Ibadah Raya Surabaya, 16 September 2012 (Minggu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan bagi kita semua.

Matius 27:

= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atastabut perjanjian/tutup pendamaian= sengsara yang dialami oleh Yesus sampai mati di kayu salib, untuk menyelamatkan, menyucikan, bahkan menyempurnakan kita semua.

7X percikan darah= penyucian terakhir sampai kita sempurna seperti Yesus.

7x percikan darah di atas tabut perjanjian/7 sengsara yang dialami oleh Yesus dalam Matius 27:
  1. ay. 1-10= Yesus diserahkan kepada Pilatus dan kematian Yudas Iskariot(sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 18 Maret 2012).

  2. ay. 11-26= Yesus di hadapan Pilatusuntuk menghadapi tuduhan-tuduhan sampai ketidak adilan (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 15 April 2012).

  3. ay. 27-31= Yesus diolok-olok(sudah diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 Mei 2012).

  4. ay. 32-50= Yesus disalibkan sampai mati(sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 27 Mei 2012).

  5. ay. 51-56= mujizat-mujizat pada kematian Yesus(sudah diteragnkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 09 Juli 2012).

  6. ay. 57-61= Yesus dikuburkan(sudah diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 13 Agustus 2012).

  7. ay. 62-66= kubur Yesus dijaga(mulai diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 26 Agustus 2012).
Malam ini kita masih mempelajari sengsara Yesus yang ketujuh: KUBUR YESUS DIJAGA.

Matius 27: 62-66
27:62. Keesokan harinya, yaitu sesudah hari persiapan, datanglah imam-imam kepala dan orang-orang Farisi bersama-sama menghadap Pilatus,
27:63. dan mereka berkata: "Tuan, kami ingat, bahwa
si penyesatitu sewaktu hidup-Nya berkata: Sesudah tiga hari Aku akan bangkit.
27:64. Karena itu
perintahkanlah untuk menjaga kuburitusampai hari yang ketiga; jikalau tidak, murid-murid-Nya mungkin datang untuk mencuri Dia, lalu mengatakan kepada rakyat: Ia telah bangkit dari antara orang mati, sehingga penyesatan yang terakhir akan lebih buruk akibatnya dari pada yang pertama."
27:65. Kata Pilatus kepada mereka: "Ini penjaga-penjaga bagimu, pergi dan jagalah kubur itu sebaik-baiknya."
27:66. Maka pergilah mereka dan dengan bantuan penjaga-penjaga itu mereka
memeteraikuburitu dan menjaganya.

= imam-imam kepala dan orang-orang Farisi menghadap Pilatus untuk memeterai kubur Yesus dan menjaga kubur Yesussecara ketat, sehingga secara manusia, tidak mugnkin melihat kebangkitan Yesus.

Jadi, percikan darah menyucikan PIKIRAN kitaterhadap sesuatu yang mustahil, supaya kita yakin bahwa tidak ada yang mustahil bagi Allah.

Kita sudah mendengarkan bahwa imam-imam kepala mengatakan bahwa Yesus adalah penyesat= diakhir jaman, itmbul guru-guru palsu yang selalu membolak-balikan pengajaran. Pengajaran yang benar dikatakan sesat dan pengajaran sesat dikatakan benar (mulai diterangkan pada Ibadah Penddalaman Alkitab Surabaya, 03 September 2012).
Akibatnya: banyakanak Tuhan/hamba Tuhan yang terkecoh oleh penyesat dan gugur dari iman, sehingga binasa untuk selama-lamanya.

Kita sudah mempelajari ajaran sesat bagaikan anginyang menipudan menenggelamkan(diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 03 September 2012).

Ajaran sesat juga digambarkan dalam bentuk ragiyang menghancurkanseluruh adonan/membinasakan (mulai diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 09 September 2012).

Jadi, percikan darah menyucikan kita dari PENYESATAN.

Kita sudah mempelajari ragi Saduki (sudah diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 09 September 2012) dan masih mempelajari ragi Herodes.

RAGI HERODES(mulai diterangkan pada Ibadha Pendalaman Alkitab Surabaya, 10 September 2012)
Markus 8: 15
8:15. Lalu Yesus memperingatkan mereka, kata-Nya: "Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes."

