English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Kaum Muda Malang, 01 Agustus 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13:14-17 adalah NUBUAT TENTANG ANTIKRIS.
Sebelum Tuhan datang kedua...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 02 Juni 2012 (Sabtu Sore)
Lukas 1:67-80 adalah tentang "Nyanyian Pujian Zakharia".

Nyanyian pujian Zakharia = nubuat.
Nubuat...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 23 Agustus 2010 (Senin Sore)
Pembicara: Pdt. Dadang

Markus 4:35-39
4:35. Pada hari itu, waktu hari sudah petang, Yesus berkata kepada mereka: "Marilah kita bertolak ke...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 13 Januari 2014 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus.
Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera, bahagia...

Ibadah Raya Surabaya, 04 Agustus 2019 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 27 April 2018 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 08 September 2018 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Dalam injil Lukas 12, ada lima tabiat daging yang...

Ibadah Doa Surabaya, 27 Juli 2018 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 25 Maret 2015 (Rabu Malam)
Puji Tuhan, salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan....

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 27 Februari 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:10-11.
Yudas bersekutu dengan imam-imam yang bertentangan dengan Tuhan, ini menunjuk pada persekutuan...

Ibadah Kunjungan Ciawi I, 27 Juli 2010 (Selasa Sore)
Wahyu 21: 5
21:5. Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan segala...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 11 Februari 2013 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 09 Mei 2011 (Senin Sore)
Matius 26: 17
26:17. Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah murid-murid Yesus kepada-Nya dan berkata: "Di...

Ibadah Doa Surabaya, 14 Februari 2018 (Rabu Sore)
Dari rekaman ibadah doa di Medan

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat...

Ibadah Raya Malang, 28 Februari 2016 (Minggu Pagi)
Bersamaan Penataran IV Imam dan Calon Imam

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus....


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Persekutuan Tubuh Kristus di Kartika Graha V, 18 Juli 2013 (Kamis Sore)

Tema:
Matius 25:6
25: 6 Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia!

Satu-satunya kabar yang dibutuhkan pada tengah malam (akhir jaman) adalah Kabar Mempelai. Untuk menghadapi dosa-dosa sampai puncaknya dosa, untuk menghadapi keadaan jemaat yang tidur rohani, dan untuk menghadapi kedatangan Yesus kedua kali dalam kemuliaan, kita sangat membutuhkan Kabar Mempelai.

Ada 2 macam pemberitaan firman Allah:
  1. Injil keselamatan/ firman penginjilan/ susu/ Kabar Baik [Efesus 1:13, Amsal 25:25].
    Yaitu Injil yang memberitakan kedatangan Yesus pertama kali sampai mati di kayu salib untuk menyelamatkan manusia berdosa. Orang berdosa seharusnya berada dalam kutukan dan hukuman, tetapi lewat Kabar Baik bisa diselamatkan dan diberkati oleh Tuhan.

    Kegerakan dalam Injil keselamatan disebut juga kegerakan Roh Kudus hujan awal.

    Kisah Rasul 1:8
    1:8 Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

    Arahnya adalah dari Israel, umat pilihan Tuhan. Tetapi karena sebagian Israel menolak, maka dibawa pada bangsa Kafir, dari Yerusalem ke Yudea, ke Samaria, sampai ke ujung bumi.

    Tetapi susu saja tidak cukup, kita membutuhkan makanan keras.

  2. Cahaya injil tentang kemuliaan Kristus/ firman pengajaran/ makanan keras/ Kabar Mempelai [2 Korintus 4:3-4, Matius 25:6]
    Yaitu injil yang memberitakan tentang kedatangan Yesus kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja, Mempelai Pria Surga, untuk menyucikan orang yang sudah selamat, sampai sempurna dan tak bercacat cela seperti Yesus, sama dengan mempelai wanita Surga. Sehingga kita bisa menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai, masuk Pesta Nikah Anak Domba, lanjut masuk Kerajaan 1000 tahun damai, sampai masuk Kerajaan Surga yang kekal selamanya.

