Ibadah Raya Surabaya, 24 Maret 2024 (Minggu Siang)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat mendengarkan firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera, kasih karunia dilimpahkan Tuhan di tengah-tengah kita.

Wahyu 21: 11
21:11. Kota itu penuh dengan kemuliaan Allah dan cahayanya sama seperti permata yang paling indah, bagaikan permata yaspis, jernih seperti kristal.


Kita bicara tentang kota Yerusalem baru.
Yerusalem baru adalah:
  1. Ayat 9 = mempelai wanita sorga, yaitu manusia darah daging yang berdosa, tetapi dibentuk sampai menjadi sempurna seperti Yesus (diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 03 Maret 2024).
    Malaikat mau menunjukkan mempelai wanita sorga, tetapi ia membawa ke Yerusalem baru, jadi Yerusalem baru sama dengan mempelai wanita sorga.

  2. Ayat 10= kota di atas gunung yang besar lagi tinggi. Untuk naik ke gunung yang besar lagi tinggi kita harus naik gunung Golgota, gunung penyembahan, sampai gunung Yerusalem baru (diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 07 Maret 2024).

  3. Ayat 11= kota yang penuh kemuliaan Allah (diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 10 Maret 2024sampai Ibadah Doa Surabaya, 13 Maret 2024).

  4. Ayat 11= kota yang bercahaya dengan terang yang paling indah seperti permata yaspis dan jernih seperti kristal (diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 14 Maret 2024sampai Ibadah Raya Surabaya, 17 Maret 2024).
Jadi, kota Yerusalem baru adalah kota yang memancarkan cahaya atau terang kemuliaan Allah.

Dari manacahaya atau terang kemuliaan Tuhan?
Yohanes 8: 12
8:12.Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup."

Yesus tampil sebagai terang dunia; sama dengan sumber cahaya atau sumber terang kemuliaan Allah. Dan terang ini dipancarkan kepada kita--manusia berdosa--, sehingga kita juga menjadi terang dunia.

Matius 5: 14-16
5:14.Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.
5:15.Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.
5:16.Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."

'Kamu adalah terang dunia' artinya setiap orang yang mengikut Yesus akan menerima terang kemuliaan dari Yesus--sumber terang--, sehingga dapat menyinarkan terang kemuliaan yang semakin hari semakin meningkat, yaitu:
  1. Ayat 15= terang pelita dalam rumah tangga.
    Jika kita mengikut teladan Yesus dalam penggembalaan, kita akan menjadi berkat, keindahan, dan kebahagiaan dalam rumah tangga:

    • Suami mengasihi istri seperti Yesus mengasihi jemaat, sehingga suami bisa membawa berkat dalam rumah tangga.

    • Istri tunduk pada suami seperti Yesus tunduk pada Allah Bapa, sehingga membawa berkat, kebahagiaan dan keindahan.
      Kalau kaya, tidak akan bisa menyinari rumah tangga. Kalau tunduk, pasti akan menyinari rumah tangga.

    • Anak-anak taat pada orang tua, seperti Yesus taat pada Allah Bapa--'Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.'--, sehingga membawa berkat, keindahan, dan kebahagiaan dalam rumah tangga.

    Pelita akan menyala dalam rumah tangga.

    Jangan sampai suami, istri, atau anak membuat rumah tangga kacau!Rumah tangga yang sudah tenang jangan dibuat kacau oleh satu orang!
    Rumah tangga kacau sama dengan gelap, dan akan menuju pada kegelapan yang paling gelap di dunia--masuk aniaya Antikris--sampai kegelapan paling gelap di neraka. Tidak ada jaminan untuk hidup di dunia.

    Kalau tidak bisa jadi pelita dalam rumah tangga, hidup itu akan selalu gelap. Kalau tidak tahan, akan menyembah Antikris sampai masuk dalam kegelapan yang paling gelap di neraka selamanya.

    Mari bertekad untuk menjadi terang dalam rumah tangga!

  2. Ayat 16= terang di depan semua orang.
    Jika kita mengikuti teladan Yesus dalam penggembalaan, kita akan bisa bercahaya di depan semua orang lewat perbuatan baik.
    Kalau jahat, akan terus bertambah gelap.