Ragi Herodes= ajaran sesat yang merupakan tabiat Herodes yaitu KESOMBONGAN(sudah diterangkan pada Ibadha Pendalaman Alkitab Surabaya, 10 September 2012).

Matius 2: 8, 13
2:8. Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: "Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya akupun datang menyembahDia."
2:13. Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: "Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena
Herodesakan mencari Anak itu untuk membunuhDia."

Malam ini, kita pelajari ragi Herodesdisini adalah PENYEMBAHAN PALSU.
Kalau ajarannya palsu, pasti penyembahannya juga palsu.
Tanda penyembahan palsu:
  1. didorong oleh pengajaran palsu(tanpa urapan Roh Kudus), sehingga penyebahannya kering,
  2. tidak mengalami perobekan daging(tidak mengalami pembaharuan), sehingga tetap manusia daging dengan tabiat-tabiat daging, yaitu: dusta, kebencian, dsb.

  3. Wahyu 13: 8
    13:8. Dan semua orang yang diam di atas bumi akan menyembahnya, yaitu setiap orang yang namanya tidak tertulis sejak dunia dijadikan di dalam kitab kehidupan dari Anak Domba, yang telah disembelih.

    = mengarah pada penyembahan antikris, sehingga menjadi sama dengan antikris (namanya tidak tertulis dalam kitab kehidupan dan binasa untuk selama-lamanya).
Tanda penyembahan benar:
  1. Matius 2: 1-5
    2:1. Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem
    2:2. dan bertanya-tanya: "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu?
    Kami telah melihat bintang-Nya di Timurdan kami datang untuk menyembahDia."
    2:3. Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem.
    2:4. Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan.
    2:5. Mereka berkata kepadanya: "Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada
    tertulis dalam kitabnabi:

    = orang majus menyembah Tuhan dalam penyembahan yang benar.

    ay. 1-3= orang majus dipimpin oleh bintang(gambaran dari Roh Kudus), tetapi hanya sampai ke Herodes, tidak sampai ke Betlehem (tidak sampai menyembah Tuhan).
    Artinya: kalau hanya Roh Kudus saja TANPAFirman, maka penyembahan itu hanya merupakan roh daging.

    ay. 4-5= untunggnya ada Firman pengajaran benaryang memimpin orang majus.
    Tetapi kalau Firman saja TANPARoh Kudus, yang ada hanyalah pengajaran sesat.

    Dengan adanya Firman pengajaran benar dan Roh Kudus, orang majus bisa sampai ke Betlehem (sampai pada penyembahan benar).

    Yohanes 4: 23-24
    4:23. Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam rohdan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
    4:24. Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."

    Jadi, penyembahan yang benar didorong oleh Firman pengajaran benar dan Roh Kudus.

  2. mengarah pada penyembahan kepada Yesussebagai Imam Besar, Raja segala raja dan Mempelai Pria Surga (Kepala).

    Wahyu 19: 6-7, 1, 3-4
    19:6. Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.
    19:7. Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.
    19:1. Kemudian dari pada itu aku mendengar seperti suara yang nyaring dari himpunan besar orang banyak di sorga, katanya: "
    Haleluya! Keselamatan dan kemuliaan dan kekuasaan adalah pada Allah kita,
    19:3. Dan untuk kedua kalinya mereka berkata: "
    Haleluya! Ya, asapnya naik sampai selama-lamanya."
    19:4. Dan kedua puluh empat tua-tua dan keempat makhluk itu tersungkur dan menyembah Allah yang duduk di atas takhta itu, dan mereka berkata: "Amin,
    Haleluya."

    = seruan penyembahan yang merupakan mezbah yang besar dengan suara 'Haleluya'. Dan suara ini merupakan pantulan suara penyembahan dari Surga(ay. 1, 3-4).

    Jadi, ibadah pelayanan kita juga harus merupakan pantulan dari Surga. Dan ini bisa kita peroleh lewat pengajaran Tabernakel.

  3. mengalami perobekan daging, sehingga terjadi keubahan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani yang layak untuk dipersembahkan kepada Tuhan (berkenan kepada Tuhan)= PERSEMBAHAN ORANG MAJUS.
Dulu, orang majus mempersembahkan emas, kemenyan dan mur.
Sekarang, kita mempersembahkan kehidupan yang berkenan pada Tuhan.

