Ibadah Raya Surabaya, 12 September 2010 (Minggu Sore)

Matius 25: 16-30= sikap terhadap talenta/jabatan dan karunia Roh Kudus.
Kalau kita yang berdosa bisa melayani Tuhan, itu adalah kemurahan dan keadilan Tuhan(ay. 14-15).

SIKAP TERHADAP TALENTA
Sikap ini ada yang positif (diwakili hamba yang menerima 5 dan 2 talenta) dan negatif (diwakili hamba yang menerima 1 talenta).
Yang bersikap positif, Tuhan katakan sebagai hamba yang BAIK DAN SETIA. Dan Tuhan memberikan upah bagi mereka. Inilah yang harus kita contoh.

Sikap negatif disini adalah: JAHAT DAN MALAS.
Yang bersikap negatif ini, akibatnya hanya akan dicampakan di dalam kegelapan yang paling gelap sampai hukuman kekal selama-lamanya, sebab ia tidak mau mengembangkan talentanya.
Sikap positif dan negatif ini bergantung pada kita sendiri!

ay. 16-30 ini juga merupakan sikap Tuhan terhadap talenta.

SIKAP TUHAN TERHADAP TALENTA
Matius 25: 19-23
25:19. Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan perhitungan dengan mereka.
25:20. Hamba yang menerima lima talenta itu datang dan ia membawa laba lima talenta, katanya: Tuan, lima talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba lima talenta.
25:21. Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
25:22. Lalu datanglah hamba yang menerima dua talenta itu, katanya: Tuan, dua talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba dua talenta.
25:23. Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

ay. 19= sikap Tuhan terhadap talenta, yaitu Tuhan hanya menghendaki PERKEMBANGAN DARI TALENTA.
Matius 25 ini terkena pada tongkat Harun yang bertunas, berbunga dan berbuah. Ini juga merupakan suatu perkembangan.

Waktu Tuhan naik ke Surga, Tuhan memberikan 5 talenta, 2 talenta dan 1 talenta.
Kalau dijumlah= 8 talenta.
Angka 8 ini mengingatkan kita pada 8 orang yang selamat di bahtera Nuh.

1 Petrus 3: 20
3:20. yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu.
3:21. Juga kamu sekarang
diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan--maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah--oleh kebangkitan Yesus Kristus,

Jadi angka 8 ini menunjuk pada angka keselamatan.
Artinya, HANYAorang-orang yang selamat yang boleh menerima talenta dari Tuhan.

Tanda orang selamat: Kalau kita HIDUP DALAM KEBENARAN, kita bisa menerima talenta/jabatan pelayanan dan kita menjadi senjata-senjata kebenaran. Inilah orang yang sudah selamat!
Tuhan tidak mencari pelayan yang hebat. Tapi Tuhan mencari pelayan yang BENAR.

Kitapun juga harus BENAR dalam melayani Tuhan.
Setelah menjadi pelayan-pelayan Tuhan yang benar, Tuhan menghendaki PERKEMBANGAN.
Kalau tongkat tetap tongkat, maka satu waktu, tongkat itu akan rapuh dan hancur. Karena itu, Tuhan menghendaki supaya tongkat itu bisa berbunga dan berbuah.

Dalam cerita tadi, hamba yang memiliki 5 dan 2 talenta mempunyai perkembangan.
Hamba yang memiliki 5 talenta, berkembang 5 talenta. Yang punya 2 talenta, berkembang 2 talenta.
Kalau dijumlah, perkembangan talenta ini sama dengan 7 talenta.

Angka 7 menunjuk pada kesempurnaan.
Jadi, 8 talenta berkembang pada 7 talenta (dari kebenaran berkembang pada kesempurnaan).

Jadi, Tuhan menghendaki supaya kehidupan yang sudah benar, bisa berkembang ke arah kesempurnaan sampai jadi sempurna seperti Yesus, untuk bisa menyambut kedatangan Yesus kedua kali.

PROSES PERKEMBANGAN TALENTA
Filipi 2: 12-16
2:12. Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmudengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir,
2:13. karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.
2:14. Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan,
2:15. supaya
kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahayadi antara mereka seperti bintang-bintang di dunia,
2:16. sambil berpegang pada firman kehidupan, agar aku dapat bermegah pada hari Kristus, bahwa aku tidak percuma berlomba dan tidak percuma bersusah-susah.


ay. 12= 'tetaplah kerjakan keselamatanmu'= sekalipun sudah selamat, tetap harus mengerjakan keselamatan tersebut sampai tidak beraib (sempurna).

Dari antara SELAMAT DAN SEMPURNA, kita HARUS tampil sebagai bintang-bintang yang bercahaya.
Jadi, kita yang sudah menerima talenta harus berkembang juga sampai menjadi bintang-bintang bercahaya sekalipun kita belum sempurna.
JANGAN MENJADI BINTANG YANG GELAP, karena bintang itu akan gugur!

PROSES MENJADI BINTANG BERCAHAYA
  1. mengerjakan keselamatan dengan takut dan gentar.
    Filipi 2: 12-16
    2:12. Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmudengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir,

    Keselamatan, itu adalah modal. Kalau ini tidak dikerjakan, maka modal ini akan habis. Artinya, keselamatan itu bisa habis dan akibatnya tidak selamat lagi.

    Cara mengerjakan keselamatan adalah lewat ibadah dan pelayanan kepada Tuhan.

