English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Puasa Session I Malang, 05 April 2015 (Selasa Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 5 tentang kebenaran dalam firman Allah.
Keluaran...

Ibadah Raya Surabaya, 10 Oktober 2010 (Minggu Sore)
Penyerahan Anak
Markus 10: 13-16
10:13. Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia menjamah mereka;...

Ibadah Raya Surabaya, 21 Juni 2015 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 16 September 2015 (Rabu Sore)
Bersamaan dengan doa puasa

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN....

Ibadah Doa Surabaya, 11 Juni 2014 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdm. Gideon Pakpahan

Puji Tuhan, selamat malam dan selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera, kasih karunia dan...

Ibadah Doa Ucapan Syukur Malang, 28 Desember 2010 (Selasa Sore)
I Tesalonika 5:18
5:18 Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 10 September 2012 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Persekutuan di Swiss, 29 Juni 2011 (Rabu Sore)
Tema: Tentang Makanan
Kalau sekedar diucapkan, mungkin makanan adalah hal biasa.
Namun sebenarnya, segala sesuatu (pandai, kaya, dsb) tanpa makanan...

Ibadah Raya Malang, 27 Maret 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:6-10, 12
26:6. Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 27 Juli 2009 (Senin Sore)
Pembicara: Pdm. Dadang Kisah Rasul 14: 22
Untuk bisa masuk kerajaan Surga, kita harus mengalami banyak sengsara,...

Ibadah Raya Surabaya, 21 Februari 2016 (Minggu Sore)
Bersamaan dengan penataran imam dan calon imam I

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam,...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 20 Mei 2017 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 11:29-32
11:29 Ketika orang banyak...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 24 Mei 2014 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 6 secara keseluruhan menunjuk pada kebenaran...

Ibadah Persekutuan Semarang II, 27 September 2013 (Jumat Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat pagi, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Retreat Family I Malang, 04 Maret 2011 (Jumat Malam)
Ada 3 pribadi yang sudah melihat tahta Tuhan:
Daniel melihat tahta Tuhan lewat mimpi,...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Persekutan di Kartika Graha Malang V, 29 Juli 2011 (Jumat Sore)

Tema: "Mempelai datang, songsonglah Dia"
Matius 25:6
25:6. Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia!

= satu-satunya berita yang dibutuhkan pada tengah malam (akhir jaman), yaitu: KABAR MEMPELAI= Firman yang mempersiapkan gereja Tuhan untuk menjadi mempelai wanita Tuhan.

2 macam pemberitaan Firman/makanan rohani:
  1. Injil keselamatan (Firman penginjilan)= KABAR BAIK.
    Makan firman penginjilan akan menimbulkan kegerakan Roh Kudus hujan awal= kegerakan untuk menyelamatkan orang berdosa.

  2. Cahaya injil tentang kemuliaan Kristus yang adalah wujud Allah (Firman pengajaran= Firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua/makanan keras)= KABAR MEMPELAI.
    Makan kabar mempelai akan menimbulkan kegerakan Roh Kudus hujan akhir, yaitu kegerakan untuk menyucikan dan menyempurnakan kehidupan yang sudah selamat, untuk menjadi tubuh Kristus yang sempurna, yang siap menyambut kedatangan Tuhan kedua kali (mempelai wanita Tuhan).

    Kegerakan Roh Kudus hujan akhir= KEGERAKAN PEMBANGUNAN TUBUH KRISTUS YANG SEMPURNA (mempelai wanita) yang siap menyongsong kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai (masuk pesta nikah Anak Domba= nikah yang sempurna).

    Wahyu 19: 9
    19:9. Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."

    Alkitab dimulai dengan nikah yang jasmani. Dan Alkitab ditutup dengan nikah yang rohani antara Kristus dengan sidang jemaat yang sempurna.

    Sesudah itu, kita masuk kerajaan 1000 tahun damai (Firdaus yang akan datang), kemudian masuk ke langit dan bumi baru (Yerusalem baru).

