Ibadah Raya Surabaya, 07 Juli 2024 (Minggu Siang)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat mendengarkan firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera, kasih karunia dilimpahkan Tuhan di tengah-tengah kita.

Wahyu 21: 24-26
21:24.Dan bangsa-bangsa akan berjalan di dalam cahayanya dan raja-raja di bumi membawa kekayaan mereka kepadanya;
21:25.dan pintu-pintu gerbangnya tidak akan ditutup pada siang hari, sebab malam tidak akan ada lagi di sana;
21:26.dan kekayaan dan hormat bangsa-bangsa akan dibawa kepadanya.

Kita sudah belajar kota Yerusalem baru tidak memerlukan matahari, bulan, dan bintang secara jasmani, karena Allah adalah cahayanya, dan Anak Domba adalah lampunya.

Sekarang kita belajar kekayaan raja-raja di bumi dan bangsa-bangsa dibawa masuk ke dalam Yerusalem baru.
Ini menunjuk pada harta kekayaan yang dipersembahkan kepada Tuhan mulai sekarang ini, sebelum Antikris berkuasa di bumi selama tiga setengah tahun.

Wahyu 7: 1-3
7:1.Kemudian dari pada itu aku melihat empat malaikat berdiri pada keempat penjuru bumi dan mereka menahan keempat angin bumi, supaya jangan ada angin bertiup di darat, atau di laut atau di pohon-pohon.
7:2.Dan aku melihat seorang malaikat lain muncul dari tempat matahari terbit. Ia membawa meterai Allah yang hidup; dan ia berseru dengan suara nyaring kepada keempat malaikat yang ditugaskan untuk merusakkan bumi dan laut,
7:3.katanya: "Janganlah merusakkan bumi atau laut atau pohon-pohon sebelum kami memeteraikan hamba-hamba Allah kami pada dahi mereka!"

Ayat 3= hamba Tuhan adalah milik Tuhan--dimeterai.

Kalau harta dan seluruh hidup kita dipersembahkan kepada Tuhan, akan ada meterai pada diri kita.
Semua milik Tuhan selalu dimeterai dengan meterai Allah, sehingga tidak bisa diganggu gugat oleh apapun, berarti bebas dari hukuman Allah. Kalau tidak ada meterai Allah, akan kena penghukuman.

Mempersembahkan harta benda sampai hidup kita, dimulai dari mengembalikan persepuluhan dan persembahan khusus milik Tuhan, sehingga kita menjadi milik Tuhan yang kembali kepada Dia dan mendapat meterai dari Allah.

Maleakhi 3: 10-12
3:10.Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.
3:11.Aku akan menghardik bagimu belalang pelahap, supaya jangan dihabisinya hasil tanahmu dan supaya jangan pohon anggur di padang tidak berbuah bagimu, firman TUHAN semesta alam.
3:12.Maka segala bangsa akan menyebut kamu berbahagia, sebab kamu ini akan menjadi negeri kesukaan, firman TUHAN semesta alam.

Inilah artinya mengembalikan persepuluhan dan persembahan khusus. Kita mendapatkan meterai dari Allah. Kalau kita punya perusahaan, berarti perusahaan kita milik Tuhan--ada cap/meterai milik Tuhan. Begitu juga study, harta kekayaan, hidup kita adalah milik Tuhan dan tidak bisa diganggu gugat oleh apapun.

Kejadian 14: 17-20
14:17.Setelah Abram kembali dari mengalahkan Kedorlaomer dan para raja yang bersama-sama dengan dia, maka keluarlah raja Sodom menyongsong dia ke lembah Syawe, yakni Lembah Raja.
14:18.Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi.
14:19.Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi,
14:20.dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya.

'ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi' = imam besar menurut peraturan Melkisedek.

Ini adalah bukti bahwa persepuluhan bukan hukum Taurat--belum ada Ishak, Yakub. Jauh sebelum Taurat sudah ada persepuluhan.

Waktu itu namanya masih Abram, berarti belum disunat. Kalau sudah disunat namanya menjadi Abraham, mendapat tambahan nama 'ah' dari Yahweh; Jehovah (perjanjian lama). Ini untuk bangsa Israel asli.
Untuk kita (bangsa kafir), sunat itu menunjuk baptisan air. Kita dibaptis bukan atas nama Yahweh, tetapi dalam nama Allah Bapa, Anak Allah dan Roh Kudus--Tuhan Yesus Kristus. Nama Yesus dimasukkan dalam nama kita.