    Jangan berbuat jahat pada sesama, mulai dari saudara kandung, saudara seiman dan kepada siapapun! Kita tetap hanya berbuat baik dan menjadi berkat bagi orang lain sampai satu waktu bisa membalas kejahatan dengan kebaikan. Ini berarti terang semakin bersinar.
    Membalas kebaikan dengan kejahatan sama dengan Setan--kegelapan yang paling gelap.

    Jika kita pernah ditolong orang lain, ingat selalu perbuatan baik orang itu apapun bentuk pertolongannya. Jangan balas dengan kejahatan!
    Jangan meniadakan orang-orang yang sudah mendahului kita. Ingat perbuatan baik-nya! Ingat perbuatan baik orang tua kepada kita, baik yang sudah meninggal, terlebih lagi yang masih hidup.

  3. Terang dunia.
    1 Korintus 11: 1
    11:1.Jadilah pengikutku, sama seperti aku juga menjadi pengikut Kristus.

    Surat Korintus ditulis oleh rasul Paulus.

    Kita mengikuti teladan Yesus dalam penggembalaan seperti teladan rasul Paulus dan dua belas rasul yang lain, yaitu:

    • Rela sengsara daging karena Yesus; rela mengalami pengalaman salib bersama Yesus--karena pelayanan, kebenaran, pengajaran yang benar dan sebagainya.
      Sekalipun dimasukkan penjara, disesah mereka tetap mengajar dalam nama Yesus.

    • Melayani dengan pengabdian diri, dan bukan untuk mencari keuntungan jasmani, tetapi berkorban untuk Tuhan.

    • Melayani Tuhan dengan mencucurkan air mata(Kisah Rasul 20) = pelayanan dengan kesungguhan dan tidak menghiraukan nyawa; sama dengan setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan sampai garis akhir--sampai meninggal dunia atau Yesus datang kembali.

    Dengan demikian, rasul-rasul menjadi terang dunia; sama dengan menjadi saksi Tuhan di Yerusalem, Yudea, Samaria, sampai ke ujung bumi.
    Nanti, kita dipakai menjadi saksi Tuhan dari ujung bumi, ke negara barat sampai ke Yerusalem. Kalau Israel dan kafir menerima Yesus, keduanya akan menjadi satu tubuh Kristus yang sempurna untuk masuk Yerusalem baru selamanya.

    Wahyu 12: 1
    12:1.Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulandi bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintangdi atas kepalanya.

    Kalau menjadi terang dunia, kita akan menjadi mempelai wanita sorga--gereja Tuhan yang sempurna. Tidak ada kegelapan sedikitpun--ada terang matahari, bulan dan bintang. Kita menyinarkan terang kemuliaan Allah sepenuhnya--matahari= Allah Bapa, bulan= Anak Allah, bintang= Allah Roh Kudus.
    Kita disingkirkan ke padang gurun lewat kekuatan kedua sayap dari burung nasar yang besar, jauh dari mata Antikris yang berkuasa di bumi selama tiga setengah tahun.

    Antikris adalah sumber kegelapan yang paling gelap di dunia.
    Saat Antikris berkuasa, bumi benar-benar gelap. Kita yang hidup dalam terang sudah disingkirkan ke padang gurun.

    Pada saat Yesus datang kembali, kedua sayap burung nasar akan mengangkat kita ke awan-awan yang permai. Kita masuk perjamuan kawin Anak Domba. Kalau nikah bersinar, akan menuju perjamuan kawin Anak Domba. Kita harus berdoa, saat Tuhan datang, apakah ada keluarga kita di sana? Kalau ada yang ketinggalan, apa enaknya? Karena itu kita berdoa untuk seluruh keluarga kita, supaya Tuhan menolong semuanya.

    Kemudian kita masuk kerajaan Seribu Tahun Damai (Firdaus yang akan datang) dan Yerusalem baru selamanya. Kita bersinar seperti permata yaspis yang paling indah selama-lamanya. Tidak ada kegelapan lagi. Kita tidak akan pernah masuk kegelapan yang paling gelap di neraka.

