English Language | Form Penggembalaan
kebaktian doa surabaya
KEBAKTIAN LAINNYA
Transkrip lengkap lainnya

Doa Surabaya (Rabu, 15 Januari 2014)
Tayang: 12 Oktober 2014
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 27 Juni 2007)
Tayang: 24 April 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 13 Juni 2007)
Tayang:
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 Maret 2014)
Tayang: 03 April 2015
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 03 September 2014)
Tayang: 16 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 02 Juli 2014)
Tayang: 07 Mei 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 27 November 2013)
Tayang: 11 Mei 2014
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu Sore, 03 Juli 2013)
Tayang: 25 Agustus 2013
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 14 Mei 2014)
Tayang: 29 November 2015
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 16 Juli 2014)
Tayang: 23 Juni 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu Sore, 23 Oktober 2013)
Tayang: 02 Maret 2014
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu Sore, 18 September 2013)
Tayang: 05 Desember 2013
[baca transkrip] | [download file transkrip]


ALAT TABERNAKEL

Pelataran
Pintu Gerbang
Mezbah Korban Bakaran
Bejana Pembasuhan Dari Tembaga
Pintu Kemah
Pelita Emas
Meja Roti Sajian
Mezbah Dupa Emas
Pintu Tirai
Tabut Perjanjian
Imam-Imam
Imam Besar
Tahbisan Imam-Imam
Ukupan Wangi-wangian
Papan-papan dan Kayu Lintang
Tudung (Tenda) Tabernakel

gambar denah tabernakel

Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Kebaktian: Doa Surabaya
Tanggal: Rabu, 11 Juli 2007
Tempat: WR Supratman 4 Sby
Pembicara: Pdt. Widjaja Hendra
Download file: [download file transkrip] - [versi cetak]
Tayang: 24 April 2010

Kita tetap akan membahas injil Matius 24 yang secara keseluruhan menunjukkan pada penghukuman TUHAN atas dunia ini dan akan terjadi pada saat kedatangan YESUS Yang kedua kalinya yang lazim disebut dengan kiamat. Dunia beserta isinya akan hancur dan lenyap oleh api penghukuman dari TUHAN.

Kita akan mempelajari dengan seksama injil Matius 24 ini, bukan dengan maksud semata-mata menjadi pengetahuan tetapi dengan mempelajari injil Matius 24 ini, kita mohon supaya kita terbebas dari penghukuman bersama dengan dunia ini.

I. Matius 24 : 1, 2, pandangan terhadap ibadah yang tua/yang jasmani.
1. Sesudah itu Yesus keluar dari Bait Allah, lalu pergi. Maka datanglah murid-murid-Nya dan menunjuk kepada bangunan-bangunan Bait Allah.
2. Ia berkata kepada mereka: "Kamu melihat semuanya itu? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak satu batu pun di sini akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan."

Ay 2 --> melihat = pandangan. Jadi ibadah dari orang Israel yang dalam hal ini diwakili oleh murid-murid yang hanya membanggakan/mengagungkan perkara-perkara jasmani dan ibadah semacam ini akan mengalami kehancuran/kebinasaan bersama dengan dunia. Termasuk bangunan bait ALLAH yang jasmani/hanya puas dengan perkara-perkara jasmani akan hancur binasa.

Kita harus waspada dengan pandangan seperti ini, bahkan Firman TUHAN mengatakan, pandangan ini bukan saja hanya pada pandangan yang rohani, tetapi juga pandangan yang jasmani di dalam segala hal. Contohnya adalah Lot.

Kejadian 13 : 10, 11, 13
10. Lalu Lot melayangkan pandangnya dan dilihatnyalah, bahwa seluruh Lembah Yordan banyak airnya, seperti taman TUHAN, seperti tanah Mesir, sampai ke Zoar. -- Hal itu terjadi sebelum TUHAN memusnahkan Sodom dan Gomora. --
11. Sebab itu Lot memilih baginya seluruh Lembah Yordan itu, lalu ia berangkat ke sebelah timur dan mereka berpisah.
13. Adapun orang Sodom sangat jahat dan berdosa terhadap TUHAN.

Pandangan Lot yang jasmani membawanya ke Sodom dan Gomora yang merupakan puncak dari dosa makan minum dan dosa kawin mengawinkan = dosa Babel yang untuk sekarang adalah kota Babel yang megah dan menjanjikan, tetapi dalam waktu satu jam akan dimusnahkan oleh api yang dari langit (Wahyu 18).

Jadi, sekali lagi, pandangan ini bukan hanya pada pandangan dalam ibadah saja, sebab kalau dalam ibadah tetapi hanya memandang pada hal yang jasmani, pasti akan hancur, tetapi juga pandangan secara jasmani, sehingga akan membawa ke Sodom dan Gomora = membawa ke kota Babel yang juga akan hancur. Itu sebabnya sekarang ini lewat doa penyembahan, kita mengubah pandangan kita dari pandangan jasmani menjadi pandangan yang rohani.

