Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 23 Maret 2021 (Selasa Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 12:3-18 adalah tentang penampilan naga atau setan secara jelas dan lengkap dengan enam kegiatan/ ulahnya pada akhir zaman:
  1. [Wahyu 12:4a] Ekor naga menyeret.
  2. [Wahyu 12:4b] Mulut naga menelan.
  3. [Wahyu 12:7] Berperang.
    [Wahyu 12:3-12] Ini terjadi pada saat setan masih bisa ke Sorga untuk mendakwa dan melancarkan tiga ulah.

  4. [Wahyu 12:13] Memburu, mengejar dengan cepat.
  5. [Wahyu 12:15] Menghanyutkan perempuan/ gereja Tuhan.
  6. [Wahyu 12:17] Memerangi/ menganiaya.
    [Wahyu 12:13-18] Ini terjadi pada saat setan sudah dikalahkan dan dicampakan ke bumi (tidak mendapat tempat lagi di Sorga selama-lamanya). Maka setan menggunakan waktu yang singkat sebelum dia dibelenggu dan dibinasakan untuk mencurahkan geramnya yang dahsyat ke bumi lewat tiga ulah.
Ad.6. Memerangi/ menganiaya
Wahyu 12:17-18
12:17 Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus.
12:18 Dan ia tinggal berdiri di pantai laut.

Setan/ naga memerangi = menginjak-injak, menyiksa, dan memancung kepala keturunan yang lain yang tidak ikut penyingkiran ke padang gurun, jauh dari mata ular/ naga.
Siapa mereka?
Kejadian 13:16
13:16 Dan Aku akan menjadikan keturunanmu seperti debu tanahbanyaknya, sehingga, jika seandainya ada yang dapat menghitung debu tanah, keturunanmupun akan dapat dihitung juga.

Kejadian 22:17
22:17 maka Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunanmu itu akan menduduki kota-kota musuhnya.

Ada tiga macam keturunan Abraham:
  1. Keturunan Abram/ Abraham seperti debu tanah.
    Artinya gereja Tuhan/ anak Tuhan/ hamba Tuhan yang tidak mengalami sunat rohani/ penyucian pembaharuan lewat baptisan air yang benar seperti Yesus dan lewat firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua. Mereka tetap mempertahankan manusia daging dengan sifat tabiat daging sehingga mengikut Yesus hanya untuk mencari perkara daging/ perkara jasmani. Cirinya adalah tidak mau ditegor dan dinasehati lewat firman pengajaran benar, menolak firman pengajaran benar, menjadi pendusta, bebal.

    Akibatnya adalah Kristen bebal itu paling malang dari semua manusia.

    1 Korintus 15:19

    15:19 Jikalau kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada Kristus, maka kita adalah orang-orang yang paling malang dari segala manusia.


    Kejadian 3:14

    3:14 Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: "Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu.


    Kehidupan yang seperti debu hanya menjadi makanan ular, diinjak-injak oleh antikris.

  2. [Kejadian 22:17] Keturunan Abraham seperti pasir di pantai laut.
    Kejadian 22:15

    22:15 Untuk kedua kalinya berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepada Abraham,

    Matius 7:26
    7:26 Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir.

    Pasir adalah gereja Tuhan/ hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yang mau mendengar perkataan Yesus tetapi tidak taat, tidak dengar-dengaran, tidak melakukan firman pengajaran benar. Terutama tentang nikah dan tentang pelayanan. Abraham tidak taat dalam nikah sehingga mengambil Hagar sebagai istrinya. Abraham tidak taat pada firman tetapi taat pada perkataan istrinya/ orang lain. Musa dalam pelayanan juga ada ketidaktaatan, akhirnya salah arah, bukan ke Kanaan.

  3. [Kejadian 22:17] Keturunan Abraham seperti bintang di langit.
    Matius 7:24
    7:24 "Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.

    Daniel 12:3
    12:3 Dan orang-orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang-bintang, tetap untuk selama-lamanya.

