Ibadah Raya Surabaya, 16 Oktober 2022 (Minggu Siang)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai sejahtera, kasih karunia, dan bahagia senantiasa dilimpahkan TUHAN di tengah-tengah kita sekalian.

Wahyu 17: 3, 7
17:3. Dalam roh aku dibawanya ke padang gurun. Dan aku melihat seorang perempuan duduk di atas seekor binatangyang merah ungu, yang penuh tertulis dengan nama-nama hujat. Binatang itu mempunyai tujuh kepala dan sepuluh tanduk.
17:7. Lalu kata malaikat itu kepadaku: "Mengapa engkau heran? Aku akan mengatakan kepadamu
rahasia perempuan itudan rahasia binatang yang memikulnya, binatang yang berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh itu.

Ini terjadi di padang gurun dunia--dunia yang kering.
Secara jasmani, segala harta benda di dunia hanya seperti pasir yang tidak berharga.
Oleh sebab itu jangan membanggakan berkat-berkat dunia, dan jika belum diberkati, jangan kecewa, karena hidup kita bergantung sepenuh pada Tuhan, bukan harta benda. Yang penting, apapun yang Tuhan izinkan terjadi kita selalu mengucap syukur kepada Dia. Ini adalah bukti kita tidak kering rohani, tetapi dalam kesukaan dan kepuasan sorga.

Ada dua rahasia di padang gurun:
  1. Rahasia seorang perempuan.
  2. Rahasia seekor binatang.

AD. 1

Di dalam kitab Wahyu ada tiga orang perempuan yang ditampilkan:
  1. Perempuan Izebel.
    Wahyu 2: 20
    2:20. Tetapi Aku mencela engkau, karena engkau membiarkan wanita Izebel, yang menyebut dirinya nabiah, mengajar dan menyesatkan hamba-hamba-Kusupaya berbuat zinah dan makan persembahan-persembahan berhala.

    Izebel adalah seorang wanita yang berkuasa untuk mengajar, menyesatkan, dan memerintah laki-lakitermasuk pelayan Tuhan--orang yang melakukan kehendak Tuhan.
    Akibatnya: rohaninya menjadi kering--bersuasana padang gurun.

    Salah satu tanda kering rohani adalah dari mulutnya--berdusta, fitnah, dan menghujat.
    Wahyu 17: 3
    17:3. Dalam roh aku dibawanya ke padang gurun. Dan aku melihat seorang perempuan duduk di atas seekor binatang yang merah ungu, yang penuh tertulis dengan nama-nama hujat. Binatang itu mempunyai tujuh kepala dan sepuluh tanduk.

    Menghujat Tuhan sama dengan menghujat firman pengajaran yang benar, mulai dari mencampuradukkan pengajaran, sampai nanti yang benar jadi salah dan sebaliknya.

    2 Korintus 11: 2-4
    11:2. Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkankamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus.
    11:3. Tetapi aku takut, kalau-kalau
    pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.
    11:4. Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan
    Yesus yang laindari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang laindari pada yang telah kamu terima atau Injil yang laindari pada yang telah kamu terima.

    Pada masa pertunangan--masa penantian yang terakhir--, kita harus mempersiapkan diri dan sangat berhati-hati, supaya jangan tertipu oleh ajaran sesat, yaitu ajaran Izebel sehingga kehilangan kesetiaan yang sejati kepada Kristus sebagai Mempelai Pria Sorga.

    Ajaran Izebel mengganggu kesetiaan kita kepada satu laki-laki, yaitu Kristus; Mempelai Pria Sorga.
    Bagaimana supaya kita tetap setia? Kita harus mengerti sungguh-sungguh tentang Kristus lewat Injil dan firman pengajaran yang benar, dan firman itu kita praktikkan dalam hidup kita.

    Kalau firman dipraktikkan, kita akan memiliki pengalaman pribadi dalam firman Allah--Injil, firman pengajaran--, kasih, dan roh-Nya--pengalaman pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus, Mempelai Pria Sorga.
    Saat Izebel datang dengan Injil yang lain, roh yang lain, dan Yesus yang lain, kita tidak akan bisa disesatkan karena kita sudah memiliki pengalaman pribadi.