Di dalam doa penyembahan, ada banyak permohonan, tetapi yang utama dari doa penyembahan adalah kita berubah dari pandangan yang jasmani menuju pandangan yang rohani = dari Lot menuju Abraham --> Kejadian 13 : 14, Setelah Lot berpisah dari pada Abram, berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pandanglah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke timur dan barat, utara dan selatan,

Jika pandangan berbeda, pasti akan berpisah sekalipun masih berada di dalam satu gereja, satu pengajaran, tetapi kalau pandangannya berbeda sebab yang satu seperti Lot/pandangan yang jasmani dan yang lainnya pandangan rohani/pandangan Abraham, pasti akan berbeda. Saya teringat akan contoh yang selalu dikatakan oleh alm.bpk.pdt Pong yaitu tentang rel kereta api; sekalipun rel itu hanya berbeda sedikit, tetapi akan terpisah/makin lama makin menjauh sehingga tidak akan pernah bertemu.

Sekarang kita akan melihat pandangan dari Abraham --> Kejadian 13 : 14, 15,
14. Setelah Lot berpisah dari pada Abram, berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pandanglah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke timur dan barat, utara dan selatan,
15. sebab seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selama-lamanya.

Pandangan dari Abraham merupakan pandangan yang rohani = pandangan salib --> utara, selatan, timur dan barat. Banyak dari orang Kristen sekarang ini di gereja sudah tidak mau diajarkan tentang salib dengan mengatakan hidup di dunia ini sudah sulit untuk mencari nafkah, kemudian datang ke gereja, diajarkan tentang salib --> kapan senangnya? Tetapi sesungguhnya, TUHAN Sendirilah Yang berfirman kepada Abraham tentang pandangan yang benar dari TUHAN, sekalipun dunia mengatakan secara logika tidak bisa di terima sehingga mereka menolak.

Mungkin penyampaian Firman TUHAN yang moderen mengatakan bahwa sekarang ini sudah tidak memerlukan salib lagi, tetapi ini adalah Firman TUHAN Yang tidak pernah berubah. Semoga kita dapat mengerti.

Bagaimana praktek dari orang yang memiliki pandangan salib?
  1. 1 Petrus 4 : 1, 2
    1. Jadi, karena Kristus telah menderita penderitaan badani, kamu pun harus juga mempersenjatai dirimu dengan pikiran yang demikian, -- karena barangsiapa telah menderita penderitaan badani, ia telah berhenti berbuat dosa
    2. supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan manusia, tetapi menurut kehendak Allah.

    Rela menderita/sengsara daging untuk berhenti berbuat dosa. Contohnya: lewat berpuasa. Mari! jika kita masih memiliki ikatan dosa, jangan ragu-ragu untuk berpuasa/salibkan daging untuk berhenti berbuat dosa. Jadi, salib ini untuk mempersenjatai dirimu agar dapat mengalahkan dosa dan kita mendapatkan kemenangan atas dosa/berhenti berbuat dosa.

    Setelah kita berhenti berbuat dosa, maka kita dapat melakukan kehendak Bapa.

    Melakukan kehendak Bapa = melayani TUHAN dan menjadi senjata kebenaran. Jika kita memiliki pandangan jasmani seperti Lot, maka kita tidak akan mau menderita/sengsara daging.

  2. 1 Petrus 4 : 12 - 14
    12. Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.
    13. Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.
    14. Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.

    Bagian pertama diterangkan, kita mengalami sengsara daging untuk berhenti berbuat dosa, sekarang yang kedua ini lebih tinggi yaitu rela sengsara daging tanpa dosa.
Di dalam 1 Petrus 2, contoh dari TUHAN YESUS Sendiri
1 Petrus 2 : 21 - 23
21. Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristus pun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya.
22. Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya.
23. Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia, yang menghakimi dengan adil.

Inilah sengsara daging seperti TUHAN YESUS yaitu:
  • Sengsara karena Nama TUHAN.
  • Ketika dicaci maki, tidak membalas dengan caci maki = tidak membalas kejahatan dengan kejahatan.
Kalau kita mau mengalami sengsara daging tanpa dosa, maka hasilnya --> 1 Petrus 4 : 14, Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.

Roh Kemuliaan/urapan Roh.Kudus ada pada kita = urapan Roh.Kudus turun atas kita.

Mengapa TUHAN mengijinkan kita mengalami sengsara daging tanpa dosa? Kalau kita tahan/diam, maka Roh.Kemuliaan/Roh.Kudus ada pada kita = kita mengalami urapan Roh.Kudus. Inilah maksud dari TUHAN dan hasilnya nyata --> Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu --> semakin besar dan luar biasa nyala api siksaan/ujian yang kita hadapi, maka:
  • Semakin luar biasa urapan Roh.Kudus yang kita terima
  • Semakin luar biasa berkat yang kita terima
  • Semakin luar biasa pemakaian TUHAN atas hidup kita.
Itu sebabnya dihari-hari ini, kita harus sungguh-sungguh serius sebab kita harus menghadapi nyala api siksaan. Inilah pandangan salib yaitu rela sengsara daging tanpa dosa. Kalau kita dipuji, kita harus berhati-hati sebab akan jatuh, tetapi kalau kita dicela, maka kita akan berbahagia, sebab urapan Roh.Kudus akan semakin bertambah dan juga pemakaian TUHAN akan semakin bertambah di dalam hidup kita.

