Ibadah Raya Malang, 06 November 2022 (Minggu Pagi)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 17:15
17:15 Lalu ia berkata kepadaku: "Semua air yang telah kaulihat, di mana wanita pelacur itu duduk, adalah bangsa-bangsa dan rakyat banyak dan kaum dan bahasa.

Perempuan Babel/ gereja palsu menampilkan perkara jasmani (kekayaan, kedudukan, hiburan, dll) tanpa penyucian, untuk menduduki air yang banyak/ bangsa kafir.

Yesaya 17:12-13
17:12 Wahai! Ributnya banyak bangsa-bangsa, mereka ribut seperti ombak laut menderu! Gaduhnya suku-suku bangsa, mereka gaduh seperti gaduhnya air yang hebat!
17:13 Suku-suku bangsa gaduh seperti gaduhnya air yang besar; tetapi TUHAN menghardiknya, sehingga mereka lari jauh-jauh, terburu-buru seperti sekam di tempat penumbukan dihembus angin, dan seperti dedak ditiup puting beliung.

Bangsa kafir yang diduduki Babel akan seperti sekam yang ditiup angin, sampai binasa selamanya.
Pengertian sekam:
  1. Gereja Tuhan/ hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yang hanya puas dengan berkat jasmani dan tidak mau diisi firman pengajaran benar, tidak mau disucikan.

  2. Gereja Tuhan/ hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yang tidak mengalami keubahan hidup/ pembaharuan.
    Yeremia 13:23-24
    13:23 Dapatkah orang Etiopia mengganti kulitnya atau macan tutul mengubah belangnya? Masakan kamu dapat berbuat baik, hai orang-orang yang membiasakan diri berbuat jahat?
    13:24 Aku akan menghamburkan mereka seperti sekam yang diterbangkan angin padang gurun.
    Tetap mempertahankan manusia darah daging yang berdosa seperti macan tutul sampai mati tidak pernah berubah belangnya.
Manusia darah daging tidak bisa masuk kesatuan tubuh Kristus, tetapi akan masuk tubuh Babel, gereja palsu.

Efesus 2:13-16
2:13 Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu "jauh", sudah menjadi "dekat" oleh darah Kristus.
2:14 Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan,
2:15 sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,
2:16 dan untuk memperdamaikan keduanya, di dalam satu tubuh, dengan Allah oleh salib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu.

1 Korintus 15:50
15:50 Saudara-saudara, inilah yang hendak kukatakan kepadamu, yaitu bahwa daging dan darah tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah dan bahwa yang binasa tidak mendapat bagian dalam apa yang tidak binasa.

Akibatnya adalah tidak bisa masuk kerajaan Surga, melainkan binasa di neraka selamanya.

Oleh sebab itu, gereja Tuhan harus mengalami pembaharuan dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus.
Yesus memberi teladan yaitu Dia mengalami sengsara daging sampai mati di kayu salib, dikubur, dibangkitkan dalam tubuh kemuliaan untuk terangkat ke Surga. Kita juga harus mengalami sengsara daging bersama Yesus untuk mengalami pembaharuan sampai sempurna seperti Yesus.
Jadi proses pembaharuan harus lewat salib. Di luar salib tidak ada pembaharuan, di luar kerajaan Surga.

Proses pembaharuan:
  1. Lewat baptisan air yang benar:
    Roma 6:2,4
    6:2 Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya?
    6:4 Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

    Syaratnya adalah iman/ percaya kepada Yesus dan bertobat, mati terhadap dosa.
    Pelaksanaannya adalah dikuburkan dalam air bersama Yesus dan bangkit dari dalam air bersama Yesus. Maka langit terbuka, kita mendapat hidup baru, hidup Surga.

    1 Petrus 3:20-21
    3:20 yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu.
    3:21 Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan — maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah — oleh kebangkitan Yesus Kristus,

    Hidup baru adalah memiliki hati nurani yang baik. Ini kasih karunia Tuhan. Hidup kita tidak tergantung pada otak, tapi pada iman, pada hati nurani yang baik, maka semua menjadi baik.

    Kejadian 6:9
    6:9 Inilah riwayat Nuh: Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah.

    Praktik hati nurani yang baik adalah hidup benar, tulus hati/ jujur, setia dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan.