    "Saya punya pengalaman sedikit. Menjadi seorang hamba Tuhan sepenuh diajarkan: Tidak boleh hutang, apalagi untuk membangun rumah Tuhan. Itu yang saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pernah diizinkan tidak makan dan minum. Saya tidak hutang, tetapi bertahan, sampai Tuhan yang memberikan (Tuhan mengirimkan seseorang). Setelah itu saya diterjunkan menjadi gembala, ada anak muda yang ikut di gereja, tidak bisa bayar sekolah. Saya juga tidak mau hutang. Tuhan kirimkan juga. Sampai hari ini membangun gereja Tuhan sekalipun dalam keadaan krisis. Seorang penginjil yang terkenal datang dan bertanya: 'Ini membangunnya kapan?': 'Dua tahun yang lalu, pada masa pandemi.': 'Ada kebaktian, kolekte?': 'Tidak ada.': 'Kok bisa?' Dia antara percaya dan tidak percaya. Apapun yang kita hadapi kalau sudah ada pengalaman dengan pengajaran yang benar, Roh Kudus, dan kasih Allah, kita tidak akan gentar, tidak mundur, dan tidak disesatkan oleh ajaran lain."

    Mari, di masa pertunangan kita bersiap untuk menerima Injil dan firman pengajaran yang benar, kemudian kita praktikkan, sehingga menjadi pengalaman pribadi dengan firman, Roh Kudus, dan kasih Allah. Kita tidak akan bisa disesatkan oleh apapun juga.

    Rasul Paulus juga mengenal Yesus yang lahir, mati, bangkit, naik ke sorga dengan jelas, dan akan datang kembali kedua kali, ini menjadi pengalaman hidupnya.
    2 Timotius 2: 8-13
    2:8. Ingatlah ini: Yesus Kristus, yang telah bangkitdari antara orang mati, yang telah dilahirkansebagai keturunan Daud, itulah yang kuberitakan dalam Injilku.
    2:9. Karena pemberitaan Injil inilah aku menderita, malah dibelenggu seperti seorang penjahat, tetapi firman Allah tidak terbelenggu.
    2:10. Karena itu aku sabar menanggung semuanya itu bagi orang-orang pilihan Allah, supaya mereka juga mendapat keselamatan dalam Kristus Yesus dengan kemuliaan yang kekal.
    2:11. Benarlah perkataan ini: "
    Jika kita mati dengan Dia, kitapun akan hidup dengan Dia;
    2:12. jika kita bertekun, kitapun akan ikut memerintah dengan Dia; jika kita menyangkal Dia, Diapun akan menyangkal kita;
    2:13. jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya."

    Kalau ajarannya lain, rohnya juga pasti lain--ibadah dan penyembahannya lain, bahkan kristusnya pun lain.

    Rasul Paulus mempunyai pengalaman pribadi dengan Yesus, yaitu:

    • Yesus Lahiruntuk menyelamatkan manusia berdosa. Paulus mengakui bahwa dirinya adalah manusia yang paling berdosa--ada harapan bagi Saulus untuk menjadi Paulus. Inilah mempunyai pengalaman pribadi Yesus yang sudah lahir.

      Mengapa Yesus harus lahir? Yesus lahir sebagai satu-satunya manusia yang tidak berdosa untuk menyelamatkan manusia berdosa.
      Kalau Yesus tidak lahir, kita semuanya tidak akan selamat, kita semuanya tetap berdosa dan harus binasa.

    • Yesus matidi kayu salib untuk mengampuni segala dosa kita.
      Kayu salib adalah tempat kita mengaku segala dosa, dan kita diampuni oleh darah Yesus.

    • Yesus bangkituntuk membenarkan kita, sehingga kita hidup dalam kebenaran.
    • Yesus naik ke sorgadan duduk di sebelah kanan takhta Allah Bapa untuk menaikkan doa syafaat--doa penyahutan, doa pembelaan--bagi kita, supaya kita tidak jatuh dalam dosa. Sudah selamat dan dibenarkan, jangan jatuh lagi dalam dosa. Tetapi walaupun satu waktu jatuh dalam dosa, kita tidak dihukum tetapi diampuni oleh Tuhan, yang penting kita mengaku.

