Ibadah Persekutuan Jakarta V, 10 Oktober 2013 (Kamis Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan di tengah-tengah kita sekalian.

Tema: Wahyu 21: 5
21:5. Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!" Dan firman-Nya: "Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar."

Karena manusia sudah jatuh dalam dosa dan telanjang sampai menuju kebinasaan, maka Tuhan ingin menciptakan manusia baru yang sama mulia dengan Dia. Dan Tuhan juga menciptakan langit bumi baru (Yerusalem Baru) sebagai tempat manusia baru yang sama mulia dengan Dia untuk selama-lamanya.
Prosesnya disebut dengan PEMBAHARUAN.

Dalam Wahyu 21: 1-27, ada 4 macam pembaharuan:
  1. pembaharuan langit baru dan bumi baru (ay. 1) --> sudah diterangkan tahun lalu,
  2. pembaharuan manusia baru (ay. 2-3),
  3. pembaharuan suasana baru sampai tidak ada dusta (ay. 4-8),
  4. pembaharuan Yerusalem Baru (ay. 9-27).

Malam ini, kita masih mempelajari pembaharuan kedua:
PEMBAHARUAN MANUSIA BARU
Wahyu 21: 2-3
21:2. Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.
21:3. Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: "Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka.
Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka.

Manusia baru= mempelai wanita Tuhan yang MENJADI MILIK TUHAN SELAMA-LAMANYA.
Tadi pagi, kita sudah mempelajari ciri-ciri manusia baru.
Malam ini, manusia baru kita pelajari dari
Efesus 4: 24-25, 29
4:24. dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.
4:25. Karena itu
buanglah dustadan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota.
4:29.
Janganlah ada perkataan kotorkeluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.

Ciri manusia baru adalah:
  1. ay. 25= tidak ada dusta.
    Artinya: berkata benar(ya katakan ya, tidak katakan tidak). Ini artinya kita adalah tubuh Kristus.
    Kalau masih berdusta, berarti belum satu tubuh.

    Kejujuran ini terutama soal Kepala(pengajaran).

  2. ay. 29= tidak ada perkataan kotor, yaitu gosip,fitnah, dan lain-lain, tetapi berkata baik.

Jadi, ciri manusia baru adalah berkata benar dan baik(mengalami PEMBAHARUAN MULUT) sampai tidak salah dalam perkataan (kita menjadi tubuh sempurna/ mempelai wanita Surga).

Yakobus 3: 2
3:2. Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.

Banyak kesalahan yang dibuat oleh indera kita, tetapi mulut kitalah yang paling banyak berbuat dosa.
Tidak salah dalam perkataan= hanya bisa berkata 'haleluya'. Dan saat Yesus datang, kita terangkat dari 4 penjuru bumi.
BATASI PERKATAAN KITA!

Dari perjanjian lama sampai perjanjian baru, Tuhan selalu melakukan pembaharuan mulut kepada hamba-hambaNya lewat pekerjaan api surgawi supaya bisa dipakai oleh Tuhan bahkan menjadi mempelai wanita Tuhan (tubuh Kristus yang sempurna).

Proses pembaharuan mulut:
  1. Diwakili oleh Musa.
    Keluaran 3: 3-5
    3:3. Musa berkata: "Baiklah aku menyimpang ke sana untuk memeriksa penglihatan yang hebat itu. Mengapakah tidak terbakar semak duri itu?"
    3:4. Ketika dilihat TUHAN, bahwa Musa menyimpang untuk memeriksanya, berserulah Allah dari tengah-tengah semak duri itu kepadanya: "Musa, Musa!" dan ia menjawab: "Ya, Allah."
    3:5. Lalu Ia berfirman: "Janganlah datang dekat-dekat:
    tanggalkanlah kasutmudari kakimu, sebab tempat, di mana engkau berdiri itu, adalah tanah yang kudus."

    Sebelum dipakai, Musa melihat api lebih dahulu.
    Musa melihat nyala api di semak, tetapi semaknya tidak terbakar.
    Inilah api dari Surga, yaitu API FIRMAN TUHAN.

    Yeremia 23: 29
    23:29. Bukankah firman-Ku seperti api, demikianlah firman TUHAN dan seperti palu yang menghancurkan bukit batu?

    Jadi, Musa mengalami pembaharuan oleh api Firman Allah sampai menanggalkan kasut.
    'menanggalkan kasut'= menjadi seperti bayi yang baru lahir.

    Keluaran 3: 10-11
    3:10. Jadi sekarang, pergilah, Aku mengutus engkau kepada Firaun untuk membawa umat-Ku, orang Israel, keluar dari Mesir."
    3:11. Tetapi Musa berkata kepada Allah: "
    Siapakah aku ini, maka aku yang akan menghadap Firaun dan membawa orang Israel keluar dari Mesir?"

    Keluaran 4: 10
    4:10. Lalu kata Musa kepada TUHAN: "Ah, Tuhan, aku ini tidak pandai bicara, dahulupun tidak dan sejak Engkau berfirman kepada hamba-Mupun tidak, sebab aku berat mulut dan berat lidah."

    = Musa mengalami penyucian mulut.
    Sebelum bertemu api, Musa sudah mau melayani sekalipun belum diutus.
    Tetapi setelah kena api, saat Tuhan utus dia, Musa merasa tidak mampu.

    Musa mengalami penyucian mulut, artinya: Musa mengaku kekurangan dan kelemahannya.

