|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 28 Agustus 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:66-68 14:66. Pada waktu itu Petrus masih ada di bawah, di... Ibadah Kaum Muda Remaja, 21 April 2012 (Sabtu Sore)
Lukas 1:46-56 berjudul 'Nyanyian Pujian Maria'.
Isi dari nyanyian pujian Maria: Ayat 46-50... Ibadah Doa Surabaya, 06 Januari 2010 (Rabu Sore)
Matius 24: 43-44
Kita harus berjaga-jaga supaya tidak masuk hukuman bersama dunia,... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 24 April 2009 (Jumat Sore)
Matius 24:31 adalah keadaan ketiga saat kedatangan Tuhan kedua kali, yaitu terdengar bunyi... Ibadah Paskah Medan IV, 29 April 2009 (Rabu Sore)
Wahyu 22: 20 'Ya, Aku datang segera'=kesiapan Tuhan untuk datang kedua kali dalam kemuliaan... Ibadah Kunjungan di Jakarta V, 25 November 2010 (Kamis Sore)
Tema "Wahyu 21: 5" 21:5. Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan... Ibadah Raya Surabaya, 29 Agustus 2010 (Minggu Sore)
Matius 25: 16-30= sikap terhadap talenta/jabatan dan karunia Roh Kudus.
Matius 25: 16-17, 19-21 25:16. Segera pergilah... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 18 Oktober 2010 (Senin Sore)
Matius
25: 31-32 25:31.
"Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua
malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia
akan bersemayam... Ibadah Doa Malang, 13 Juli 2010 (Selasa Sore)
Matius 25:8-13 25:8 Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijaksana: Berikanlah... Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 12 Juni 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:37-39 14:37 Setelah itu Ia datang kembali, dan mendapati ketiganya sedang tidur. Dan... Ibadah Kaum Muda Malang, 20 Juni 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13:14-16 adalah NUBUAT TENTANG ANTIKRIS.
Sikap untuk... Ibadah Doa Surabaya, 22 Juni 2011 (Rabu Sore)
Pembicara:
Pdt. Dadang
Mazmur
103: 8-10
103:8
TUHAN
adalah penyayang dan pengasih,
panjang
sabar
dan berlimpah
kasih setia.
103:9
Tidak selalu Ia menuntut, dan tidak untuk selama-lamanya... Ibadah Raya Malang, 08 Februari 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:29-31 adalah keadaan pada waktu kedatangan Yesus kedua kali, yaitu:Ayat 29, terjadi... Ibadah Doa Surabaya, 11 April 2012 (Rabu Sore)
Matius
27: =
terkena pada 7
kali percikan darah di
atas
tabut perjanjian/tutup pendamaian=
sengsara yang dialami oleh Yesus sampai mati di... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 28 April 2011 (Kamis Sore)
Siaran Tunda Ibadah Persekutuan Tubuh Kristus "Kabar Mempelai" di Medan
Tema:
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 07 Juli 2011 (Kamis Sore)
Matius
26:17-25
adalah tentang
Hari Raya/Pesta/Perjamuan Paskah,
terbagi menjadi 2 bagian:
- Ayat
17-19: Persiapan Perjamuan Paskah.
- Ayat
20-25: Makan Perjamuan Paskah.
Matius
26:17-19 26:17.
Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah
murid-murid Yesus kepada-Nya dan berkata: "Di mana Engkau
kehendaki kami mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?" 26:18
Jawab Yesus: "Pergilah ke kota kepada si Anu dan katakan
kepadanya: Pesan Guru: waktu-Ku hampir tiba; di dalam rumahmulah Aku
mau merayakan Paskah bersama-sama dengan murid-murid-Ku." 26:19
Lalu murid-murid-Nya melakukan seperti yang ditugaskan Yesus kepada
mereka dan mempersiapkan Paskah.
Ayat
17: Hari
raya Roti Tidak Beragi = Pesta Paskah = Perjamuan Paskah.
Dalam
Perjanjian Lama,
Paskah adalah kelepasan bangsa Israel dari Mesir. Dalam
Perjanjian Baru,
Paskah
adalah kelepasan kita dari dosa lewat bertobat dan lahir baru oleh
air dan Roh (baptisan air dan baptisan Roh Kudus).
