[cetak]
Ibadah Raya Surabaya, 26 Mei 2013 (Minggu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan di tengah-tengah kita sekalian.

Matius 28: 20b
28:20b. Dan
ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

= tentang penyertaan Tuhan.

Penyertaan Tuhan sampai akhir jaman= penyertaan Tuhan mulai sekarang, sampai kedatangan Tuhan kedua kali dan sampai selama-lamanya (kita duduk bersanding dengan Dia di tahta Surga selama-lamanya).
Semua akan sia-sia tanpa penyertaan Tuhan.

Syarat supaya Tuhan beserta kita:

  1. Ibrani 13: 4-6
    13:4. Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah.
    13:5.
    Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau."
    13:6. Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata: "Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?"

    'Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau'= Tuhan beserta kita.

    Syarat pertama supaya Tuhan beserta kita: 'penuh hormat'= hati yang jujur.
    Kejujuran ini terutama dalam 2 hal dan ini menentukan semua kejujuran dalam hidup kita, yaitu:


    • soal nikah, yaitu tidak boleh ada persundalan.
      Sebab itu, kesucian nikah harus dijaga, mulai dari permulaan nikah, perjalanan nikah sampai akhir perjalanan nikah.


    • soal uang, mulai dengan jujur terhadap uangnya Tuhan (perpuluhan dan persembahan khusu).

      Maleakhi 3: 8-10
      3:8. Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?" Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus!
      3:9.
      Kamu telah kena kutuk, tetapi kamu masih menipu Aku, ya kamu seluruh bangsa!
      3:10. Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.

      Kalau tidak jujur soal perpuluhan dan persembahan khusus, maka akan hidup dalam suasana kutukan (susah payah, air mata, kelaparan dan kekeringan rohani).
      Kalau dibiarkan, akan sampai pada kebinasaan.

      Kalau kita jujur, kita mendapatkan makanan rohani dalam penggembalaan. Kita bisa taat dengar-dengaran (membuka tingkap-tingkap langit, sehingga berkat Tuhan dicurahkan atas hidup ktia).

      Selain jujur soal milik Tuhan, kita jujur soal milik sesama dan milik sesama yang membutuhkan (kita harus memberi dan mengunjungi), sebab ini juga dituntut oleh Tuhan.
      Kalau mencuri milik sesama, kita juga berada dalam kutukan.


    Ibrani 13: 5-6
    13:5. Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau."
    13:6. Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata: "
    Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?"

    Kalau sudah jujur dalam 2 hal ini, maka Tuhan MENYERTAI kita sebagai penolong.
    Hasilnya:


    • Tuhan menolong untuk menyelesaikan masalah-masalah kita sampai yang mustahil sekalipun,
    • 'Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?'= Tuhan menolong dan membela kita menghadapi manusia jahat lewat perbuatan-perbuatan jahat atau perkataan jahat (fitnah).


    • Tuhan menolong nikah kita sampai mencapai nikah sempurna untuk masuk perjamuan kawin Anak Domba.


  2. Yosua 1: 9
    1:9. Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi."

    Syarat kedua supaya Tuhan beserta kita: kuat dan teguh hati.

    'kuat teguh hati':


    • ay. 9= tidak kecewa/putus asa, dan tidak tinggalkan Tuhan menghadapi apapun juga, tetapi tetap percaya dan berharap Tuhan.

      Untuk masuk Kanaan, Yosua menghadapi banyak masalah. Baru akan masuk, sudah menghadapi sungai Yordan. Setelah itu masih menghadapi tembok Yerikho.


    • Yosua 1: 7
      1:7. Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke manapun engkau pergi.

      = berpegang teguh pada pengajaran benar dan taat dengar-dengaran, tidak menyimpang ke kiri atau ke kanan (harus bertindak hati-hati).

      Seorang pemimpin, harus bertindak hati-hati.
      Keputusan kita didunia ini dipertanggung jawabkan sampai di akhirat (sangat menentukan apakah mencapai hidup kekal atau tidak).
      Sebab itu, kita tidak boleh menyimpang ke kiri dan ke kanan soal pengajaran.

      Kalau kuat teguh hati, hasilnya: kita akan berhasil ('supaya engkau beruntung').


    • mengasihi Tuhan= tetap setia berkobar-kobar dalam melayani Tuhan dan tetap menyembah Tuhan apapun yang kita hadapi.