    Inilah kota Yerusalem baru; kota yang memancarkan terang kemuliaan Allah. Kita memang manusia berdosa--gelap--, tetapi Yesus sudah tampil sebagai terang dunia untuk menyinari hidup kita. Mari manfaatkan! Terima sinar itu untuk disinarkan dalam rumah tangga, di depan semua orang sampai menjadi terang dunia. Kita dipakai menjadi saksi Tuhan sampai ke seluruh dunia--sampai sejauh yang Tuhan izinkan
    Rutenya sudah jelas dari Yerusalem, Yudea, Samaria, negara barat, sampai ke ujung dunia. Lalu, dari ujung dunia, negara barat, Samaria, Yudea, sampai ke Yerusalem.
    Rute manapun yang Tuhan berikan kepada kita, jalani. Itulah menjadi saksi Tuhan. Mungkin hanya menjadi saksi di rumah tangga, di kantor dan di manapun, mari jalani. Sampai kita menjadi mempelai wanita Tuhan yang sempurna; perempuan dengan matahari, bulan dan bintang.

    Kegelapan yang paling gelap ada dua: di bumi saat Antikris berkuasa dan di neraka.
    Dulu Mesir ditimpa tulah kegelapan, tetapi di bangsa Israel ada terang. Nanti di padang gurun ada terang, tetapi di dunia gelap karena dikuasai Antikris; di Yerusalem baru terang, tetapi di neraka gelap selamanya.
Bagaimana kita bisa menyinarkan terang kemuliaan Tuhan?
Kejadian 8: 20
8:20.Lalu Nuh mendirikan mezbahbagi TUHAN; dari segala binatang yang tidak haramdan dari segala burung yang tidak haram diambilnyalah beberapa ekor, lalu ia mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah itu.

Nuh mendirikan mezbah persembahan korban bakaran dari binatang-binatang yang halal--bukan yang haram. Ini gambaran dari kurban Kristus di kayu salib. Mengapa kita beribadah ke gereja tidak membawa korban binatang? Karena sudah digenapkan oleh kurban Kristus di kayu salib.

Jadi, permulaan terang kemuliaan berasal dari kurban Kristus.
Saat zaman Nuh, kegelapan melanda dunia--dosa makan minum dan kawin mengawinkan--, sampai dunia dibinasakan. Tetapi Nuh sekeluarga mendapat sinar dari Tuhan, dan ia membuat mezbah.

Bangsa kafir adalah batu keras--kehidupan yang berdosa sampai puncaknya dosa seperti zaman Nuh--tetapi bisa disinari lewat kurban Kristus sehingga kita bisa jadi terang dunia.
Puncak dosa yaitu dosa makan minum--merokok, mabuk, narkoba--dan kawin mengawinkan--percabulan lewat seluruh tubuh (mulai ujung rambut sampai telapak kaki menyinarkan percabulan-percabulan), nikah yang salah (kawin campur, kawin cerai, kawin mengawinkan).

2 Korintus 5: 17-20
5:17.Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.
5:18.Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami.
5:19.Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami.
5:20.Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah.

Kurban Kristus di kayu salib= korban pendamaian.

'yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami' = setelah diperdamaikan, akan bersinar--dipercaya pelayanan pendamaian.

Dulu Nuh membuat mezbah persembahan korban bakaran dari binatang yang tidak haram. Sekarang kita didamaikan (ayat 20).

Ayat 18:'semuanya dari Allah'= pelayanan pendamaian adalah inisiatif dari Tuhan sendiri.
Mengapa demikian? Manusia berdosa terpisah dari Tuhan dan tidak ada kemampuan untuk kembali pada Tuhan--Adam dan Hawa lari bersembunyi setelah berbuat dosa.

Karena itu Tuhan yang datang kepada manusia berdosa lewat kurban Kristus di kayu salib untuk memperdamaikan manusia berdosa.
Jika kita sebagai manusia berdosa rela menyerahkan diri untuk diperdamaikan oleh kurban Kristus--mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama; jika diampuni jangan berbuat dosa lagi--, kita akan menjadi ciptaan baru(ayat 17), yaitu:
Inilah permulaan terang kemuliaan bekerja lewat kurban Kristus; permulaan kita bisa dibentuk menjadi mempelai wanita sorga yang penuh cahaya kemuliaan.