    Bintang adalah gereja Tuhan/ hamba Tuhan/ pelayanan Tuhan yang taat dengar-dengaran pada firman pengajaran benar sampai daging tidak bersuara. Ini adalah kristen bijaksana, seperti Abraham taat saat mempersembahkan Ishak, seperti Yesus taat sampai mati di kayu salib.
Efesus 5:15-17
5:15 Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,
5:16 dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.

5:17 Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.

Oleh sebab itu, akhir zaman ini kita harus mempehatikan dengan seksama bagaimana kita hidup. Jangan menjadi bebal, jangan menjadi bodoh, tetapi menjadi arif/ bijaksana, yaitu gereja Tuhan/ hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yang mengerti kehendak Tuhan dan hidup dalam kehendak Tuhan.

1 Tesalonika 4:3-7
4:3 Karena inilah kehendak Allah: pengudusanmu, yaitu supaya kamu menjauhi percabulan,
4:4 supaya kamu masing-masing mengambil seorang perempuan menjadi isterimu sendiri dan hidup di dalam pengudusan dan penghormatan,
4:5 bukan di dalam keinginan hawa nafsu, seperti yang dibuat oleh orang-orang yang tidak mengenal Allah,
4:6 dan supaya dalam hal-hal ini orang jangan memperlakukan saudaranya dengan tidak baik atau memperdayakannya. Karena Tuhan adalah pembalas dari semuanya ini, seperti yang telah kami katakan dan tegaskan dahulu kepadamu.
4:7 Allah memanggil kita bukan untuk melakukan apa yang cemar, melainkan apa yang kudus.

Kehendak Tuhan = penyucian pribadi kita, nikah kita, penggembalaan, antar penggembalaan, dan juga hubungan dengan masyarakat sampai dengan musuh.

Bagaimana kita bisa hidup dalam kehendak Tuhan/ kesucian?
2 Korintus 4:3-6
4:3 Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,
4:4 yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.
4:5 Sebab bukan diri kami yang kami beritakan, tetapi Yesus Kristus sebagai Tuhan, dan diri kami sebagai hambamu karena kehendak Yesus.
4:6 Sebab Allah yang telah berfirman: "Dari dalam gelap akan terbit terang!," Ia juga yang membuat terang-Nya bercahaya di dalam hati kita, supaya kita beroleh terang dari pengetahuan tentang kemuliaan Allah yang nampak pada wajah Kristus.

Kita harus menggunakan waktu singkat untuk memperhatikan dengan seksama cahaya Injil kemuliaan Kristus/ firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua/ firman pengajaran benar. Kita mendengar firman dengan sungguh-sungguh sampai dengar-dengaran sehingga kita mengalami penyucian dan bisa hidup dalam kesucian.

2 Timotius 4:1-2
4:1 Di hadapan Allah dan Kristus Yesus yang akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati, aku berpesan dengan sungguh-sungguh kepadamu demi penyataan-Nya dan demi Kerajaan-Nya:
4:2 Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.

Proses penyucian oleh firman pengajaran benar yang lebih tajam dari pedang bermata dua adalah:
  1. Firman pengajaran benar yang lebih tajam dari pedang bermata dua menusuk, menunjuk, menyatakan apa yang salah, menyatakan dosa-dosa yang tersembunyi dalam hati. Firman menyinari hati yang gelap, lanjut memancar keluar dalam perkataan dan perbuatan. Kita bisa menyadari dosa, menyesali dosa-dosa dan mengakui dosa-dosa kepada Tuhan dan sesama sejujur-jujurnya. Kita mengalami pengampunan dosa oleh darah Yesus dan jangan berbuat dosa lagi = bertobat = hidup benar dan suci.

  2. Firman pengajaran benar yang lebih tajam dari pedang bermata dua menegor dengan keras bagi yang keras hati, tidak mau bertobat, tidak mau mengaku dosa, mempertahankan dosa sehingga dosa-dosa memuncak/ membumbung tinggi sampai kehadirat Tuhan, sehingga kehidupan itu harus dihukum. Tegoran juga berlaku bagi yang keras hati, yaitu sudah diampuni tetapi mengulang dosa.

