English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 08 Februari 2014 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 6 dalam susunan Tabernakel menunjuk...

Ibadah Raya Malang, 08 Oktober 2017 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Ibadah Doa Malam Session I Malang, 14 Juni 2011 (Selasa Malam)
Keluaran 13,14,15 menunjuk pada Kolam Basuhan/baptisan air.
Keluaran 13 adalah persiapan masuk baptisan air.
Keluaran 14 adalah...

Ibadah Raya Surabaya, 18 Oktober 2015 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 12 September 2013 (Kamis Sore)
Siaran Tunda Ibadah Kunjungan Palangkaraya

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Markus 10:45
10:45 Karena Anak...

Ibadah Kenaikan Tuhan Malang, 25 Mei 2017 (Kamis Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 6:1-2
6:1 Maka aku...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 13 Juli 2013 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 4:31-37 tentang Yesus dalam rumah ibadat...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 29 November 2017 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 01 Agustus 2016 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Surabaya, 22 November 2014 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 8 menunjuk pada Pelita Emas. Dalam...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 08 Desember 2012 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 2:41-52 berjudul "Yesus pada umur...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 21 Juli 2017 (Jumat Malam)

Ibadah Doa Surabaya, 19 November 2014 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 02 November 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2-3 dalam susunan Tabernakel menunjuk pada...

Ibadah Raya Malang, 24 Februari 2013 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28 secara keseluruhan menunjuk tentang shekinah...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 02 Januari 2013 (Rabu Sore)

Matius 28 dalam susunan tabernakel ini menunjuk kepada SHEKINAH GLORY/SINAR KEMULIAAN.

Dibalik kematian Yesus atau dibalik salib, ada kebangkitan dan kemuliaan Tuhan.
Matius 28 terbagi menjadi 3 bagian yaitu

  1. Matius 28 : 1-10 tentang"kebangkitan Yesus" = shekinah glory menyinari hati yang gelap (hati yang keras), sehingga terjadi pembaharuan hidup dari manusia daging menjadi menusia rohani seperti Yesus.


  2. Matius 28 : 11-15 tentang "dusta mahkamah agama" = penyebaran kegelapan (tentang dusta).
  3. Matius 28 :16-20 tentang "perintah untuk memberitakan Injil" = penyebaran shekinah glory/penyebaran terang.

Kita masih berada pada bagian yang kedua yaitu penyebaran kegelapan.

Matius 28 : 11-15
28:11. Ketika mereka di tengah jalan, datanglah beberapa orang dari penjaga itu ke kota dan memberitahukan segala yang terjadi itu kepada imam-imam kepala.
28:12 Dan sesudah berunding dengan tua-tua, mereka mengambil keputusan lalu
memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu itu
28:13 dan berkata: "
Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur.
28:14 Dan apabila hal ini kedengaran oleh wali negeri, kami akan berbicara dengan dia, sehingga kamu tidak beroleh kesulitan apa-apa."
28:15 Mereka menerima uang itu dan
berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan ceritera ini tersiar di antara orang Yahudi sampai sekarang ini.

PENYEBARAN KEGELAPAN = penyebaran kesaksian palsu (berita palsu/ajaran palsu) yang menolak kematian dan kebangkitan Yesus = MENOLAK SALIB YESUS.

Penyebaran kegelapan ini didorong oleh dua kekuatan besar yaitu

  1. Kekuatan mammon/uang = roh jual beli = kekuatan antikris. Yang mengakibatkan Gereja Tuhan tetap dalam cacat cela yaitu buta dan timpang rohani.
  2. Roh dusta = rohnya nabi palsu. Sehingga mengakibatkan Gereja Tuhan menjadi pendusta.

Kita masih membahas penyebaran kegelapan didorong oleh roh dusta.


1 Yohanes 4 : 20-21
4:20 Jikalau seorang berkata: "Aku mengasihi Allah," dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.
4:21 Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya.