      Sebagai Imam Besar, Yesus juga mengangkat kita menjadi imam dan raja, yaitu pelayan Tuhan yang suci, diperlengkapi dengan jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus untuk dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

      "Tidak lama lagi, kurang dari satu bulan ada ibadah Persekutuan di Malang pada tanggal 8 dan 9 November (hari Selasa dan Rabu). Mari kita berjuang. Nanti diatur cutinya, mungkin hari Rabu cuti sehingga bisa ikut full."

      Jabatan pelayanan= jubah indah. Jika kita dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus, hidup kita menjadi indah.
      Tadi dalam ibadah di Malang, kita ditimbang seperti Raja Belsyazar--'mene, mene, tekel, ufarsin'.
      'tekel' artinya manusia jasmaninya lebih berat dari pada yang rohani, akhirnya Tuhan bilang 'selesai masa pemerintahannya'--tidak bisa lagi bertobat.
      Kalau kita hanya mengejar yang jasmani sampai lebih berat dari yang rohani, satu waktu tidak akan ada kesempatan lagi untuk bertobat dan melayani, bahkan hancur dan binasa.

      Biarlah kita lebih berat pada perkara rohani dari pada yang jasmani. Inilah yang akan diberkati Tuhan sampai hidup kekal. Ini adalah masa penantian yang terakhir.

    • Yesus akan datang kembali kedua kalidalam kemuliaan sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria Sorga untuk menyucikan dan mengubahkan kita sampai jadi mempelai wanita sorga yang diangkat ke awan-awan yang permai. Kita masuk Firdaus dan Yerusalem baru yang kekal selamanya. Ini adalah Injil pengajaran sepenuh yang diberitakan oleh Paulus sampai ia dibelenggu dan disiksa.

    Mari, berjuang untuk punya pengalaman pribadi dengan Injil dan pengajaran tentang Kristus. Yesus lahir, mati, bangkit, dan naik ke sorga itulah Injil. Pengajaran yaitu Dia akan segera datang kembali kedua kali untuk menyucikan dan membaharui kehidupan kita sampai sempurna seperti Dia. Sungguh-sungguh!
    Kalau lengah, kita akan disesatkan oleh Izebel.

    2 Korintus 11: 12-15
    11:12. Tetapi apa yang kulakukan, akan tetap kulakukan untuk mencegah mereka yang mencari kesempatan guna menyatakan, bahwa mereka sama dengan kamidalam hal yang dapat dimegahkan.
    11:13. Sebab orang-orang itu adalah
    rasul-rasul palsu, pekerja-pekerja curang, yang menyamar sebagai rasul-rasul Kristus.
    11:14. Hal itu tidak usah mengherankan, sebab
    Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang.
    11:15. Jadi bukanlah suatu hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran. Kesudahan mereka akan setimpal dengan perbuatan mereka.

    'bahwa mereka sama dengan kami dalam hal yang dapat dimegahkan' = mereka menyatakan pengajarannya sama, tetapi pelayanan dan penyembahannya berbeda. Kalau kepala--pengajaran--sama, semuanya pasti sama--pelayanan dan penyembahannya sama.

    Bertekun pada masa pertunangan! Sungguh-sungguh dengar firman yang benar sampai praktik, sehingga punya pengalaman pribadi dengan pribadi Yesus--firman, Roh Kudus dan kasih--, sehingga tidak bisa disesatkan. Ini yang penting di hari-hari terakhir. Jangan pernah berkata: Sama saja, hanya beda sedikit.

    Pada akhir zaman, wanita Izebel tampil dalam wujud rasul-rasul palsu dan pekerja-pekerja curangyang mengajarkan ajaran palsu untuk mencari keuntungan sendiri. Hati-hati! Setan menyamar sebagai malaikat terang.
    Malaikat menunjuk pada gembala.

    Jadi gembala harus menjadi bintang dalam sidang jemaat. Kapan gembala menjadi bintang?Kalau ia menjadi teladan dalam sidang jemaat terutama dalam teladan iman; teladan kebenaran, kesucian, kesetiaan. Juga menjadi teladan dalam keuangan, nikah rumah tangga dan sebagainya.

    Kapan gembala menjadi malaikat?Saat ia memberikan roti malaikat--firman penggembalaan--bagi sidang jemaat.
    Kalau tidak memberi makan sidang jemaat, ia sama dengan Setan yang menyamar sebagai malaikat, dan seluruh jemaat akan dibawa pada kebinasaan.

