[cetak]
Ibadah Persekutuan Tubuh Kristus Medan I, 26 Oktober 2010 (Selasa Pagi)

Wahyu 19:9
19:9. Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."

Kebahagiaan adalah sesuatu yang sangat dibutuhkan, didambakan, dan dicari oleh semua manusia di dunia, termasuk oleh anak-anak Tuhan dan hamba-hamba Tuhan. Tetapi sayang, banyak kali manusia termasuk hamba Tuhan salah dalam mencari kebahagiaan.

Paling sedikit ada 2 kesalahan dalam mencari kebahagiaan:
  1. Mencari kebahagiaan di dunia sampai meninggalkan ibadah pelayanan. Atau sebaliknya, aktif dalam ibadah pelayanan tetapi hanya untuk mencari uang. Atau mencari perkara dunia sampai menyimpang dari iman.
  2. Mencari kebahagiaan lewat berbuat dosa sampai puncaknya dosa, yaitu dosa makan-minum dan dosa kawin-mengawinkan.
Akibatnya bukan kebahagiaan yang diterima, melainkan penderitaan demi penderitaan sampai kebinasaan di neraka.

Tetapi lewat tema ini, TUHAN MENAWARKAN KEBAHAGIAAN SORGA, yaitu kebahagiaan sejati yang tidak dipengaruhi oleh perkara dunia (kekayaan, kemiskinan, kesehatan, dll). Kebahagiaan Sorga adalah sampai kebahagiaan kekal selama-lamanya.

Bagaimana kita bisa menerima kebahagiaan Sorga yang Tuhan tawarkan pada kita? Lewat TABERNAKEL.
Tabernakel memiliki 3 macam ruangan:
  1. Halaman/Pelataran.
  2. Ruangan Suci.
  3. Ruangan Maha Suci.
Ada 3 tingkatan kebahagiaan Sorga sesuai dengan 3 ruangan dalam Ruangan Suci, yaitu:
  1. Berbahagia orang benar --> halaman/ pelataran.
    Yesaya 3:10
    3:10. Katakanlah berbahagia orang benar! Sebab mereka akan memakan hasil pekerjaannya.

    Roma 3:10,23
    3:10. seperti ada tertulis: "Tidak ada yang benar, seorangpun tidak.
    3:23. Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,

    Tetapi kenyataan yang kita hadapi, tidak ada orang benar, yang ada manusia yang berdosa.
    Segala kekayaan dan kedudukan di dunia tidak bisa membenarkan manusia berdosa. Oleh sebab itu Yesus harus datang ke dunia.

    Roma 3:24-25
    3:24. dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.
    3:25. Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.

    Manusia berdosa hanya bisa diperdamaikan oleh darah Yesus, darah orang yang tidak berdosa.

    1 Korintus 5:7-8
    5:7. Buanglah ragi yang lama itu, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu memang tidak beragi. Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus.
    5:8. Karena itu marilah kita berpesta, bukan dengan ragi yang lama, bukan pula dengan ragi keburukan dan kejahatan, tetapi dengan roti yang tidak beragi, yaitu kemurnian dan kebenaran.


    Yesus satu-satunya manusia tidak berdosa harus disembelih di atas kayu salib untuk membuang ragi-ragi dosa, sehingga manusia berdosa bisa dibenarkan dan bisa lanjut hidup dalam kemurnian dan kebenaran.
    Di luar korban Kristus tidak ada kebahagiaan dan kebenaran, yang ada hanya penderitaan dan air mata.

    Proses untuk menerima kebenaran:
    • Masuk pintu gerbang (http://www.gptkk.org/tabernakel_pintu+gerbang.html) = percaya (iman) dan mengaku nama Yesus = mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama.
      Kalau kita mendapat pengampunan, maka darah Yesus akan menutupi dosa-dosa.

    • Medzbah korban bakaran (http://www.gptkk.org/tabernakel_mezbah+korban+bakaran.html) = bertobat, yaitu berhenti berbuat dosa dan kembali kepada Tuhan.

    • Kolam Pembasuhan (http://www.gptkk.org/tabernakel_bejana+pembasuhan+dari+tembaga.html) dan Pintu Kemah (http://www.gptkk.org/tabernakel_pintu+kemah.html) = lahir baru dari baptisan air dan baptisan Roh Kudus.

      Yohanes 3:5
      3:5. Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.

      Lahir baru akan menghasilkan hidup baru, yaitu hidup dalam kemurnian dan kebenaran.

      1 Korintus 5:8
      5:8. Karena itu marilah kita berpesta, bukan dengan ragi yang lama, bukan pula dengan ragi keburukan dan kejahatan, tetapi dengan roti yang tidak beragi, yaitu kemurnian dan kebenaran.

      Murni artinya tidak memihak, jujur, tanpa pamrih.
      Benar artinya dalam segala aspek hidup harus benar (nikah, pekerjaan, sekolah, dll).

      Kalau hidup dalam kemurnian dan kebenaran, maka kita sedang dipagari oleh Tuhan.
      Hasilnya adalah:
      1. Kebahagiaan Sorga, pesta Sorga.
      2. Diberkati sampai ke anak cucu [Yesaya 3:10].

  2. Berbahagia orang suci --> ruangan suci.
    Matius 5:8
    5:8. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.

    Dalam Ruangan Suci terdapat 3 macam alat yang menunjuk pada ketekunan dalam 3 macam ibadah, yaitu:
    Di mana kita harus tergembala?
    KITA HARUS TERGEMBALA PADA FIRMAN PENGAJARAN YANG BENAR.
    Kalau kita mau tergembala dengan benar, maka Yesus sebagai Gembala yang Baik mampu memindahkan suasana padang gurun menjadi suasana kebun anggur yang manis.