    Kita harus beribadah melayani Tuhan dengan TAKUT DAN GENTAR, bukan dengan sembarangan.
    Takut dan gentar= setia dan tanggung jawab kepada Tuhan, bukan kepada manusia.

    Untuk bisa setia dan tanggung jawab, kita harus masuk dalam sistem penggembalaan.
    Penggembalaanadalah tempat untuk MEMPERTAHANKAN DAN MEMPERKEMBANGKANkeselamatan sampai menuju kesempurnaan.

    Kalau tidak tergembala (beredar-edar), ia akan bertemu dengan setan yang seperti singa yang beredar-edar. Dan ia akan ditelan, sehingga kehilangan keselamatan.
    Tidak tergembala= tidak mengerjakan keselamatan.

  2. proses penyucian.
    Filipi 2: 14-15
    2:14. Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan,
    2:15. supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia,


    Penyucian ini seperti carang melekat pada Pokok Anggur yang benar, sehingga carang itu bisa dibersihkan.

    Yohanes 15: 3
    15:3. Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakankepadamu.

    Kita disucikan dengan Firman yang Tuhan katakan, itulah Firman yang dibukakan rahasianya (Firman pengajaran yang benar/Firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua).

    Yang disucikan adalah:
    • perbuatan-perbuatan dosa.
      Galatia 5: 19-21
      5:19. Perbuatan dagingtelah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,
      5:20. penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,
      5:21. kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu--seperti yang telah kubuat dahulu--bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.


      Perbuatan dosa inilah yang membuat bintang itu menjadi gelap. Dan kalau bintang sudah gelap, bintang itu akan jatuh.

    • tabiat dosa.
      Wahyu 8: 10-11
      8:10. Lalu malaikat yang ketiga meniup sangkakalanya dan jatuhlah dari langit sebuah bintang besar, menyala-nyala seperti obor, dan ia menimpa sepertiga dari sungai-sungai dan mata-mata air.
      8:11. Nama bintang itu ialah Apsintus. Dan sepertiga dari semua air menjadi apsintus, dan banyak orang mati karena air itu, sebab sudah menjadi
      pahit.

      Tabiat dosa yang harus disucikan adalah kepahitan.
      Kalau ada kepahitan, bintang itu juga akan gugur.

    • perkataan.
      Filipi 2: 14-15a
      2:14. Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan,
      2:15. supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini


      Perkataan yang disucikan adalah bersungut-sungut atau bertengkar mulut.
      Kalau perkataan kita disucikan, perkataan kita bisa menjadi berkat bagi sesama dan tidak ada dusta dari perkataan kita, sampai satu waktu tidak salah dalam perkataan (sempurna seperti Yesus).

      Yakobus 3: 2
      3:2. Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.

  3. berpegang pada Firman kehidupan.
    Filipi 2: 16-17
    2:16. sambil berpegang pada firman kehidupan, agar aku dapat bermegah pada hari Kristus, bahwa aku tidak percuma berlomba dan tidak percuma bersusah-susah.
    2:17. Tetapi sekalipun darahku dicurahkan pada korban dan ibadah imanmu, aku bersukacita dan aku bersukacita dengan kamu sekalian.


    Sebagai bintang, kita harus berpegang pada Firman kehidupandan tidak berpegang pada apapun yang ada dibumi ini!
    Sehingga saat bumi berguncang, kita tidak akan terguncang.

    Berpegang Firman kehidupan, artinya:
    • berpegang teguh pada Firman pengajaran benar yang sudah menjadi pengalaman hidup kita.

    • taat dengar-dengaran pada Firman pengajaran yang benar apapun resikonya.
    Kalau kita mendengar pemberitaan Firman, itu adalah saat Tuhan mengulurkan TanganNya pada kita. Kalau kita taat, kita juga mengulurkan tangan pada Tuhan, sehingga kita ada dalam pelukan Tangan kasih Tuhan.
Hasil kalau kita taat dengar-dengaran/hidup dalam Tangan kasih Tuhan:
  1. Tangan kasih Tuhan mampu untuk memberkati dan memelihara kehidupan kitaditengah dunia yang sudah bergoncang.

    Ulangan 28: 1-2, 8
    28:1. "Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi.
    28:2. Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu:
    28:8.
    TUHAN akan memerintahkan berkatke atasmu di dalam lumbungmu dan di dalam segala usahamu; Ia akan memberkati engkau di negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.

  2. Tangan kasih Tuhan memberi kuasa kemenanganuntuk mengalahkan setan tritunggal yang merupakan sumber pencobaan, dosa dan air mata.

    Filipi 2: 8-10
    2:8. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
    2:9. Itulah sebabnya
    Allah sangat meninggikan Diadan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
    2:10.
    supaya dalam nama Yesus bertekuk lututsegala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,

  3. Tangan kasih Tuhan mengangkat kita sampai ke tahta Surga(Filipi 2: 9).
    Di dunia ini, Tuhan juga mampu mengangkat kita dari kegagalan kita. Apa yang sudah merosot, Tuhan juga mampu mengangkat.
    Dan saat Tuhan datang kembali, kita akan diangkat untuk bertemu dengan Dia di awan-awan yang permai.

    Apa yang kita kumpulkan dibumi, tidak ada artinya, jika saat Tuhan datang kembali, kita tidak ikut terangkat bersama Tuhan!
Tuhan memberkati.