    Doakan diri sendiri untuk berada dalam penggembalaan yang benar di mana gembala menjadi teladan dalam iman, kesetiaan, kesucian dan sebagainya!

    Firman pengajaran yang benar mendorong kita untuk bekerja tanpa pamrih.
    Artinya: tidak mencari keuntungan jasmani bagi diri sendiri, malah berkorban untuk Tuhan.

  2. Perempuan Babel.
    Wahyu 17: 3-5
    17:3. Dalam roh aku dibawanya ke padang gurun. Dan aku melihat seorang perempuan duduk di atas seekor binatang yang merah ungu, yang penuh tertulis dengan nama-nama hujat. Binatang itu mempunyai tujuh kepala dan sepuluh tanduk.
    17:4. Dan perempuan itu memakai kain ungu dan kain kirmizi yang dihiasi dengan emas, permata dan mutiara, dan di tangannya ada suatu cawan emas penuh dengan segala kekejian dan kenajisan percabulannya.
    17:5. Dan pada dahinya tertulis suatu nama, suatu rahasia: "
    Babel besar, ibu dari wanita-wanita pelacurdan dari kekejian bumi."

    Babel besar sama dengan pelacur besar; ibu dari perempuan sundal dan kekejian di bumi yang membuat manusia termasuk pelayan Tuhan tidak percaya kepada kuasa darah Yesus; sama dengan tidak mengalami penebusan dan kelepasan dari dosa-dosa, berarti kering rohani--suasana padang gurun.

    Tadi perempuan Izebel, membuat tidak percaya pada pengajaran yang benar--dianggap salah. Kalau tidak ada firman, akan kering rohani--mulutnya dusta sampai menghujat.
    Ibrani 9: 22
    9:22. Dan hampir segala sesuatu disucikan menurut hukum Taurat dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan.

    Kalau menolak darah Yesus, akan tetap dalam dosa--tidak ada pengampunan dosa.

    Pada zaman Taurat pengampunan dengan darah binatang korban. Sekarang sudah digenapi oleh darah anak domba Allah; darah Yesus.
    Ibrani 10: 4-7
    10:4. Sebab tidak mungkin darah lembu jantan atau darah domba jantan menghapuskan dosa.
    10:5. Karena itu ketika Ia masuk ke dunia, Ia berkata: "Korban dan persembahan tidak Engkau kehendaki--tetapi
    Engkau telah menyediakan tubuh bagiku--.
    10:6. Kepada korban bakaran dan korban penghapus dosa Engkau tidak berkenan.
    10:7. Lalu Aku berkata: Sungguh, Aku datang; dalam gulungan kitab ada tertulis tentang Aku untuk melakukan kehendak-Mu, ya Allah-Ku."


    Ayat 4 = dosa sudah memuncak dari zaman Taurat sampai dengan sekarang, sehingga darah korban binatang tidak bisa lagi menghapuskan dosa--dulu pada zaman Taurat darah binatang digunakan untuk menghapuskan dosa.

    'Korban dan persembahan tidak Engkau kehendaki' = korban binatang tidak dikehendaki lagi.
    '--tetapi Engkau telah menyediakan tubuh bagiku--'= Yesus lahir sebagai manusia darah daging seperti kita--punya tubuh--, supaya bisa menebus manusia darah daging.
    Seperti dulu, binatang mempunyai darah daging, manusia juga mempunyai darah daging, sehingga korban binatang masih bisa menebus.

    Ajaran Babel membuat kita menolak korban Kristus; tidak percaya darah Yesus, sehingga tidak mengalami penebusan dosa.
    Padahal di sini (Ibrani 9: 22, Ibrani 10: 4 dan seterusnya) kurban Kristus/darah Yesus yang menebus segala dosa kita, dan membenarkan kita, sehingga kita selamat.

    Ibrani 10: 10
    10:10. Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskansatu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus.

    Bukan hanya membenarkan dan menyelamatkan kita, darah Yesus juga menyucikan kita.
    Ibrani 10: 14
    10:14. Sebab oleh satu korban saja Ia telah menyempurnakanuntuk selama-lamanya mereka yang Ia kuduskan.

    Darah Yesus mampu menyempurnakan kita semua.
    Inilah semua yang ditolak oleh ajaran Babel.