Perjamuan
Paskah akan meningkat dan memuncak menjadi perjamuan kawin Anak Domba
Allah.
Wahyu
19:9 19:9
Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka
yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi
kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari
Allah."
Kalau
mulai dari sekarang kita lepas dari dosa, maka suatu waktu semua dosa
sudah dilepaskan, kita sempurna dan bisa terangkat dari dunia ini
untuk menyambut kedatangan Tuhan Yesus kedua kali.
Perjamuan
kawin Anak Domba Allah:
kelepasan gereja Tuhan yang sempurna dari dunia ini untuk bertemu
dengan Yesus sebagai Mempelai Pria Surga di awan-awan permai, sampai
kita masuk Yerusalem Baru/Kerajaan Surga yang kekal (Wahyu
21).
Ayat
18: Si
Anu = barang
siapa saja mendapat kesempatan yang sama
untuk bisa terlepas dari dosa, bertobat dan lahir baru dari air dan
roh, sampai masuk dalam perjamuan kawin Anak Domba Allah bersama
Yesus.
Jangan
bangga dalam dosa! Jangan bertahan dalam dosa! Jangan acuh tak
acuh terhadap dosa!
Ayat
19: Dahulu
murid-murid mempersiapkan Paskah dengan mencari tempat yang
dikehendaki Tuhan, mempersiapkan meja perjamuan, roti, dsb.
Bagi
kita sekarang, mempersiapkan
Paskah = mempersiapkan hati untuk bisa mengalami kelepasan dari
dosa-dosa sampai bisa masuk perjamuan kawin Anak Domba
Allah.
LANGKAH-LANGKAH
PERSIAPAN PERJAMUAN PASKAH:
- Keluaran
12:14-15
12:14
Hari ini akan menjadi hari peringatan bagimu. Kamu harus
merayakannya sebagai hari raya bagi TUHAN turun-temurun. Kamu harus
merayakannya sebagai ketetapan untuk selamanya. 12:15 Kamu
makanlah roti yang tidak beragi
tujuh hari lamanya; pada hari pertamapun kamu buanglah segala ragi
dari rumahmu, sebab setiap orang yang makan sesuatu yang beragi,
dari hari pertama sampai hari ketujuh, orang itu harus dilenyapkan
dari antara Israel.
MAKAN
ROTI YANG TIDAK BERAGI.
Sejak
hari pertama, ragi sudah harus dibuang. Jangan menyimpan ragi, sebab
ragi akan berkembang!
Roti = Firman Allah. Tidak beragi =
benar dan murni, tidak dicampur.
Jadi, roti
tidak beragi = Firman Pengajaran yang benar dan murni.
Bagi
manusia mungkin ada ragi sedikit tidak apa-apa, namun Tuhan sudah
menetapkan - tidak boleh ada ragi sedikitpun! Jangan sembarang
Firman! Kebenaran Firman berbeda dengan kebenaran diri sendiri.
Kebenaran yang sesungguhnya berarti sesuai dengan ayat-ayat
Alkitab.
TANDA
Firman Pengajaran yang benar dan murni:
- Tertulis
di Alkitab.
Firman
yang tertulis di Alkitab mengandung kuasa
untuk mengalahkan setan dan pencobaan.
Yesus mengalahkan pencobaan setan dengan Firman yang tertulis di
Alkitab.
Sebaliknya, kalau tidak berdasarkan ayat-ayat yang
tertulis di Alkitab = mengundang setan/pencobaan.
- Dikatakan
oleh Tuhan Yesus sendiri.
Yohanes
15:3 15:3
Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan
kepadamu.
Yakni,
Firman yang diilhamkan/diwahyukan/dibukakan rahasiaNya oleh Yesus
sendiri, ayat menerangkan ayat.
Firman
ayat menerangkan ayat mengandung kuasa
untuk menyucikan
sehingga sidang jemaat meningkat dalam kesucian.
Kalau
Firman diterangkan dengan lawakan, dsb., justru najis dan
menajiskan sidang jemaat.
- Berbicara
tentang nikah yang benar dan suci.
Kabar
Mempelai mengarahkan nikah kita pada nikah yang sempurna (perjamuan
kawin Anak Domba Allah).
- Tidak
ada pamrih keuangan, tidak mencari keuntungan jasmani.
