Ibadah Raya Surabaya, 05 Juni 2011 (Minggu Sore)

Matius 26: 17-19
26:17.Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah murid-murid Yesus kepada-Nya dan berkata: "Di mana Engkau kehendaki kami mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?"
26:18. Jawab Yesus: "Pergilah ke kota kepada si Anu dan katakan kepadanya: Pesan Guru: waktu-Ku hampir tiba; di dalam rumahmulah Aku mau merayakan Paskah bersama-sama dengan murid-murid-Ku."
26:19. Lalu murid-murid-Nya melakukan seperti yang ditugaskan Yesus kepada mereka dan mempersiapkan Paskah.


ay. 17-25= PERSIAPAN PERJAMUAN PASKAH.
Dulu, secara jasmani, disiapkan tempat, roti dan sebagainya. Sekarang, dalam wujud yang rohani.
Sekarang, perjamuan Paskah artinya: pertobatan dan lahir baru= kelepasan dari dosa.
Kalau kita mengalami kelepasan dosa sampai lepas dari semua dosa, maka kita sudah terlepas dari dunia ini.

Perjamuan Paskah akan memuncak pada perjamuan kawin Anak Domba Allah. Benar-benar kita terlepas dari dunia ini.

Matius 26: 18-19
26:18. Jawab Yesus: "
Pergilah ke kota kepada si Anudan katakan kepadanya: Pesan Guru: waktu-Ku hampir tiba; di dalam rumahmulah Aku mau merayakan Paskah bersama-sama dengan murid-murid-Ku."
26:19. Lalu murid-murid-Nya melakukan seperti yang ditugaskan Yesus kepada mereka dan mempersiapkan Paskah.


'si anu'= siapa saja. Artinya: siapa saja diberi kesempatan untuk mengalami perjamuan paskah= siapa saja diberi kesempatan untuk bertobat dan lahir baru sampai masuk perjamuan kawin Anak Domba Allah.

ay. 19= persiapan perjamuan Paskah.

Disini, PERJAMUAN PASKAH DIKAITKAN DENGAN WAKTU('waktuKu hampir tiba').
Ini menunjuk pada waktukematian Yesus sebagai Anak Domba Paskah SEGERA TIBA(sudah dekat).
Tetapi Yesus bukan saja mati, melainkan Ia bangkit dan naik ke Surga dan menampakkan Diri pada murid-murid (Ibadah Kenaikan Tuhan Surabaya, 02 Juni 2011).

1 Korintus 15: 3-5
15:3. Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci,
15:4. bahwa
Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;
15:5. bahwa
Ia telah menampakkan dirikepada Kefas dan kemudian kepada kedua belas murid-Nya.

Yesus dikubur= bukti bahwa Yesus benar-benar mati.
Yesus menampakan Diri= bukti bahwa Yesus benar-benar bangkit.

Kisah Rasul 1: 3, 9, 11
1:3. Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.
1:3. Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.
1:9. Sesudah Ia mengatakan demikian,
terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka.
1:11. dan berkata kepada mereka: "Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu,
akan datang kembali dengan cara yang samaseperti kamu melihat Dia naik ke sorga."

Kalau Yesus naik ke Surga, kita harus ingat, bahwa Ia akan datang kembali untuk membawa kita masuk ke dalam perjamuan kawin Anak Domba.

Kedatangan Tuhan kedua kali juga dikaitkan dengan WAKTU.

Wahyu 22: 20
22:20. Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: "Ya, Aku datang segera!" Amin, datanglah, Tuhan Yesus!

'Ya, Aku datang segera'= kesiapan Yesus untukSEGERAdatang kembalidalam kemuliaan sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria Surga.

'Amin, datanglah, Tuhan Yesus'= kesiapan sidang jemaat sebagai mempelai wanita yang sempurnauntuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali. Dan kita masuk perjamuan kawin Anak Domba.

Jadi, supaya terjadi pernikahan yang rohani, Yesus sebagai Mempelai Pria dan kita sebagai mempelai wanita HARUS SAMA-SAMA SIAP.

Wahyu 22: 21
22:21. Kasih karuniaTuhan Yesus menyertai kamu sekalian! Amin.

Persiapan sidang jemaatuntuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali yaitu HIDUP DALAM KASIH KARUNIA TUHAN(anugerah Tuhan).