    Ajaran Babel membanggakan anggur percabulan--ada kekayaan tetapi di baliknya ada anggur percabulan; raja-raja di bumi semuanya minum anggur percabulan--, bukan anggur darah Yesus yang membenarkan, menyelamatkan, menyucikan, dan menyempurnakan.
    Ia hanya berbuat dosa dan puncaknya dosa, sampai sempurna dalam dosa kejahatan dan kenajisan.

    Wahyu 14: 1-5
    14:1. Dan aku melihat: sesungguhnya, Anak Domba berdiri di bukit Sion dan bersama-sama dengan Dia seratus empat puluh empat ribu orang dan di dahi mereka tertulis nama-Nya dan nama Bapa-Nya.
    14:2. Dan aku mendengar suatu suara dari langit bagaikan desau air bah dan bagaikan deru guruh yang dahsyat. Dan suara yang kudengar itu seperti bunyi pemain-pemain kecapi yang memetik kecapinya.
    14:3. Mereka menyanyikan suatu nyanyian baru di hadapan takhta dan di depan keempat makhluk dan tua-tua itu, dan tidak seorangpun yang dapat mempelajari nyanyian itu selain dari pada seratus empat puluh empat ribu orang yang telah
    ditebus dari bumiitu.
    14:4. Mereka adalah orang-orang yang t
    idak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan, karena mereka murni sama seperti perawan. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi. Mereka ditebus dari antara manusiasebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu.
    14:5. Dan
    di dalam mulut mereka tidak terdapat dusta; mereka tidak bercela.

    'Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan' = tidak mencemarkan diri dengan perempuan Izebel dan babel.

    Pengikutan yang benaradalah pada akhir zaman kita harus mengikut Yesus dengan sungguh-sungguh, mulai dengan:

    • Kita harus mengalami penebusan oleh darah Yesus. Hargai darah Yesus! Jangan ditolak!
      Mengalami penebusan oleh darah Yesus yaitu

      1. 'ditebus dari bumi ini', sehingga kita setia(Yakobus 4: 4).
        Jika kita dilepaskan dari dunia dan pengaruhnya, kita menjadi pelayan Tuhan yang setia.

      2. 'ditebus dari antara manusia'= ditebus dari daging dengan segala keinginan dan hawa nafsunya, sehingga kita menjadi taat  dengar-dengaran.
      3. 'di dalam mulut mereka tidak terdapat dusta'= ditebus dari dosa, sehingga kita hidup benar.

      Jadi, kita harus menjadi pelayan Tuhan yang setia, benar, dan taat. Kita akan terbebas dari perempuan Babel. Pelacur itu tidak setia. Kalau kita setia, benar, dan taat, perempuan Babel tidak akan bisa mengganggu gugat kita; tidak bisa menyesatkan kita.
      Inilah pengikutan dengan tanda darah Yesus. Mautpun tidak bisa menjamah kita.

      Kalau tidak setia, pasti tidak benar dan tidak taat, sehingga masuk Babel.

    • 'nyanyian baru'= kita harus mengalami pengalaman kematian dan kebangkitan bersama dengan Yesus, yang menghasilkan nyanyian baru.
      Jadi, nyanyian baru setiap orang berbeda-beda--dari pengalaman kematian dan kebangkitan--, sehingga nyanyian baru kita tidak bisa dipelajari orang lain.

      Kalau ada nyanyian baru berarti tidak kering rohaninya.

    • Ayat 4= pengikut Yesus yang ada penebusan--setia, benar, dan taat--, dan memiliki nyanyian baru tidak akan bisa dijamah dan disesatkan oleh perempuan Babel; tidak bisa tercampur baru dengan wanita Izebel (ajaran sesat) dan Babel (ajaran sesat dan dosa-dosa sampai puncaknya dosa).

      Kita bisa mengikuti Yesus ke mana saja Dia pergi sampai ke bukit Sion--Yerusalem baru kekal selamanya.

    Tadi tentang perempuan Izebel, perhatikan pengajaran! Jangan campur-campur, harus murni; satu laki-laki. Jangan main-main! Dalam ibadah persekutuan harus ada pokok yang benar. Kalau tidak, hindari. Ibadah pelayanan tanpa firman pengajaran yang benar harus kita hindari.

    Wahyu 22: 10
    22:10. Lalu ia berkata kepadaku: "Jangan memeteraikan perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini, sebab waktunya sudah dekat.