    Jadi, tujuan terakhir kegerakan Roh Kudus hujan akhir adalah sampai kita mencapai Yerusalem baru.
Kegerakan Roh Kudus hujan akhir adalah perjalanan gereja Tuhan menuju Yerusalem baru.

Matius 21: 1-9
21:1. Ketika Yesus dan murid-murid-Nya telah dekat Yerusalem dan tiba di Betfage yang terletak di Bukit Zaitun, Yesus menyuruh dua orang murid-Nya
21:2. dengan pesan: "Pergilah ke kampung yang di depanmu itu, dan di situ kamu akan segera menemukan seekor keledai betina tertambat dan anaknya ada dekatnya. Lepaskanlah keledai itu dan bawalah keduanya kepada-Ku.

= kegerakan Roh Kudus hujan akhir digambarkan sebagai perjalanan Yesus menuju Yerusalem.

Yang menjadi sasaran Tuhan adalah keledai.
'keledai'= bangsa kafir.

Hakim-hakim 15: 16
15:16. Berkatalah Simson: "Dengan rahang keledai bangsa keledai itu kuhajar, dengan rahang keledai seribu orang kupukul."

Keledai ini terdiri dari induk keledai dan anaknya (keledai muda).
Syaratnya: tertambat dan anaknya ada di dekatnya.

Kejadian 49: 11
49:11. Ia akan menambatkan keledainya pada pohon anggur dan anak keledainya pada pohon anggur pilihan; ia akan mencuci pakaiannya dengan anggur dan bajunya dengan darah buah anggur.

Induk keledai dan keledai muda, keduanya tertambat pada pokok anggur pilihan (Pokok anggur yang benar). Artinya: TERGEMBALA pada Firman pengajaran yang benar.
Jadi, kita bukan tergembala pada manusianya, tetapi pada Firman pengajaran yang benar.

Kalau tertambat pada 1 Pokok, maka keledai itu akan dekat dengan sendirinya.
Sikap keledai yang tertambat pada 1 Pokok anggur yang benar adalah keledai muda dekat dengan induk keledai.

Keledai muda, artinya:
  • hamba Tuhan yang muda,
  • hamba Tuhan yang baru menerima Firman pengajaran.
Dekat dengan induk keledai, artinya:
  • menghormati,
  • meneladani, terutama meneladani imannya.
    Iman= kebenaran, artinya: firman, nikah dan tahbisannya benar.
  • kalau firman, nikah dan tahbisannya benar, maka akan mendorong kita untuk bersekutu/fellowship.

    Amsal 16: 31
    16:31. Rambut putih adalah mahkota yang indah, yang didapat pada jalan kebenaran.

    Kehidupan yang benar, akan mendapatkan mahkota yang indah. Dan semua orang akan datang tanpa perlu diperintah.
Kalau ada induk keledai yang benar-benar dipakai Tuhan, tetapi kita tidak "dekat" (menghormati, meneledani dan bersekutu), keledai muda akan menjadi keledai yang kering dan tersesat (binasa untuk selamanya).

Sebaliknya, induk keledai juga harus dekat dengan keledai muda yang akhirnya ditunggangi Yesus untuk masuk Yerusalem.
Artinya sekarang: mendukung keledai muda yang dipakai oleh Tuhan dalam kegerakan Firman pengajaran yang benar (kegerakan Roh Kudus hujan akhir).

Kalau induk keledai tidak mendukung keledai muda yang ditunggangi Yesus, maka induk keledai akan mendukung kegerakan keledai yang ditunggangi Bileam (kegerakan menuju kutukan dan kebinasaan).

Karena itu, keledai muda jangan memaksa diri untuk mendukung induk keledai yang tidak ada mahkotanya.
Dan induk keledai jangan memaksa diri untuk mendukung keledai muda yang tidak ditunggangi Tuhan.