Abram mempersembahkan persepuluhan lewat imam besar menurut aturan Melkisedek. Ia mempersembahkan dari segala berkat yang dia terima dari Tuhan--sebagai tanda milik Tuhan; ia mengaku bahwa seluruh berkat yang dia terima adalah dari Tuhan.

Siapayang harus mengembalikan persepuluhan kepada Tuhan?
  1. Bangsa Israel sebagai keturunan Abraham secara jasmani.
    Tetapi kenyataannya, Israel bukan mengembalikan, malah mencuri.

    Maleakhi 3: 6-9
    3:6.Bahwasanya Aku, TUHAN, tidak berubah, dan kamu, bani Yakub, tidak akan lenyap.
    3:7.Sejak zaman nenek moyangmu kamu telah menyimpang dari ketetapan-Ku dan tidak memeliharanya. Kembalilah kepada-Ku, maka Aku akan kembali kepadamu, firman TUHAN semesta alam. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami harus kembali?"
    3:8.Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?" Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus!
    3:9.Kamu telah kena kutuk, tetapi kamu masih menipu Aku, ya kamu seluruh bangsa!

    Ayat 6 = janji Tuhan bahwa Israel tidak akan lenyap.

    Persepuluhan adalah pengakuan bahwa semua berkat dari Tuhan; semuanya milik Tuhan. Kita mengaku bahwa kita hidup dari Tuhan.
    Dasarnya adalah kebenaran--sepersepuluh dari berkat yang kita terima.

    Persembahan khusus adalah ucapan syukur kepada Tuhan.
    Dasarnya adalah kerelaan hati--tidak boleh terpaksa.

    Bangsa Israel mencuri persepuluhan dan persembahan khusus, sehingga tidak memiliki meterai Allah--bukan milik Allah.
    Akibatnya: hidup dalam kutukan (ayat 9), yaitu letih lesu, beban berat, susah payah, dan air mata--bersuasana duri-duri.

    Jadi, kalau kita stres berarti kita bukan milik Tuhan. Harus dilawan, sehingga kita mengalami hati damai.

  2. Bangsa kafir yang merupakan keturunan Abraham secara rohani--dari batu keras menjadi roti.
    Galatia 3: 7
    3:7.Jadi kamu lihat, bahwa mereka yang hidup dari iman, mereka itulah anak-anak Abraham.

    Bangsa kafir yang hidup dari iman/firman Allah/roti--hidup dalam kebenaran--adalah keturunan Abraham secara rohani.

    Dalam Kejadian 14 (perjanjian lama) Abram mengembalikan persepuluhan kepada Tuhan lewat imam besar menurut peraturan Melkisedek--untuk bangsa Israel asli. Jadi bangsa Israel harus mengembalikan persepuluhan seperti Abram mengembalikan persepuluhan.
    Dituliskan lagi dalam perjanjian baru, ini untuk bangsa kafir; keturunan Abraham secara rohani.
    Ibrani 7: 1-4
    7:1.Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia.
    7:2.Kepadanyapun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.
    7:3.Ia tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal dan hidupnya tidak berkesudahan, dan karena ia dijadikan sama dengan Anak Allah, ia tetap menjadi imam sampai selama-lamanya.
    7:4.Camkanlah betapa besarnya orang itu, yang kepadanya Abraham, bapa leluhur kita, memberikan sepersepuluh dari segala rampasan yang paling baik.

    Ayat 1 = nama Abram sudah menjadi Abraham. Ini berarti bangsa kafir sudah disunat; sudah baptisan air, hidup dalam kebenaran, hidup dari iman, sehingga menjadi keturunan Abraham.

    Seperti Abraham mengembalikan persepuluhan, bangsa kafir juga harus mengembalikan persepuluhan.
Pintu gerbang Yerusalem baru selalu dibuka pada siang hari. Tetapi di Yerusalem baru tidak ada malam, berarti pintu gerbang dibuka terus.
Artinya: Tuhan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada bangsa Israel dan bangsa kafir untuk bertobat dan kembali pada Tuhan.
Bertobat di sini bisa dalam arti meninggalkan dosa atau mengembalikan milik Tuhan, yaitu persepuluhan dan persembahan khusus.

Jangan salah! Kita hidup dari persepuluhan yang kita kembalikan pada Tuhan.
1/10= 10-1=9. 10 = hukum Allah; 1= Allah; 9= kasih karunia. Jadi, kalau kita mengembalikan persepuluhan kita akan hidup dari kasih karunia Tuhan.