Pengertian hidup dalam kasih karunia Tuhan:
  1. hidup dalam jalan salib.
    1 Petrus 2: 19-24
    2:19. Sebab adalah kasih karunia, jika seorang karena sadar akan kehendak Allah menanggung penderitaanyang tidak harus ia tanggung.
    2:20. Sebab dapatkah disebut pujian, jika kamu menderita pukulan karena kamu berbuat dosa? Tetapi jika kamu berbuat baik dan karena itu kamu harus menderita, maka
    itu adalah kasih karunia pada Allah.
    2:21. Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristuspun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya.
    2:22. Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya.
    2:23. Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia, yang menghakimi dengan adil.
    2:24. Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah
    mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.

    Jalan salib=
    • jalan kematian dan kebangkitan.

      Jalan kematian= mati terhadap dosa. Kalau hidup dalam dosa, artinya berada di luar kasih karunia.

      Proses mati terhadap dosaadalah:
      • berdamai (mengaku) dosa kepada Tuhan dan sesama. Jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi.
      • mengampuni dan melupakan kesalahan orang lain yang sudah diakui kepada kita.
      Jalan kebangkitan= hidup dalam kebenaran. Kalau sudah mati terhadap dosa, barulah kita bisa hidup untuk kebenaran.

      ay. 22-23= hidup untuk kebenaran artinya:
      • ay. 22= tidak berbuat dosa lagi sekalipun ada kesempatan, keuntungan, paksaan, dll,
      • ay. 22= tidak berdusta,
      • ay. 23= tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, bahkan membalas kejahatan dengan kebaikan.

    • tergembala pada Firman pengajaran yang benar.
      1 Petrus 2: 25
      2:25. Sebab dahulu kamu sesat seperti domba, tetapi sekarang kamu telah kembali kepada gembala dan pemelihara jiwamu.

      Amsal 12: 26
      12:26. Orang benarmendapati tempat penggembalaannya, tetapi jalan orang fasik menyesatkan mereka sendiri.

      'mendapati tempat penggembalaannya'= bertekun dalam kandang penggembalaan dalam 3 macam ibadah pokok (berada di dalam ruangan suci).

      Kalau bangsa kafir bisa tergembala pada penggembalaan yang baik dan benar, itu adalah KASIH KARUNIA, sebab seharusnya bangsa kafir hanya seperti anjing.
      Di dalam penggembalaan, kita mengalami perlindungan(seperti ruangan suci yang memiliki tudung 4 lapis).

      Kalau ada perlindungan Tuhan, hasilnya:
      • kita tidak jatuh dalam dosa,
      • kita tidak disesatkan oleh ajaran sesat,
      • kita tidak kembali lagi pada sifat anjing dan babi.
      Dengan demikian, kita tidak kehilangan keselamatan.
      Jadi, penggembalaan adalah tempat untuk MEMANTAPKAN KEBENARAN DAN KESELAMATAN.

      'kembali kepada gembala dan pemelihara jiwamu'= dalam penggembalaan, tubuh, jiwa dan roh kita dipelihara secara langsung oleh Gembala Agung.

  2. hidup di dalam Roh Kudus.
    Kisah Rasul 10: 44-45
    10:44. Ketika Petrus sedang berkata demikian, turunlah Roh Kudus ke atas semua orang yang mendengarkan pemberitaan itu.
    10:45. Dan semua orang percaya dari golongan bersunat yang menyertai Petrus, tercengang-cengang, karena melihat, bahwa
    karunia Roh Kudus dicurahkan ke atas bangsa-bangsa lainjuga,

    (terjemahan lama)
    10:45. Maka segala orang beriman yang menurut adat bersunat, seberapa banyak yang datang menyertai Petrus, tercengang-cenganglah, sebab ke
    atas orang kafirjuga dicurahkan anugerah Rohulkudusitu.

    Sebenarnya, Roh Kudus hanya untuk orang Israel saja.
    Hidup dalam Roh kudus= hidup dalam pimpinan Roh Kudus, urapan Roh Kudus, sampai meluap-luap dalam Roh Kudus.

    Jika bangsa kafir bisa mengalami kepenuhan Roh Kudus sampai meluap-luap dalam Roh Kudus, itu adalah
    KASIH KARUNIA.

    Tanpa Roh Kudus, bangsa kafir akan tampil seperti:
    • binatang buas = anjing dan babi(dikuasai roh jahat dan roh najis), yang mengarah pada pembangunan babel.
    • yatim piatu, artinya:
      • lemah,
      • tidak punya kekuatan untuk menghadapi pergumulan hidup di tengah badai dunia.
      • tidak mengalami kelahiran baru, sehingga hidup sebagai manusia daging.
    Sebab itu, Tuhan berjanji untuk mencurahkan Roh Kudus kepada kita.