1 Raja-raja 2: 5-6
2:5. Dan lagi engkaupun mengetahui apa yang dilakukan kepadaku oleh Yoab, anak Zeruya, apa yang dilakukannya kepada kedua panglima Israel, yakni Abner bin Ner dan Amasa bin Yeter. Ia membunuh mereka dan menumpahkan darah dalam zaman damai seakan-akan ada perang, sehingga sabuk pinggangnya dan kasut kakinya berlumuran darah.
2:6. Maka
bertindaklah dengan bijaksana dan janganlah biarkan yang ubanan itu turun dengan selamat ke dalam dunia orang mati

Menghadapi orang ubanan yang tidak bermahkota dari Tuhan, kita harus bijaksana (menyingkir). Kalau tidak, kita juga akan ikut turun ke dunia orang mati.

Isi kegerakan Roh Kudus hujan akhir:
  1. Kejadian 49: 11
    49:11. Ia akan menambatkan keledainya pada pohon anggur dan anak keledainya pada pohon anggur pilihan; ia akan mencuci pakaiannya dengan anggur dan bajunya dengan darah buah anggur.

    Isi kegerakan Roh Kudus hujan akhir yang pertama: kegerakan penyucian.

    Penyucian ini meliputi:
    • penyucian karakter bangsa kafir (seperti anjing dan babi).
      'anjing'=
      1. menjilat lagi muntahnya= perkataan sia-sia, mulai dari dusta.
      2. Menjilat darah Nabot= sering menyalahkan orang lain, menjelekkan orang lain atau memfitnah orang lain, dsb.

      Sebab itu, perkataan kita harus dibatasi dengan kebenaran dan kemurnian.

      'babi'= dimandikan, kembali lagi ke kubangan= perbuatan dosa yang diulang-ulang sampai mencapai puncaknya dosa (makan minum dan kawin mengawinkan).
    • penyucian tahbisan dan pengajaran.
      Wahyu 2: 18-20, 24
      2:18. "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Tiatira: Inilah firman Anak Allah, yang mata-Nya bagaikan nyala api dan kaki-Nya bagaikan tembaga:
      2:19. Aku tahu segala pekerjaanmu: baik kasihmu maupun imanmu, baik pelayananmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa pekerjaanmu yang terakhir lebih banyak dari pada yang pertama.
      2:20. Tetapi Aku mencela engkau, karena
      engkau membiarkan wanita Izebel, yang menyebut dirinya nabiah, mengajar dan menyesatkan hamba-hamba-Ku supaya berbuat zinah dan makan persembahan-persembahan berhala.
      2:24. Tetapi kepada kamu, yaitu orang-orang lain di Tiatira, yang tidak mengikuti ajaran itu dan yang tidak m
      enyelidiki apa yang mereka sebut seluk-beluk Iblis, kepada kamu Aku berkata: Aku tidak mau menanggungkan beban lain kepadamu.

      Tahbisan yang salah= Izebel mengajar= wanita mengajar dan memerintah laki-laki (ay. 20).
      Kalau wanita memerintah laki-laki
      , maka wanita menjadi kepala. Akibatnya, Yesus tidak ada disana, sekalipun kelihatannya pekerjaannya lebih baik.
      Tetapi yang menjadi kepala dalam sidang jemaat adalah serigala dan burung.

      ay. 24= ajaran yang salah, yaitu mempelajari seluk beluk iblis, tidak lagi mempelajari seluk beluk Tuhan.

      Setiap pengajaran, ada rohnya. Kalau kita mempelajari tentang setan-setan, maka roh setan yang masuk.
      Ajaran setan-setan= untuk membelokan perhatian kita dari Tuhan.
      Kalau ajarannya salah, tahbisannya juga akan salah.
      Danini yang harus dipertanggungjawabkan saat Tuhan datang.

      Markus 6: 30
      6:30. Kemudian rasul-rasul itu kembali berkumpul dengan Yesus dan memberitahukan kepada-Nya semua yang mereka kerjakan dan ajarkan.