    Ibrani 4:12
    4:12. Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

    Dalam penggembalaan, kita mengalami penyucian oleh firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua. Yang harus disucikan adalah mulai dari hati dan pikiran yang adalah gudangnya dosa.

    Markus 7:21-23
    7:21. sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan(1), pencurian(2), pembunuhan(3),
    7:22. perzinahan(4), keserakahan(5), kejahatan(6), kelicikan(7), hawa nafsu(8), iri hati(9), hujat(10), kesombongan(11), kebebalan(12).
    7:23. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang."


    Kalau dirangkum, dalam hati dan pikiran ada keinginan jahat dan keinginan najis.
    Keinginan jahat adalah keinginan akan uang.
    Keinginan najis menjurus pada dosa makan-minum dan dosa kawin-mengawinkan.

    Kalau hati dan pikiran tidak disucikan oleh pedang firman, maka matanya akan menjadi gelap, perbuatannya akan membabi-buta dalam dosa.

    Tetapi kalau tergembala pada firman pengajaran yang benar, disucikan dari keinginan jahat dan najis, maka mata akan menjadi terang dan hanya melihat Tuhan.

    Hasil kalau disucikan dan mata melihat Tuhan:
    • Lebih berbahagia memberi daripada menerima.
      Kisah Rasul 20:33-35
      20:33. Perak atau emas atau pakaian tidak pernah aku ingini dari siapapun juga.
      20:34. Kamu sendiri tahu, bahwa dengan tanganku sendiri aku telah bekerja untuk memenuhi keperluanku dan keperluan kawan-kawan seperjalananku.
      20:35. Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan:
      Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima."

    • Dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus.
      Efesus 4:11-12
      4:11. Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
      4:12. untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan,
      bagi pembangunan tubuh Kristus,

      Mata yang melihat Tuhan akan memperjuangkan ibadah pelayanan lebih dari segala perkara di dunia.

    Kalau kita bisa lebih berbahagia memberi daripada menerima dan mau memperjuangkan ibadah pelayanan lebih dari segala perkara di dunia, maka Yesus sebagai Kepala akan bertanggung jawab atas kehidupan kita. Yesus yang akan mengusahakan dan mengupayakan segala sesuatu dalam hidup kita, sampai kita berhasil dan berbuah.

  3. Berbahagia orang yang menderita karena Yesus = mengalami ujian, nyala api siksaan.
    1 Petrus 4:12-14
    4:12. Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.
    4:13. Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.
    4:14.
    Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.

    Dalam istilah Tabernakel, berbahagia orang yang mengalami percikan darah.
    Yesus mengalami percikan darah, maka kita juga harus mengalami percikan darah. Bentuk percikan darah ini bermacam-macam, menderita karena pelayanan, menderita karena mempertahankan firman pengajaran yang benar, berdoa puasa, tidak salah tetapi dicaci-maki, dll.

    Yohanes 16:7
    16:7. Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.

    Yesus harus pergi (menderita sampai mati), bangkit dan naik ke Sorga untuk mencurahkan Roh Kudus.
    Dari pihak kita, kita harus menderita bersama Yesus = daging harus disalibkan sampai tidak bersuara, untuk menerima curahan Roh Kudus, yaitu roh kemuliaan dalam hidup kita.

    2 Korintus 4:16-17
    4:16. Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.
    4:17. Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami.

    Roh kemuliaan akan mengubahkan kehidupan kita dari manusia daging sampai menjadi manusia rohani seperti Yesus, mulai dari KUAT dan TEGUH HATI, tidak tawar hati, percaya dan mempercayakan diri sepenuh hanya kepada Yesus, hanya kepada firman pengajaran yang benar.
Hasil kuat dan teguh hati:
  1. Kuasa roh kemuliaan akan menjadikan semuanya baik dalam hidup kita.
    1 Tawarikh 19:13
    19:13. Kuatkanlah hatimu dan marilah kita menguatkan hati untuk bangsa kita dan untuk kota-kota Allah kita. TUHAN kiranya melakukan yang baik di mata-Nya."

    Markus 9:22-24
    9:22. Dan seringkali roh itu menyeretnya ke dalam api ataupun ke dalam air untuk membinasakannya. Sebab itu jika Engkau dapat berbuat sesuatu, tolonglah kami dan kasihanilah kami."
    9:23. Jawab Yesus: "Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!"
    9:24. Segera ayah anak itu berteriak: "Aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!"


    Kuasa roh kemuliaan menyelesaikan penyakit ayan, yang menunjuk pada penyakit secara jasmani bisa disembuhkan.
    Tetapi penyakit ayan juga menunjuk penyakit nikah dan buah nikah. Banyak nikah yang mati rasa, yang tawar, baik terhadap Tuhan maupun terhadap sesama dalam nikah.

  2. Kuasa roh kemuliaan sanggup menjadikan semuanya indah pada waktunya.
    Yohanes 11:38
    11:38. Maka masygullah pula hati Yesus, lalu Ia pergi ke kubur itu. Kubur itu adalah sebuah gua yang ditutup dengan batu.

    Lazarus mati 4 hari, menunjuk pada kebusukan dan kemustahilan. Juga menunjuk pada air mata, kesusahan dan kesedihan.

  3. Kuasa roh kemuliaan sanggup menyempurnakan kita saat kedatangan Yesus kedua kali.
    1 Tesalonika 3:13
    3:13. Kiranya Dia menguatkan hatimu, supaya tak bercacat dan kudus, di hadapan Allah dan Bapa kita pada waktu kedatangan Yesus, Tuhan kita, dengan semua orang kudus-Nya.
Tuhan memberkati.