Kita hidup dari persepuluhan yang kita kembalikan, bukan dari yang kita terima.

"Ketika saya baru belajar menjadi pengerja juga bisa hidup. Saya menjadi hamba Tuhan sepenuhnya sejak tahun 1991, dan tidak bekerja lagi. Kalau saya hidup dari persepuluhan yang diterima, saat itu tidak ada jemaat yang persepuluhan, saya bisa mati. Karena saya hidup dari persepuluhan yang dikembalikan sampai hari ini saya masih hidup. Seandainya saya tidak mengembalikan persepuluhan, berarti sudah habis. Demikian juga saudara."

MengapaTuhan menunggu kita bertobat lewat mengembalikan persepuluhan dan persembahan khusus?
  1. Agar ada meterai Tuhan, sehingga hati kita selalu damai. Kita diakui sebagai milik Tuhan yang tidak bisa diganggu gugat oleh apapun.
    Hukuman Allah tidak bisa mencapai kita. Semua jadi enak dan ringan.

    Kalau mencuri seperti bangsa Israel, tidak ada meterai Allah. Akibatnya terkutuk; letih lesu, beban berat, stres. Apa gunanya harta banyak tetapi stres dan tidak bisa menikmati. Tidak ada harta ataupun ada harta, jika hati damai, maka kita berbahagia.

  2. Untuk dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna--Tabernakel rohani.
    Keluaran 25: 1-2, 8
    25:1. Berfirmanlah TUHAN kepada Musa:
    25:2. "Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka
    memungut bagi-Ku persembahan khusus; dari setiap orang yang terdorong hatinya, haruslah kamu pungut persembahan khusus kepada-Ku itu.
    25:8. Dan
    mereka harus membuat tempat kudus bagi-Ku, supaya Aku akan diam di tengah-tengah mereka.

    'Katakanlah kepada orang Israel' = Bangsa Israel asli dan bangsa kafir.
    'supaya mereka memungut bagi-Ku persembahan khusus' = bagaimana mau mengucap syukur kepada Tuhan kalau tidak mengaku. Mengaku dulu hidup dari Tuhan, baru bisa mengucap syukur kepada Tuhan--persepuluhan dulu baru persembahan khusus.
    'terdorong hatinya' = rela.
    'mereka harus membuat tempat kudus bagi-Ku' = dulu membangun tabernakel yang jasmani.

    Mengapa pintu gerbang selalu dibuka? Mari kembalikan persepuluhan dan persembahan khusus milik Tuhan. Setelah itu kita bisa mempersembahkan harta benda, waktu, tenaga, sampai seluruh hidup kepada Tuhan untuk dipakai oleh Tuhan.

    Kita menjadi mempelai wanita sorga; sama dengan kota Yerusalem baru.
    Harta terbesar adalah mempelai wanita.

    Dari harta raja-raja, harta bangsa-bangsa dikumpulkan menjadi harta terbesar itulah mempelai wanita, sampai masuk kota Yerusalem baru. Harus masuk pembangunan tubuh Kristus sampai menjadi tubuh Kristus yang sempurna; mempelai wanita. Inilah harta terbesar milik Tuhan yang masuk kota Yerusalem baru.
Siapayang dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna?
Yohanes 19: 38-39
19:38.Sesudah itu Yusuf dari Arimatea--ia murid Yesus, tetapi sembunyi-sembunyi karena takut kepada orang-orang Yahudi--meminta kepada Pilatus, supaya ia diperbolehkan menurunkan mayat Yesus. Dan Pilatus meluluskan permintaannya itu. Lalu datanglah ia dan menurunkan mayat itu.
19:39.Juga Nikodemusdatang ke situ. Dialah yang mula-mula datang waktu malam kepada Yesus. Ia membawa campuran minyak mur dengan minyak gaharu, kira-kira lima puluh kati beratnya.

Nikodemus adalah orang pandai.
Yusuf Arimatea adalah orang kaya dan punya kedudukan sebagai Majelis Agama.
Ini yang akan dipakai Tuhan pada akhir zaman.