Kegunaan dari Roh.Kudus/Roh.Kemuliaan yaitu:
  1. 1 Korintus 10 : 13
    Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.

    Jadi kegunaan dari Roh.Kudus adalah untuk memberikan kekuatan extra kepada kita. Supaya kita dapat menanggung segala pencobaan-pencobaan sehingga kita tidak menjadi kecewa dan berputus asa tetapi tetap berharap kepada TUHAN. Dan Roh.Kudus juga akan memberikan jalan keluar kepada kita dari segala masalah dan juga memberikan masa depan yang indah di dalam kehidupan kita.

    Mari! kalau kita diijinkan menghadapi sesuatu masalah dan jika kita sudah mulai menjadi bimbang dan berputus asa, mohon kekuatan extra dari Roh.Kudus:

    • agar kita dapat tetap kuat dan dapat bertahan = tetap percaya kepada TUHAN.
    • kalau kita tetap kuat, maka Roh.Kudus akan memberikan jalan keluar bagi kita dan juga memberikan masa depan yang indah kepada kita.

  2. 1 Petrus 4 : 14
    Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.

    Roh. Kudus memberikan kebahagiaan surga/kebahagiaan yang sejati kepada kita yang tidak dapat dipengaruhi oleh situasi dan kondisi apapun juga. Sekalipun menderita, masih dapat berbahagia. Itu sebabnya kita harus memiliki pandangan salib supaya Roh.Kudus turun dalam kehidupan kita.
  3. Titus 3 : 4, 5
    4. Tetapi ketika nyata kemurahan Allah, Juruselamat kita, dan kasih-Nya kepada manusia,
    5. pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,

    Roh.Kudus membaharui/mengubahkan kehidupan kita dari manusia daging/manusia yang hina menjadi manusia yang sama mulia dengan TUHAN YESUS. Dari kemuliaan sampai pada kemuliaan yang semakin besar sampai menjadi sama mulia dengan TUHAN YESUS. Tanpa Roh.Kudus, maka tetap menjadi manusia daging yang akan hancur bersama dunia/mengalami kiamat. Di sini, dikaitkan dengan baptisan air/permandian kelahiran dan pembaharuan oleh Roh.Kudus.
Kita ingat, waktu YESUS dibaptis dan ketika IA keluar dari dalam air, maka Roh.Kemuliaan bagaikan berung merpati turun ke atasNYA. Jadi awal dari pembaharuan oleh Roh.Kudus bagaikan merpati yang memiliki keistimewaan yaitu hati yang tulus karena tidak memiliki empedu. Hendaklah engkau cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.

Apa tandanya jika kita ini diperbaharui oleh Roh.Kudus? tandanya adalah hidup kita ini bagaikan merpati yaitu hati yang tulus dan jujur di hadapan TUHAN. Jangan ada kenajisan, kepahitan dan juga jangan ada kemunafikan. Sebab jika kita sudah memiliki hati yang tulus dan jujur, maka secara terus menerus kita akan diubahkan sampai kita menjadi sama mulia dengan TUHAN = menjadi Mempelai Wanita TUHAN.

Di dalam Kidung Agung, sebutan kepada Mempelai Wanita oleh Mempelai Pria Surga adalah 'merpatiku'. Kepada para suami-suami, saudara hanya boleh menyebut dengan 'hai merpatiku', jangan menyebut binatang lain.

Jadi, awalnya hati ini seperti merpati, dan nanti kalau YESUS datang kembali, kita akan diubahkan menjadi sama mulia dengan TUHAN dan TUHAN akan memanggil kita 'hai merpatiKU/Mempelai Wanita TUHAN yang merupakan satu-satunya yang tidak akan hancur pada saat kiamat, kita akan menyambut YESUS pada saat kedatanganNYA Yang kedua kalinya dan kita akan berada di dalam kemuliaan kekal selama-lamanya.

Sekali lagi! Pandangan inilah yang menentukan, itu sebabnya kita mohon kepada TUHAN agar kita dapat memiliki pandangan yang rohani sekalipun sakit bagi daging, tetapi Roh.Kemuliaan/Roh.Kudus ada bersama dengan kita sekarang ini.

TUHAN memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:50 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 27-28 November 2018
    (Ibadah Kunjungan di Palopo)

  • Desember 2018
    (Ibadah Natal Kunjungan di Palangkaraya)

  • Desember 2018
    (Ibadah Natal Kunjungan di Kupang)

  • 05 Desember 2018
    (Ibadah Natal di Mojoagung)

  • 21 Desember 2018
    (Ibadah Natal di Pare (Sore))

  • 21 Desember 2018
    (Ibadah Natal di Jatipasar (Pagi))

  • 24 Desember 2018
    (Ibadah Natal di Square Ballroom Surabaya)

  • 25 Desember 2018
    (Ibadah Natal di Kartika Graha Malang)

  • 26 Desember 2018
    (Ibadah Natal di Bondowoso)

  • Februari 2019
    (Ibadah Kunjungan di Chennai, India)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top