    Kegerakan dalam Injil kemuliaan ini disebut sebagai kegerakan Roh Kudus hujan akhir.

    Matius 24:27
    24:27 Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia.

    Kegerakan Roh Kudus hujan akhir ini secepat kilat, arahnya dari bangsa Kafir di timur menuju bangsa Israel di barat. Kegerakan Roh Kudus hujan akhir sama dengan kegerakan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

Contoh nubuatan pembangunan tubuh Kristus dari bangsa Kafir menuju bangsa Israel.
Keluaran 18:1-4
18:1 Kedengaranlah kepada Yitro, imam di Midian, mertua Musa, segala yang dilakukan Allah kepada Musa dan kepada Israel, umat-Nya, yakni bahwa TUHAN telah membawa orang Israel keluar dari Mesir.
18:2 Lalu Yitro, mertua Musa, membawa serta Zipora, isteri Musa  --  yang dahulu disuruh Musa pulang  --
18:3 dan kedua anak laki-laki Zipora; yang seorang bernama Gersom, sebab kata Musa: "Aku telah menjadi seorang pendatang di negeri asing,"
18:4 dan yang seorang lagi bernama Eliezer, sebab katanya: "Allah bapaku adalah penolongku dan telah menyelamatkan aku dari pedang Firaun."

Ini adalah tentang Yitro mengunjungi Musa. Yitro adalah bangsa Kafir, sedangkan Musa adalah bangsa Israel.
Pertemuan Yitro dengan Musa menubuatkan pembangunan tubuh Kristus lewat pekerjaan salib Kristus.

Efesus 2:11-16
2:11 Karena itu ingatlah, bahwa dahulu kamu  --  sebagai orang-orang bukan Yahudi menurut daging, yang disebut orang-orang tak bersunat oleh mereka yang menamakan dirinya "sunat," yaitu sunat lahiriah yang dikerjakan oleh tangan manusia,  --
2:12 bahwa waktu itu kamu tanpa Kristus, tidak termasuk kewargaan Israel dan tidak mendapat bagian dalam ketentuan-ketentuan yang dijanjikan, tanpa pengharapan dan tanpa Allah di dalam dunia.
2:13 Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu "jauh," sudah menjadi "dekat" oleh darah Kristus.
2:14 Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan,
2:15 sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,
2:16 dan untuk memperdamaikan keduanya, di dalam satu tubuh, dengan Allah oleh salib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu.


Bangsa Kafir yang jauh dengan bangsa Israel bisa menyatu lewat pekerjaan korban Kristus.
Syarat bangsa Kafir bisa dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus:
  1. Yitro datang pada Musa.
    Yitro artinya pemenang. Bangsa Kafir harus menang atas dosa lewat percaya pada kuasa salib Tuhan, sehingga kita bisa hidup dalam kebenaran. Hidup dalam kebenaran artinya semua harus benar, pikiran benar, pandangan benar, telinga benar, mulut benar, hati benar, semua benar. Juga nikah harus benar, pekerjaan harus benar, studi harus benar.

    Yohanes 8:44
    8:44 Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.

    Kalau ada sesuatu yang tidak benar dipertahankan, maka pasti akan muncul dusta (menyembunyikan sesuatu) dan benci. Kalau ada dusta dan benci, maka tidak akan bisa masuk pembangunan tubuh Kristus. Tubuh Kristus tidak akan bisa membenci satu sama lain. Jangan sampai kita mempertahankan yang tidak benar.

  2. Harus membawa Zipora (istri atau mempelai Musa).
    Artinya, bangsa Kafir harus memiliki Kabar Mempelai, sama dengan harus berpegang teguh dan taat dengar-dengaran pada Kabar Mempelai.
    Kita harus menyandang pedang firman, jangan sampai melepaskan pedang firman. Salomo menyelesaikan masalah ibu yang memperebutkan anak dengan pedang. Mungkin kelihatan kejam, tetapi dalam ketajaman pedang penuh dengan belas kasihan. Begitu melepaskan pedang, Salomo habis.

