Ibadah Raya Malang, 19 Juli 2009 (Minggu Pagi)

Matius 24: 32-35= NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pohon ara ini ditampilkan dari zaman ke zaman:
  1. Zaman Allah Bapa = menampilkan pohon ara di taman Eden.
  2. Zaman Allah Anak = menampilkan pohon ara di pinggir jalan.
  3. Zaman Allah Roh Kudus = menampilkan nubuat tentang pohon ara.
AD. 3. NUBUAT TENTANG POHON ARA
Pohon ara yang rantingya melembut dan mulai bertunas menunjuk pada 2 hal:
  1. Israel yang sudah merdeka pada 1947.
  2. Secara rohani, menunjuk pada Israel masuk kegerakan Roh Kudus hujan akhir, kegerakan dalam firman pengajaran yang benar.
    Kegerakan Roh Kudus hujan akhir adalah lawatan Tuhan yang terakhir pada bangsa Israel, sehingga sebagian besar Israel diselamatkan.
    Kegerakan Roh Kudus hujan akhir ini terjadinya adalah saat-saat kelaparan, seperti dulu Yusuf menyelamatkan saudara-saudaranya di Israel dari kelaparan.
Kegerakan Roh Kudus hujan akhir ini adalah kegerakan dalam firman pengajaran yang benar, Kabar Mempelai, untuk menyatukan Israel dan Kafir menjadi satu tubuh Kristus yang sempurna, untuk siap menyambut kedatangan Tuhan kedua kali.

Yesaya 49:6-7, Matius 15:21-28, Markus 7:24-30.
Nubuat dari Yesaya ini digenapkan dalam Perjanjian Baru, yaitu cerita tentang perempuan Kanaan.
Di dunia ini sebenarnya hanya ada 2 kelompok bangsa, yaitu:
  1. Bangsa Israel, keturunan Yakub = umat pilihan Tuhan.
  2. Bangsa Kafir (semua bangsa di luar bangsa Israel), bangsa di luar Tuhan.
Keadaan Bangsa Kafir di luar Tuhan adalah:
  1. Seperti anak perempuan Kafir yang dirasuk setan, artinya:
    1. Durhaka.
      Efesus 2:2,
      prakteknya adalah tidak mau beribadah kepada Tuhan, malah menyembah berhala.
      Berhala ini adalah sesuatu yang diutamakan lebih dari Tuhan, atau sesuatu di luar Tuhan yang menjanjikan.

      Durhaka dalam nikah berarti:
      • Terjadi pertengkaran, percekcokan, perselingkuhan, sampai terjadi perceraian.
      • Anak-anak tidak taat dengar-dengaran pada orang tua.

    2. Menghadapi masalah/penderitaan yang tidak pernah selesai, sehingga stres, kuatir, takut, tidak bisa tenang hidupnya.

  2. Markus 7:27,seperti anjing dan babi.
    Anjing itu menjilat muntah -->perkataan yang sia-sia:dusta, menjelek-jelekkan orang, memfitnah.
    Babi itu kembali ke kubangan -->perbuatan dosa yang diulang-ulang, sampai puncaknya dosa, yaitu dosa makan-minum (merokok, mabuk, narkoba) sampai dosa kawin-mengawinkan (dosa seks).
Markus 7:24,Yesus datang ke Tirus (daerah Kafir) dan tidak mau ada yang tahu kedatanganNya.
Artinya: Yesus datang ke dunia hanya untuk melawat orang Israel dan tidak ada kena-mengena, tidak ada sangkut paut dengan bangsa Kafir(Matius 15:24).

Tetapi kenyataannya, kedatangan Yesus tidak bisa dirahasiakan.
Artinya: masih terbuka kesempatan dan kemurahan Tuhan bagi bangsa Kafir untuk mendapat lawatan Tuhan.

Mengapa terjadi demikian?
  1. Roma 11:25-26,sebagian besar Israel menjadi keras hati(tegar tengkuk) dan menolak Yesus lewat Injil Keselamatan, sehingga terbuka kesempatan bagi bangsa Kafir untuk menerima Injil Keselamatan dan diselamatkan.

