengoreksi diri sehingga bisa saling mengaku dan mengampuni. Kita bisa bertobat dan hidup benar.

    Meninggikan salib juga berarti rela sengsara daging karena Yesus, rela sengsara daging tanpa dosa. Contoh: berpuasa dan lain-lain.
    Jangan menyengsarakan Tuhan dan sesama!

  3. 'ulurkanlah tanganmu' = menyerah sepenuh kepada Tuhan, menyembah dengan hancur hati, dan Tuhan akan mengulurkan tangan kepada kita, itulah Roh Kudus.

Keluaran 14:21-22
14:21.Lalu Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, dan semalam-malaman itu TUHAN menguakkan air laut dengan perantaraan angin timuryang keras, membuat laut itu menjadi tanah kering; maka terbelahlah air itu.
14:22. Demikianlah orang Israel berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering; sedang di kiri dan di kanan mereka air itu sebagai tembok bagi mereka.

'angin timur' = Roh Kudus.

Hasilnya adalah:
Tuhan memberkati.