    Ada dua sikap terhadap tegoran:
    • Makin keras hati, bosan, marah saat ditegor firman. Akhirnya menolak firman pengajaran, dosa semakin meningkat, membumbung tinggi sampai hukuman datang, kebinasaan.
    • Melembut, mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama, diampuni sampai bertobat, tidak berbuat dosa lagi, hidup benar, hidup suci.
  3. Firman pengajaran benar yang lebih tajam dari pedang bermata dua menasehati kita. Firman pengajaran benar menasehati kita supaya kita tidak melanggar batas dari Tuhan. Nasehat firman juga adalah tuntunan tangan Tuhan supaya kita hidup benar hidup suci. Nasehat itu adalah jalan keluar dari segala masalah. Dalam masalah, kita harus mendengar dan dengar-dengaran pada firman pengajaran benar.

    Contoh: Ayub.
    Allah berfirman kepada Ayub pada saat Ayub dalam masalah, dalam ujian kesucian, supaya Ayub menjadi emas murni, sampai kesempurnaan.

    Saat menghadapi ujian dan masalah, adalah saat mendengar firman pengajaran benar.
    Firman pengajaran membutuhkan kesabaran dalam waktu mendengar, dalam proses, sabar dalam penderitaan, sabar menunggu waktunya Tuhan.

    Pada waktu yang singkat ini, Tuhan berusaha untuk menyampaikan firman pengajaran yang benar dengan beberapa cara:
    • Lewat mimpi yang sesuai firman, yang mengoreksi keadaan kita.
      Ayub 33:14-18
      33:14 Karena Allah berfirman dengan satu dua cara, tetapi orang tidak memperhatikannya.
      33:15 Dalam mimpi, dalam penglihatan waktu malam, bila orang nyenyak tidur, bila berbaring di atas tempat tidur,
      33:16 maka Ia membuka telinga manusia dan mengejutkan mereka dengan teguran-teguran
      33:17 untuk menghalangi manusia dari pada perbuatannya, dan melenyapkan kesombongan orang,
      33:18 untuk menahan nyawanya dari pada liang kubur, dan hidupnya dari pada maut oleh lembing.


    • Lewat penderitaan, kesakitan. Ada koreksi Tuhan kepada kita, maka kita harus membuka telinga dan hati untuk mendengar firman, untuk mengoreksi diri sehingga kita disucikan, disembuhkan oleh Tuhan.
      Ayub 33:19-22
      33:19 Dengan penderitaan ia ditegur di tempat tidurnya, dan berkobar terus-menerus bentrokan dalam tulang-tulangnya;
      33:20 perutnya bosan makanan, hilang nafsunya untuk makanan yang lezat-lezat;
      33:21 susutlah dagingnya, sehingga tidak kelihatan lagi, tulang-tulangnya, yang mula-mula tidak tampak, menonjol ke luar,

      33:22 sampai nyawanya menghampiri liang kubur, dan hidupnya mendekati mereka yang membawa maut.

    • Lewat sistim penggembalaan yaitu lewat suara gembala/ firman pengajaran benar yang disampaikan gembala dengan setia, berkesinambungan dan berulang-ulang, untuk menumbuhkan kedewasaan rohani, untuk menjadi komando, dan untuk mengoreksi/ menyucikan sidang jemaat.
      Ayub 33:23
      33:23 Jikalau di sampingnya ada malaikat, penengah, satu di antara seribu, untuk menyatakan jalan yang benar kepada manusia,

    Jadi, pada waktu yang singkat ini Tuhan membuka mulut hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yang sungguh-sungguh untuk menyampaikan firman pengajaran benar sampai menjadi arus kegerakan Roh Kudus hujam akhir/ kegerakan pembangunan tubuh Kristus, untuk menyucikan, memandikan sidang jemaat terus menerus sampai menjadi terang dunia, sempurna seperti Yesus.
Wahyu 12:1,14
12:1 Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.
12:14 Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

Kepada gereja yang bagaikan terang dunia, akan dikaruniakan dua sayap burung nasar untuk menyingkirkan gereja Tuhan ke padang gurun yang jauh dari mata ular yang berkuasa selama tiga setengah tahun.