    Bukti bangsa Kafir diselamatkan:
    1. Percaya, iman kepada Yesus, lewat mendengar firman.
      Yohanes 4:39,
    2. Bertobat = berhenti berbuat dosa dan kembali kepada Tuhan.
    3. Baptisan air dan baptisan Roh Kudus = lahir baru dan hidup dalam kebenaran.
    Hidup benar = selamat.Belum benar berarti belum selamat.

  2. Sikap bangsa Kafir yang merindu untuk bertemu Tuhan, sehingga Tuhan membukakan rahasia kedatanganNya = membuka rahasia firman.

    Pertanyaan: Bagaimana sikap kita datang ke rumah Tuhan pagi ini?
    Ada beberapa alasan bangsa Kafir datang ke gereja:
    1. Kewajiban sebagai orang Kristen / anggota gereja.
    2. Karena diajak teman.
    3. Mencari sesuatu yang sifatnya duniawi.

      Tetapi semua ini belum membuka rahasia kedatangan hadirat Tuhan. Alasan yang benar adalah:
    4. Karena kerinduan, kebutuhan akan Tuhan.

    Selama bangsa Kafir tidak bertemu Tuhan, lambat laun yang baik pasti akan hancur.
    Tetapi sebaliknya, semua yang porak poranda bisa dipulihkan oleh Tuhan kalau ada kerinduan untuk bertemu Tuhan.
    Pagi ini, Tuhan melihat kerinduan kita.

    Markus 7:27-28,kalau bangsa Kafir mau datang dengan kerinduan, maka Tuhan akan menyiapkan remah-remah roti, yang menunjuk pada:
    1. Korban Kristus.
      Sikap yang benar adalah menjilat remah-remah roti = menghargai korban Kristus = saling mengaku dan saling mengampuni, menyelesaikan dosa.

    2. Firman pengajaran yang benar.
      Sikap yang benar adalah anjing menjilat remah-remah roti artinya:
      1. Merasa tidak layak.
      2. Sikap membutuhkan, sehingga tidak ada sepatah kata pun yang terlewat.
        Sepatah kata firman yang kita yakini, mampu melakukan segala sesuatu dalam hidup kita!
        Kalau ada sikap membutuhkan, maka tidak akan pernah merasa bosan sekalipun firman diulang-ulang.
      3. Mengerti, percaya dan yakin pada firman, firman menjadi iman di dalam hati.
      4. Praktek firman.

      Firman pengajaran yang benar ini yang mampu memulihkan kita, sehingga anjing menjadi domba, umat yang tergembala. Bahkan bangsa Kafir menjadi keledai, dipakai oleh Tuhan dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir, kegerakan dalam firman pengajaran yang benar.

    Tuhan tidak melihat kehebatan bangsa Kafir, tetapi Tuhan melihat kerinduan bangsa Kafir untuk bisa makan remah-remah roti, mau menghargai korban Kristus dan firman pengajaran yang benar, untuk sampai bisa dipakai dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir.

    Bukti dipakai Tuhan dalam kegerakan hujan akhir:
    1. Perbuatan iman, perbuatan kebenaran dan kesucian.
    2. Perkataan iman (Markus 7:28-30), perkataan yang membenarkan firman Tuhan apapun keadaan kita = doa penyembahan yang berdasarkan firman pengajaran yang benar.

      Ini adalah doa yang selalu dijawab oleh Tuhan (Yohanes 15:7). Kita bertemu dengan Yesus Gembala Agung yang mengulurkan tangan kemurahan dan kebajikan untuk:
      • menyelesaikan segala masalah kita,
      • memelihara kehidupan tubuh, jiwa, roh kita (1 Petrus 2:25).
      • Wahyu 22:20,memandikan, menyucikan, dan mengubahkan kehidupan kita, sampai tak bercacat cela dan siap menyambut kedatangan Tuhan kedua kalo sebagai MempelaiNya.
Tuhan memberkati.