    Sekarang Tuhan masih sangat berusaha untuk menyelamatkan manusia dari kesesatan lewat pemberitaan firman nubuat; firman pengajaran yang benar. Tetapi waktunya sudah singkat. Satu waktu akan dibiarkan oleh Tuhan, sehingga siapa yang jahat dan najis akan dibiarkan sampai puncaknya yaitu Babel untuk dibinasakan selamanya. Sebaliknya siapa yang benar dan suci akan ditingkatkan sampai pada kesempurnaan, yaitu menjadi mempelai wanita sorga yang siap untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai.

    Jadi ada tiga wanita dalam kitab Wahyu; Izebel--ajaran palsu; wanita yang mengajar hamba Tuhan laki-laki dan disesatkan--, Babel--pengajaran palsu dan dosa-dosa sampai puncaknya dosa.

  3. Mempelai wanita sorga.
    Wahyu 12: 1
    12:1. Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuanberselubungkan matahari, dengan bulandi bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintangdi atas kepalanya.

    Wanita berselubung matahari, bulan dan bintang adalah gereja Tuhan yang benar yang sudah menjadi terang duniaseperti Yesus terang dunia dan gereja Tuhan yang benar yang sudah sempurna seperti Yesus--Mempelai Pria Sorga--, sehingga menjadi mempelai wanita sorga.

    Di dalam padang gurun yang gelap dan kering, dari mana gereja Tuhan mendapatkan terang matahari, bulan, dan bintang?Dari kandang penggembalaan; ketekunan dalam tiga macam ibadah pokok.
    Roma 13: 12-14
    13:12. Hari sudah jauh malam, telah hampir siang. Sebab itu marilah kita menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang!
    13:13. Marilah kita hidup dengan sopan, seperti pada siang hari, jangan dalam pesta pora dan kemabukan, jangan dalam percabulan dan hawa nafsu, jangan dalam perselisihan dan iri hati.
    13:14. Tetapi kenakanlah
    Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terangdan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya.

    Dalam Tabernakel kandang penggembalaan menunjuk pada ruangan suci. Dalam ruangan suci terdapat tiga macam alat, sekarang menunjuk pada ketekunan dalam tiga macam ibadah pokok:

    • Pelita emas= ketekunan dalam ibadah raya; persekutuan dengan Allah Roh Kudus di dalam urapan dan karunia-Nya.
      Kalau ditekuni, akan menjadi mahkota dua belas bintang--karunia Roh Kudus yang sempurna.

    • Meja roti sajian= ketekunan dalam ibadah pendalaman alkitab dan perjamuan suci; persekutuan dengan Anak Allah di dalam firman pengajaran dan kurban Kristus, sehingga terjadi penebusan dan penyucian dari dosa-dosa.
      Kalau ditekuni, akan menjadi bulandi bawah kaki--penebusan terakhir yang sempurna, tidak ada dosa; tidak ada cacat cela.

    • Mezbah dupa emas= ketekunan dalam ibadah doa; persekutuan dengan Allah Bapa di dalam kasih-Nya.
      Kalau ditekuni kasih Allah akan menjadi selubung matahari--kasih sempurna.

    Wahyu 12: 2, 14
    12:3. Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota.
    12:14. Kepada perempuan itu diberikan
    kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

    Ayat 3 = Antikris.
    'selama satu masa dan dua masa dan setengah masa' = tiga setengah tahun.

    Mempelai wanita sorga sedang dikejar Antikris, sehingga Tuhan mengaruniakan kedua sayap dari burung nasar yang besar untuk menyingkirkan kita ke padang gurun lain di mana ada hadirat Tuhan--bukan di padang gurun dunia ini. Kita dilindungi dan dipelihara langsung oleh Tuhan.

    Mari tergembala! Di dalam penggembalaan, matahari, bulan, dan bintang bertumbuh; sama dengan sayap bertumbuh. Semakin terang sayap semakin besar, sampai menjadi kedua sayap dari burung nasar yang besaruntuk menyingkirkan kita ke padang gurun jauh dari mata ular. Kita dipelihara dan dilindungi Tuhan selama tiga setengah tahun. Ini adalah tempat yang dekat dengan Tuhan, dan padang gurun dunia sudah kita tinggalkan--kasih, firman, dan Roh Kudus sudah dibawa oleh gereja Tuhan.