  2. Diwakili oleh Yesaya.
    Yesaya 6: 5-8
    6:5. Lalu kataku: "Celakalah aku! aku binasa! Sebab aku ini seorang yang najis bibir, dan aku tinggal di tengah-tengah bangsa yang najis bibir, namun mataku telah melihat Sang Raja, yakni TUHAN semesta alam."
    6:6. Tetapi seorang dari pada Serafim itu terbang mendapatkan aku; di tangannya ada bara, yang
    diambilnya dengan sepit dari atas mezbah.
    6:7. Ia menyentuhkannya kepada mulutku serta berkata: "Lihat, ini telah menyentuh bibirmu, maka
    kesalahanmu telah dihapusdan dosamu telah diampuni."
    6:8. Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: "Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

    'api dari mezbah'= API KASIH ALLAH.
    Jadi, Yesaya mengalami pembaharuan mulut lewat api kasih Allah.
    Hasilnya: mulut yang najis(perkataan kotor, menjelekkan orang, dan lain-lain) menjadi perkataan suci dan baik.
    Mulut inilah yang menentukan kita dipakai Tuhan atau tidak. Tetapi api kasih Allah sanggup menyucikan kita.
    Setelah mulut disucikan, Yesaya diutus oleh Tuhan sampai kepada orang yang tidak mau dilayani (orang yang keras hati).

    Yesaya 6: 9-10
    6:9. Kemudian firman-Nya: "Pergilah, dan katakanlah kepada bangsa ini: Dengarlah sungguh-sungguh, tetapi mengerti: jangan! Lihatlah sungguh-sungguh, tetapi menanggap: jangan!
    6:10.
    Buatlah hati bangsa ini kerasdan buatlah telinganya berat mendengar dan buatlah matanya melekat tertutup, supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik dan menjadi sembuh."

  3. Diwakili oleh murid-murid di loteng Yerusalem.
    Kisah Rasul 2: 1-4
    2:1. Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat.
    2:2. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;
    2:3. dan tampaklah kepada mereka
    lidah-lidah seperti nyala apiyang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.
    2:4. Maka
    penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.

    Murid-murid mengalami pembaharuan mulut lewat pekerjaan API ROH KUDUS.
    Salah satunya adalah Petrus yang mulutnya menyangkal Tuhan/ berdusta.
    Petrus yang senior saja bisa menyangkal, apalagi yang masih muda. Sebab itu, harus extra hati-hati.

    Menyangkal Yesus= menyangkal pengajaran benar karena tidak ada ketegasan dan menyangkal salib.
    Sesudah dibaharui Roh Kudus, Petrus bisa berkata benar dan mengaku Yesus(mengaku pengajaran benar).

    Kisah Rasul 2: 14-15, 36, 22
    2:14. Maka bangkitlah Petrus berdiri dengan kesebelas rasul itu, dan dengan suara nyaring ia berkata kepada mereka: "Hai kamu orang Yahudi dan kamu semua yang tinggal di Yerusalem, ketahuilah dan camkanlah perkataanku ini.
    2:15. Orang-orang ini tidak mabuk seperti yang kamu sangka, karena hari baru pukul sembilan,
    2:36. Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus."
    2:22. Hai orang-orang Israel, dengarlah perkataan ini: Yang aku maksudkan, ialah
    Yesus dari Nazaret, seorang yang telah ditentukan Allah dan yang dinyatakan kepadamu dengan kekuatan-kekuatan dan mujizat-mujizat dan tanda-tanda yang dilakukan oleh Allah dengan perantaraan Dia di tengah-tengah kamu, seperti yang kamu tahu.

    Di sini, murid-murid dipakai untuk memberitakan injil keselamatan (kegerakan Roh Kudus hujan awal).
    Arahnya: dari Yerusalem sampai ke ujung bumi.


  4. Diwakili gereja Tuhan terutama bangsa kafir(akhir jaman).
    Pembaharuan mulut bagian 1-3 adalah pembaharuan untuk orang Israel.

    Bangsa kafir mengalami pembaharuan dengan nyala api secara dobel, yaitu:
    • Mengalami penyucian dengan api Firman, api kasih Allah dan api Roh Kudus lewat penggembalaan, sebab bangsa kafir hanya seperti anjing dan babi.
      Kandang penggembalaan= ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok:
      • Pelita emas= ketekunan dalam Ibadah Raya= persekutuan dengan Allah Roh Kudus didalam karuniaNya= pembaharuan oleh api Roh Kudus,
      • Meja roti sajian= ketekunan dalam Ibadah pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci= persekutuan dengan Anak Allah dalam Firman pengajaran dan Korban Kristus= pembaharuan oleh api Firman Allah,
      • Mezbah dupa emas= ketekunan dalam Ibadah Doa= persekutuan dengan Allah Bapa didalam kasihNya= pembaharuan oleh api kasih Allah.

      Kalau kita tekun dalam 3 macam ibadah pokok, kita mengalami penyucian sepenuh.
      Kalau tergembala, kita seperti carang melekat pada Pokok Anggur yang benar dan kita pasti berbuah manis, yaitu dari lidah anjing menjadi lidah yang manis.
      Lidah anjing:
      • menjilat muntah= perkataan-perkataan tidak baik,
      • menjilat borok= suka menjelek-jelekan orang lain dan menceritakan dosa-dosa orang lain,
      • menjilat darah (darah Nabot yang mempertahankan kebun anggurnya)= memfitnah.

Kegunaan Roh Kemuliaan:
Tuhan memberkati.