      'mereka kerjakan dan ajarkan'= tahbisan dan pengajaran.

      Pengajaran yang benar, akan mendorong tahbisan yang benar dan penyembahan yang benar.
  1. Matius 21: 8
    21:8. Orang banyak yang sangat besar jumlahnya menghamparkan pakaiannya di jalan, ada pula yang memotong ranting-ranting dari pohon-pohon dan menyebarkannya di jalan.

    Isi kegerakan Roh Kudus hujan akhir yang kedua: kegerakan iman.
    Artinya: kegerakan memberi.

    Kalau kita sudah disucikan dari kekuatiran, kita akan masuk dalam kegerakan iman.
    Semua harus dikorbankan untuk kegerakan Roh Kudus hujan akhir. KECUALI FIRMAN PENGAJARAN yang benar, tidak boleh dikorbankan.

    Untuk pembangunan tubuh Kristus, Dia harus mengorbankan nyawa. Sebab itu, pengajaran yang benar, tidak boleh dikorbankan, sebab pengajaran yang benar adalah Pribadi Yesus sendiri.
    Kalau mengorbankan pengajaran yang benar, artinya menyalibkan Yesus untuk kedua kalinya.

    Kegerakan memberi/kegerakan iman, berarti kita terlepas dari kekuatiran, kekikiran dan keserakahan dan kita ikut dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir.
    Kalau kikir, kuatir dan serakah, kehidupan itu akan ditunggangi Bileam yang suka uang dan menuju pada kebinasaan.

    Matius 21: 3
    21:3. Dan jikalau ada orang menegor kamu, katakanlah: Tuhan memerlukannya. Ia akan segera mengembalikannya."

    TUHAN TIDAK PERNAH MENIPU KITA. Apa yang kita korbankan, akan SEGERA dikembalikan, terutama dalam hal-hal rohani (karunia-karunia Roh Kudus).
    Kalau Tuhan memberikan yang rohani, yang jasmanipun juga pasti akan mengikuti.

  2. Matius 21: 9
    21:9. Dan orang banyak yang berjalan di depan Yesus dan yang mengikuti-Nya dari belakang berseru, katanya: "Hosana bagi Anak Daud, diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, hosana di tempat yang mahatinggi!"

    Isi kegerakan Roh Kudus hujan akhir yang ketiga: kegerakan penyembahan.
    Penyembahan= hubungan terdekat antara Kepala dengan tubuh (leher).

    Leher bangsa kafir ini diincar 2 kali oleh setan. Sebab itu, kita harus sungguh-sungguh dalam penyembahan:
    • Keluaran 13:
      13:13. Tetapi setiap anak keledai yang lahir terdahulu kautebuslah dengan seekor domba; atau, jika engkau tidak menebusnya, engkau harus mematahkan batang lehernya. Tetapi mengenai manusia, setiap anak sulung di antara anak-anakmu lelaki, haruslah kautebus.

      = leher dipatahkan.
      Supaya leher kita tidak dipatahkan, Yesus rela disembelih diatas kayu salib untuk menebus keledai.

    • Wahyu 20: 4
      20:4. Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya; kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi. Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah; yang tidak menyembah binatang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka; dan mereka hidup kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus untuk masa seribu tahun.

      = leher dipenggal, karena memiliki kesaksian Yesus (pelita emas) dan Firman (meja roti sajian), tetapi tidak ada penyembahan (mezbah dupa) atau penyembahannya belum mencapai ukuran dari Tuhan.

      Daging tidak bersuara= ketaatan.
      Ukuran penyembahan adalah sampai daging tidak bersuara.

    Kalau penyembahan tidak mencapai ukuran, maka kehidupan itu akan tertinggal dan masuk dalam jaman antikris. Dan pada saat itu, ada 2 kemungkinan:
    • mau menyembah antikris dan tidak mengalami siksaan, tetapi menjadi sama dengan antikris yang akan dibinasakan. Dan banyak yang masuk golongan ini.
    • tidak mau menyembah antikris dan akan disiksa sampai dipancung kepalanya. Tetapi saat Yesus datang, ia akan dibangkitkan.