    Padang gurun di mana kita dipelihara dan dilindungi dari Antikris yang berkuasa tiga setengah tahun adalah tempat yang paling dekat dengan Tuhan.
    Keluaran 19: 4
    19:4. Kamu sendiri telah melihat apa yang Kulakukan kepada orang Mesir, dan bagaimana Aku telah mendukung kamu di atas sayap rajawali dan membawa kamu kepada-Ku.

    'membawa kamu kepada-Ku' = dekat kepada Tuhan. Di mana tempat yang dekat kepada Tuhan? Di padang gurun.

    Dulu bangsa Israel keluar dari Mesir, dipindahkan dengan sayap rajawali supaya dekat dengan Tuhan--di padang gurun.
    Kalau dekat dengan Tuhan, berarti ada mujizat--manna turun sendiri, Laut Kolsom terbelah sendiri. Kita berlomba-lomba untuk digembalakan, meningkat dalam terang, dan kedua sayap semakin besar. Kita akan semakin merasa hadirat Tuhan.

    Kedua sayap dari burung nasar yang besar membawa kita ke padang gurun, tempat yang paling dekat dengan Tuhan, sehingga kita hidup suci.
    Yakobus 4: 8
    4:8. Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!

    Mazmur 62: 2
    62:2. Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku.

    Kalau dekat dengan Tuhan, kita akan mengalami damai sejahtera, sehingga kita bisa melihat Tuhan--menyembah Dia sebagai Gembala Agung.
    Ibrani 12: 14
    12:14. Berusahalah hidup damaidengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan.

    Kalau hati suci dan damai, kita bisa melihat Tuhan; kita hanya menyembah Yesus sebagai Gembala Agung, Imam Besar, dan Raja segala raja.
    Apapun keadaan kita, kalau hati damai sejahtera, Tuhan sanggup melakukan apa saja bagi kita.

    Hasilnya:

    • Roma 16: 20
      16:20. Semoga Allah, sumber damai sejahtera, segera akan menghancurkan Iblis di bawah kakimu. Kasih karunia Yesus, Tuhan kita, menyertai kamu!

      Hasil pertama: kuasa kemenanganuntuk menghancurkan Setan:

      Setan sebagai sumber dosa sampai puncaknya dosa. Jika hati damai dan suci, kita bisa menyembah Tuhan, kita akan mendapat kuasa untuk menghancurkan dosa sampai puncaknya dosa, sehingga bisa hidup benar dan suci.

      Setan adalah sumber masalah yang mustahil--penyakit, ekonomi dan sebagainya. Kita mendapat kuasa untuk menyelesaikan semua masalah yang mustahil.
      Setan adalah sumber kegagalan. Kita menerima kuasa untuk menjadikan semua berhasil dan indah pada waktunya.

      Mari hidup di dalam tangan Tuhan; mau hidup benar dan suci ada di dalam tangan Tuhan, mau berhasil dan indah ada di dalam tangan Tuhan, mau selesai semua masalah kita ada di dalam tangan Tuhan.
      Hati yang suci dan damai merupakan landasan yang kuat untuk menerima kuasa dari Imam Besar; Gembala Agung; Raja segala raja, sehingga kita bisa menghancurkan setan.

    • 1 Tesalonika 5: 23-24
      5:23. Semoga Allah damai sejahteramenguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurnadengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.
      5:24. Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya.

      Hasil kedua: kuasa perlindungan dan pemeliharaan Tuhan.

      Secara jasmani kita dipelihara dan dilindungi di tengah krisis dunia sampai Antikris berkuasa di bumi.

      Secara rohani, kita dilindungi dan dipelihara sampai sempurna tidak bercacat cela seperti Dia. Kita menjadi mempelai wanita sorga yang siap untuk menyambut kedatangan-Nya kedua kali di awan yang permai. Kita bersorak sorai Haleluya,untuk masuk kerajaan Seribu Tahun Damai (Firdaus yang akan datang) dan Yerusalem baru selamanya.
Sungguh-sungguh gunakan kesempatan! Jangan berhubungan dengan Izebel dan Babel, tetapi kita adalah mempelai wanita sorga. Kita dekat dengan Tuhan, yaitu suci dan damai. Kita hanya memandang Tuhan dan menjadi rumah doa.

Tuhan memberkati.