      Kalau taat dengar-dengaran, kita pasti mengasihi Tuhan.


    Ada 4 kali dituliskan 'kuat dan teguh hati' dalam Yosua 1, sebab Yosua menghadapi 4 hal:


    • sungai Yordan,
    • Yerikho,
    • bangsa-bangsa Kanaan (kekuatan Kanaan).
      3 hal ini merupakan pencobaan-pencobaan secara jasmani.


    • ilah bangsa Kanaan= penyembahan berhala dan pengajaran palsu= pencobaan secara rohani.


    Karena Yosua kuat teguh hati menghadapi 4 halangan diatas, maka Yosua diangkat menjadi pemimpin untuk membawa umat Israel masuk ke Kanaan dan ia disertai serta dibela oleh Tuhan.

    Yosua 1: 18
    1:18. Setiap orang yang menentang perintahmu dan tidak mendengarkan perkataanmu, apapun yang kauperintahkan kepadanya, dia akan dihukum mati. Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu!"

    = pembelaan Tuhan terhadap Yosua.

    Untuk kita sekarang, 4 kali disebutkan 'kuat dan teguh hati', artinya:


    • Matius 24: 3-4
      24:3. Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: "Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?"
      24:4. Jawab Yesus kepada mereka: "Waspadalah supaya jangan ada orang yang
      menyesatkan kamu!
      24:5. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan
      menyesatkan banyak orang.
      24:11.
      Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang.
      24:24. Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka
      menyesatkan orang-orang pilihan juga.

      Yang pertama: untuk menghadapi penyesatan dan penyembahan palsu di seluruh dunia bahkan sampai menyesatkan orang pilihan.

      '4'= 4 penjuru bumi.
      ay. 11= banyak ajaran palsu dan banyak yang tersesat. Hanya sedikit yang benar seperti Yosua.
      'orang-orang pilihan'= orang-orang yang dipakai Tuhan= orang-orang kabar mempelai yang mengerti pengajaran.

      Kalau ajarannya palsu, penyembahannya juga pasti palsu.

      Kalau kita kuat teguh hati, kita juga bisa bertahan pada penyembahan benar.
      Dalam kitab Wahyu, juga dituliskan 4 kali penyembahan benar (menyembah Yesus sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria Surga).

      Wahyu 19: 1, 3-4, 6
      19:1. Kemudian dari pada itu aku mendengar seperti suara yang nyaring dari himpunan besar orang banyak di sorga, katanya: "Haleluya! Keselamatan dan kemuliaan dan kekuasaan adalah pada Allah kita,
      19:3. Dan untuk kedua kalinya mereka berkata: "
      Haleluya! Ya, asapnya naik sampai selama-lamanya."
      19:4. Dan kedua puluh empat tua-tua dan keempat makhluk itu tersungkur dan menyembah Allah yang duduk di atas takhta itu, dan mereka berkata: "Amin,
      Haleluya."
      19:6. Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "
      Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.

      ay. 6= penyembahan dibumi harus merupakan pantulan penyembahan di Surga (ay. 1, 3-4).

      Sebab itu, hari-hari ini, biarlah kita berpegang teguh pada pengajaran benar dan penyembahan yang benar.


    • Wahyu 3: 10
      3:10. Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi.

      '4'= 4 penjuru bumi.
      Yang kedua: untuk menghadapi pencobaan yang akan melanda seluruh bumi sampai puncak pencobaan pada jaman antikris.
      Untuk itu, kita harus tetap percaya dan berharap Tuhan.


    • Yohanes 17: 11, 21-23
      17:11. Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.
      17:21. supaya mereka semua
      menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.
      17:22. Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka
      menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu:
      17:23. Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna
      menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku.

      Yang ketiga: untuk menghadapi doa Tuhan Yesus (4 kali Yesus berdoa untuk kesatuan tubuh Kristus) Kristus).

      Untuk kebangkitan Lazarus, Yesus cukup berdoa 1 kali.
      Tetapi untuk pembangunan tubuh Kristus, Yesus berdoa 4 kali.
      Artinya: untuk pembentukan tubuh Kristus, lebih sulit dari membangkitkan orang mati.

      Kalau kita sering putus asa menghadapi hal-hal jasmani, bagaimana kita bisa masuk pembangunan tubuh Kristus yang lebih sulit dari membangkitkan orang mati?