    Kejadian 8:20-22
    8:20 Lalu Nuh mendirikan mezbah bagi TUHAN; dari segala binatang yang tidak haram dan dari segala burung yang tidak haram diambilnyalah beberapa ekor, lalu ia mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah itu.
    8:21 Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya: "Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan.
    8:22 Selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam."

    Ini sama dengan mempersembahkan bau harum di hadapan Tuhan. Hasilnya adalah suasana kutukan di dunia diubahkan menjadi suasana berkat Surga.
     
  2. Lewat ibadah yang sejati.
    Roma 12:1-2
    12:1 Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.
    12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

    Tanda ibadah yang benar/ sejati:
    • Dilakukan dalam kemah sejati.
      Ibrani 8:1-2
      8:1 Inti segala yang kita bicarakan itu ialah: kita mempunyai Imam Besar yang demikian, yang duduk di sebelah kanan takhta Yang Mahabesar di sorga,
      8:2 dan yang melayani ibadah di tempat kudus, yaitu di dalam kemah sejati, yang didirikan oleh Tuhan dan bukan oleh manusia.

      Yesus beribadah melayani di tempat kudus dalam kemah sejati.
      Kita juga harus beribadah di tempat kudus dalam kemah sejati, yaitu tabernakel Musa dalam arti rohani.
      Tempat kudus = ruangan suci. Ada 3 macam alat, menunjuk ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok.

      Yohanes 10:9
      10:9 Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.

      Masuk pintu sempit = sengsara daging untuk tekun dalam 3 macam ibadah pokok. Tekun artinya dilakukan terus-menerus dan tidak bisa dihalangi apa pun, sampai garis akhir.

      Imamat 21:12
      21:12 Janganlah ia keluar dari tempat kudus, supaya jangan dilanggarnya kekudusan tempat kudus Allahnya, karena minyak urapan Allahnya, yang menandakan bahwa ia telah dikhususkan, ada di atas kepalanya; Akulah TUHAN.

      Lewat ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok, kita mengalami penyucian dan urapan Roh Kudus.

      Imamat 10:7
      10:7 Janganlah kamu pergi dari depan pintu Kemah Pertemuan, supaya jangan kamu mati, karena minyak urapan TUHAN ada di atasmu." Mereka melakukan sesuai dengan perkataan Musa.

      Kita tidak kering rohani/ mati rohani, tetapi menjadi hamba Allah yang hidup. Kita bisa mempersembahkan waktu, tenaga, pikiran, uang, dll, sampai mempersembahkan tubuh yang hidup (setia), kudus (suci), berkenan (mengasihi Tuhan). Maka tangan Tuhan sanggup mengatupkan mulut singa, artinya kita hidup dari kemurahan Tuhan.

    • Kita mengalami pembaharuan dari manusia daging menjadi asap berbau harum di hadapan Tuhan.
      Mulai dari pembaharuan hati (= daging yang paling keras), menjadi hati nurani yang baik yaitu memiliki kepekaan untuk membedakan firman pengajaran benar dan ajaran palsu. Kita bisa membedakan semua yang benar dan tidak benar, yang baik dan jahat.

      Filipi 4:17-19
      4:17 Tetapi yang kuutamakan bukanlah pemberian itu, melainkan buahnya, yang makin memperbesar keuntunganmu.
      4:18 Kini aku telah menerima semua yang perlu dari padamu, malahan lebih dari pada itu. Aku berkelimpahan, karena aku telah menerima kirimanmu dari Epafroditus, suatu persembahan yang harum, suatu korban yang disukai dan yang berkenan kepada Allah.
      4:19 Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.

      Kita bisa melakukan hanya perbuatan benar dan baik. Kita bisa memberi untuk pekerjaan Tuhan, untuk sesama yang membutuhkan.
      Maka Allah akan memelihara, memenuhi kebutuhan hidup kita, menurut kekayaan dan kemuliaanNya yang tidak terbatas.

      Ibrani 13:15
      13:15 Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya.

      Juga hanya ada perkataan benar dan baik, memuliakan nama Tuhan.

      Yesaya 57:19
      57:19 Aku akan menciptakan puji-pujian. Damai, damai sejahtera bagi mereka yang jauh dan bagi mereka yang dekat — firman TUHAN — Aku akan menyembuhkan dia!