    Melepaskan pedang Kabar Mempelai sama dengan menceraikan istri. Kalau kepala bercerai dengan tubuh, maka pasti akan mati rohaninya. Kalau setelah bercerai kemudian kawin lagi dengan yang lain, mencampur dengan ajaran lain, itu sama dengan sudah mati tetapi berbuat dosa sehingga menjadi busuk. Kabar Mempelai menjadi kabar busuk seperti yang diberitakan oleh 10 pengintai.

  3. Harus membawa anak-anak Musa (buah nikah).
    Artinya buah-buah dari Kabar Mempelai harus nyata.
    • Gersom.
      Keluaran 18:3
      18:3 dan kedua anak laki-laki Zipora; yang seorang bernama Gersom, sebab kata Musa: "Aku telah menjadi seorang pendatang di negeri asing,"

      Artinya bangsa Kafir harus merasa asing di dunia, sama dengan tidak dipengaruhi oleh kesibukan dunia, kesukaan dunia, atau kesusahan dan penderitaan di dunia. Saat pencobaan datang, kita harus mencari pembukaan firman, sebab di situ ada pembukaan jalan.

      Kita harus merasa asing di dunia sehingga kita bisa setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan, dalam nikah rumah tangga.
      Yakobus 4:4
      4:4 Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.

    • Eliezer.
      Keluaran 18:4
      18:4 dan yang seorang lagi bernama Eliezer, sebab katanya: "Allah bapaku adalah penolongku dan telah menyelamatkan aku dari pedang Firaun."

      Artinya kita berharap hanya pada pengajaran (pedang firman) yang benar dan belas kasihan Tuhan. Kita menolak ajaran palsu (pedang Firaun).
      Kalau hamba Tuhan/ pelayan Tuhan berharap pada sesuatu di dunia, maka pasti akan bertemu ajaran palsu.

Suasana pembangunan tubuh Kristus:
  1. Dalam kemah, menunjuk pada suasana persekutuan dan damai sejahtera.
    Keluaran 18:7
    18:7 Lalu keluarlah Musa menyongsong mertuanya itu, sujudlah ia kepadanya dan menciumnya; mereka menanyakan keselamatan masing-masing, lalu masuk ke dalam kemah.

    Untuk bisa mendapatkan suasana persekutuan dan damai sejahtera, maka kita harus saling mengaku dan saling mengampuni.
    Kalau ada persekutuan dan damai sejahtera, maka semua akan menjadi enak dan ringan.

  2. Suasana kesaksian, jangan suasana gosip.
    Keluaran 18:8
    18:8 Sesudah itu Musa menceritakan kepada mertuanya segala yang dilakukan TUHAN kepada Firaun dan kepada orang Mesir karena Israel dan segala kesusahan yang mereka alami di jalan dan bagaimana TUHAN menyelamatkan mereka.

    Kesaksian adalah menyaksikan apa yang sudah Tuhan/ firman pengajaran kerjakan dalam hidup kita, terutama dimulai dengan kesaksian kelepasan dari dosa. Kita harus menyaksikan kelepasan dari dosa supaya kita tidak menjadi sombong.

  3. Suasana sukacita Surga.
    Keluaran 18:9
    18:9 Bersukacitalah Yitro tentang segala kebaikan, yang dilakukan TUHAN kepada orang Israel, bahwa Ia telah menyelamatkan mereka dari tangan orang Mesir.

    Tidak ada kebahagiaan yang lebih dari kebahagian dalam nikah yang diberkati Tuhan. Tetapi tidak ada sengsara yang lebih besar daripada nikah yang hancur.
    Sukacita Surga adalah sukacita karena kemurahan dan kebaikan Tuhan, sehingga kita selalu mengucap syukur kepada Tuhan.