Ada 2 loh batu yaitu

  1. Loh batu pertama, ini menunjuk tentang "mengasihi Tuhan"
  2. Loh batu ke dua, ini menunjuk tentang "mengasihi sesama"

Pengertian pendusta adalah hamba Tuhan/pelayan Tuhan yang tidak mengasihi sesama = membenci sesama = tidak memiliki loh batu ke dua.

Bila tidak mengasihi sesama, berarti tidak mengasihi Tuhan juga = tidak memiliki loh batu pertama. 2 loh batu ini tidak bisa dipisahkan.

Jadi pendusta adalah kehidupan yang tanpa kasih Allah = tanpa 2 loh batu.

Kehidupan yang tidak memiliki kasih Allah bagaikan "Tabernakel tanpa 2 loh batu" Artinya:

  1. Arti yang pertama adalah


    • 1 Korintus 13 : 2
      13:2 Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.

      Kosong = tidak berguna apa-apa.


    • 1 Korintus 13 : 3
      13:3 Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku.

      Tidak ada faedahnya = tidak ada manfaatnya.


  2. Arti yang kedua adalah
    1 Korintus 13 : 8

    13:8. Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.

    Kasih itu kekal. Bila tidak ada kasih, berarti tidak kekal.
    Jadi yang kedua adalah tidak kekal = hancur, sampai binasa selamanya.

Contoh hamba Tuhan tanpa kasih adalah dalam Yohanes 21, tiga kali pertanyaan Tuhan Yesus kepada Petrus "apakah engkau mengasihi Aku". Akhirnya Petrus menangis sebab Petrus tidak memiliki kasih dan Petrus telah menyangkal Yesus.

Manusia daging memang tidak memiliki kasih yang ada hanya keinginan, hawa nafsu, emosi, ambisi ("bagaikan manusia kayu"). Itulah sebabnya Tabernakel disalut dengan emas semuanya.

Jadi KASIH ALLAH HANYA DITERIMA, sebab daging tidak mempunyai kasih.

Bagaimana kita bisa menerima kasih Allah?

  1. Yang pertama adalah lewat salib Kristus = korban Kristus.
    Korban Kristus adalah
    wujud kasih Allah yang dicurahkan kepada kita.

    Prakteknya menerima salib/korban Kristus yaitu saling mengaku dan saling mengampuni:


    • Mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama. Jangan berbuat dosa lagi.
    • Mengampuni dosa orang lain dan melupakannya.


    Yesus mati di kayu salib untuk mengakui dan mengampuni dosa-dosa kita, padahal Dia tidak berdosa.


  2. Yang kedua adalah lewat doa penyembahan.

    Matius 17 : 1-2
    17:1. Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja.
    17:2 Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka;
    wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.

    Lewat doa penyembahan wajah Yesus bersinar bagaikan matahari. Matahari merupakan gambaran kasih Allah.

    Jadi lewat doa penyembahan malam ini, kita menerima sinar matahari (kasih Allah yang sempurna) = kita menerima dua loh batu.

    Kalau dulu Musa naik ke Gunung Sinai untuk menerima dua loh batu, bagi kita sekarang adalah bagaikan naik ke Gunung penyembahan.

    Menyembah Tuhan itu bagaikan memandang wajah Yesus dan kita disinari.

    Praktek memiliki 2 loh batu (bukti kita memiliki 2 loh batu), antara lain :


    • Mengasihi Tuhan lebih dari segala sesuatu = mengutamakan ibadah pelayanan lebih dari semua (setia dalam ibadah pelayanan) = taat dengar-dengaran kepada Tuhan apapun resiko yang kita hadapi.
      Ini memiliki loh batu yang pertama.

      Tahun 2013 ini adalah TAHUN KEGERAKAN, jadi kita harus mengutamakan Tuhan.


    • Mengasihi sesama seperti diri sendiri, bahkan mengasihi musuh.
      Ini memiliki loh batu kedua.

      Roma 13 : 8-9
      13:8 Janganlah kamu berhutang apa-apa kepada siapapun juga, tetapi hendaklah kamu saling mengasihi. Sebab barangsiapa mengasihi sesamanya manusia, ia sudah memenuhi hukum Taurat.
      13:9 Karena firman: jangan berzinah, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan mengingini dan firman lain manapun juga, sudah tersimpul dalam firman ini, yaitu: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!