Menyembunyikan dosa akan mengarah pada kegelapan sampai kegelapan yang paling gelap di neraka selamanya. Kalau berdamai akan mengarah kepada terang yang lebih besar sampai menjadi mempelai wanita sorga yang penuh dengan terang kemuliaan Allah.

Keluaran 20: 24-26
20:24.Kaubuatlah bagi-Ku mezbah dari tanahdan persembahkanlah di atasnya korban bakaranmu dan korban keselamatanmu, kambing dombamu dan lembu sapimu. Pada setiap tempat yang Kutentukan menjadi tempat peringatan bagi nama-Ku, Aku akan datang kepadamu dan memberkati engkau.
20:25.Tetapi jika engkau membuat bagi-Ku mezbah dari batu, maka jangan engkau mendirikannya dari batu pahat, sebab apabila engkau mengerjakannya dengan beliung, maka engkau melanggar kekudusannya.
20:26.Juga jangan engkau naik tangga ke atas ke mezbah-Ku, supaya auratmu jangan kelihatan di atasnya."

Pada akhir zaman Tuhan mencari kehidupan yang mau menjadi mezbah--pelayan Tuhan yang mau diperdamaikan--, dan dipakai untuk menyaksikan berita pendamaian dan membawa berkat bagi orang lain--bersinar di tengah kegelapan dunia. Darah Yesus sanggup menghancurkan tembok pemisah.

"Mau menjadi sepenuh (fulltimer dan tidak bekerja lagi di dunia) atau tidak sepenuh (seperti zangkoor, pemain musik dan boleh bekerja di dunia), terserah Tuhan. Itu urusan masing-masing dengan Tuhan (hanya Tuhan, Setan, dan kita sendiri yang tahu). Sebab itu Setan menghalangi. Saya dibuat keras hati selama 10 tahun (dengan banyak alasan). Untunglah masih dikejar oleh Tuhan dan masih bisa menjadi hamba Tuhan sepenuhnya. Karena panggilan saya menjadi hamba Tuhan sepenuhnya. Kalau tidak dipanggil menjadi hamba Tuhan sepenuhnya, jangan menjadi hamba Tuhan sepenuhnya, nanti hancur. Demikian juga sebaliknya. Terserah Tuhan!"

Ada tiga macam mezbah di hadapan Tuhan:
  1. Ayat 24= mezbah dari tanah.
    Artinya: manusia biasa; tidak punya kepandaian, tetapi mau dibentuk dan dipakai menjadi saksi Tuhan dalam berita pendamaian dengan mengandalkan kesucian dan urapan Roh Kudus; sama dengan mengandalkan Tuhan.

    Dengan demikian, di mana tempat kita berada di situ Tuhan berada untuk memberikan berkat kepada kita, sehingga kita bisa menjadi berkat bagi orang lain.
    Kalau kita masuk rumah tangga, maka rumah tangga diberkati. Kalau kita masuk dalam fellowship, maka fellowship diberkati oleh Tuhan.

    "Saya selalu ikut fellowship yang berdasarkan firman pengajaran yang benar dan istilah dari bapak pendeta In Juwono 'kecipratan.' Itulah berkat."

  2. Ayat 25= mezbah dari batu.
    Batu menunjuk pada manusia keras hati, jahat, berdosa, suka memberontak kepada Tuhan, tetapi masih dicari oleh Tuhan.

    Jika mendengar panggilan Tuhan, kita harus datang kepada Tuhan apa adanya, artinya:

    • Tidak dibagus-baguskan sendiri--dipahat--dan tidak dijelek-jelekkan sendiri.
    • Kita menunjukkan keadaan kita apa adanya kepada Tuhan. Kalau kita berdosa, miskin, jelek, tunjukkan semua apa adanya.
      Yang penting ada kerinduan untuk menjadi mezbah Tuhan yang dipakai untuk memancarkan terang kemuliaan yang semakin membesar. Tuhan akan memakai kita.

