[cetak]
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 26 September 2011 (Senin Sore)

Pembicara: Pdp. Youpri
Keluaran 2: 1-2
2:1. Seorang laki-laki dari keluarga Lewi kawin dengan seorang perempuan Lewi;
2:2. lalu mengandunglah ia dan melahirkan seorang anak laki-laki. Ketika dilihatnya, bahwa
anak itu cantik, disembunyikannya tiga bulan lamanya.

Musa adalah kehidupan yang cantik/elok secara jasmani.
Bagi kita sekarang, kehidupan yang elok/cantik adalah kehidupan yang mengalami kelahiran baru.

Tanda-tanda kelahiran baru:
  1. 1 Petrus 2: 2
    2:2. Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,

    Tanda pertama: memiliki iman.
    'murni'= Firman yang tertulis dalam Alkitab dan diwahyukan oleh Tuhan.
    'rohani'= dalam urapan Roh Kudus.
    Jadi, tanda memiliki iman adalah selalu rindu mulai dari mendengar sampai praktik Firman.

    Roma 10: 17
    10:17. Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

  2. 1 Petrus 1: 3
    1:3. Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahmat-Nya yang besar telah melahirkan kita kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh pengharapan,

    Tanda kedua: memiliki pengharapan.

    1 Yohanes 3: 2-3
    3:2. Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya.
    3:3. Setiap orang yang
    menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci.

    Yang harus kita harapkan adalah berharap kedatangan Tuhan kedua kali.
    Tanda kehidupan yang berharap kedatangan Tuhan kedua kali adalah menyucikan dirinya (hidup di dalam kesucian).

    Yohanes 15: 3
    15:3. Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

    Kita menjadi suci lewat Firman yang dikatakan oleh Yesus, itulah Alkitab dan ayat menerangkan ayat.

    Imamat 21: 12
    21:12. Janganlah ia keluar dari tempat kudus, supaya jangan dilanggarnya kekudusan tempat kudus Allahnya, karena minyak urapan Allahnya, yang menandakan bahwa ia telah dikhususkan, ada di atas kepalanya; Akulah TUHAN.

    Tempat kita disucikan adalah di tempat kudus/ruangan suci (ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok= kandang penggembalaan).
    Jadi, kita harus berada dalam kandang penggembalaan.

  3. 1 Yohanes 4: 7
    4:7. Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah.

    Tanda ketiga: memiliki kasih, yaitu: bisa mengasihi Tuhan lebih dari segala sesuatu dan mengasihi sesama seperti diri sendiri.

    Yohanes 14: 15
    14:15. "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.

    Praktik mengasihi Tuhan adalah taat dengar-dengaran pada segala kehendak Tuhan (tidak pilih-pilih).
    Contohnya: Abraham.
    Abraham mendapatkan Ishak di masa tua. Dan ia rela memberikan Ishak saat diminta oleh Tuhan. Kalau Abraham tidak mengasihi Tuhan, ia tidak akan memberikan Ishak.

    Efesus 4: 15
    4:15. tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.

    Dasar kasih adalah kebenaran.
Jadi, kehidupan yang mengalami kelahiran baru, memiliki iman, pengharapan dan kasih. Inilah kehidupan yang cantik/elok secara rohani.
Kalau sudah menjadi kehidupan yang cantik, Tuhan akan memberkati dan memuliakan.

Kalau menjadi kehidupan yang cantik/elok, hasilnya:
  1. Musa mendapatkan perlindungan dan pemeliharaan dari Tuhan.
  2. mendapatkan kemuliaan/pujian.
    1 Samuel 9: 2
    9:2. Orang ini ada anaknya laki-laki, namanya Saul, seorang muda yang
    elok rupanya; tidak ada seorangpun dari antara orang Israel yang lebih elok dari padanya: dari bahu ke atas ia lebih tinggi dari pada setiap orang sebangsanya.

    2 Samuel 14: 25
    14:25. Di seluruh Israel tidak ada yang begitu banyak dipuji kecantikannya seperti Absalom. Dari telapak kakinya sampai ujung kepalanya tidak ada cacat padanya.

    1 Samuel 16: 12
    16:12. Kemudian disuruhnyalah menjemput dia. Ia kemerah-merahan, matanya indah dan parasnya elok. Lalu TUHAN berfirman: "Bangkitlah, urapilah dia, sebab inilah dia."