II
Korintus 2:17 2:17
Sebab kami tidak sama dengan banyak orang lain yang mencari
keuntungan dari firman Allah. Sebaliknya dalam Kristus kami
berbicara sebagaimana mestinya dengan maksud-maksud murni atas
perintah Allah dan di hadapan-Nya.
SIKAP
terhadap Firman Pengajaran yang benar dan murni:
- I
Timotius 4:1-2
4:1.
Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian,
ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan
ajaran setan-setan 4:2 oleh tipu daya pendusta-pendusta yang
hati nuraninya memakai cap mereka.
Ada
KETEGASAN oleh urapan Roh Kudus:
- Tegas
untuk berpegang teguh pada 1 Firman Pengajaran benar.
- Tegas
untuk menolak ajaran lain = tidak memberi kesempatan satu kalipun
untuk mendengar ajaran lain (ajaran palsu, termasuk gosip-gosip
yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya).
Penting!
Hawa hanya 1x saja mendengar suara ular/setan dan ia langsung
jatuh.
Kalau
ada ketegasan, kehidupan itu tidak akan murtad sampai Tuhan datang
kedua kali.
Sebaliknya, kalau tidak diurapi Roh Kudus dan
kepentingan daging yang menonjol, maka kehidupan itu pasti
bimbang/ragu-ragu pada Firman Pengajaran benar, menganggap sama
semua pengajaran, akhirnya pasti murtad terhadap Firman Pengajaran
benar, bahkan meninggalkan Tuhan.
Kehidupan yang
mempertahankan dosa (sesuatu yang berbeda dengan Firman Pengajaran
benar) = kehidupan yang keras hati dan akan murtad.
- I
Timotius 1:3
1:3
Ketika aku hendak meneruskan perjalananku ke wilayah Makedonia, aku
telah mendesak engkau supaya engkau tinggal di Efesus dan
menasihatkan
orang-orang tertentu,
agar mereka jangan
mengajarkan ajaran lain
MEMPERTAHANKAN
KESATUAN Firman Pengajaran benar
dalam
pribadi, nikah, penggembalaan, fellowship/persekutuan
antar penggembalaan, sampai kita masuk persekutuan tubuh Kristus
yang sempurna.
Satu tubuh harus memiliki satu Kepala, jangan
ada yang lain! Kalau jadi satu, kita pasti bisa saling
mendukung.
Ulangan
16:3 16:3
Janganlah engkau makan sesuatu yang beragi besertanya; tujuh hari
lamanya engkau harus makan roti yang tidak beragi besertanya, yakni
roti
penderitaan,
sebab dengan buru-buru engkau keluar dari tanah Mesir. Maksudnya
supaya seumur hidupmu engkau teringat akan hari engkau keluar dari
tanah Mesir.
Roti
tidak beragi = roti penderitaan.
Untuk
mempertahankan Firman Pengajaran benar, kita memang harus mengalami
penderitaan karena Tuhan.
Makan
roti tidak beragi = menderita,
artinya:
- Mendengar
Firman Pengajaran benar dengan sungguh-sungguh, sampai
mengerti.
Untuk
bisa mendengar Firman dengan sungguh-sungguh, memang penderitaan
bagi daging, namun manis bagi jiwa dan roh.
- Percaya
dan yakin pada Firman Pengajaran benar,
sekalipun tidak cocok dengan akal kita (mustahil) = Firman
Pengajaran benar menjadi iman yang benar dalam hati.
Iman
yang benar = iman yang teguh = kita berpegang teguh pada satu
Firman Pengajaran benar. Untuk berpegang teguh pada satu Firman
Pengajaran benar, kita memang harus menderita, misal: dikucilkan,
dianggap benar sendiri, dsb., namun kita bersama Tuhan.
- Praktek
Firman Pengajaran benar.
Contoh:
Petrus tentu menderita saat ia taat untuk menebarkan jala di siang
hari, sedangkan telah semalaman ia berusaha dan gagal.
Jika
kita mendengar sungguh-sungguh sd. praktek Firman, maka Firman
Pengajaran benar mendarah-daging
dalam kita dan tabiat-pikiran-perasaan
Yesus menjadi tabiat-pikiran-perasaan kita.
Filipi
2:5-8 2:5
Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan
yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, 2:6 yang walaupun dalam
rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai
milik yang harus dipertahankan, 2:7 melainkan telah mengosongkan
diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama
dengan manusia. 2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah
merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di
kayu salib.