  3. Ayat 26= mezbah yang tinggi--'jangan naik tangga'.
    Artinya: jangan melayani Tuhan dengan kesombongan--tinggi hati. Siapa meninggikan diri akan direndahkan serendah-rendahnya. Iblis sebelumnya adalah malaikat Lucifer yang melayani di takhta sorga, tetapi karena kesombongannya, ia direndahkan serendah-rendahnya, sehingga hancur dan menjadi Setan.

    Yang benar adalah kita melayani Tuhan dengan rendah hati, lemah lembut, dan sabar--belajar dari Yesus di kayu salib.

    Efesus 4: 2
    4:2.Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu.

    Rendah hati= kemampuan untuk mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama. Jika diampuni jangan berbuat dosa lagi.
    Lemah lembut= kemampuan untuk menerima firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua--menerima pribadi Tuhan--; kemampuan untuk mengampuni dosa orang lain dan melupakannya--menerima sesama yang dalam kelemahan.

    Kalau rendah hati dan lemah lembut, darah Yesus akan membasuh segala dosa, sehingga hati damai sejahtera.

    Sabar= sabar menunggu waktu Tuhan, artinya

    • Kita selalu berada dalam kehendak Tuhan.
      Jangan mengambil jalan lain di luar firman pengajaran yang benar. Jalan di luar firman adalah jalan buntu dan kebinasaan.

    • Kalau Tuhan belum menolong kita, itu adalah waktu yang paling tepat untuk kita bisa koreksi diri--Tuhan sedang sibuk dengan rohani kita. Kita harus banyak berdiam diri sampai menemukan segala dosa dan kekurangan kita. Kita akui pada Tuhan dan tidak berbuat lagi.

    • Kita bisa menyerahkan seluruh hidup kita kepada Tuhan.

    Jika sudah rendah hati, lemah lembut dan sabar, kita akan dipakai oleh Tuhan untuk saling membantu sampai saling menyatu.
    Artinya: kita dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

    1 Petrus 2: 5
    2:5.Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidupuntuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.

    Dari batu keras kita diangkat jadi batu hidup--imam dan raja--yang dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.
    Pembangunan tubuh Kristus dimulai dari nikah, penggembalaan, antar penggembalaan, sampai Israel dan kafir menjadi satu tubuh Kristus yang sempurna.

    Dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna sama dengan menempatkan Yesus sebagai kepala.
    Hubungan Kepala dengan tubuh adalah leher--doa penyembahan.

    Buktimenempatkan Yesus sebagai kepala adalah gemar menyembah Tuhan--doa puasa, doa semalam suntuk. Kita bisa menyerahkan seluruh hidup kita kepada Tuhan.

    Hasilnya:

    • Leher adalah jalannya tubuh terhadap kepala, sampai tubuh menjadi sama dengan Kepala.
      Artinya: dalam doa penyembahan kita mengalami kuasa keubahan hidupdari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus.
      Mulai dari kerinduan menyala-nyala untuk beribadah melayani Tuhan (Yohanes 12); setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan--permata yaspis artinya kerinduan yang menyala-nyala. Kita taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara.

      Taat dan setiaadalah yang paling indah.

    • Leher adalah jalannya kepala kepada tubuh.
      Segala sesuatu dari Tuhan bisa kita terima kalau kita banyak menyembah.

      Lewat doa penyembahan kita mengalami kuasa Tuhanyang bekerja dalam hidup kita, sesuai dengan kebutuhan kita--kesembuhan, pekerjaan, kebahagiaan, pertolongan nikah dan buah nikah dan sebagainya. Dia sebagai Kepala yang sudah mati di bukit tengkorak; Dia bertanggung jawab atas hidup kita apapun yang kita alami, dan Dia akan selesaikan semuanya. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan.

      Jika Yesus datang kembali kita akan diubahkan menjadi sempurna seperti Dia untuk layak menyambut kedatangan-Nya kembali kedua kali di awan-awan yang permai. Kita tidak salah dalam perkataan. Kita bersorak: Haleluya. Kita masuk perjamuan kawin Anak Domba, kerajaan Seribu Tahun Damai (Firdaus yang akan datang), dan Yerusalem baru selamanya. Kita menjadi batu permata yaspis selamanya.
Kuasa Allah tidak terbatas, tidak berubah, tidak tersembunyi.

Tuhan memberkati.