    Ester 2: 7
    2:7. Mordekhai itu pengasuh Hadasa, yakni Ester, anak saudara ayahnya, sebab anak itu tidak beribu bapa lagi; gadis itu elok perawakannya dan cantik parasnya. Ketika ibu bapanya mati, ia diangkat sebagai anak oleh Mordekhai.

    Secara jasmani, Ester tidak memiliki potensi apa-apa. Tetapi karena memiliki kecantikan, ia menjadi istri Ahasyweros.
    Begitu juga dengan kita. Kalau kita cantik/elok, kita juga bisa menjadi mempelai wanita Tuhan.
Sekalipun sudah memiliki kecantikan rohani, Musa masih menghadapi ancaman pembunuhan oleh Firaun, itulah dosa dan maut yang terus mengejar.
Bagi kita sekarang, sekalipun sudah memiliki iman, harap dan kasih, kita masih harus menghadapi Getsemane (pemerasan daging untuk menghasilkan minyak urapan Roh Kudus).

Matius 26: 36-37
26:36. Maka sampailah Yesus bersama-sama murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama Getsemani. Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Duduklah di sini, sementara Aku pergi ke sana untuk berdoa."
26:37. Dan Ia membawa
Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya. Maka mulailah Ia merasa sedih dan gentar,

Yakobus, Petrus dan Yohanes= iman, harap dan kasih.
Penderitaaan Getsemane adalah penderitaan yang TIDAK seharusnya kita tanggung.
Saat-saat menghadapi pemerasan daging, kita harus menyerah pada kehendak Tuhan.

Sikap yang salah adalah tidak mau mengalami pemerasan daging ketika memiliki iman, harap dan kasih. Contohnya adalah: Saul, Absalom dan Daud:
  1. Saul.
    ! Samuel 13: 8, 10-11a
    13:8. Ia menunggu tujuh hari lamanya sampai waktu yang ditentukan Samuel. Tetapi ketika Samuel tidak datang ke Gilgal, mulailah rakyat itu berserak-serak meninggalkan dia.
    13:10.
    Baru saja ia habis mempersembahkan korban bakaran, maka tampaklah Samuel datang. Saul pergi menyongsongnya untuk memberi salam kepadanya.
    13:11a. Tetapi kata Samuel: "Apa yang telah kauperbuat?"


    Disini, Saul mulai sombong, sehinga ia tidak mau menunggu Samuel.

    Yehezkiel 28: 17
    28:17. Engkau sombong karena kecantikanmu,

    1 Samuel 15: 18-19
    15:18. TUHAN telah menyuruh engkau pergi, dengan pesan: Pergilah, tumpaslah orang-orang berdosa itu, yakni orang Amalek, berperanglah melawan mereka sampai engkau membinasakan mereka.
    15:19. Mengapa
    engkau tidak mendengarkan suara TUHAN? Mengapa engkau mengambil jarahan dan melakukan apa yang jahat di mata TUHAN?"

    = Saul tidak taat dengar-dengaran pada suara Tuhan.
    Akibatnya, Saul ditolak oleh Tuhan saat ia dalam kelebihannya.
    Kalau sudah diberkati, tapi tidak taat dengar-dengaran, maka kehidupan itu tidak akan di tolong lagi oleh Tuhan.

  2. Absalom.
    2 Samuel 15: 2-6
    15:2. Maka setiap pagi berdirilah Absalom di tepi jalan yang menuju pintu gerbang. Setiap orang yang mempunyai perkara dan yang mau masuk menghadap raja untuk diadili perkaranya, orang itu dipanggil Absalom dan ditanyai: "Dari kota manakah engkau?" Apabila ia menjawab: "Hambamu ini datang dari suku Israel anu,"
    15:3. maka berkatalah Absalom kepadanya: "Lihat, perkaramu itu baik dan benar, tetapi dari pihak raja tidak ada seorangpun yang mau mendengarkan engkau."
    15:4. Lagi kata Absalom: "Sekiranya aku diangkat menjadi hakim di negeri ini! Maka setiap orang yang mempunyai perkara atau pertikaian hukum boleh datang kepadaku, dan aku akan menyelesaikan perkaranya dengan adil."
    15:5. Apabila seseorang datang mendekat untuk sujud menyembah kepadanya, maka diulurkannyalah tangannya, dipegangnya orang itu dan diciumnya.
    15:6. Cara yang demikianlah diperbuat Absalom kepada semua orang Israel yang mau masuk menghadap untuk diadili perkaranya oleh raja, dan demikianlah Absalom mencuri hati orang-orang Israel.