Tabiat,
pikiran, perasaan Yesus:
- Tidak
mempertahankan sesuatu yang dianggap hebat dan bisa
dibanggakan.
Apalagi, dosa yang adalah perkara negatif, sudah
pasti tidak boleh dipertahankan dan harus dibuang!
- Mengosongkan
diri = tidak ada reputasi apa-apa.
Merasa tidak ada apa-apa,
padahal Yesus punya segala sesuatu.
- Mengambil
rupa seorang hamba;
= Suka melayani, bukan suka dilayani. =
Menjadi hamba yang tidak punya hak, tetapi hanya punya kewajiban
(doulos).
- Taat
dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara lagi.
Yesus taat
sampai rela mati di kayu salib, sekalipun sebenarnya Ia tidak
berdosa sedikitpun.
Dalam
pelayanan pembangunan tubuh Kristus, Tuhan tidak mencari kehidupan
yang kaya atau pandai. Tuhan mencari kehidupan yang tidak merasa
hebat, mau membuang dosa, melayani tanpa menuntut hak, serta taat
dengar-dengaran.
Kehidupan yang tidak taat justru merusak
tubuh Kristus, bukan membangun! Siapa merusak tubuh Kristus, ia
sendiri pasti akan dibinasakan.
HASILNYA: Matius
7:24-25 7:24
"Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya,
ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di
atas batu. 7:25 Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir,
lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab
didirikan di atas batu.
- Bijaksana/berhikmat
= tahu batas,
terutama hati-hati dalam berbicara (tidak sembarang bicara, jangan
ada gosip-gosip yang tidak bisa dipertanggungjawabkan
kebenarannya).
Orang yang tahu batas (bijaksana), pasti akan
berhasil.
Contoh: Yudas sembarangan dalam berbicara,
menganggap pelayanan pembangunan tubuh Kristus adalah pemborosan.
Akibatnya: Yudas Iskariot hancur.
- Tahan
uji, tahan banting = tidak putus asa/kecewa,
tetapi tetap
setia dan berkobar-kobar
dalam ibadah pelayanan sampai Tuhan datang kedua kali.
- Keluaran
12:15
12:15
Kamu makanlah roti yang tidak beragi tujuh hari lamanya; pada hari
pertamapun kamu buanglah
segala ragi
dari rumahmu, sebab setiap orang yang makan sesuatu yang beragi,
dari hari pertama sampai hari ketujuh, orang itu harus dilenyapkan
dari antara Israel.
MEMBUANG
RAGI,
artinya:
- Membuang
semua ragi dosa, sampai puncak dosa:
dosa makan-minum (merokok, mabuk, judi, narkoba) dan dosa
kawin-mengawinkan (dosa seks dengan berbagai ragamnya, nikah yang
salah).
Semua ragi dosa membinasakan!
- Membuang
ragi ajaran palsu.
Ragi
ajaran palsu juga membinasakan!
II
Petrus 2:1 2:1.
Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat
Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu.
Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang
membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah
menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan
kebinasaan atas diri mereka.
DAERAH
bebas ragi:
- Rumah
= rumah tangga, nikah.
Keluaran
12:15 12:15
Kamu makanlah roti yang tidak beragi tujuh hari lamanya; pada hari
pertamapun kamu buanglah
segala ragi dari rumahmu,
sebab setiap orang yang makan sesuatu yang beragi, dari hari
pertama sampai hari ketujuh, orang itu harus dilenyapkan dari
antara Israel.
Dari
awal nikah sampai akhir nikah harus tanpa ragi = harus benar dan
suci! (Awal nikah mulai dari perkenalan, pacaran, tunangan,
kemudian menikah, sd. akhir nikah: baik meninggal dunia ataupun
sampai Tuhan Yesus datang kedua kali.)
Ibrani
13:4 13:4
Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah
kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah
akan dihakimi Allah.
Waspada! Jangan
memberi kesempatan pada ragi
dosa perzinahan/persundalan
lewat pandangan, perbuatan, dsb!