      Sebab itu, butuh kuat dan teguh hati supaya kita bisa dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna dan Yesus sebagai Kepala akan MENYERTAI kita. Dia bisa melakukan segala-galanya dalam hidup kita.


  3. Yesaya 49: 14-15
    49:14. Sion berkata: "TUHAN telah meninggalkan aku dan Tuhanku telah melupakan aku."
    49:15. Dapatkah seorang perempuan melupakan
    bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau.

    'Aku tidak akan melupakan engkau'= Tuhan MENYERTAI kita.

    Syarat ketiga supaya Tuhan beserta kita: kita harus tampil sebagai bayi rohani.

    Tanda-tanda bayi rohani:


    • 1 Petrus 2: 1-2
      2:1. Karena itu buanglah segala kejahatan(1), segala tipu muslihat(2) dan segala macam kemunafikan(3), kedengkian(4) dan fitnah(5).
      2:2. Dan jadilah
      sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,

      = bertobat dan baptisan air.
      'bertobat'= mati terhadap 5 dosa utama.
      Kalau masih ada 5 dosa ini, tidak mungkin bisa sempurna, karena bertobatpun juga belum.

      'bayi yang baru lahir'= baptisan air.

      Roma 6: 4
      6:4. Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

      = baptisan air yang benar, yaitu kehidupan yang sudah mati terhadap dosa, dikuburkan dalam air bersama Yesus dan bangkit (keluar) dari air bersama Yesus, sehingga langit terbuka dan kita mendapatkan hdiup baru (menjadi anak-anak Allah), yaitu hidup dalam kebenaran (bayi rohani).


    • 1 Petrus 2: 2
      2:2. Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,

      = selalu rindu akan air susu yang murni dan rohani (Firman penggembalaan).
      'ibu'= gembala yang menyusui anak (memberikan Firman penggembalaan dengan setia/tanggung jawab dan diulang-ulang dengan penuh kasih dan pengorbanan).

      'murni'= tertulis dalam Alkitab (benar) dan diwahyukan oleh Tuhan (ayat yang satu menerangkan ayat yang lain).

      Kalau diluar Firman, itu merupakan racun.

      'rohani'= dalam urapan Roh Kudus, sehingga disampaikan dengan tertib, teratur dan bernilai rohani.

      Sangat egois kalau seorang gembala tidak mau memberi makan Firman penggembalaan (seperti ibu yang tidak mau menyusui anaknya).

      Dan egois juga kalau domba tidak mau makan Firman penggembalaan yang sudah disediakan oleh gembala.

      Hasilnya:


      1. bisa menenangkan dan mengenyangkan hidup kita,
      2. menyelesaikan masalah,
      3. kita bisa mengalami pertumbuhan rohani. Kita mantap dalam keselamatan dan menuju pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.


    • hanya menangis kepada Tuhan= menyembah dengan hancur hati.
      Kita tidak berdaya, tidak layak apa-apa dan hanya bergantung pada belas kasih Tuhan. Inilah tanggisan dari seorang bayi.
      Contoh: Musa yang menangis.

      Keluaran 2: 6
      2:6. Ketika dibukanya, dilihatnya bayi itu, dan tampaklah anak itu menangis, sehingga belas kasihanlah ia kepadanya dan berkata: "Tentulah ini bayi orang Ibrani."

      Seharusnya Musa sudah mati di sungai Nil.
      Dan saat jatuh di tangan putri Firaun, Musa juga harusnya mati. Tetapi karena ia menangis, maka ada belas kasih Tuhan yang turun.

      Hasilnya:


      1. tangan belas kasih Tuhan mampu memelihara kita ditengah kemustahilan dunia,
      2. tangan belas kasih Tuhan sanggup menyelesaikan masalah kita sampai yang mustahil,
      3. tangan belas kasih Tuhan memberikan masa depan yang berhasil, indah dan baik,
      4. tangan anugerah Tuhan mampu memakai kita dalam pembangunan tubuh Kristus di akhir jaman,
      5. 'Musa'= artinya: diangkat dari air= tangan Tuhan mampu mengangkat kita sampai di tahta Tuhan.


      Kalau kita sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi, biarlah kita banyak menangis dan hanya berharap Tuhan.

Jadi, PENYERTAAN TUHAN MERUPAKAN PERSOLAN HATI, sebab Tuhan beserta kita kalau hati kita jujur, kuat dan teguh hati, serta banyak hancur hati.

Tuhan memberkati.