Pada akhir zaman biarlah kita menggunakan semua berkat yang kita terima dari Tuhan termasuk kepandaian, kedudukan dan lain-lain untuk pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

Jangan sampai salah menggunakan berkat Tuhan! Kalau egois, akan kering, seperti menerima upah dan ditaruh di kantong yang lubang.
Kalau berkat kekayaan, kepandaian, dan kedudukan hanya untuk kepentingan sendiri dan dunia, ia akan mengarah pada pembangunan Babel; gereja palsu yang sempurna dalam kejahatan dan kenajisan untuk dibinasakan selamanya.

Segala berkat yang kita terima dari Tuhan kita pertanggungjawabkan pada tiga pribadi:
  1. Tuhan, si Pemberi Berkat. Kita bertanggung jawab lewat mengembalikan persepuluhan dan persembahan khusus.

  2. Sesama yang membutuhkan--'Ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan...' Di dalam setiap berkat yang kita terima ada titipan Tuhan untuk sesama yang membutuhkan.

    Kalau kita mendengar ataupun melihat seseorang yang membutuhkan, inilah cara Tuhan untuk menggerakkan kita supaya memberi kepada sesama.

  3. Diri sendiri. Ini yang kita nikmati. Jangan salah menggunakan berkat! Jangan untuk kepentingan sendiri dan berfoya-foya, tetapi terutama untuk pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

    "Kalau Tuhan mempercayakan persepuluhan, salah satu doa saya: Berikan hikmat-Mu supaya tidak salah dalam menggunakan persepuluhan, terutama untuk pembangunan tubuh Kristus. Saya takut salah. Kalau salah bisa kering jasmani dan rohani. Jadi harus bertanggung jawab kepada Tuhan, sesama yang membutuhkan, dan diri sendiri."
Yohanes 19: 41
19:41.Dekat tempat di mana Yesus disalibkan ada suatu taman dan dalam taman itu ada suatu kubur baruyang di dalamnya belum pernah dimakamkan seseorang.

Sistem pembangunan tubuh Kristusadalah memakai kubur baru.
Artinya: membuktikan bahwa Yesus bangkit karena pekerjaan Roh Kudus--Roma 8: 11 'Roh yang membangkitkan...' --dan firman pengajaran yang benar--bunyi sangkakala membangkitkan orang yang sudah mati.

Roma 8: 11
8:11.Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesusdari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.

Jadi, pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna murni dari dorongan pembukaan rahasia firman dalam urapan Roh Kudus, bukan oleh dorongan manusia. Tidak ada campur tangan manusia di dalamnya.

Pembangunan tubuh Kristus bagaikan tubuh Yesus yang bangkit dan tidak bisa dihalangi oleh siapapun. Dalam Matius 28, kubur Yesus dijaga, tetapi tubuh Yesus hilang juga.

"Kalau saya bertamu, Om Pong selalu berkata: Kamu jangan sampai telepon-telepon minta khotbah ya. Mungkin beliau tahu nanti saya bakalan menjadi pengurus. Kalau saya datang di mana saja tidak menyangkut organisasi, tetapi persekutuan (untuk semuanya, bukan untuk GPT saja). Yang mau datang silakan datang, yang tidak datang silakan, yang mau mencela silakan. Inilah sistem kubur baru, tidak bergantung kepada manusia, tetapi bergantung kepada Tuhan (kuasa kebangkitan firman dalam urapan Roh Kudus)."

Kubur baru menunjuk pada pengalaman kematian.
Jadi, pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna harus disertai dengan rela sengsara daging bersama Yesusdalam bentuk pengorbanan-pengorbanan--korban waktu, tenaga, pikiran, keuangan, perasaan dan sebagainya.

Praktikpelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna:
  1. Yohanes 19: 40
    19:40.Mereka mengambil mayat Yesus, mengapaninya dengan kain lenan dan membubuhinya dengan rempah-rempah menurut adat orang Yahudi bila menguburkan mayat.

    Praktik pertama: 'mengapani dengan kain lenan halus'= berbuat baik--kain lenan adalah perbuatan kebajikan dari orang-orang kudus.

    Wahyu 19: 8
    19:8.Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!" (Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.)

    (terjemahan lama)
    19:8.Maka dikaruniakanlah kepadanya supaya ia boleh menghiasi dirinya dengan kain kasa halus yang bercahaya dan bersih; karena kain kasa halus itulah ibarat segala kebajikan orang-orang suci itu."

    Kita hanya berbuat baik, bahkan membalas kejahatan dengan kebaikan. Ini yang membuat pakaian putih jadi berkilau-kilauan.
    Kalau berbuat baik, bisa saja dibuat-buat. Tetapi kalau bisa membalas kejahatan dengan kebaikan itu asli berkilau-kilau dari dalam hati.
    2 Korintus 9: 7-8
    9:7.Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hatiatau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.
    9:8.Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatudan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.

    'malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan' = jika perbuatan baiknya lebih, sampai bisa membalas kejahatan dengan kebaikan.

    Perbuatan kebajikan adalah memberi dan mengunjungi sesama anggota tubuh Kristus yang membutuhkan.
    Syaratnya:

    • Memberi harus dengan kerelaan hati; tidak terpaksa, tidak memaksa, dan tidak dipaksa.

    • Memberi dengan sukacita, bukan dengan sedih hati.
    • Memberi dengan tanda darah--sengsara daging karena Yesus.
      Contoh: jemaat Makedonia dalam keadaan miskin dan dicobai, tetapi bisa memberi.

      Apa yang Tuhan gerakan, lakukan segera, jangan tunda waktu!

      "Saya tadi juga bersaksi di Malang. Saat mau masuk Lempin-EL ada nasihat keluarga: Kumpulkan modal dulu untuk mama kamu, beli rumah dulu. Ini nasihat bagus dan bijaksana secara manusia. Tetapi Tuhan bilang: Sekarang ini, karena sudah tidak ada waktu lagi. Akhirnya saya pilih Tuhan dan Tuhan tidak pernah menipu. Kalau saya pilih nasihat manusia, tidak tahu lagi bagaimana saya sekarang, tidak menjadi hamba Tuhan, bisa menjadi hamba setan."

      Contoh lainnya: Ibu janda tua yang mempersembahkan sepeser uang (seluruh hidupnya diberikan kepada Tuhan). Tidak tahu lagi nanti mau makan apa. Inilah tanda darah.

      Memberi dengan tanda darah tidak akan bisa diganggu gugat.
      Jangan memberi dengan emosi!

    Hasilnya: kita akan menerima kasih karunia Tuhan untuk:

    • 'berkecukupan di dalam segala sesuatu'= memelihara hidup kita secara berkelimpahan.
      Artinya: kita selalu mengucap syukur dan bisa menjadi berkat bagi orang lain. Tidak pernah kekurangan.

    • 'berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan'= berbuat baik sampai membalas kejahatan dengan kebaikan. Ini adalah pakaian putih berkilau-kilauan--pakaian mempelai.

      Segala pengorbanan kita untuk pembangunan tubuh Kristus tidak hilang, tetapi akan diwujudkan menjadi pakaian putih berkilau-kilau.
      Kita tidak akan pernah telanjang dan dipermalukan, tetapi dipermuliakan mulai di dunia ini sampai masuk Yerusalem baru.

    Inilah sistem kubur baru; tidak bergantung kepada manusia ataupun organisasi, tetapi kepada firman pengajaran yang benar dalam urapan Roh Kudus. Kita harus rela sengsara daging karena Yesus.

  2. 'Memberi rempah-rempah'= doa penyembahan.

    Kalau kita dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus, harus menempatkan Yesus sebagai kepala. Hubungan kepala dengan tubuh adalah leher.
    Doa penyembahan adalah hubungan Kepala dengan tubuh. Harus banyak menyembah Tuhan, ditambah dengan doa puasa dan doa semalam suntuk.

    Doa penyembahan adalah proses perobekan daging dengan segala keinginan dan hawa nafsunya, sehingga kita mengalami keubahan hidup, mulai dari tidak ada dusta--di Yerusalem baru tidak boleh ada lagi dusta.

    Pintu gerbang Yerusalem baru dibuka, semua orang berdosa, bisa bertobat (kembali kepada Tuhan). Orang yang berdusta, jahat dan keji, tidak bisa masuk Yerusalem baru.

    Selama masih berdusta, tidak akan bisa masuk Yerusalem baru.
    Harus jujur! Ya katakan: ya, tidak katakan: tidak.
    Jika Yesus datang kembali kita akan diubahkan menjadi sempurna seperti Dia untuk layak menyambut kedatangan-Nya kembali kedua kali di awan-awan yang permai. Kita tidak salah dalam perkataan. Kita hanya bersorak: Haleluya. Kita masuk perjamuan kawin Anak Domba, kerajaan Seribu Tahun Damai (Firdaus yang akan datang), dan Yerusalem baru. Inilah harta terbesar; mempelai wanita. Seluruh harta raja-raja dan bangsa-bangsa akan jadi harta terbesar yaitu mempelai wanita sorga yang masuk Yerusalem baru kekal selamanya.