Matius
19:7-8 19:7
Kata mereka kepada-Nya: "Jika demikian, apakah sebabnya Musa
memerintahkan untuk memberikan surat cerai jika orang menceraikan
isterinya?" 19:8 Kata Yesus kepada mereka: "Karena
ketegaran hatimu Musa mengizinkan kamu menceraikan isterimu, tetapi
sejak semula tidaklah demikian.
Waspada
terhadap ragi kekerasan hati! Ragi
kekerasan hati = kebenaran diri sendiri,
menutupi dosa sendiri dengan cara menyalahkan orang lain, atau
memutarbalikkan ayat-ayat Firman.
Ragi kekerasan
hati/kebenaran diri sendiri menimbulkan kekerasan, pertengkaran,
kebencian, bahkan kebencian tanpa alasan (seperti kakak-kakak Yusuf
terhadap Yusuf), peperangan, sampai perceraian.
Matius
10:21 10:21
Orang akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh, demikian juga
seorang ayah akan anaknya. Dan anak-anak akan memberontak terhadap
orang tuanya dan akan membunuh mereka.
Kalau
sudah bercerai, bahaya, selanjutnya masuk ragi
Farisi (ajaran palsu) = mengizinkan orang yang sudah bercerai untuk
kawin lagi.
Bercerai
sudah berarti mati (kepala dan tubuh terpisah), kalau ditambah ragi
Farisi berarti sudah busuk/hancur, nikah itu tidak bisa tertolong
lagi.
- Seluruh
daerahmu = pergaulan, baik dengan sesama di luar Tuhan, terlebih
pergaulan dengan sesama anak Tuhan.
Ulangan
16:4 16:4
Janganlah
terdapat padamu ragi di seluruh daerahmu,
tujuh hari lamanya; dan dari daging hewan yang kausembelih pada
waktu petang pada hari pertama, janganlah ada yang bermalam sampai
pagi.
I
Korintus 5:11 5:11
Tetapi yang kutuliskan kepada kamu ialah, supaya kamu jangan
bergaul dengan orang, yang sekalipun menyebut dirinya saudara,
adalah orang cabul, kikir, penyembah berhala, pemfitnah, pemabuk
atau penipu; dengan orang yang demikian janganlah kamu sekali-kali
makan bersama-sama.
Jangan
bergaul/ber-fellowship
dengan sesama yang hidup/bertahan dalam dosa! Kalau
bergaul, kita akan mewarisi tabiat dosa mereka.
Siapa yang
tidak berbuat dosa? Namun, kalau kita sadar, segera lepaskan diri
dari dosa!
Roma
16:17 16:17.
Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada
terhadap mereka, yang bertentangan dengan pengajaran yang telah
kamu terima, menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu
hindarilah mereka!
Jangan
bergaul dengan mereka yang mengajarkan ajaran palsu, yang sudah
jelas berbeda dari yang telah kita terima!
Tahun
2011 adalah tahun pemisahan. Kalau kita tidak mau masuk kegerakan
Firman Pengajaran yang benar, pasti terpisah!
CARA
membuang ragi:
- II
Korintus 4:3-4
4:3
Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia
tertutup untuk mereka, yang akan binasa, 4:4 yaitu orang-orang
yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman
ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan
Kristus, yang adalah gambaran Allah.
Cahaya
Injil tentang kemuliaan Kristus = Firman
Pengajaran benar = pedang = Tumim. Di
mana ada sinar/terang, ragi tidak bisa berkembang!
- Yohanes
16:8
16:8
Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa,
kebenaran dan penghakiman;
Ibrani
4:12-13 4:12
Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang
bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa
dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan
dan pikiran hati kita. 4:13 Dan tidak ada suatu makhlukpun yang
tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan
terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan
pertanggungan jawab.
Terang
Roh Kudus = Urim.
- I
Yohanes 1:7, 9
1:7
Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di
dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang
lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada
segala dosa. 1:9 Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah
setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan
menyucikan kita dari segala kejahatan.
Kalau
ada terang Firman Pengajaran benar dan Roh Kudus bekerja, darah
Yesus juga bekerja. Darah
Yesus = terang Kasih Allah.
Jika
urim
dan tumim bekerja, Firman diberitakan dalam urapan Roh Kudus,
maka semua yang gelap akan diungkapkan/dibukakan sehingga kita
bisa sadar, menyesal, mengaku dosa dengan sungguh-sungguh dan tulus
hati pada Tuhan dan sesama.