    Amsal 3: 3
    3:3. Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu,

    Kalau kita mau masuk kegerakan penyucian, kegerakan iman, sampai menyembah Tuhan, maka leher kita akan diberi kalung oleh Tuhan (kalung kasih setia Tuhan). Leher kita tidak dipatahkan dan tidak dipancung.
Kalau ada kalung kasih setia Tuhan, hasilnya:
  1. Mazmur 69: 14-15
    69:14. Tetapi aku, aku berdoa kepada-Mu, ya TUHAN, pada waktu Engkau berkenan, ya Allah; demi kasih setia-Mu yang besar jawablah aku dengan pertolongan-Mu yang setia!
    69:15. L
    epaskanlah aku dari dalam lumpur, supaya jangan aku tenggelam, biarlah aku dilepaskan dari orang-orang yang membenci aku, dan dari air yang dalam

    Hasil pertama: kasih setia Tuhan yang BESAR, artinya:
    • mampu menolong kita menyelesaikan semua masalah yang besar dan mustahil bagi kita,
    • mampu mengangkat kita dari kejatuhan-kejatuhan dosa (kejatuhan yang besar),

  2. Mazmur 17: 7-8
    17:7. Tunjukkanlah kasih setia-Mu yang ajaib, ya Engkau, yang menyelamatkan orang-orang yang berlindung pada tangan kanan-Mu terhadap pemberontak.
    17:8.
    Peliharalah aku seperti biji mata, sembunyikanlah aku dalam naungan sayap-Mu

    Hasil kedua: kasih setia Tuhan yang AJAIB, artinya: Tuhan mampu meliindungi dan memelihara kita secara ajaib ditengah padang pasir dunia yang kering dan mustahil.
    Tuhan melindungi kita bagaikan biji mata. Kita juga dilinduingi sampai masa antikris, dimana kita akan disingkirkan dengan 2 sayap burung nazar yang besar.

  3. Yesaya 54: 6-10
    54:6. Sebab seperti isteri yang ditinggalkan dan yang bersusah hati TUHAN memanggil engkau kembali; masakan isteri dari masa muda akan tetap ditolak? firman Allahmu.
    54:7. Hanya sesaat lamanya Aku meninggalkan engkau, tetapi karena kasih sayang yang besar Aku mengambil engkau kembali.
    54:8. Dalam murka yang meluap Aku telah menyembunyikan wajah-Ku terhadap engkau sesaat lamanya, tetapi
    dalam kasih setia abadi Aku telah mengasihani engkau, firman TUHAN, Penebusmu.
    54:9. Keadaan ini bagi-Ku seperti pada zaman Nuh: seperti Aku telah bersumpah kepadanya bahwa air bah tidak akan meliputi bumi lagi, demikianlah Aku telah bersumpah bahwa Aku tidak akan murka terhadap engkau dan tidak akan menghardik engkau lagi.
    54:10. Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu dan perjanjian damai-Ku tidak akan bergoyang, firman TUHAN, yang mengasihani engkau.


    Hasil ketiga: kasih setia Tuhan yang ABADI/KEKAL untuk menghadapi kegoncangan di bumi yang tidak bisa ditanggulangi oleh apapun.

    Kegoncangan rohani juga akan terjadi (dosa dan ajaran-ajaran palsu). Tetapi dengan kasih setia Tuhan yang abadi, kita akan tetap berpegang teguh pada pengajaran yang benar.

    Kasih setia yang abadi juga mengubahkan hidup kita dari manusia yang fana menjadi manusia abadi, sama seperti Yesus. Kita diangkat di awan-awan bersama dengan Dia.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 13 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Bondowoso)

  • 18 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Walikukun (Pagi))

  • 20 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Jatipasar (Pagi))

  • 24 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Malang)

  • 25 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Square Ballroom Surabaya)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top