Dalam diam dan tenang terletak kekuatanku ( Sdri. Silvia Monica )

Saya sudah 1,5 tahun berjualan sparepart sepeda motor secara online di marketplace yang ada. Saat itu kakak saya juga sudah lebih dahulu berjualan online di marketplace tersebut.
Saya diberi kesempatan oleh Tuhan untuk merasakan pertolongan tangan Tuhan yang ajaib dan sanggup memberi berkat yang berlimpah.

Saat itu ada satu barang yang sangat laris dijual online oleh kakak saya, selalu laku dalam jumlah banyak, sedangkan di toko saya belum pernah laku sama sekali. Saat itu saya mulai iri, dan saya
mengandalkan kekuatan saya sendiri dengan jalan membuat harga yang sama dengan toko kakak saya, judul barang yang sama, dan sering memasang iklan barang tersebut di marketplace, supaya
bisa laku keras.

Sekitar beberapa hari saya menunggu supaya barang tersebut terjual, tapi sama sekali tidak ada yang terjual. Saya merasa kecewa, marah, dan iri pada kakak saya karena saya merasa tersaingi.

Tapi lewat firman penggembalaan saya menjadi sadar. Saat itu dikatakan bahwa kita tidak boleh iri, sombong, dan mengandalkan kekuatan sendiri tetapi harus hidup dalam hati yang damai. Saya hanya bisa berdoa dan menyembah Tuhan, mohon ampun, dan saya berkata pada diri sendiri bahwa itu berkat Tuhan untuk kakak saya tetapi Tuhan pasti menyediakan berkat yang lebih indah untuk saya.

Setelah beberapa hari, hati saya menjadi damaidan tidak lagi berambisi untuk menjual produk tersebut. Saat itu pertolongan Tuhan nyata, ada orang yang mengirim pesan pada saya bahwa ingin membeli barang tersebut dalam jumlah besar untuk dikirim ke bali.

Awalnya saya sempat khawatir karena transaksi tersebut
dalam jumlah yang besar. Saya hanya bisa berserah sepenuh kepada Tuhan. Transaksipun berjalan dengan lancar tanpa kendala apapun saat pengiriman ke Bali. Tuhan tidak pernah berhenti membuat saya takjub dengan pertolongan-Nya.
Di saat saya sudah bisa merendahkan diri, berserah, dan memiliki hati damai, di situpertolongan Tuhan dinyatakan dalam hidup saya.

Terimakasih, Tuhan memberkati.