Tanpa
pedang, manusia berdosa cenderung menyalahkan orang lain.
Saat
kita mengaku dosa,
darah Yesus aktif:
- Menutup
dosa = mengampuni.
- Mencabut
akar dosa sehingga kita tidak berbuat dosa lagi, kita bisa hidup
benar dan suci.
Tidak ada kekuatan lain yang mampu mematikan
ragi!
Amsal
28:13 28:13.
Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi
siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi. Kalau
menyimpan dosa, pasti kering rohani, gagal, sampai
binasa. Sebaliknya, siapa membuang ragi dosa, akan
disayangi.
Urim dan tumim tersimpan dalam tapal dada di atas
jantung imam besar. Siapa
mau disucikan sampai meninggalkan dosa = menerima kasih sayang
Tuhan, diletakkan
di atas jantung hati Tuhan.
Jantung
hati = kasih sayang Tuhan, kasih setia Tuhan (seperti jantung yang
selalu setia berdetak).
HASILNYA:
- Mazmur
69:14-15
69:14
Tetapi aku, aku berdoa kepada-Mu, ya TUHAN, pada waktu Engkau
berkenan, ya Allah; demi kasih setia-Mu yang besar jawablah aku
dengan pertolongan-Mu yang setia! 69:15 Lepaskanlah aku dari dalam
lumpur, supaya jangan aku tenggelam, biarlah aku dilepaskan dari
orang-orang yang membenci aku, dan dari air yang dalam!
Kasih
setia Tuhan yang besar:
- lebih
besar dari segala masalah kita, lebih besar dari segala kejatuhan
kita.
- Kasih
setia Tuhan mampu menolong kita dari segala masalah yang besar dan
mustahil.
- Kasih
setia Tuhan mengangkat kita dari segala kegagalan/ketenggelaman,
sehingga hidup kita berhasil dan indah.
- Kasih
setia Tuhan mengangkat kita dari segala kejatuhan dosa, sehingga
kita bisa hidup benar dan suci.
Semakin
kita mengecil, semakin besar kasih Tuhan yang kita rasakan.
- Mazmur
17:7
17:7
Tunjukkanlah kasih setia-Mu yang ajaib, ya Engkau, yang
menyelamatkan orang-orang yang berlindung pada tangan kanan-Mu
terhadap pemberontak.
Kasih
setia Tuhan yang ajaib mampu
melindungi dan memelihara kita di tengah dunia yang sudah sulit dan
mustahil ini, sampai menyingkirkan kita dari antikris dengan
kekuatan dua sayap burung nasar.
Kita dinaungi seperti biji
mata, tidak dibiarkan sebutir pasirpun masuk.
- Yesaya
54:6-10
54:6.
Sebab seperti isteri yang ditinggalkan dan yang bersusah hati TUHAN
memanggil engkau kembali; masakan isteri dari masa muda akan tetap
ditolak? firman Allahmu. 54:7 Hanya sesaat lamanya Aku
meninggalkan engkau, tetapi karena kasih sayang yang besar Aku
mengambil engkau kembali. 54:8 Dalam murka yang meluap Aku
telah menyembunyikan wajah-Ku terhadap engkau sesaat lamanya,
tetapi dalam kasih setia abadi Aku telah mengasihani engkau, firman
TUHAN, Penebusmu. 54:9 Keadaan ini bagi-Ku seperti pada zaman
Nuh: seperti Aku telah bersumpah kepadanya bahwa air bah tidak akan
meliputi bumi lagi, demikianlah Aku telah bersumpah bahwa Aku tidak
akan murka terhadap engkau dan tidak akan menghardik engkau lagi.
54:10 Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit
bergoyang, tetapi kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu
dan perjanjian damai-Ku tidak akan bergoyang, firman TUHAN, yang
mengasihani engkau.
Kasih
setia Tuhan yang abadi:
- Mampu
melindungi kita dari segala penghukuman Allah yang menimpa bumi
ini sampai penghukuman neraka.
- Mengambil
kita menjadi mempelai Tuhan = kita disempurnakan untuk bisa
menyambut kedatangan Tuhan kedua kali dan masuk pesta kawin Anak
Domba Allah.
Perjamuan
Suci adalah sumber kasih setia Tuhan yang besar, ajaib, dan abadi.
Tuhan
memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|