  4. Ada pengorbanan-pengorbanan.
    Keluaran 18:12
    18:12 Dan Yitro, mertua Musa, mempersembahkan korban bakaran dan beberapa korban sembelihan bagi Allah; lalu Harun dan semua tua-tua Israel datang untuk makan bersama-sama dengan mertua Musa di hadapan Allah.

    Baik pengorbanan perkara jasmani, pengorbanan perasaan, dll. Juga harus mengembalikan perpuluhan dan persembahan khusus yang merupakan milik Tuhan yang paling kecil. Kalau kita mempersembahkan perkara terkecil, maka kita akan bisa terus mempersembahkan perkara lain, sampai bisa mempersembahkan seluruh hidup kepada Tuhan.

    Roma 12:1-2
    12:1 Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.
    12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

    • Persembahan tubuh yang hidup.
      Daging itu mati dan tidak berguna, roh yang menghidupkan. Tubuh yang hidup artinya dikuasai oleh Roh Kudus. Ini bisa kita alami lewat ketekunan dalam Ibadah Raya (Pelita Emas).

    • Persembahan tubuh yang kudus.
      Tubuh yang kudus kita terima lewat ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci. Di situ kita disucikan.

    • Persembahan tubuh yang berkenan kepada Allah.
      Lewat ketekunan dalam Ibadah Doa, kita sedang disinari oleh kasih Allah sehingga menjadi kehidupan yang berkenan kepada Allah.

    Jadi, kita bisa mempersembahkan tubuh yang hidup, kudus, dan berkenan kepada Allah lewat ketekunan dalam penggembalaan.
    Dipersembahkan sama dengan disembelih dan dipotong-potong. Ini menunjuk pada penyucian yang lebih mendalam. Dalam penggembalaan, kita mengalami penyucian yang mendalam sampai ke dalam batin, sampai kita sempurna.

    Sesudah tergembala, daging harus dibakar. Kalau setelah disembelih dan dipotong-potong kemudian dibiarkan, maka akan busuk dan berulat, sebab itu harus dibakar.
    Roma 12:2
    12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

    Dibakar menunjuk pada percikan darah, yaitu sengsara daging tanpa dosa, sengsara daging bersama Yesus.

    1 Petrus 4:12-14
    4:12 Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.
    4:13 Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.
    4:14 Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.


    Tuhan mengijinkan percikan darah terjadi supaya kita menerima roh kemuliaan. Semakin besar nyala api siksaan yang kita terima, semakin besar kemuliaan Tuhan yang kita alami.
    Dalam penderitaan, jangan kita ragu, jangan kita mengomel. Biar kita menikmati dan bahagia dalam penderitaan, sampai roh kemuliaan turun.

    Membawa pedang firman tanpa roh kemuliaan sama dengan membawa pedang tumpul, yang hanya membuat sakit.
    Tetapi dengan roh kemuliaan, kita bisa memberitakan Kabar Mempelai yang lebih tajam dari pedang bermata dua mana pun.

    Roh kemuliaan juga memberi kekuatan ekstra sehingga kita bisa bertahan bahkan bahagia di tengah penderitaan.
    Roh kemuliaan juga mengadakan mujizat, terutama mujizat rohani, yaitu keubahan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus.

    Roma 12:2
    12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

    Hati harus diubahkan menjadi hati yang lembut dan taat dengar-dengaran, hati yang peka yang bisa membedakan yang benar dengan yang tidak benar. Kalau tidak bisa membedakan firman pengajaran yang benar dan tidak benar, tidak mungkin bisa membedakan tahbisan yang benar dan tidak benar, nikah yang benar dan tidak benar.

    Tidak hanya mujizat rohani, tetapi mujizat jasmani juga akan terjadi. Apa yang mustahil menjadi tidak mustahil. Semua akan diselesaikan oleh Tuhan. Sampai mujizat terakhir kita diubahkan menjadi sama mulia dengan Tuhan saat kedatanganNya kedua kali.



Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 26-28 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Ciawi & Jakarta)

  • 13 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Bondowoso)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top