      Mengasihi sesama seperti diri sendiri yaitu jangan berhutang apapun, jangan merugikan sesama:


      1. Secara jasmani : soal uang, pekerjaan dll. Hutang jasmani harus diselesaikan.
        Contohnya : bila hutang uang belum bisa bayar, kita harus datang memohon maaf.


      2. Secara rohani : hutang dosa juga harus diselesaikan.
        Sesuai TEMA IBADAH TUTUP BUKA TAHUN yaitu "menjadi manusia baru yang takut akan Tuhan".


      Roma 12 : 21
      12:21 Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!

      Dan jangan membalas kejahatan dengan kejahatan, tapi membalas kejahatan dengan kebaikan.

      Contohnya : jika ada orang yang memusuhi kita, maka kita harus mendoakan dia.

Jika kita memiliki kasih Allah (2 loh batu) = taat setia kepada Tuhan dan mengasihi sesama, sampai membalas kejahatan dengan kebaikan. Maka posisi kita bagaikan :

  1. Mengulurkan tangan kepada Tuhan dan Tuhan mengulurkan tangan kasih Nya untuk memeluk kita.
  2. Bayi dalam gendongan tangan kasih Tuhan.
  3. Yohanes bersandar didada Tuhan.

Pendusta itu tidak bisa ditangkap oleh manusia, tidak bisa ditangkap oleh Tuhan. Itu berarti berada ditangan setan.

Yesaya 49 : 14-15
49:14 Sion berkata: "TUHAN telah meninggalkan aku dan Tuhanku telah melupakan aku."
49:15 Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau.

Bila posisi kita bagaikan bayi dalam gendongan tangan Tuhan, maka kita tidak pernah dilupakan oleh Tuhan, Tuhan selalu menyertai kita, Tuhan selalu bergumul bersama kita/mempedulikan kita.

Bayi dalam gendongan tangan Tuhan itu hanya menangis, tidak menyalahkan orang, hanya percaya dan mempercayakan diri kepada Tuhan dan berserah kepada Tuhan.

Yang kita KOREKSI sekarang di tahun baru ini adalah bagaimana kita mengasihi Tuhan dan mengasihi sesama :

  1. Apakah kita masih setia dalam ibadah pelayanan.
  2. Kebaikan itu paling sedikit adalah berdoa bagi orang lain dan orang yang memusuhi kita.

Kita jangan koreksi orang lain !


Hasilnya bila posisi kita bagaikan bayi dalam gendongan tangan Tuhan, antara lain :

  1. Tangan kasih Tuhan mampu melindungi dan memelihara kita di zaman yang sulit, sampai zaman antikris, bahkan sampai selama-lamanya.

    Untuk itu kita jangan bergantung dengan uang dll. TAPI KITA HARUS BERGANTUNG DARI TANGAN KASIH TUHAN.


  2. Tangan kasih Tuhan sanggup membereskan segala sesuatu dalam hidup kita (dosa, hutang dll).


    • Secara jasmani : apa yang belum beres di tahun 2012 ? untuk itu kita harus menangis kepada Tuhan (mungkin masalah penyakit dll).
    • Secara rohani : membereskan hati kita, sampai hati menjadi damai sejahtera (teduh). Sehingga semua menjadi enak dan ringan.
      Mungkin ada kenajisaan, kepahitan, keraguan, kembimbangan, kelemahan, tersandung dll.


  3. Tangan kasih Tuhan sanggup memandikan bayi (kita) dari kotoran-kotoran = menyucikan dan mengubahkan kita sedikit demi sedikit dari manusia daging menjadi manusia mulia seperti Yesus.

    Keubahan itu mulai dari tulus dan jujur apa adanya (seperti bayi yang hanya menangis). Kita terus di sucikan dan diubahkan sampai menjadi sempurna dan sama mulia seperti Yesus dan jika Yesus datang kedua kali kita terangkat diawan-awan permai.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top