    Kisah Rasul 19: 1-6
    19:1. Ketika Apolos masih di Korintus, Paulus sudah menjelajah daerah-daerah pedalaman dan tiba di Efesus. Di situ didapatinya beberapa orang murid.
    19:2. Katanya kepada mereka: "Sudahkah kamu menerima Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya?" Akan tetapi mereka menjawab dia: "Belum, bahkan kami belum pernah mendengar, bahwa ada Roh Kudus."
    19:3. Lalu kata Paulus kepada mereka: "Kalau begitu dengan baptisan manakah kamu telah dibaptis?" Jawab mereka: "Dengan
    baptisan Yohanes."
    19:4. Kata Paulus: "Baptisan Yohanes adalah pembaptisan orang yang telah
    bertobat, dan ia berkata kepada orang banyak, bahwa mereka harus percaya kepada Diayang datang kemudian dari padanya, yaitu Yesus."
    19:5. Ketika mereka mendengar hal itu, mereka
    memberi diri mereka dibaptisdalam nama Tuhan Yesus.
    19:6. Dan ketika
    Paulus menumpangkan tangan di atas mereka, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa roh dan bernubuat.

    'Efesus'= jemaat bangsa kafir.

    Proses menerima curahan Roh Kudus:
    Kalau menerima pencurahan Roh Kudus, kita bisa dipimpin dan diurapi Roh Kudus sampai meluap-luap dalam Roh Kudus.

    Kalau hati kita cenderung ke perkara jasmani, berarti hidup kita tidak ada Roh Kudus, hanya ada roh daging dan yang ada hanya air bah.

    KALAU ADA ROH KUDUS, AIR BAH AKAN TERTAHAN.

    Dimana ada iman, bertobat dan hati taat serta hati damai, disitu Roh Kudus akan turun.

    Salah satu tanda kepenuhan Roh adalah berbahasa Roh seperti yang diajarkan oleh Roh Kudus.

    Kisah Rasul 2: 4
    2:4. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Rohitu kepada mereka untuk mengatakannya.

    Kalau berbahasa Roh yang bukan dari Roh Kudus, maka rohaninya akan kering.
Kegunaan Roh Kudus:
  1. Roma 5: 5
    5:5. Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudusyang telah dikaruniakan kepada kita.

    Kegunaan pertama: Roh Kudusmencurahkan kasih Allah, sehingga kita bisa menjadi kuat dan teguh hati.

    Kuat dan teguh hati, artinya:
    • tidak putus asa, tidak kecewa menghadapi apapun juga. Tetapi kita tetap setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan.

    • tetap berpegang teguh pada Firman pengajaran yang benardan taat dengar-dengaran apapun resikonya.

    • tidak mau berbuat dosadan tetap hidup dalam kebenaran, apapun resikonya.
    Kehidupan semacam ini akan dipakai Tuhandalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir (seperti Yosua yang dipakai untuk membawa Israel masuk ke Kanaan).

    ! Tawarikh 19: 13
    19:13. Kuatkanlah hatimudan marilah kita menguatkan hati untuk bangsa kita dan untuk kota-kota Allah kita. TUHAN kiranya melakukan yang baik di mata-Nya."

    Dengan kuat dan teguh hati, kita dipakai dalam kegerakan pembangunan tubuh Kristus dan Tuhan akan jadikan semua baik dan indah pada waktuNya.

  2. Zakharia 4: 6-7a
    4:6. Maka berbicaralah ia, katanya: "Inilah firman TUHAN kepada Zerubabel bunyinya: Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam.
    4:7a. Siapakah engkau,
    gunungyang besar? Di depan Zerubabel engkau menjadi tanah rata.

    Kegunaan kedua: Roh Kudus meratakan gunung-gunung pencobaan. Segala masalah kita diselesaikan sampai yang mustahil.

  3. Titus 3: 5
    3:5. pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,

    Kegunaan ketiga: Roh Kudus membaharui hidup kitadari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus.

    Wahyu 22: 1
    22:1. Lalu ia menunjukkan kepadaku sungai air kehidupan, yang jernih bagaikan kristal, dan mengalir ke luar dari takhta Allah dan takhta Anak Domba itu.

    Pembaharuan dimulai dari'jernih bagaikan kristal'. Artinya: jujur.
    Kalau kita jujur, air itu akan mengalir.

    Dengan jujur, kita sudah berada di suasana tahta Tuhan.
    Dan dari tahta itu akan keluar mujizat-mujizat.

    Sampai nanti, saat Yesus datang kembali, kita diubahkan jadi sama mulia dengan Dia. Kita terangkat bersama Yesus pada perjamuan kawin Anak Domba sampai terangkat ke tahta Surga (Yerusalem Baru).
Tuhan memberkati.