Wahyu 12:12,15-16,18
12:12 Karena itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya, celakalah kamu, hai bumi dan laut! karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat."
12:15 Lalu ular itu menyemburkan dari mulutnya air, sebesar sungai,ke arah perempuan itu, supaya ia dihanyutkan sungai itu.
12:16 Tetapi bumi datang menolong perempuan itu. Ia membuka mulutnya, dan menelan sungai yang disemburkan naga itu dari mulutnya.

12:18 Dan ia tinggal berdiri di pantai laut.

Pada waktu yang singkat, setan/ naga membuka mulut untuk mencurahkan geramnya yang dahsyat ke bumi selama tiga setengah tahun, lewat:
Daniel 9:24,27
9:24 Tujuh puluh kali tujuh masa telah ditetapkan atas bangsamu dan atas kotamu yang kudus, untuk melenyapkan kefasikan, untuk mengakhiri dosa, untuk menghapuskan kesalahan, untuk mendatangkan keadilan yang kekal, untuk menggenapkan penglihatan dan nabi, dan untuk mengurapi yang maha kudus.
9:27 Raja itu akan membuat perjanjian itu menjadi berat bagi banyak orang selama satu kali tujuh masa. Pada pertengahan tujuh masa itu ia akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan; dan di atas sayap kekejian akan datang yang membinasakan, sampai pemusnahan yang telah ditetapkan menimpa yang membinasakan itu."

Apa yang terjadi di bumi dalam waktu tiga setengah tahun?
  1. Korban sembelihan dihentikan, artinya korban Kristus sudah tidak berlaku lagi/ penebusan tidak berlaku lagi. Karena bulan di bawah kaki sudah dibawa gereja Tuhan di padang gurun, menjadi milik gereja Tuhan. Jadi, orang Kristen yang sudah ditebus oleh darah Yesus tetapi bagaikan debu/ bagaikan pasir harus mengalami penebusan oleh darahnya sendiri, disiksa dan dipancung oleh antikris, tetapi akan dibangkitkan saat Tuhan datang.

  2. Korban santapan tidak ada lagi, yaitu tidak ada lagi pemberitaan firman Allah di bumi. Sebab firman Allah dan Roh Kudus sudah menjadi dua sayap burung nasar yang membawa gereja Tuhan ke padang gurun.
    Wahyu 1:3
    1:3 Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkankata-kata nubuat ini, dan yang menurutiapa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat.

    Wahyu 22:7
    22:7 "Sesungguhnya Aku datang segera. Berbahagialah orang yang menuruti perkataan-perkataan nubuat kitab ini!"
Oleh sebab itu, kita gunakan waktu singkat untuk menerima firman pengajaran, mendengar, membaca, menuruti firman pengajaran benar, dan kita menghargai korban Kristus/ menerima perjamuan suci seperti yang kita lakukan malam ini. Jadi, kebaktian Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci adalah penting. Kita sedang menggunakan waktu yang singkat.

Lewat firman pengajaran benar dan perjamuan suci, maka firman pengajaran benar mendarah daging dalam hidup kita, menjadi praktek dalam hidup kita. Kita bisa taat dengar-dengaran sampai daging tak bersuara lagi, pintu tirai terobek. Kita menjadi kehidupan Kristen yang bijaksana/ Kristen bintang.

Di mana letak bintang?
Wahyu 1:20
1:20 Dan rahasia ketujuh bintang yang telah kaulihat pada tangan kanan-Ku dan ketujuh kaki dian emas itu: ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh jemaat dan ketujuh kaki dian itu ialah ketujuh jemaat."

Filipi 2:12-16
2:12 Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir,
2:13 karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.
2:14 Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan,
2:15 supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia,
2:16 sambil berpegang pada firman kehidupan, agar aku dapat bermegah pada hari Kristus, bahwa aku tidak percuma berlomba dan tidak percuma bersusah-susah.

Kita dipegang tangan kanan Tuhan. Kita harus berpegang pada firman pengajaran benar, taat setia pada firman pengajaran benar sampai daging tak bersuara.
Bintang hidup dalam tangan kemurahan kebaikan Tuhan, tangan kasih karunia yang besar, yang ajaib, tidak bergantung sedikit pun pada dunia.

Hasilnya adalah:
Tuhan memberkati.