Matius 2: 11
2:11. Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.

EMAS
= memiliki IMANyang teruji/iman yang sempurna.
Prosesnya:
KEMENYAN
  1. = berwarna putih. Artinya: memiliki KESUCIAN/PENGHARAPAN.

    1 Petrus 1: 13-16
    1:13. Sebab itu siapkanlah akal budimu, waspadalah dan letakkanlah pengharapanmuseluruhnya atas kasih karunia yang dianugerahkan kepadamu pada waktu penyataan Yesus Kristus.
    1:14. Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu,
    1:15. tetapi hendaklah kamu
    menjadi kudusdi dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu,
    1:16. sebab ada tertulis:
    Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.

    Kalau kita taat dengar-dengaran, kita akan mengalami penyucian dari keinginan jahat dan najis, sehingga seluruh hidup kita disucikan sampai suci seperti Yesus suci.

    1 Yohanes 3: 2-3
    3:2. Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya.
    3:3. Setiap orang yang
    menaruh pengharapanitu kepada-Nya, menyucikandiri sama seperti Dia yang adalah suci.

  2. = berbau harum.
    Artinya: BERKENAN PADA TUHAN.

    Filipi 4: 17-18
    4:17. Tetapi yang kuutamakan bukanlah pemberian itu, melainkan buahnya, yang makin memperbesar keuntunganmu.
    4:18. Kini aku telah menerima semua yang perlu dari padamu, malahan lebih dari pada itu. Aku berkelimpahan, karena aku telah menerima kirimanmu dari Epafroditus, suatu
    persembahan yang harum, suatu korban yang disukai dan yang berkenan kepada Allah.
    4:19. Allahku akan memenuhi segala keperluanmu
    menurut kekayaan dan kemuliaan-Nyadalam Kristus Yesus.

    Salah satu bau harumadalah bisa memberi untuk pekerjaan Tuhan dan kepada sesama yang membutuhkan.

    Semua harus dikorbankan utnuk pembangunan tubuh Kristus, KECUALIFirman pengajaran benar tidak boleh dikorbakan, sebab itu merupakan Pribadi Yesus sendiri. Kalau Firman pengajaran benar dikorbankan, sama artinya dnegna menyalibkan Yesus untuk kedua kalinya.

    Segala yang kita korbankan untuk pekerjaan Tuhan, tidak akan hilang, tetapi Tuhan sanggup melimpahkan segala keperluan kita menurut kekayaan dan kemuliaan Kristusyang tidak bisa dijangkau oleh akal pikiran kita, dan bukan menurut kemampuan kita (ay. 19).

    Abraham rela mempersembahkan Ishak, sebab ia tahu bahwa Allah sanggup melimpahkan segala sesuatu menurut kekayaan dan kemuliaan Tuhan.
MUR
= seperti getah karet= tetesan mur. Supaya dapat getahnya, maka phon mur harus dilukai dulu (darah Yesus yang mengalir lewat luka-luka Yesus)= memiliki KASIHTuhan.

Wahyu 14: 3-5
14:3. Mereka menyanyikan suatu nyanyian baru di hadapan takhta dan di depan keempat makhluk dan tua-tua itu, dan tidak seorangpun yang dapat mempelajari nyanyian itu selain dari pada seratus empat puluh empat ribu orang yang telah ditebusdari bumi itu.
14:4. Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan, karena mereka murni sama seperti perawan. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi. Mereka
ditebusdari antara manusiasebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu.
14:5. Dan di dalam
mulut mereka tidak terdapat dusta; mereka tidak bercela.

= darah penebusan menebus sampai tidak ada dosa.
Kita harus ditebus dari 3 hal:
Jadi, jika penyembahan kita disertai dengan emas, kemenyanan dan mur(iman, pengharapan dan kasih), maka penyembahan kita mengarah pada Yesus sebagai Imam Besar, Raja segala raja dan Mempelai Pria Surga.
Ini sama seperti Yesus naik ke gunung dengan mengajak 3 orang murid(Yakobusyang menulis kitab Yakobus - tentang iman, Petrusyang menulis kitab 1-2 Petrus - tentang pengharapandan Yohanesyang menulis kitab 1-3 Yohanes - tentang kasih).

Hasilnya:
Tuhan memberkati.