    = kesombongan Absalom yaitu tidak hormat pada orang tua, sebab disini Absalom melawan ayahnya sendiri.

    2 Samuel 18: 9
    18:9. Kebetulan Absalom bertemu dengan orang-orang Daud. Adapun Absalom menunggangi bagal. Ketika bagal itu lewat di bawah jalinan dahan-dahan pohon tarbantin yang besar, tersangkutlah kepalanya pada pohon tarbantin itu, sehingga ia tergantung antara langit dan bumi, sedang bagal yang dikendarainya berlari terus.

    = akibat kalau kehidupan itu melawan orang tua, yaitu  terkatung-katung antara langit dan bumi.

  3. Daud.
    2 Samuel 24: 10-14
    24:10. Tetapi berdebar-debarlah hati Daud, setelah ia menghitung rakyat, lalu berkatalah Daud kepada TUHAN: "Aku telah sangat berdosa karena melakukan hal ini; maka sekarang, TUHAN, jauhkanlah kiranya kesalahan hamba-Mu, sebab perbuatanku itu sangat bodoh."
    24:11. Setelah Daud bangun dari pada waktu pagi, datanglah firman TUHAN kepada nabi Gad, pelihat Daud, demikian:
    24:12. "Pergilah, katakanlah kepada Daud: Beginilah firman TUHAN: tiga perkara Kuhadapkan kepadamu; pilihlah salah satu dari padanya, maka Aku akan melakukannya kepadamu."
    24:13. Kemudian datanglah Gad kepada Daud, memberitahukan kepadanya dengan berkata kepadanya: "Akan datangkah menimpa engkau tiga tahun kelaparan di negerimu? Atau maukah engkau melarikan diri tiga bulan lamanya dari hadapan lawanmu, sedang mereka itu mengejar engkau? Atau, akan adakah tiga hari penyakit sampar di negerimu? Maka sekarang, pikirkanlah dan timbanglah, jawab apa yang harus kusampaikan kepada Yang mengutus aku."
    24:14. Lalu berkatalah Daud kepada Gad: "Sangat susah hatiku, biarlah kiranya kita jatuh ke dalam tangan TUHAN, sebab besar kasih sayang-Nya; tetapi janganlah aku jatuh ke dalam tangan manusia."


    = kesombongan dari Daud: mengandalkan kekuatan sendiri.

    1 Samuel 14: 6
    14:6. Berkatalah Yonatan kepada bujang pembawa senjatanya itu: "Mari kita menyeberang ke dekat pasukan pengawal orang-orang yang tidak bersunat ini. Mungkin TUHAN akan bertindak untuk kita, sebab bagi TUHAN tidak sukar untuk menolong, baik dengan banyak orang maupun dengan sedikit orang."
2 Samuel 24: 10, 14
24:10. Tetapi berdebar-debarlah hati Daud, setelah ia menghitung rakyat, lalu berkatalah Daud kepada TUHAN: "Aku telah sangat berdosa karena melakukan hal ini; maka sekarang, TUHAN, jauhkanlah kiranya kesalahan hamba-Mu, sebab perbuatanku itu sangat bodoh."
24:14. Lalu berkatalah Daud kepada Gad: "Sangat susah hatiku, biarlah kiranya kita jatuh ke dalam tangan TUHAN, sebab besar kasih sayang-Nya; tetapi janganlah aku jatuh ke dalam tangan manusia."


= Daud masih bisa mengaku dosa, sehingga ia masih bisa tertolong. Tanda pengakuan adalah tidak berbuat dosa lagi.
Hasilnya, Tuhan mengampuni segala dosa Daud sekalipun Daud masih menghadapi hukuman Tuhan.

Disini, Daud tertolong oleh kasih setia Tuhan.
Apapun yang kita hadapi, yang kita butuhkan adalah kasih setia Tuhan untuk menolong kita mulai dari dunia ini sampai mengangkat kita menjadi mempelai wanita Tuhan.

Tuhan memberkati.