    Tetapi hati-hati! Pembangunan tubuh Kristus yang sempurna dihadang oleh pembangunan Babel.
    Wahyu 17: 3, 5
    17:3.Dalam roh aku dibawanya ke padang gurun. Dan aku melihat seorang perempuan duduk di atas seekor binatang yang merah ungu, yang penuh tertulis dengan nama-nama hujat. Binatang itu mempunyai tujuh kepala dan sepuluh tanduk.
    17:5.Dan pada dahinya tertulis suatu nama, suatu rahasia: "Babel besar, ibu dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi."

    'seorang perempuan' = = perempuan babel; gereja palsu.
    'dudukdi atas seekor binatang yang merah ungu' = Antikris.
    'yang penuh tertulis dengan nama-nama hujat' = Antikris diberikan banyak mulut; hanya menyalahkan dan menghina orang.

    Wahyu 18: 2
    18:2.Dan ia berseru dengan suara yang kuat, katanya: "Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu, dan ia telah menjadi tempat kediaman roh-roh jahat dan tempat bersembunyi semua roh najis dan tempat bersembunyi segala burung yang najis dan yang dibenci,

    Pembangunan Babel/gereja palsu didukung oleh Antikris dengan kekuatan Mamon--keuangan--, bukan firman pengajaran yang benar dan Roh Kudus.

    Pembangunan Babel dimotori oleh roh jahat dan najis.
    Secara rohani, roh jahat dan najis bekerja lewat dosa-dosa dan puncaknya dosa.
    Roh jahat= keinginan akan uang yang membuat kikir dan serakah.
    Kikir= tidak bisa memberi.
    serakah= mencuri milik orang lain terutama milik Tuhan yaitu persepuluhan dan persembahan khusus. Yang dicari hanya uang, sehingga di dalam gereja sering terjadi pertengkaran karena uang.

    Dari luar: angin dan gelombang menghantam perahu kehidupan kita untuk menenggelamkan kita, binasa selamanya. Artinya: pencobaan-pencobaan yang mustahil di segala bidang yang membuat kita gugur dari iman; gugur dari firman pengajaran yang benar dan tenggelam dalam lautan api.

    Ini yang kita hadapi saat kita dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus.

    Jalan keluarnya dalam menghadapi angin dan gelombang:

    • Aktif dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna; tetap setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan dan pembangunan tubuh Kristus. Lengah sedikit akan langsung dipakai Babel.

      Utamakan ibadah pelayanan! Jangan lengah! Begitu lengah roh jahat dan roh najis masuk.

    • Diam dan tenang.
      Markus 4: 37-39
      4:37.Lalu mengamuklah taufan yang sangat dahsyat dan ombak menyembur masuk ke dalam perahu, sehingga perahu itu mulai penuh dengan air.
      4:38.Pada waktu itu Yesus sedang tidur di buritan di sebuah tilam. Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya: "Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?"
      4:39.Iapun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: "Diam! Tenanglah!" Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali.

      Diam--berdiam diri--= koreksi diri lewat ketajaman pedang firman. Kalau ditemukan dosa, kita mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama. Jika diampuni jangan berbuat dosa lagi; sama dengan bertobat.

      Tenang= menguasai diri; tidak berharap kepada yang lain; hanya percaya dan berharap Tuhan sehingga kita bisa berdoamenyembah Tuhan.

      Matius 8: 25
      8:25.Maka datanglah murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya: "Tuhan, tolonglah, kita binasa."

      Kita berseru--menyeru nama Yesus--dan berserah pada Tuhan; mengulurkan tangan kepada Tuhan. Dia akan mengulurkan tangan kasih dan kuasa-Nya untuk meneduhkan badai. Semua masalah yang mustahil selesai, damai sejahtera, sehingga semua jadi enak dan ringan.
      Tangan kasih Tuhan sanggup memelihara kita di tengah kesulitan dunia sampai Antikris berkuasa di bumi tiga setengah tahun.

      Kalau laut teduh, akan ada masa depan berhasil dan indah. Jangan putus asa dan kecewa! Tetap berseru dan berserah pada Tuhan!

      Jika Yesus datang kembali, kita diubahkan menjadi sempurna seperti Dia. Kita bersorak: Haleluya. Kita masuk Firdaus, sampai masuk Yerusalem baru--harta terbesar.
Tuhan memberkati.