      Tuhan memberi damai sejahtera, kesembuhan jiwa, semua enak dan ringan, ada kesembuhan secara jasmani.
      Semua yang hancur dan busuk, menjadi baik.
  3. Lewat percikan darah, sengsara daging tanpa dosa, karena Yesus.
    2 Korintus 4:16-17
    4:16 Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.
    4:17 Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami.

    Sehingga terjadi pembaharuan yaitu kuat teguh hati.

    Efesus 3:16
    3:16 Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu,

    Praktik kuat dan teguh hati adalah:
    • Tidak kecut/ bimbang/ kecewa/ putus asa menghadapi apa pun, sebab yakin Tuhan beserta kita.
      Yosua 1:9
      1:9 Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke mana pun engkau pergi."

    • Tetap setia dan tanggung jawab dalam jabatan pelayanan.
      Yosua 1:6
      1:6 Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, sebab engkaulah yang akan memimpin bangsa ini memiliki negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka untuk diberikan kepada mereka.

    • Tidak terpengaruh oleh apa pun, tetap sesuai kehendak Tuhan.
      Yosua 1:18
      1:18 Setiap orang yang menentang perintahmu dan tidak mendengarkan perkataanmu, apa pun yang kauperintahkan kepadanya, dia akan dihukum mati. Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu!"

    • Taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara lagi.
      Yosua 1:7
      1:7 Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke mana pun engkau pergi.

      Ini sama dengan mempersembahkan korban berbau harum di hadapan Tuhan.

      Efesus 5:1-2
      5:1 Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih
      5:2 dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah.

      Ini sama dengan korban terbaik, korban timangan.

      Keluaran 29:22-25
      29:22 Dari domba jantan itu haruslah kauambil lemaknya, ekornya yang berlemak, lemak yang menutupi isi perutnya, umbai hatinya, kedua buah pinggangnya, lemak yang melekat padanya, paha kanannya — sebab itulah domba jantan persembahan pentahbisan —
      29:23 kauambillah juga satu keping roti, satu roti bundar yang berminyak dan satu roti tipis dari dalam bakul berisi roti yang tidak beragi, yang ada di hadapan TUHAN.
      29:24 Haruslah kautaruh seluruhnya ke atas telapak tangan Harun dan ke atas telapak tangan anak-anaknya dan haruslah kaupersembahkan semuanya sebagai persembahan unjukan (timangan, TL) di hadapan TUHAN.
      29:25 Kemudian haruslah kauambil semuanya dari tangan mereka dan kaubakar di atas mezbah, yaitu di atas korban bakaran, sebagai persembahan yang harum di hadapan TUHAN; itulah suatu korban api-apian bagi TUHAN.

      Posisi kita adalah ditimang/ digendong oleh tangan Yesus Imam Besar yang berbelas kasihan. Tuhan sedang memperhatikan, mempedulikan, bergumul untuk kita.
      Hasilnya adalah:
      • Yesus menggerakkan hati kita untuk dipakai dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir, pembangunan tubuh Kristus sempurna.

      • Yesus menjunjung supaya kita tidak jatuh, tidak tersesat, tetapi tetap hidup benar, tetap pada arah yang benar menuju Yerusalem baru.
        Yesaya 46:3-4
        46:3 "Dengarkanlah Aku, hai kaum keturunan Yakub, hai semua orang yang masih tinggal dari keturunan Israel, hai orang-orang yang Kudukung sejak dari kandungan, hai orang-orang yang Kujunjung sejak dari rahim.
        46:4 Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu.

        Kalau kita sudah jatuh, Tuhan masih mau mengampuni dan mengangkat kita.
        Tuhan bertanggung-jawab atas setiap langkah hidup kita, melindungi, memelihara di tengah kesulitan dunia sampai masa antikris berkuasa di bumi 3,5 tahun. Langkah hidup menjadi damai sejahtera, semua enak dan ringan.
        Tuhan memikul segala beban berat kita dan menyelesaikan semua yang mustahil tepat pada waktunya.
        Tuhan mengubahkan kita sampai sempurna untuk layak menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan permai.
Tuhan memberkati.